Home Blog Page 6290

DPD Soroti Harga Tiket Pesawat

Foto: Hulman/Sumut Pos Akibat listrik padam hingga dua jam di Banddara KNIA pelayanan menjadi terganggu sehingga penumpang dan pengunjung kecewa.
Foto: Hulman/Sumut Pos
 Penumpang dan pengunjung di Banddara KNIA.

SUMUTPOS.CO – Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba beserta rombongan  melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Bandara Kualanamu, guna memastikan kesiapan PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola terkait angkutan Lebaran Idulfitri 1439 H. Rabu,(6/6) pagi. Ia didampingi Executive General Manager (EGM) PT AP II Kualanamu Arif Darmawan, Senior Manager Airport Maintenance M Yusuf Irianto, Senior Manager Operation and Service Muh Suwito serta yang mewakili Kepala.Otband Wilayah II Medan Saeful Bahri dan Ariadi.

Dalam kesempatan itu, Komite II yang membidangi perhubungan menyoroti persoalan harga tiket, kelistrikan dan keamanan di bandara. Untuk persoalan harga tiket, Parlin mengungkapkan banyaknya keluhan masyarakat terkait mahalnya harga tiket. Seperti rute Kualanamu-Nias yang biasanya Rp700 ribu kini dijual Rp1 juta lebih. Kondisi itu bahkan sudah berlangsung lama, dan ia meminta pihak AP II maupun Otband harus bersinergi mengatasi persoalan itu. “Satu hal yang pasti harus ada batas atas harga tiket, sehingga penumpang tidak mengeluh,” sarannya.

Demikian pula harga tiket Kualanamu-Cengkareng, Jakarta. Saeful Bahri yang mewakili Kepala Otband juga tak menampik adanya keluhan harga tiket Kualanamu-Nias. “Sudah kami laporkan ke Kementerian Perhubungan,” katanya.

EGM PT AP II Arif Darmawan yang dikonfirmasi  terkait kesiapan angkutan Lebaran, pihaknya mengaku sudah lebih awal mempersiapkannya. “Jadi, jajaran AP II yang ada  beserta instansi terkait lainya sudah berbuat maksimal dalam menghadapi idulfitri 1439 H ini,” pungkasnya.(prn/btr/bal/fac)

 

 

Pelindo I Siap Layani Mudik

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Penumpang menunggu KM Kelud bersandar di Pelabuhan Belawan pada puncak arus mudik Idul Fitri 1437 H, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (1/7). Sebanyak 2.426 penumpang dari Tanjung Priok, Batam dan Tanjung Balai Karimun tiba di Belawan.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Penumpang menunggu KM Kelud bersandar di Pelabuhan Belawan pada puncak arus mudik tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Untuk meningkatkan pelayanan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, PT Pelindo 1 telah melakukan berbagai macam persiapan guna memperlancar angkutan lebaran tahun 2018. Berkaca dari data arus mudik Lebaran 2017 lalu, ada tren peningkatan jumlah penumpang kapal laut sebanyak 34.216 orang atau naik 3,4 pesen dibandingkan mudik Lebaran 2016 lalu dengan jumlah penumpang 33.036 orang.

ACS Humas PT Pelindo I, Fiona Sari Utami mengatakan, delapan pelabuhan dan tiga cabang pelabuhan milik Pelindo I di antaranya, Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunung Sitoli, Tanjung Balai Asahan, Dumai, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, Tembilahan, Selat Panjang, Bengkalis, dan Sei Kolak Kijang sudah siap melayani angkutan lebaran tahun ini. “Kita telah mempersiapkan fasilitas terminal dengan mangakomodasikan keberangkatan dan kedatangan arus mudik lebaran,” kata Fiona.

Dikatakannya, Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan yang merupakan terminal penumpang terbesar di Pulau Sumatera yang mampu menampung 2.500 orang, sudah dilengkapi dengan dua unit garbarata yang semakin memudahkan penumpang untuk naik turun dari kapal menuju dermaga dan sebaliknya.

“Terminal ini memiliki arsitek bangunan yang modern dilengkapi dengan berbagai fasilitas berupa guesthouse, ruang tunggu ekonomi dan VIP, ruang ibu menyusui, balai kesehatan, ruang merokok, kantin, ruang kedatangan dan anjungan, mushola, serta toko cindera mata untuk mempermudah masyarakat yang ingin membelanjakan oleh-oleh,” jelas Fiona.

Selain itu, lanjut Fiona, Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan dilengkapi dengan alat dan fasilitas pelengkap seperti tanda bahaya (alarm), alat pemadam kebakaran, alat penyelamat kecelakaan di air (pelampung) serta fasilitas automatic gate untuk menunjang faktor keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama berada di terminal penumpang.

Dalam memberikan pelayanan, PT Pelindo I juga telah melakukan pembenahan terminal penumpang di Terminal Sri Bintan Pura Pelabuhan Tanjung Pinang yang merupakan terminal penumpang kedua tersibuk di Indonesia yang kini telah dilengkapi dengan layanan e-berthing atau layanan tambatan kapal secara online yang memudahkan dalam permintaan pelayanan tambatan kapal, Pelabuhan Dumai, Terminal Penumpang Tanjung Balai Karimun, Tanjung Balai Asahan, dan Pelabuhan Sibolga. Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen serius Pelindo 1 untuk melayani masyarakat yang menggunakan jasa angkutan laut.

Tol Tamora-Kualanamu Gratis

Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi bersama rombongan saat meninjau ruas jalan tol Seksi 1 Tanjungmorawa-Parbarakan, Rabu (6/6).
Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi bersama rombongan saat meninjau ruas jalan tol Seksi 1 Tanjungmorawa-Parbarakan, Rabu (6/6).

SUMUTPOS.CO – Kabar gembira bagi pengguna jalan tol Tanjungmorawa-Kualanamu pada mudik lebaran tahun ini. Pasalnya, pemerintah menggratiskan ruas tol sepanjang 10,5 kilometer tersebut selama lebaran. Ruas tol menuju Bandara Internasional Kualanamu tersebut akan dioperasikan mulai H-7 atau Jumat, 8 Juni 2018.

Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi bersama Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Plt Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, Kepala BPKP Sumut Sihar Panjaitan, dan Kepala BBPJN II Medan, Paul Ames Halomoan Siahaan meninjau ruas jalan tol Seksi 1 Tanjungmorawa-Parbarakan, Rabu (6/6). Seksi 1 bagian dari ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) itu sudah selesai dibangun dan sudah laik fungsi ataupun operasional.

“Alhamdulillah ruas tol Tanjungmorawa-Kualanamu sepanjang 10,5 km sudah selesai. Ini tentu menambah ruas jalan tol yang sudah selesai sebelumnya,” kata Erry Nuradi kepada wartawan di sela peninjauan.

Secara keseluruhan, jelas Erry, pada ruas tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT) akan segera dioperasikan, tinggal menunggu ketetapan tarif dan teknis lainnya saja. Pemprovsu akan terus mendorong Kemenhub dalam hal proses perizinan tersebut. “Makanya terlebih dulu akan diuji coba jelang Lebaran diberikan secara gratis. Paling lama H-7 sudah dibuka. Begitupun tergantung proses perizinan yang terus kita dorong kepada Kemenhub,” katanya.

Operasi Ketupat Toba Fokus 4 Potensi Kerawanan

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS PENGECEKAN_Gubernur Sumut Erry nuradi di dampingi SKPD memeriksa anggota kepolisian yang mengikuti Apel Ketupat Toba 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (6/6) Erry mengatakan bahwa Apel dalam rangka kegiatan gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2018 ini, dilaksanakan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Sumut selama menjelang Lebaran.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
PENGECEKAN_Gubernur Sumut Erry nuradi di dampingi SKPD memeriksa anggota kepolisian yang mengikuti Apel Ketupat Toba 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (6/6) Erry mengatakan bahwa Apel dalam rangka kegiatan gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2018 ini, dilaksanakan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Sumut selama menjelang Lebaran.

SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi berharap Operasi Ketupat 2018 dapat meminilaisir kemacetan dan kecelakaan saat arus mudik berlangsung. Erry juga meminta masyarakat agar dapat disiplin dan tertib berlalu lintas saat berkendara. “Operasi Ketupat Toba ini dilaksanakan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat. Intinya, agar kita semua bersinergi untuk membuat suasana kondusif. Apalagi aktivitas di Idul Fitri sangat tinggi, baik belanja, mudik, ibadah, hingga wisata. Karenanya semuanya harus diamankan,” Kata Erry Nuradi usai memimpin upacara gelar pasukan Ops Ketupat Toba 2108 di Lapangan Merdeka, Rabu (6/6).

Erry juga menyampaikan, ada empat potensi kerawanan yang harus menjadi perhatian dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah ini. Keempat potensi kerawanan yang menjadi atensi tersebut, yakni stabilitas harga dan ketersediaan pangan, keselamatan mudik dan arus balik, bencana alam dan gangguan kamtibmas, serta ancaman terorisme.

Erry menjelaskan, untuk stabilitas harga dan ketersediaan pangan merupakan hal yang sangat penting. Sebab, menjelang hari besar keagaaman, masyarakat akan banyak memenuhi kebutuhan pokoknya. “Berdasarkan temuan, stabilitas harga pada tahun ini cukup stabil. Walau demikian kita harus tetap waspada. Apabila ada spekulan akan ditindak oleh satgas pangan,” jelasnya.

Kemudian, untuk keselamatan mudik dan arus balik, Erry berharap dengan operasi ini kemacetan dapat diminimalisir. Untuk itu, ia juga meminta masyarakat agar dapat disiplin dan tertib berlalu lintas saat berkendara. “Ketiga adalah masalah bencana alam dan gangguan kamtibmas, seperti curat, curas, copet dan rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik. Ini juga jadi perhatian, jangan sampai membuat masyarakat tidak nyaman,” ucapnya.

Terakhir, lanjut Erry, yang paling penting dalam pengamanan Idul Fitri ini, adalah jangan sampai adanya ancaman terorisme berlangsung di Sumut seperti kejadian di Surabaya dan Riau beberapa waktu lalu. Begitu juga ia mengimbau, kepada masyarakat, jangan sampai teradu domba oleh isu-isu SARA apalagi di jelang Pilkada ini.

Selain itu, Erry juga memaparkan, untuk jalan, pada jalan provinsi kesiapan kondisinya saat ini mencapai 84 persen. Meskipun masih ada kekurangan, kata dia, diakhir tahun 2018 kondisinya ditargetkan dapat mencapai 88 persen. “Memang masih ada kekurangan 12 hingga 15 persen atau lebih kurang 3.000 km. Sedangkan jalan kabupaten/kota lebih banyak lagi, karenanya diharapkan bupati dan walikota supaya terus bisa memperbaiki jalan dibawah kewenangannya,” pungkasnya.(mag-1/ris/bal)

 

Dishub Cek Sopir dan Armada

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Pekerja mempersiapkan kebersihan bus yang akan digunakan untuk transportasi mudik di Terminal Bus Pelangi Jalan Sunggal Gagak Itam Medan, Selasa 8/8). Persiapan tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang hendak menggunakan jalur darat seperti bus.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Pekerja mempersiapkan kebersihan bus yang akan digunakan untuk transportasi mudik di Terminal Bus Pelangi Jalan Sunggal Gagak Itam Medan, beberapa waktu lalu. Persiapan tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang hendak menggunakan jalur darat seperti bus.

SUMUTPOS.CO – Guna menunjak kelancaran arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang dijadikan angkutan mudik lebaran. Tak hanya angkutan mudik, sopir yang membawa kendaraan tersebut juga turut dicek kondisi kesehatannya.

Kepala Bidang Pengembangan, Pengendalian dan Keselamatan (PP & K) Dishub Medan, Edison Brase mengaku, pengecekan terhadap angkutan mudik dan sopirnya bakal dilakukan di Terminal Amplas dan Pinang Baris. Rencananya, pengecekan dilakukan hari ini, Kamis (7/6). “Besok (hari ini, red) dilakukan pengecekannya di dua terminal secara serentak,” kata Edison kepada Sumut Pos, Rabu (6/6).

Edison menyebutkan, pengecekan dilakukan terhadap semua kendaraan angkutan mudik, terkecuali angkot. Dalam pemeriksaan kendaraan tersebut menggandeng instansi terkait seperti Satuan Lalu Lintas (Satlantas) hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). “Kita sudah berkoordinasi dengan BNN untuk mengecek urine sopirnya. Apabila terindikasi narkoba, nantinya tidak diperbolehkan membawa angkutan mudik,” sebutnya.

Sementara, Kepala Dishub Medan Renward Parapat mengatakan, kesiapan angkutan lebaran menjadi faktor yang sangat penting di samping pengemudi atau sopirnya. Hal ini menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas hingga kelancaran arus. Sebab, bukan tidak mungkin ketika kendaraan angkutan mudik mogok maka dapat menjadi sumber kemacetan.

“Bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan kendaraan pribadi, dihimbau benar-benar memperhatikan kondisi kendaraannya. Jangan sampai kendaraan yang digunakan tidak dicek terlebih dahulu atau kurang sehat hingga mengakibatkan kecelakaan di jalan raya,” tuturnya.

Rakayasa Lalin dan Siaga Alat Berat

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS PENGECEKAN_Gubernur Sumut Erry nuradi di dampingi SKPD memeriksa anggota kepolisian yang mengikuti Apel Ketupat Toba 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (6/6) Erry mengatakan bahwa Apel dalam rangka kegiatan gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2018 ini, dilaksanakan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Sumut selama menjelang Lebaran.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Anggota kepolisian yang mengikuti Apel Ketupat Toba 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (6/6).  Apel dalam rangka kegiatan gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2018 ini, dilaksanakan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Sumut selama menjelang Lebaran.

SUMUTPOS.CO – MENGANTISIPASI daerah rawan kemacetan menjelang arus mudik lebaran, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut melakukan rekayasa jalan pada sejumlah titik rawan. Hal itu disampaikan Direktur Lalulintas Polda Sumut, Kombes Pol Agus Susanto usai gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2018 di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (6/6).

“Kita menetapkan personel di daerah titik-titik rawan. Kemudian di daerah titik macet itu melakukan rekayasa lalulintas yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Nantinya lanjut Agus, titik rawan kemacetan itu tidak hanya meliputi jalur mudik, tapi juga daerah wisata yang menjadi tujuan masyarakat selama libur lebaran. “Baik itu di Siantar tempat wisata Danau Toba, termasuk antrean penyeberangan ke arah Pulau Samosir. Biasanya kalau hari libur panjang seperti hari libur lebaran, pasti banyak pengunjung dan wisatawan ke pulau Samosir,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat yang berkunjung ke Danau Toba, dengan pilihan alternatif jalan yang ingin di lalui. “Yang ingin ke Pulau Samosir misalnya, itu ada empat arah. Dari arah utara, kalau dari pelabuhan penyeberangan ada Ajibata dan Tigaras. Kemudian dari arah Medan melewati Sidikalang. Begitupun dari arah selatan, dari arah Medan sampai pada penyeberangan di simpang Tele,” ungkap Agus.

Sementara, untuk wilayah yang rawan bencana longsor, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, menyiagakan alat-alat berat. “Kita telah menempatkan alat-alat berat yang berkoordinasi dengan Dinas PU. Mereka telah menempatkan alat-alat beratnya yang siap untuk digerakkan jika suatu saat terjadi longsor,” urainya.

Terakhir, dia mengimbau kepada masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman, agar menggunakan kendaraan yang aman untuk digunakan. “Kepada masyarakat ingin melakukan mudik, agar berhati-hati dan disarankan tetap menjaga kondisi badan saat mengemudi. Disarankan untuk tidak menggunakan roda dua, pilihlah kendaraan yang aman untuk mudik, begitu juga arus sebaliknya,” pungkasnya.

Waspadai  4 Potensi Kerawanan Jelang Lebaran

Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu/Veri Ardian APEL PASUKAN: Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi, MSi menjadi Inspektur Upacara pada apel gelar pasukan Operasi Toba 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (6/6/2018). Gubsu memeriksa personil yang terlibat dalam operasi ini berjumlah 7.759 anggota Polri dan 2.088 personil gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, PU, Pemdam dan Pramuka.
Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu/Veri Ardian
APEL PASUKAN: Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi, MSi menjadi Inspektur Upacara pada apel gelar pasukan Operasi Toba 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (6/6/2018). Gubsu memeriksa personil yang terlibat dalam operasi ini berjumlah 7.759 anggota Polri dan 2.088 personil gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, PU, Pemdam dan Pramuka.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang mudik Lebaran tahun 2018, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi  menyampaikan ada empat potensi gangguan Kamtibmas yang perlu diwaspadai oleh Polri dan stakeholder terkait.

Hal tersebut disampaikannya saat membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (6/6).

Potensi kerawanan pertama adalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. “Harga pangan kuncinya adalah bagimana produksi. Ketahangan pangan termasuk stok daging dan sebagainya. Apabila terjadi kelangkaan kita kerjasama atar daerah,” sebut Gubsu Erry Nuradi.

Kemudian perlunya memerhatikan jalur distribusi. Jangan sampai bahan-bahan yang dibutuhkan masyarakat kosong di pasaran, padahal produksinya berjalan lancar. “Disinilah tugas satgas pangan. Kalau ada spekulan-spekulan yang memanfaatkan momentum hari-hari besar untuk mendapatkan keuntungan sepihak harus ditindak,” katanya.

Kerawanan kedua yang jadi prioritas adalah keselamatan arus mudik dan balik. “Tempat wisata dan rumah ibadah jadi perhatian. Kita minta masyarakat untuk tetap berdisiplin berlalu lintas. Kalau petugasnya banyak tapi masyarakatnya tidak disiplin tentu akan sulit mengatasinya,” kata Erry Nuradi.

Gubsu Erry Nuradi juga akan meninjau jalan tol seksi I Tanjung Morawa – Kualanamu yang akan dioperasikan jelang Lebaran. “Mudah-mudahan akan segera dioperasikan untuk mengatasi kemacetan terutama antrian di pintu tol Tanjung Morawa dan Amplas,” ujarnya.

Disebutkan juga, saat ini kondisi jalan provinsi sudah mencapai 84 persen baik. Di akhir tahun 2018, diharapkan jalan sudah mencapai 88 persen baik. “Kondisi tersebut sesuai dengan LPJMD yang ada dan sudah sesuai target,” ungkapnya.

Potensi rawan ketiga yakni terjadinya bencana alam dan gangguan Kamtibnas. “Hal ini mencakup copet, curat, curas, curanmor, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis. Untuk itu para Kasatwil diharapkan mengambil langkah preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada,” kata Erry Nuradi.

14 Juni, Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1439 H

Kemenag Sidang Isbat
Kemenag akan kembali menggelar sidang isbat untuk penetapan awal Syawal 1439 H pada Kamis, 14 Juni mendatang.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agama (Kemenag) akan kembali menggelar sidang isbat untuk penetapan awal Syawal 1439 H pada Kamis, 14 Juni mendatang.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat. Melalui mekanisme sidang isbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan umat muslim Indonesia akan berhari raya Idulfitri, 1 Syawal 1439 H.

“Sidang isbat awal Syawal akan dilaksanakan 14 Juni 2018M di Kementerian Agama RI,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Juraidi di Jakarta, Rabu (6/6).

Menurut Juraidi, sidang isbat akan dihadiri para duta besar negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

“Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah,” ujarnya.

Juraidi menjelaskan, rangkaian Sidang Itsbat diawali dengan pemaparan secara terbuka mengenai posisi hilal berdasarkan data hisab oleh pakar astronomi. Data hisab menunjukan ijtimak menjelang Syawal 1439H jatuh pada Kamis, 14 Juni 2018 M sekitar pukul 02:43 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 6° 4’ sampai 7° 34’. “Rukyatul hilal akan dilaksanakan pada Kamis sore,” jelasnya.

Selepas Magrib, lanjut Juraidi, digelar Sidang Itsbat secara tertutup yang dipimpin oleh menag. Dalam sidang tersebut, Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang dilakukan pada 95 titik lokasi di seluruh Indonesia.

“Laporan itu akan dijadikan dasar pengambilan keputusan penetapan 1 Syawal,” tandasnya. (esy/jpnn)

IKA PAKU Stambuk 2004 s/d 2016 Gelar Buka Puasa Bersama

BERSAMA: Ketua Ika Paku, Edy Sembiring SH (tiga dari kanan) diabadikan bersama beberapa pengurus usai acara buka puasa bersama, Sabtu (2/6).
BERSAMA: Ketua Ika Paku, Edy Sembiring SH (tiga dari kanan) diabadikan bersama beberapa pengurus usai acara buka puasa bersama, Sabtu (2/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ikatan Alumni Persaudaraan Anak Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Fakultas Hukum, menggelar buka puasa bersama. Acara diikuti alumnus stambuk 2004 sampai dengan 2016.

Ibadah sekaligus silaturahim itu digelar di rumah anggota Ika Paku, Chairunnisa. Tepatnya di Jalan Pembangunan, Komplek Pondok Surya, Lingkungan VI, Blok 1 No 9, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (2/6).

 Ketua Ika Paku, Edy Sembiring SH menyambut baik gagasan buka puasa bersama tersebut. Selain ibadah, menurutnya dapat semakin mempererat silaturahim sesama anggota.

 “Semoga solidaritas persaudaraan ini tetap terjalin selamanya. Untuk itu, jadikan momentum silaturahim sebagai gaya hidup,” ujar Edy dalam kata sambutannya.

 Kepada para anggota Ika Paku, Edy mengimbau agar selalu dapat menahan diri dari segala hal yang tidak baik selama bulan suci ramadan.

 “Supaya ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini berarti di hadapan Allah SWT,” tuturnya.

 Selain itu, Edy juga mengimbau kepada para rekan-rekan Ika Paku, agar tidak mudah terpancing isu-isu tidak benar atau pun Hoax.

 “Waspada rekan-rekan. Jangan sampai terpancing Hoax atau pun isu-isu sara. Karena dapat memecah belah kita sebagai warga negara Indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika,” imbau Edy.

 Menutup, Edy berharap silaturahim ini bisa tetap terjalin selama-lamanya. Sebab, teman juga merupakan keluarga.

 “Semoga untuk selamanya. Tetap jaga kesehatan rekan-rekan sekalian selama menjalan ibadah puasa hingga hari kemenangan nanti tiba,” pungkas Edy.(ala)

PSMS Resmi Depak Sadney Urikhob

Sadney Urikhob resmi didepak dari PSMS.
Sadney Urikhob resmi didepak dari PSMS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan akhirnya resmi memutuskan untuk mendepak salah satu pemain asing mereka, Sadney Urikhob. Kepastian status pesepakbola asal Namibia ini dibenarkan Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman.

“Betul, betul (lawan Persib laga terakhirnya). Memang belum dipublikasikan,” ujar Djanur sapaan Djadjang, Rabu (6/62018) siang.

Bahkan Djanur mengakui kalau keputusan tidak lagi memperpanjang kontrak Sadney terjadi dua hari lalu.

“Malah dua hari sebelum ini kita sudah putuskan sama dia. Bahwa itu adalah pertandingan terakhir buat Sadney tadi malam. Dia evaluasi, kita yang memutuskan kontrak,” jelasnya.

Djanur menjelaskan hal krusial yang membuat manajemen mendepak pemain yang sebelumnya berkarir di Liga Thailand itu adalah karena kurang maksimalnya penampilannya selama membela PSMS.

“Berdasarkan penampilan yang kurang memuaskan dan tidak pernah memberikan kontribusi yang bagus buat tim. Sehingga tim pelatih memutuskan untuk mengevaluasi,” tegasnya.

Sejatinya, evaluasi pemain akan dilaksanakan hingga akhir putaran I usai. Namun, Djanur menjelaskan ada pertimbangan yang sudah dipikirkan matang oleh tim pelatih dan klub.

“Karena sekarang kan mau libur satu bulan. Para pemain pulang kampung. Agak berat dia (Sadney) harus kembali hanya untuk empat pertandingan sisa di putaran I, sementara dia tidak menjadi pilihan lagi. Jadi pemikiran itu, kasihan kalau dia bolak-balik sementara dia akhirnya didepak,” bebernya.

Saat ini, kata Djanur tim sudah mencari pemain pengganti Sadney. Hanya saja, belum menemukan yang pasti. “Dari sekarang sudah dicari-cari. Tidak bisa juga saat putaran II mulai kalau enggak salah tanggal 29 Juli, sementara si pemain datang 23 Juli. Tidak bisa. Jadi kita inginnya awal Juli si pemain sudah di sini. Saat ini nama pemainnya belum ada, kita masih cari,” bebernya.

Sekadar mengingatkan, selama membela PSMS, Sadney Urikhob sudah memberikan satu gol kemenangan saat melawan Perseru di Stadion Teladan. Sadney memang kerang dibangkucadangkan, berbeda dengan tiga pemain asing lainnya yang selalu mendapatkan tempat utama. (nin)