Home Blog Page 6211

KPK OTT Gubernur Aceh

Irwandi Yusuf

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (3/7/2018) sore di Aceh. Tim lembaga antirasuah diduga menangkap dua pejabat tinggi yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Penangkapan terhadap kedua pejabat tersebut dilakukan di lokasi terpisah. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap di pendopo gubernur di Banda Aceh, sementara Bupati Bener Meriah Ahmadi ditangkap di Bener Meriah.

“Ditangkap terkait korupsi dana otonomi khusus,” ujar seorang sumber di KPK. Irwandi baru dilantik sebagai Gubernur Aceh pada 5 Juli 2017. Ia diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh, dan sejumlah partai politik lainnya.

Sedangkan Ruslan diusung Partai Demokrat, PAN, PDA dan PKPB. Menurut sumber yang sama,  Ruslan ditangkap tim satuan tugas KPK saat menyerahkan uang ratusan juta kepada seseorang di sebuah tempat. Diduga orang itu adalah kepanjangan tangan Irwandi. “Uang ini sebagai imbalan kepada Gubernur karena sudah mendistribusikan dana otonomi khusus,” ujar sumber itu.

Saat berita diturunkan redaksi, Irwandi Yusuf sudah diamankan di Mapolda Aceh. Sementara Ahmadi sedang berada di Polres Bener Meriah. Begitu juga dengan beberapa orang yang diduga mengetahui dugaan korupsi tersebut. Kabarnya mereka akan dibawa ke Jakarta hari ini, Rabu (4/7/2018).(bbs/ras)

Abang Tidak Pernah Benar di Matamu Sayang

SUMUTPOS.CO –  Donwori tak pernah benar di mata istrinya, Karin. Bergerak sedikit mendapat omelan (merepet), hingga membuat Donwori tak betah di rumah.

Meski sering minggat dari rumah, murkah wanita berusia 28 tahun itu tak pernah surut. Tiga tahun bersama serasa seperti neraka.

Donwori (28) menyerah pada hubungan pernikahnnya dengan Karin. Keputusan ini ia ambil lantaran tak tahan lagi jadi bulan-bulanan istri. Tiga tahun menjalani hubungan rumah tangga, Donwori menyerah dan pilih mengakhirinya sampai di sini.

“Tidak pernah ada benarnya aku kalau sama istri. Ada saja yang salah,” ungkap Donwori saat berada di Ruang tunggu pengadilan agama.

Dia menjelaskan, Karin selalu ngomel dan tidak mengenal tempat. Setiap tindakan yang dilakukan Donwori selalu berkebalikan dengan apa yang dimau oleh Karin. Di sinilah Karin selalu marah dan nyinyirin suami habis-habisan.

“Hal sepele banget kok misale aku bantu bersih-bersih dengan cara yang salah, naruh barang di tempat tak seharusnya, kelamaan ngobrol dengan tetangga itu dia sudah marah-marah. Pernah aku belikan sesuatu buat dia, malah kena marah katanya pemborosan,” terangnya.

Belum lagi saat dirinya terlambat menjemput Karin, atau mengenakan pakaian yang lusuh, atau lupa meletakkan barang.

Kemurkaan Karin bakal menjadi-jadi. Donwori menduga, sikap Karin yang semena-mena itu bisa jadi karena awalnya dia tak ingin menikahi Donwori.

Ia memang mengakui saat menikah, Karin sempat beberapa kali menolak lamarannya. Namun karena getolnya Donwori berusaha, Karin akhirnya luluh juga.

“Aku sampek ditolak lima kali, gak tau juga kenapa, apa aku kurang ganteng atau bagaimana,” keluhnya.

Akhirnya, sejak pertama menikah Donwori diperlakukan begitu oleh Karin. Ia sempat berpikiran positif bahwa kedepannya sikap Karin bisa berubah seiring waktu.

Rupanya hal itu hanyalah khayalan belaka. Sebab sikap Karin tetap saja dingin dan semakin dingin, hingga akhirnya Donwori tak betah juga.

“Lama-lama kok aku gak betah juga, suami seharusnya jadi imam, lha aku jadi kalah-kalahan terus. Ya sudahlah, tak lepas saja,” pungkasnya. (jpr)

Umur 8 Tahun Sudah Kuliah

Laurent Simons
Laurent Simons

SUMUTPOS.CO –  Tongkrongan Laurent Simons benar-benar tak berbeda dengan bocah 8 tahun pada umumnya. Pipinya gembul. Ada rona kemerahan. Senyumnya menggemaskan. Tapi, tak ada yang bakal menyangka bahwa dua bulan lagi Laurent bakal menjadi mahasiswa.

Ayahnya, Alexander, menceritakan bahwa putranya sejak kecil memang berbeda. Laurent tak pernah senang dengan mainan. Dia juga sulit bergaul dengan anak seusianya. Alih-alih mainan, dia malah jauh lebih menikmati menyelesaikan soal-soal matematika. Itu adalah pelajaran favoritnya.

“Karena itu sangat luas. Ada statistik, geometri, dan aljabar,” ujar Laurent tentang pelajaran kesukaannya itu saat diwawancarai radio RTBF.

Tahu anaknya mampu menyelesaikan soal dengan cepat, Alexander pun memberikan motivasi. Di usia 5 tahun, Laurent sudah diterima di sekolah dasar. Tepatnya di Winford School, Amsterdam, Belanda. Alexander sejatinya orang Belgia. Istrinya orang Belanda. Mereka tinggal di Negeri Kincir Angin itu saat Laurent berusia 4 tahun.

Hanya dalam setahun lebih, Laurent lulus SD. Semua pelajaran sudah rampung. Dia satu-satunya siswa di Amsterdam yang mampu lulus secepat itu. Bocah lelaki berambut panjang sedagu itu pun mendaftar untuk mengikuti sekolah menengah.

Ternyata, materi di jenjang yang lebih tinggi itu pun mampu dilahapnya dengan cepat. Tak butuh waktu lama bagi Laurent untuk menguasai semua. Pendidikan menengah yang seharusnya ditempuh selama enam tahun itu kelar dalam 1,5 tahun.

Meski masih berumur 8 tahun, Laurent sudah bisa melewati ujian kelulusan yang biasanya dikerjakan anak-anak berusia 18 tahun. Namun, belum ada kepastian di mana Laurent akan kuliah setelah libur.

Karena prestasinya tersebut, Laurent diburu media. Dia menjadi pemberitaan di dalam dan luar negeri. Menurut Alexander, dokter gigi itu, anaknya memang pintar. Hasil tes IQ-nya mencapai 145. Termasuk kategori genius.

Meski begitu, tantangan Laurent adalah beradaptasi dengan dunia perkuliahan. Memang, selama ini dia tidak pernah mengalami masalah bergaul dengan teman-teman sekolahnya yang jauh lebih tua. “Dia senang bergaul dengan mereka,” tegas Alexander.

Sebagai anak-anak, cita-cita Laurent masih sering berubah-ubah. Dulu, dia ingin menjadi seorang ahli bedah. Tapi, dia juga ngomong ingin menjadi astronot. Kini, dia mengubah keinginannya dan berharap bisa menjadi seorang astronot. Kini, Laurent merasa saat besar nanti dirinya harus menjadi seorang ahli komputer.

“Jika besok dia memutuskan untuk menjadi seorang tukang kayu, kami tidak mempermasalahkan. Asalkan dia bahagia,” ujar Alexander sebagaimana dilansir BBC.

Berita tentang Laurent menuai pro dan kontra. Banyak warga berpendapat bahwa Alexander terlalu memforsir putranya. Sebab, kuliah bukan seperti SMA. Laurent dinilai bakal sulit bergaul di universitas. Kalau toh dia bisa lulus cepat saat kuliah, Laurent tetap harus menunggu lama untuk bisa bekerja.

Tapi, jika Laurent memang fokus untuk menjadi ahli komputer, dia bisa bekerja di usia belasan tahun. Contohnya sudah ada. Remaja asal Kanada Tanmay Bakshi dipekerjakan IBM sebagai ahli kecerdasan artifisial di usia 13 tahun. (sha/c17/dos)

Najib Razak Ditangkap KPK

Najib Razak

KUALA LUMPUR, SUMUTPOS.CO –  Penyidik Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) menangkap Najib Razak terkait kasus dugaan korupsi 1MDB. Mantan perdana menteri itu dijemput penyidik dari rumahnya di Kuala Lumpur, Selasa (3/7/2018).

Portal The Malaysian Insight mengunggah kabar melalui Twitter pada pukul 4.14 sore waktu setempat, bahwa Najib terlihat meninggalkan kediaman pribadinya dan naik ke mobil polisi.

Dia kemudian dibawa ke markas KPK Malaysia di Putrajaya untuk menjalani pemeriksaan. Kabarnya, Najib bakal langsung didakwa hari ini, Rabu (4/7/2018).

Sejak lengser dari kursi perdana menteri pada 10 Mei lalu, langit seperti runtuh di atas kepala Najib. Rezim yang baru dengan cepat membuka kembali penyelidikan kasus 1MDB yang sempat mati suri saat Najib berkuasa.

Pada 12 Mei imigrasi resmi mencekal Najib dan istrinya bepergian ke luar negeri. Empat hari kemudian, giliran kediaman pribadi mantan bos UMNO itu digeledah aparat. Dua kondominium miliknya ikut digeledah.

Penggeledahan tersebut mengungkap gaya hidup mewah Najib dan istrinya, Rosmah Mansour. Sekitar 12 ribu perhiasan, 423 jam tangan, 567 tas dan ratusan barang mewah lainnya disita dari rumah properti Najib. Nilai totalnya mencapai USD 275 juta atau Rp 3,9 triliun.

Berdasar penyelidikan Departemen Kehakiman AS, jumlah uang 1MDB yang disalahgunakan mencapai USD 4,5 miliar atau setara Rp 64,28 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar USD 700 juta (Rp 10 triliun) mengalir ke rekening pribadi Najib. Suami Rosmah Mansor itu mengaku bahwa uang tersebut adalah donasi dari mendiang Raja Abdullah dari Saudi. (ce1/iml/JPC)

Gerindra Siap Ditinggal PAN

Foto: JAWAPOS.COM SIAP: Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Nizar Zahro, mengaku, pihaknya tidak terganggu dengan Amien Rais menjadi capres di Pilpres 2019.
Foto: JAWAPOS.COM
SIAP: Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Nizar Zahro, mengaku, pihaknya tidak terganggu dengan Amien Rais menjadi capres di Pilpres 2019.

SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, berminat ikut serta dalam capres di Pilpres 2019 mendatang. Jika sampai parpolnya merestui, serta didukung koalisi yang cukup, Amien bakal menjadi penantang Joko Widodo (Jokowi) di 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Nizar Zahro mengatakan, pihaknya tidak terganggu dengan Amien Rais menjadi capres. Karena Gerindra tetap mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2019.

“Prinsipnya Gerindra menghormati siapa pun anak bangsa berhak mencalonkan sebagai presiden. Namun Gerindra tidak terganggu,” ujar Nizar, dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (3/7).

Bahkan Nizar juga tidak khawatir nantinya PAN tidak bersama-sama berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilpres 2019 mendatang. Gerindra sudah siap dengan apa pun keputusan partai yang dikomandoi oleh Zulkifli Hasan itu. “Apakah PAN gabung atau tidak, apakah PAN gabung ke koalisi pemerintah? Kita santai saja. Politik kan bagian dari demokrasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, menyebut namanya sebagai satu dari 4 nama yang akan diusung menjadi capres oleh PAN. Adapun tiga alasan PAN menjadikan Amien Rais sebagai capres, pertama, kata Ketua DPP PAN Viva Yoga, Amien Rais memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI, dan cinta rakyat Indonesia.

Kedua, Amien memiliki konsep dan kapasitas leadership dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada cita-cita nasional, sesuai berdirinya Republik Indonesia.

Alasan ketiga, sosok Amien Rais yang masih memiliki fisik kuat dan stamina prima dalam beraktivitas sesuai tuntutan kerja. Sehingga usia tidak menghalangi dalam menjalankan tugas pokok pekerjaan.

Selain Amien Rais, partai berlogo matahari putih ini, juga punya calon lain, seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Penasihat PAN Soetrisno Bachir, dan mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. (ce1/gwn/jpc/saz)

 

 

Sekjen Parpol Pendukung Mulai Godok Cawapres untuk Jokowi

Foto: GUNAWAN WIBISONO/JAWAPOS.COM PERTEMUAN: Sekjen pendukung Jokowi ketika dalam pertemuan, beberapa waktu lalu.
Foto: GUNAWAN WIBISONO/JAWAPOS.COM
PERTEMUAN: Sekjen pendukung Jokowi ketika dalam pertemuan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Waktu pendaftaran calon presiden periode 2019-2024 tinggal beberapa bulan lagi. Parpol pendukung pemerintah maupun oposisi mulai menyempurnakan langkah politiknya untuk menentukan siapa calon presiden (capres) maupun cawapres yang akan diusung.

Bahkan dalam waktu dekat ini, seluruh sekretaris jenderal (sekjen) pengusung Jokowi, melakukan pertemuan. Pertemuan itu untuk menggodok Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, membenarkan kabar tentang agenda pertemuan tersebut. Ia menyebutkan, pertemuan itu akan dilakukan pada pekan depan.

Insha Allah minggu depan ada pertemuan sekjen-sekjen partai (pengusung Jokowi). Setelah itu akan disusul para ketua umum partai,” ungkap Arsul di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/7).

Menurut Arsul, pertemuan itu disebut akan membahas berbagai analisis terhadap skema kemungkinan di Pilpres 2019 mendatang. Termasuk juga bangunan koalisi pengusung yang akan disusul parpol baru. “Yang sudah fix kan 5, ditambah partai nonparlemen ada 3. Ini kemudian kita akan fix-kan dulu,” jelasnya.

Adapun parpol pendukung Jokowi, yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Golkar, PPP, dan Hanura. Sementara parpol nonparlemen pendukung Jokowi, yakni Perindo, PSI, dan PKPI.

Arsul menambahkan, pemantapan koalisi itu dimaksudkan untuk memudahkan pembahasan ke tingkat yang lebih jauh. Mulai dari kriteria cawapres Jokowi, sampai pembagian kekuasaan (power sharing). “Misalnya mulai soal kriteria atau sosok cawapres. Kemudian masalah program pemerintah ke depan. Kemudian karena ini partai politik, tentu bicara power sharing,” pungkasnya. (aim/jpc/saz)

 

 

Jika Jadi Presiden, Sam Aliano Bakal Basmi Mafia Hutan

Foto: SABIK AJI TAUFAN/JAWAPOS.COM JANJI: Sam Aliano berjanji akan memberantas mafia hutan jika terpilih sebagai Presiden di Pilpres 2019, Selasa (3/7).
Foto: SABIK AJI TAUFAN/JAWAPOS.COM
JANJI: Sam Aliano berjanji akan memberantas mafia hutan jika terpilih sebagai Presiden di Pilpres 2019, Selasa (3/7).

SUMUTPOS.CO – Pengusaha Sam Aliano semakin teguh dengan pendiriannya untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2019. Ia melihat banyak masalah yang harus diselesaikan di Indonesia.

Satu hal yang disoroti Sam, yakni terkait pengelolaan hutan Indonesia. Pria keturunan Turki itu, menilai, hutan tidak dikelola dengan baik. Mafia hutan masih banyak bertebaran. Akibatnya kekayaan hutan Indonesia banyak dimanfaatkan ke pihak asing. Bahkan penduduk asli tidak mendapat keuntungan apapun.

Atas dasar itu, Sam berjanji jika kelak terpilih sebagai presiden, akan membasmi habis mafia hutan. Sehingga ekonomi masyarakat dapat terangkat.

“Semoga rakyat pilih saya menjadi Presiden Republik Indonesia di 2019, untuk mengangkat masyarakat dari hantu hutan yang selama ini menjadi musibah besar bagi ekonomi rakyat,” tutur Sam di Gedung Samco, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (3/7).

Lebih lanjut Sam berjanji, memastikan seluruh kekayaan alam Indonesia akan menjadi milik seluruh rakyat. Tidak terus terbuang dan dinikmati oleh pihak asing. “Saya janji akan nasionalisasi semua kekayaan ini, untuk menjadi milik rakyat saja, bukan pihak luar,” tegas Sam.

Sam berpendapat, jika Indonesia ingin menjadi negara maju, maka harus terlebih dulu rakyatnya lepas dari jerat kemiskinan. Kebiasaan masyarakat berangkat ke luar negeri untuk mengadu peruntungan, seperti menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) juga harus dihentikan. “Negara kaya, rakyatnya harus kaya di tanahnya sendiri, bukan ke luar negeri. Tidak boleh miskin,” pungkasnya. (sat/jpc/saz)

 

 

Moeldoko Hengkang dari Partai Hanura

Foto: DESYINTA NURAINI/JAWAPOS.COM UNDUR DIRI: Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, mengundurkan diri dari jabatan sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.
Foto: DESYINTA NURAINI/JAWAPOS.COM
UNDUR DIRI: Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, mengundurkan diri dari jabatan sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

SUMUTPOS.CO – Partai Hanura akan kehilangan satu tokoh penting di struktur internal partainya. Pasalnya, Jenderal (Purn) Moeldoko telah merencanakan niatnya untuk mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Oedang (OSO), pun membenarkan, koleganya itu akan mundur dari Partai Hanura. Alasannya, ia ingin fokus bekerja sebagai Kepala Staf Kepresidenan Joko Widodo (Jokowi).

“Staf khusus presiden kan sangat sibuk,” jelas OSO di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/7).

OSO menyebutkan, selama ini Moeldoko tak mau melepaskan begitu saja tanggung jawabnya di partai jelang Pemilu 2019. Namun, seiring kesibukan sebagai Kepala Staf Kepresidenan, akhirnya ia memutuskan pamit untuk mengundurkan diri. “Saya sudah bicara sama dia. Kalau terbagi 2 (kerjaan), mungkin konsentrasinya akan terpecah. Biarkanlah dia konsentrasi di KSP,” ungkapnya.

Di sisi lain, saat disinggung awak media, mundurnya Moeldoko hanyalah strategi untuk menuju kursi cawapres Jokowi, OSO hanya membalas dengan tertawa. Ia pun berseloroh kepada awak media untuk menafsirkan makna itu sendiri. “Kok anda tahu ya? Kalau anda sudah tahu, makanya kami lepas Moeldoko secara murni,” candanya. (aim/jpc/saz)

 

 

Arief Rivan Meninggal Dunia

SUMUTPOS.CO – Aktor senior Arief Rivan, dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga lewat pesan berantai ke kalangan awak media.

Arief yang telah membintangi sejumlah sinetron kondang, meninggal dunia Selasa (3/7) dini hari. Pihak keluarga menyebut, aktor yang pernah membintangi sinetron Sengsara Membawa Nikmat itu, meninggal karena serangan jantung.

Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah, sahabat kita, aktor senior Bapak Arief Rivan, tadi pagi pukul 04.00 WIB. Mohon keikhlasan teman semua untuk mendoakan semoaga alm diampuni segala kekhilafan semasa hidupnya, diampuni segala dosanya, diberikan tempat yang terbaik oleh Allah SWT. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Amin ya Allah,” begitu bunyi pesan yang diterima JPNN (Grup Sumut Pos).

Arief yang lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 1 November 1951, dikenal sering memerankan tokoh antagonis. Debutnya sudah dimulai pada awal 1980-an dengan bermain di layar lebar.

Namun, namanya melambung ketika memerankan Kacak dalam Sengsara Membawa Nikmat, yang diputar di TVRI di era 1990-an. Di sinetron itu pula, Arief beradu akting dengan Sandi Nayoan dan Desy Ratnasari.

Saat dikonfirmasi kepada pihak keluarga, Arief disebut meninggal karena sakit jantung. Pria yang kerap berperan sebagai tokoh antagonis itu, tutup usia dalam umur 66 tahun.

“Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jalan Murbay 53, Beji, Depok Utara,” imbuh informasi yang diberikan pihak kerabat.

Arief juga ikut bermain di sinetron Si Yoyo, yang berperan sebagai Pakde. (mg3/jpnn/saz)

Instagram Atiqah dan Rio Dewanto Diserbu Warganet

SUMUTPOS.CO – Video cekcok antara Ratna Sarumpaet dengan seorang wanita dari keluarga korban KM Sinar Bangun, dan Menteri Luhut Panjaitan, jadi perbincangan di media sosial.

Tak sedikit warganet yang menyayangkan aksi Ratna. Tak hanya akun Instagram milik Ratna, akun Atiqah Hasiholan tak luput dari serbuan warganet.

“Ini satu contoh seorang anak yg betul betul berprestasi. Mudah mudah-mudahan ibunya mba, sadar akan kesalahan kesalahannya, dan bisa belajar jadi bijaksana seperti mba Atiqah,” kata akun jessie_lpr.

“Ka bilang tu sama mama kk, jangan cari onar di kampungku. Jauh-jauh datang dari Jakarta cuma mau ribut,” sambung akun f.ameliaturnip_93.

Bahkan, akun Instagram Rio Dewanto pun diserbu warganet. Mereka mengungkapkan rasa kasihan pada Rio yang memiliki ibu mertua seperti Ratna.

“Rio, tolong bilang kepada ibu mertuamu, ga usah sok kritis dan sok peduli dengan korban KM Sinar Bangun yg tenggelam di Danau Toba. Kemanakah beliau ketika pesawat Adam Air jatuh dan tenggelam di Majene, Sulbar, ketika zaman SBY. Keliatan tidak netral. Mengapa baru skrg dia begitu getol nyinyirin pemerintah skrg?” tulis akun glenisiusadiperkasa.

“Bang, mau nanya dulu, gimana sih cara memenangkan hati mertuamu?” lanjut akun pisang_manis18.

“Mas, mertuanya tolong diajarin sopan santun,” kata akun zero_zone12. (mg7/jpnn/saz)