Home Blog Page 6278

Jadwal Kampanye Akbar Terakhir Deadlock

Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga.
Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hingga kemarin, jadwal kampanye akbar atau rapat umum putaran terakhir Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018, masih deadlock alias belum menemui kata sepakat.

Komisioner KPU Sumut Benget Manahan Silitonga mengatakan, sudah tiga kali pihaknya fasilitasi rapat terkait waktu kampanye terakhir, namun belum ada kesepakatan yang terbangun. “Rapat ini dilakukan menyahuti surat koordinasi dari Polda Sumut. Tapi sejauh ini masih deadlock,” katanya kepada wartawan, Senin (11/6).

Ia menjelaskan, surat koordinasi  Polda itu mereka terima setelah ada keberatan salah satu paslon Pilgubsu, soal waktu dan tempat kampanye yang dilaksanakan bersamaan. “Namun oleh paslon satunya lagi meminta tetap pada kesepakatan yang pertama. Jadi di sini yang tidak ketemunya. Tiga kali kita rapatkan, belum ketemu jalan keluarnya,” katanya.

Pihaknya mengaku akan mempertimbangkan masukan dari Polda maupun kedua paslon. Dan dalam dua hari ke depan diharapkan sudah ada keputusan. “Maksud saya, jangan rapat umumnya yang digagalkan melainkan solusinya yang dicari. Dalam dua hari akan ada pertemuan lagi menyangkut hal ini. Di situ akan kita ambil kesimpulan. Apakah mengubah kesepakatan sebelumnya atau tetap pada kesepakatan semula,” katanya.

Debat

Soal persiapan debat putaran terakhir, Benget menjelaskan pada hari ini pihaknya akan mengundang perwakilan kedua paslon untuk membahas teknis kegiatan. “Prinsipnya agar saat acara kedua pendukung paslon tertib dan acara berlangsung damai, tanpa ada kerusuhan,” katanya.

Adapun materi debat soal penegakan hukum dan HAM. Dbat akan langsung disiarkan iNews dan Tv One, rencananya digelar di Dyandra Santika Hotel.

“Tim penyusun materi juga telah disiapkan orang yang kompeten di bidangnya. Orangnya pasti berbeda karena temanya juga beda. Tapi siapa orangnya harus kami rahasiakan, demi menjaga independensi,” katanya.

KPU juga berharap, momen Idul Fitri menjadi pemersatu rasa persaudaraan antar elemen masyarakat di Pilgubsu. “Di sinilah peran kedua paslon memberikan titik balik itu saat momen Lebaran nanti. Sehingga kembali terajut persatuan, kesatuan dan persaudaraan seluruh masyarakat. Yang mana mengingatkan siapapun yang terpilih pada 27 Juni merupakan hasil konsiderasi rakyat,” katanya.

206.014 Warga Mudik

Kepala Bidang (Kabid) Humas Poldasu melalui Kasubbid PID, AKBP MP Nainggolan.
Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan.

SUMUTPOS.CO – Menurut data dari Polda Sumut, hingga hari ke 4 digelarnya Operasi Ketupat Toba 2018, Polda Sumut mencatat, setidaknya terdapat 206.014 orang warga sudah menjalani mudik. Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, dari jumlah tersebut, angka kedatangan tercatat lebih tinggi yakni 105.715 orang, ketimbang angka keberangkatan yakni 100.299 orang. “Jumlah pemudik ini, baik melalui terminal, bandara udara, stasiun kereta api, dan juga pelabuhan,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (11/6).

Nainggolan memaparkan, untuk jumlah kedatangan di terminal, angkanya ada sebanyak 38.521 orang. Sedangkan untuk keberangkatan, jumlahnya sebesar 42.194 orang. Untuk di bandara udara, lanjut MP Nainggolan, jumlah kedatangan mencapai sebanyak 42.254 orang. Angka ini lebih tinggi dari jumlah keberangkatan yang hanya 39.014 orang.

Perbandingan yang kontras, sambung Nainggolan terdapat pada penggunaan angkutan laut di pelabuhan. Tercatat jumlah kedatangan mencapai 10.650 orang jauh lebih banyak dari keberangkatan yang hanya 4.546 orang. “Untuk penggunaan kereta api jumlahnya relatif seimbang. Untuk keberangkatan ada sebanyak 14.545 dan kedatangan 14.290 orang,” jelasnya.

Nainggolan menambahkan, guna memberikan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan mudik Idul Fitri 2018, personel lalulintas di Operasi Ketupat Toba telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Hal itu, tutur dia, berupa himbauan, penyuluhan dan juga tindakan preventif.

“Kegiatan ini dilakukan dengan pemasangan spanduk, banner, brosur, gerakan pengatur lalulintas, patroli, penjagaan serta pengawalan,” katanya.

Selain itu, kata Nainggolan, hingga hari keempat ini, arus mudik masih aman lancar. Belum terjadi kemacetan pada titik-titik rawan tertentu. “Masih aman terkendali. Belum terlihat lonjakan kendaraan pada titik-titik tertentu,” ujarnya.

Biasanya lanjutnya, kemacetan terjadi karena suatu hal. Seperti kecelakaan lalulintas hingga keramaian pusat perbelanjaan. “Kemacetan terjadi bilamana ada kecelakaan dan keramaian perbelanjaan,” tukasnya.(prn/mag-1/gus)

 

Penumpang KA Terbanyak ke Tanjungbalai

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS MUDIK_Calon penumpang menunggu kereta api yang akan berangkat dari Medan menuju TJ Balai di Stasiun Kereta Api Medan, Jumat (8/6)
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
MUDIK_Calon penumpang menunggu kereta api yang akan berangkat dari Medan menuju TJ Balai di Stasiun Kereta Api Medan, Jumat (8/6)

SUMUTPOS.CO – Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), sebanyak 72 ribu penumpang melakukan mudik dengan menggunakan kereta api. “Dari tanggal 5 sampai 10 Juni 2018, sebanyak 72 ribu penumpang. Kita tidak menghitung cuma dari Medan. Tapi, keseluruhan wilayah di Sumut,” ungkap General Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut, Sapto Hartoyo, Senin (11/6) siang.

Sapto menjelaskan, tiket kereta api dengan jarak menengah dan jauh, sudah terjual 97.617 tiket atau seat dari jumlah total 188.716 tiket yang tersedia untuk kelas ekonomi. “Jumlah penumpang terbanyak dari Medan ke Tanjungbalai, sebanyak 57.650 orang atau seat,” ucap Sapto.

Ia mengungkapkan, untuk tiket kereta api kelas ekonomi rata-rata ludes terjual, seperti Kereta Api Putri Deli dari Medan dengan tujuan Tanjungbalai sudah terjual sampai dengan tanggal 19 Juni 2018. Kemudian, Kereta Api Putri Deli dari Tanjungbalai dengan tujuan Medan sampai tanggal 20 Juni 2018 sudah habis.

“Kereta api Siantar Ekspres kelas ekonomi, dari Medan dengan tujuan Kota Siantar juga tempat duduk habis terjual (tiket) sampai tanggal 18 Juni 2018. Sebaliknya, Kereta api Siantar Ekspres dari Siantar ke Medan juga sudah ludes terjual sampai dengan tanggal 20 Juni 2018,” tutur Sapto.

Ia mengatakan, untuk jurusan kereta api dengan jurusan yang sama hanya tinggal kelas eksekutif dan bisnis. “Untuk perkiraan kenaikan jumlah pemudik dari 2017 ke 2018 ini, ada kenaikan 2 persen. Tahun 2017 jumlah pemudik menggunakan Kereta Api 282.330 orang dan di 2018 ini, 286.621 tiket yang disiapkan,” tutur Sapto.

Sapto mengimbau kepada seluruh calon penumpang dan pemudik yang akan mengguna moda transportasi Kerata Api untuk segera melakukan pemesan tiket dengan segera agar tidak kehabisan tiket. PT KAI juga juga menyiapkan posko kesehatan di masing-masing stasiun besar di sejumlah daerah dilalui kereta api. Untuk segi pengamanan saat arus mudik dan arus balik, pihak PT KAI Sumut menerjunkan pengamanan internal sebanyak 287 petugas dan eksternal dibantu dari TNI/Polri sebanyak 38 personel.

Sapto menambahkan saat arus mudik, arus balik dan Liburan Lebaran 2018. Pihak PT KAI tidak meliburkan pegawainya. “Seluruh pegawai tetap bekerja untuk melayani masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api,” tandasnya.(prn/mag-1/gus)

 

Garuda Pecah Ban saat Landing

Foto: Istimewa Kondisi ban pecah pesawat Garuda saat mendarat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Senin (11/6/2018). Informasinya pecah ban pesawat Garuda terjadi saat landing.
Foto: Istimewa
Kondisi ban pecah pesawat Garuda saat mendarat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Senin (11/6/2018). Informasinya pecah ban pesawat Garuda terjadi saat landing.

SUMUTPOS.CO – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 190 dari Jakarta tujuan Kualanamu, mengalami pecah ban saat landing di Bandara Kualanamu, Senin, (11/6/2018). Dalam kejadian itu, 167 penumpang pesawat Garuda dan 7 crewnya selamat.

Airport Duty Manager Bandara Kualanamu, Abdi Nugroho menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat pesawat mendarat (landing). “Jadi begitu landing, pecah ban bagian kiri belakang. Ada dua itu dan pecah dua duanya. Saat itu pesawat terus saja bergerak ke taxi way. Kejadiannya pukul 17.56 WIB,” ujar Abdi yang ditemui di ruangannya.

Selain 167 penumpang, ada 7 kru pesawat. Semuanya dalam keadaan baik-baik saja. “Ke-167 penumpang pesawat turun seperti biasa dari pintu. Semuanya turun dengan kondisi sehat. Nggak ada yang luka-luka. Total semuanya ada 174 oranglah di dalam pesawat,” kata Abdi.

Saat kejadian, pesawat Garuda GA-190 dipiloti Kapten Hilman Somadinata. Meski selamat, para penumpang dan crew pesawat sempak syok.

Berdasarkan foto-foto yang beredar di media social, tampak ban pesawat sudah gundul. Hanya menyisakan rangkaian ban bagian dalam. Roda pesawat berjalan hanya menggunakan pelek saja, tampak goresan pelek hingga membekas di run way menanggung beban yang cukup berat dari body pesawat.

Sementara itu, tampak penumpang pesawat sudah dievakuasi ke dalam bus yang menjemput langsung di lokasi pesawat itu berada.

Pihak Angkasa Pura (AP) II Bandara Kualanamu membenarkan adanya insiden ban pesawat Garuda Indonesia yang pecah di Bandara Kualanamu Medan, Senin (11/6). “Pecahnya ban tersebut memang benar,” ujar Branch Communication And Legal Manager Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, saat dihubungi melalui Whatapps, Senin (11/6/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya juga sejauh ini masih terus mencari informasi tentang insiden ban meletus tersebut. “Sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak Garuda Indonesia terkait dengan insiden dimaksud,” jelasnya.

Ia menerangkan, tidak ada korban dari insiden ban meledak tersebut. Semua penumpang dalam kondisi baik-baik saja. “Tidak ada korban dari insiden tersebut dan kurang lebih 55 menit dilakukan  penutupan landasan lebih disebabkan untuk memastikan runway bersih dari fod dan sekarang sudah kembali normal,” terangnya.

Beberapa netizen di media sosial sudah mengeluarkan keluhaannya terkait insiden pecah ban tersebut. Pasalnya akibat kejadian ini, ratusan penumpang yang hendak terbang, mengalami penundaan semua.

“Bandara tutup 2 jam. Ban pesawat Garuda pecah. Pesawat mutar-mutar di udara. Semoga smuanya baik-baik. God save our flight. No worry,” tulis seorang pemilik akun Simanjuntak R. Masta di Facebook.

Dia mengunggah foto dirinya saat menunggu pesawat di Bandara Kualanamu.

Netizen lainnya, Suwanto Yapit mengatakan kalau pesawat yang mau take off dan landing di Bandara Kualanamu mengalami kendala akibat mengalami pecah ban sewaktu landing.  Lantasan pesawat dibuka kembali setelah pemeriksaan selesai dilakukan oleh petugas demi kelancaran.

Pemilik akun Facebook lainnya bernama Zay mengatakan, insiden pecah ban mengakibatkan runway harus dilakukan pemeriksaan untuk diduga untuk mensterilkan area tersebut dari material pecahan ban.

Dishub: Puncak Mudik Hari Ini

Para pemudik yang tiba di Pelabuhan Belawan.
Para pemudik yang tiba di Pelabuhan Belawan.

SUMUTPOS.CO – DINAS Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumut memprediksi, puncak arus mudik dimulai hari ini, Selasa (12/6). Sesuai pemetaan yang dilakukan Dishub bersama stakeholder terkait, tepat pada H-2 puncak arus mudik akan terjadi lonjakan penumpang sekitar 5 persen via angkutan jalan atau sebanyak 707.961 orang.

“Sementara untuk angkutan kereta api, kami prediksi meningkat 15 persen atau 278.102 penumpang. Angkutan laut naik 10 persen atau 24.507 orang dan udara naik menjadi 15 persen atau sekitar 596.278 orang,” kata Ketua Tim Posko Monitoring Angkutan Lebaran Dishub Sumut 2018, Agustinus kepada Sumut Pos, Senin (11/6).

Secara keseluruhan, Agustinus mengungkapkan, antara demand & supply pada puncak arus mudik tahun ini dibanding 2017, yaitu untuk angkutan jalan (demand 42.141 penumpang perhari, supply 48.594 kursi perhari), kereta api permintaan 15.114 penumpang perhari dan ketersediaan sebanyak 19.090 kursi perhari, laut permintaan 1.238 penumpang dengan ketersediaan 2.100 kursi dan udara memiliki permintaan 32.406 penumpang perhari dengan ketersediaan kursi sebanyak 33 ribu perhari. “Kebutuhan moda transportasi itu terjadi mulai H-3 dan H-2,” katanya.

Kata dia, masa pemantauan arus mudik dan balik, sudah dan akan pihaknya lakukan mulai H-7 yakni 8 Juni sampai H+7 atau 24 Juni mendatang. “Arus mudik mulai H-8 sampai dengan H+2, sedangkan arus balik mulai H+1 sampai dengan H+8,” ujarnya.

Mengenai kesiapan sarana bus AKAP dan AKDP, Agustinus mengatakan, total kursi yang tersedia yaitu sebanyak 48.594 kursi perhari. Yakni bila dirinci, untuk AKAP tersedia 1.101 unit bus dengan total seat 19.596 kursi, 48 PO (MPU) sebanyak 836 unit dengan total 6.858 seat, pemandu moda Bandara KNIA sebanyak 385 unit bus dan taksi sebanyak 5.184 unit, dengan total 5.568 seat. “Sedangkan untuk AKAP tersedia 18 PO yakni 615 unit dengan total 24.600 seat,” kata pria yang juga Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut itu.

Di samping itu, sesuai hasil survey prasarana jalan di Sumut, stakeholder terkait kata Agus juga sudah memetakan potensi yang terjadi di lapangan. Yakni jembatan rusak terdapat lima lokasi, titik macet sebanyak 68 lokasi, longsor 16 lokasi, jalan rusak 30 lokasi, rawan kecelakaan sebanyak 143 lokasi. “Totalnya itu ada sebanyak 262 lokasi yang mana semuanya itu sesuai hasil survey tim yang terdiri dari kami, Ditlantas Poldasu, BBPJN I, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi dan lainnya yang dilaksanakan pada 7 sampai 11 Mei 2018,” terangnya.

Sebelumnya pihaknya pun sudah prediksi peningkatan jumlah pemudik dibanding 2017, sebut Agus yakni rata-rata hampir 6 persen. “Kalau tahun lalu itu ada terlihat peningkatan penumpang angkutan umum (6,48) persen, yang terdiri penumpang angkutan jalan naik 2,08 persen, kereta api naik 9,29 persen, laut tetap 16,11 persen dan udara naik 8,08 persen,” paparnya seraya menyebut untuk realisasi penumpang masa lebaran pada 2016-2017, H-2 arus mudik memang terjadi lonjakan luar biasa yakni 15,28 persen, begitupun saat arus balik mengalami lonjakan signifikan 9,45 persen.(prn/mag-1/gus)

 

 

Garuda Pecah Ban saat Landing di Kualanamu

Foto: Istimewa Kondisi ban pecah pesawat Garuda saat mendarat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Senin (11/6/2018). Informasinya pecah ban pesawat Garuda terjadi saat landing.
Foto: Istimewa
Kondisi ban pecah pesawat Garuda saat mendarat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Senin (11/6/2018). Informasinya pecah ban pesawat Garuda terjadi saat landing.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 190 dari Jakarta tujuan Kualanamu, mengalami pecah ban saat landing di Bandara Kualanamu, Senin (11/6/2018). Dalam peristiwa itu, 167 orang penumpang pesawat Garuda selamat bersama kru pesawat.

Airport Duty Manager Bandara Kualanamu, Abdi Nugroho menjelaskan peristiwa itu terjadi saat pesawat mendarat (landing). “Jadi begitu landing pecah ban bagian kiri belakang. Ada dua itu dan pecah dua duanya. Saat itu pesawat terus saja bergerak ke taxi way. Kejadiannya pukul 17.56 WIB,”ujar Abdi yang ditemui di ruangannya.

Disebut selain ada 167 penumpang juga ada 7 kru pesawat. Semuanya dalam keadaan baik-baik saja. “Nggak ada yang luka-luka. Total semuanya ada 174 oranglah di dalam pesawat,” kata Abdi.

Berdasarkan foto-foto yang berdera di media social, tampak ban pesawat sudah gundul. Hanya menyisakan rangkaian ban bagian dalam. Roda pesawat berjalan hanya menggunakan pelek saja, tampak goresan pelek hingga membekas di run way menanggung beban yang cukup berat dari body pesawat.

Sementara itu, tampak penumpang pesawat sudah dievakuasi ke dalam bus yang menjemput langsung di lokasi pesawat itu berada.

 

Sepuluh Pesawat Berputar-putar

Pecahnya ban pesawat Garuda Indonesia yang baru saja landing di bandara Kualanamu berdampak besar terhadap aktivitas penerbangan lainnya. Bandara Kualanamu pun dikabarkan sempat ditutup selama 30 menit.

Manager Airport Duty Manager Bandara Kualanamu, Abdi Nugroho mengatakan aktivitas penerbangan terganggu karena harus dilakukan pembersihan di area runway. Pembersihan dilakukan karena ada sisa-sisa ban yang pecah.

“Dampaknya penundaan jadwal penerbanganlah. Ada yang sudah bergerak pesawat dan hendak berangkat tapi balik lagi. Kemudian ada 10 pesawat yang berputar-putar di atas (holding) karena kejadian ini, sekitar 30 menit juga. Tapi bukan ditutuplah itu namanya,” kata Abdi.

Ia menerangkan, tidak ada korban dari insiden ban meledak tersebut. Semua penumpang dalam kondisi baik-baik saja.  “Penutupan landasan kurang lebih 55 menit untuk memastikan runway bersih dari fod dan sekarang sudah kembali normal,” terangnya. (btr/net/mea)

100 Ha Lahan di Pinggiran Danau Toba Terbakar

dok BNPB Foto: Kebakaran lahan di sekitar pinggiran Danau Toba Sumatera Utara.
dok BNPB
Foto: Kebakaran lahan di sekitar pinggiran Danau Toba Sumatera Utara.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sekitar 100 Ha lahan di sekitar pinggiran Danau Toba, Sumatera Utara, terbakar. Hingga hari ini, hotspot atau titik api masih terlihat.

Informasi itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Senin (11/6/2018). Hingga kini petugas masih berupaya melakukan pemadaman.

“Api sampai sekarang belum dapat dipadamkan. 100 hektar terbakar,” kata Sutopo. Area yang terbakar topografinya terjal.

Sutopo mengatakan, kebakaran lahan ini dilaporkan masyarakat Desa Paropo 1, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (9/6). Lahan yang terbakar adalah alang-alang atau semak.

dok BNPB Foto: Kebakaran lahan di sekitar pinggiran Danau Toba Sumatera Utara.

Asal api dari perladangan penduduk Paropo 1 Kecamatan Silahisabungan, perbatasan antara Kabupaten Dairi dengan Kabupaten Karo. Api yang diduga bersumber dari kelalaian warga ini sampai hingga ke Desa Sikodon-kodon.

Petugas gabungan melakukan pemantauan titik api. Masing-masing dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XV, Polsek Tigapanah, Koramil Tigapanah, serta kepala desa dan masyarakat Sikodon-kodon.

“Di hotspot satelit tadi pagi masih terbakar. Laporan lapangan sebagian masih terbakar,” ujarnya.

Selain itu hotspot juga muncul di Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Hingga kini petugas gabungan masih berupaya melakukan pemadaman titik api.

Dijelaskan Sutopo, Minggu (10/6) sekitar pukul 16.13 WIB, masyarakat melaporkan adanya kebakaran di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Kampung Rakyat. Ini diperkuat oleh munculnya hotspot di desa tersebut.

dok BNPB
Foto: Data hotspot

Masyarakat Desa Tanjung Mulya bersama TNI-Polri kemudian berupaya melakukan pemadaman dini. Lahan yang terbakar seluas 10 Ha. Lahan yang terbakar dan diketahui pemiliknya seluas 3 Ha. Masing-masing lahan milik Ucok (50) seluas 1 Ha dan Panjaitan (56) seluas 2 Ha.

“Topografi lahan yang terbakar dataran rendah bergambut, vegetasinya semak belukar. Lahan masyarakat,” kata Sutopo. Warga bersama Polri-TNI, Manggala Agni Dapops Labuhan Batu masih berupaya melakukan pemadaman.

“Masih banyak hotspot di Sumut,” ujarnya.  (hri/imk/dt)

Jalan Tol Tamora–Parbarakan Gratis 11 Hari

Foto: Istimewa Gubsu Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si didampingi Kepala Balai Besar Pelaksaan Jalan I Medan, Paul Ames Halomoan, Direktur Utama PT. Jasa Marga Kualanamo TOL, Agus Suharjanto, melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya penggunaan ruas jalan tol Tanjung Morawa-Parbarakan, Senin (11/6/2018).
Foto: Istimewa
Gubsu Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si didampingi Kepala Balai Besar Pelaksaan Jalan I Medan, Paul Ames Halomoan, Direktur Utama PT. Jasa Marga Kualanamo TOL, Agus Suharjanto, melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya penggunaan ruas jalan tol Tanjung Morawa-Parbarakan, Senin (11/6/2018).

TANJUNGMORAWA, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi meresmikan operasional ruas jalan Tol Medan – Kualanamu –Tebingtinggi, Seksi 1 Tanjung Morawa-Parbarakan sepanjang 10,75 Km, Senin (11/6).

Peresmian ruas tol ini merupakan kado bagi masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Masyarakat dapat menikmati ruas jalan tol tersebut secara gratis selama H-5 sampai H+5 Lebaran, atau total selama 11 hari. “Selama uji coba tol ini akan diberikan gratis. Ini merupakan kado Lebaran bagi masyarakat Sumut yang memanfaatkan jalan tol ini,” kata Gubsu Erry Nuradi.

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubsu Erry Nuradi yang didampingi Dirut PT Jasa Marga Kualanamu Tol Ir Agus Suharjanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)-II Medan Ir Paul Ames Halomoan Siahaan dan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Setdaprovsu Ibnu Sri Hutomo.

Pengoperasian Tol Tanjung Morawa – Parbarakan diharapkan dapat memperlancar arus mudik Lebaran tahun ini. Pasalnya Tol Tanjung Morawa – Parbarakan melengkapi Seksi 2-6 Kualanamu-Sei Rampah sepanjang 41,6 km.

Selain itu, menurut Erry Nuradi, dengan dibukanya Tol Tanjung Morawa – Parbarakan ini masyarakat yang akan menggunakan jalan tol menuju Kualanamu telah memiliki pilihan. “Tidak harus keluar dulu dari tol Tanjung-Morawa, melainkan bisa langsung ke Kualanamu,” sebut Erry.

Dirut PT Jasa Marga Kualanamu Tol Ir Agus Suharjanto mengatakan dengan difungsikannya tol Tanjung Morawa – Parbarakan sepanjang 10,75 kilometer ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk arus mudik maupun arus balik. “Karena biasanya padat-padatnya pada kondisi itu,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Jasa Marga selama arus mudik dan arus balik telah mempersiapkan kendaraan patroli dan ambulans, serta semua sarana penunjang. “Sehingga diharapkan dapat memperlancar masyarakat dalam melaksanakan mudik maupun balik dalam rangka liburan,” katanya.

Agus menyampaikan, bahwa selama arus mudik dan arus balik mudik Lebaran, Tol Tanjung Morawa-Parbarakan ini belum dikenakan tarif. “Khususnya Tol Tanjung Morawa-Parbarakan ini, H-5 sampai H+5 Lebaran belum dikenakan tarif. Dan selanjutnya tarifnya sama dengan Kualanamu-Sei Rampah,” ungkapnya. (rel/mea)

Paradise Club Medan Gelar Sahur On The Road

Perwakilan Paradis Club berbagi rezeki saat foto bersama dengan polisi yang bertugas di pos mudik seputaran Stasiun Kereta Api Medan.
Perwakilan Paradis Club berbagi rezeki saat foto bersama dengan polisi yang bertugas di pos mudik seputaran Stasiun Kereta Api Medan.

SUMUTPOS.CO – Untuk menjalin silaturahmi sekaligus beribadah. Salah satu Komunitas dari pemuda kota medan yang mengatas namakan club paradis mengadakan sahur on the road pada malam kamis ( 7/05) dini hari. Ijun silalahi selaku ketua pelaksana mengatakan bulan ini merupakan momentum bulan untuk membersihkan diri dimana club ini selain mengadakan sahur on the road juga sebelumnya sudah melaksanakan acara buka bersama. Ijun mengatakan acara sahur on the road ini tercetus saat acara buka bersama beberapa hari lalu, dan alhamdulillah waktu yang singkat acara sahur on the road terlaksana dgn meriah ini semua berkat kepedulian semua tim dan antusias sesama untuk bersedekah. Acara ini sendiri cukup meriah iring-iringan kendaraan bermobil hingga sepeda motor yang didimulai dari pancing dengan megelilingi kota medan dan finis di lapangan merdeka medan, dengan sasaran para abang becak, anak jalanan, satpam hingga pak polisi yang bertugas di pos mudik lebaran. Dinda bagian konsumsi yang sudah sibuk sejak sore hari saat ditanya di sela acara berlangsung mengatakan merasa puas terlaksananya acara ini walau capek tapi puas bang, semoga kedepan kita selalu melaksakan acara sosial seperti ini walau hanya membagikan paket makanan yang isinya nasi kotak dan bungkusan mie instan tetapi semua panitia merasa puas, karena yang dibagikan langsung bisa disantap buat makanan sahur. T muda selaku penasehat club yang ikut serta bergabung di acara mengucafkan terimakasih kepada semua tim yang sudah menjalankan program sosial ini dgn tertib dan berjalan dengan lancar, dan usai bagi-bagi makanan semua tim berkumpul di seputaran lapangan merdeka medan dan melaksanakan sahur bersama dan diakhiri doa agar puasanya lebih berkah. Amin ( rel)

Serbia Pendamping Potensial

Nemanja Matic
Nemanja Matic

SUMUTPOS.CO – Setelah pecah dari Yugoslavia dan Montenegro, Serbia sejatinya belum punya pencapaian mentereng di pentas Piala Dunia.

Ketika berpartisipasi untuk pertama kalinya de­ngan bendera Serbia di Piala Dunia pada tahun 2010 yang lalu, mereka gagal lolos dari babak grup karena kalah bersaing dari Jerman, Australia, dan Ghana.

Empat tahun kemudian, Serbia bahkan harus absen lantaran gagal melewati fase kualifikasi. Tim asuhan Sinisa Mihajlovic waktu itu cuma mampu bertengger di posisi tiga fase grup.

Setelah mengalami banyak pergantian pelatih, Serbia akhirnya akan kembali beraksi di kompetisi paling bergengsi sejagat itu dengan dipimpin sang pelatih Mladen Krstajic.

Perjalanan Serbia menuju Rusia cukup meyakinkan. Branislav Ivanovic dan kawan-kawan lolos ke Piala Dunia 2018 setelah ber­hasil menjadi pemuncak klasemen Grup A babak kualifikasi dengan meraih 6 kemenangan, 3 seri, dan cuma 1 kalah dalam 10 pertandingan. Satu-satunya kekalahan diderita dari tuan rumah Austria.

Performa stabil sepanjang kualifikasi menjadi modal penting bagi Serbia untuk menghadapi persaing­an fase Grup E.

Serbia menuntaskan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dengan menempati urutan teratas Grup D. Serbia berhasil mengumpulkan poin 21 dari 10 pertandingan. Mereka berada di atas Republik Irlandia dan Wales.

Serbia mengandalkan Nemanja Matic, gelandang Manchester United. Perannya sebagai penjaga keseimbangan permainan tim sangat vital. Sebagai gelandang bertahan dengan kekuatan utama kaki kiri, Matic memiliki keistimewaan pada sisi kekuatan fisik dan kecerdasannya membaca permainan hingga memutus serangan lawan.(bbs/don)