Home Blog Page 6332

Spesialis Curanmor Nisel Ditembak

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH (kanan) menginterogasi tersangka yang kerap mencuri sepeda motor di Kabupaten Nias Selatan.
Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH (kanan) menginterogasi tersangka yang kerap mencuri sepeda motor di Kabupaten Nias Selatan.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Personel Satreskrim Polres Nias Selatan (Nisel) membekuk seorang spesialis pencurian sepeda motor. Pelaku terpaksa ditembak karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Adalah Juwita Luaha alias Juwi (25) yang harus menahan pengap sel Polres Nisel. Warga Desa Bawolahusa, Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan ini sudah kerap membuat resah warga Kabupaten Nisel.

“Peristiwa terjadi 30 April 2018 malam lalu. Diduga pelaku sudah beberapa kali beraksi di wilayah hukum Nias Selatan,” ujar Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH didamping Kasat Reskrim AKP Antony Tarigan, Selasa (22/5) siang.

Saat itu, korban Ranilai Dakhi baru pulang ke rumahnya. Ia kemudian memarkirkan sepeda motor jenis Honda BB 2333 WF di halaman rumah.

“Keesokan hari nya saat korban hendak berangkat kerja, sepeda motor nya sudah tidak berada di tempat. Setelah dicari, korban yang tidak menemukan sepeda motornya lalu membuat laporan ke Polres Nias Selatan,” terang Faisal dalam press release di Mapolres Nias Selatan.

Petugas Satreskrim yang menerima laporan, langsung melakukan penyelidikan dan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Kemudian, anggota Unit Opsnal Satreskrim Polres Niasel yang sedang melakukan patroli mendapat informasi keberadaan pelaku.

“Tersangka kita tangkap di Desa Hilimagari Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan saat sedang duduk di warung. Namun saat hendak ditangkap, pelaku yang dipenuhi tato dibagian lengan nya tersebut sempat melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri,” tutur Faisal.

“Sehingga kita berikan tindakan tegas terukur di kaki kanan nya. Sepeda motor yang dicuri berhasil diamankan,” Sambungnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti 2 unit sepeda motor hasil curian diamankan di Polres Nisel. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke (3), (5) Subsider Pasal 362 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Mantan Kasubdit III/ Jahtanras Polda Sumatera Utara ini juga menjelaskan bahwa pelaku tidak sendirian dalam melakukan aksinya.

“Saat ini pelaku masih diperiksa secara intensif dan sedang dalam proses pengembangan untuk meringkus para pelaku lain,” pungkasnya.(ala)

 

 

PGN-Pertagas Lakukan Integrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) akan melakukan integrasi sebagai kelanjutan dari pembentukan Holding BUMN Migas.

Deputi Bidang Pertambangan dan Industri Strategis Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menjelaskan integrasi bisnis gas ini dilakukan untuk mendorong perekonomian dan ketahanan energi nasional, melalui pengelolaan infrastruktur gas yang terhubung dari Indonesia bagian Barat (Arun) hingga Indonesia bagian Timur (Papua).

Fajar mengatakan, perkembangan terkini dari proses pembentukan holding BUMN Migas yakni Pertamina dan PGN tengah melakukan finalisasi mekanisme integrasi yang paling baik bagi kedua perusahaan.

“Sebagai perusahaan terbuka (Tbk), PGN nanti akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda persetujuan pemegang saham atas transaksi material terkait dengan integrasi tersebut,” jelas Fajar.

Setelah proses integrasi ini selesai, Fajar berharap PT Pertamina sebagai holding BUMN Migas bisa memberi wewenang sekaligus mengarahkan subholding gas menjadi ujung tombak bisnis gas di Indonesia.(chi/jpnn/ram)

 

Divisi Propam Polri Gelar Tes Urine, Dua Personel Positif Narkoba

Seluruh personel Polri, polwan dan ASN, laksanakan deteksi narkoba dengan melakukan tes urin di Mapolda Sumut, Selasa (22/5).
Seluruh personel Polri, polwan dan ASN, laksanakan deteksi narkoba dengan melakukan tes urin di Mapolda Sumut, Selasa (22/5).

SUMUTPOS.CO – Sebanyak 617 orang personel di lingkungan Polda Sumut yang terdiri dari Polri, Polwan dan ASN menjalani deteksi dini narkoba di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Selasa (22/5). Dalam deteksi yang dilakukan tersebut, sebanyak dua personel dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Ada dua orang dinyatakan positif methamphetamin dan amphetamin,” ungkap Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan.

MP Nainggolan menjelaskan, kegiatan deteksi dini ini dilaksanakan oleh Tim Pusdokkes Polri dan Dokkes Polda Sumut usai pelaksanaan apel pagi. Hal ini tutur dia untuk melakukan penegakan ketertiban disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personil Polda Sumut.

Adapun kegiatan ini, sambung dia, digelar oleh Biroprovos Div Propam Polri dipimpin Kombes Pol Parimin Warsito dan Kombes Pol Agung Setiatno. Sedangkan tim Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri dipimpin Kombes Pol dr Adang Azhar, Sp, DFM didampingi Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Syamsudin Lubis dan Bid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol dr Sahat Harianja, DFM. “Pemeriksaan deteksi dini narkoba personil Polda Sumut ini berjalan aman dan lancar,” katanya.

Namun, untuk dua personel yang dipastikan positif, lanjut MP Nainggolan, akan dilakukan assessment. Dari hasil tersebut baru dapat ditentukan apakah keduanya harus menjalani rehabilitasi atau tidak.”Kegiatan ini tidak ada direncanakan. Dan kita transparan,” pungkasnya. (mag-1/ila)

 

 

 

KPK Bidik Dugaan Korupsi RSUP-HAM

Suasana di depan halaman RSU H Adam Malik Medan.
Suasana di depan halaman RSU H Adam Malik Medan.

SUMUTPOS.CO – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik dugaan korupsi dan nepotisme di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan. Bahkan, saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

Informasi dihimpun wartawan, Selasa (22/5), penyidik KPK meminta pelapor agar berkas dugaan korupsi tersebut segera dilengkapi. Diketahui, pelapor dugaan korupsi RSUP-HAM ke KPK pada 8 Mei 2018 yakni Aktivis For Akbar, Fery Nofirman Tanjung.

“Sekira tiga hari lalu kita dihubungi pihak KPK agar berkas segera dilengkapi,” kata Fery Nofirman dalam keterangan resminya pada wartawan, kemarin.

Fery yang juga Sekretaris Korps Indonesia Muda Sumut itu pun menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali ke Gedung Merah Putih untuk kelengkapan berkas laporan dimaksud.

Tak hanya itu, dalam keterangannya Fery juga menyebut bahwa dugaan kasus pelayanan buruk di RSUP-HAM turut menjadi atensi Ombudsman RI. “Kita pada 8 Mei lalu sudah mengadukan persoalan pelayanan (RS Adam Malik) ke Ombudsman RI. Dan sejak laporan itu, tim Ombudsman RI sudah tiga kali turun ke Sumut untuk menelusuri,” bebernya.

Dari catatan yang dihimpun, setidaknya ada dugaan pelanggaran mal administrasi dalam pelayanan RSUP-HAM mulai dari penelantaran hingga indikasi pungli keluarga pasien KIS. Ombudsman juga memelototi rencana pengangkatan Direktur Keuangan Mangapul Bakkara menjadi Staf Ahli Dirut RSUP-HAM. Padahal Mangapul pensiun pada Mei 2018. “Dirut RS Adam Malik Bambang Pratopo mengungkapkan langsung hal itu di grup WhatsApp RS Adam Malik,” ungkap Fery.

Diduga, koalisi antara Dirut RSUP-HAM dan Direktur Keuangan Mangapul Bakkara untuk menyelamatkan proyek yang ditangani oleh Direktur Keuangan RSUP-HAM yang belum selesai di 2017.

Milad 130 Tahun Istana Maimun Undang Presiden

Foto: Parlindungan/Sumut Pos Ketua Yayasan Sultan Ma'moen Al Rasyid (YASMAR) Tengku Reizan Ivansyah, saat konfrensi Pers, Senin (21/5) di Istana Maimun.
Foto: Parlindungan/Sumut Pos
Ketua Yayasan Sultan Ma’moen Al Rasyid (YASMAR) Tengku Reizan Ivansyah, saat konfrensi Pers, Senin (21/5) di Istana Maimun.

SUMUTPOS.CO – Istana Maimun pada tanggal 26 Agustus 2018 ini, genap berusia 130 tahun. Untuk itu, Pengurus Yayasan Sultan Ma’moen Al Rassyid sebagai pengelola Istana Maimun berniat merayakan milad ke-130 tahun tersebut dengan membuat acara besar, dihadiri Presiden Joko Widodo.

” Insha Allah kegiatan ini kita laksanakan selama 3 hari, tanggal 24, 25 dan 26 Mei 2018. Kita percayakan kepada Asosiasi Penyelenggara dan Pelaksana Acara (APPARA). Kemungkinan menjadi agenda tahunan bagi Pemerintah, terutama Kota Medan karena Istana Maimun ini sudah menjadi cagar budaya dan juga sebagai tujuan wisata sehingga diharap dapat menjadi nilai positif bagi kepariwisataan di Kota Medan khususnya,” ujar Ketua Yayasan Sultan Ma’moen Al Rasyid (YASMAR) Tengku Reizan Ivansyah, saat konfrensi Pers, Senin (21/5) di Istana Maimun.

Ketua Pembina YASMAR, Tengku Ihsan Al Rasjid mengatakan setiap tahunnya pihaknya mengadakan syukuran, namun skala kecil untuk memperingati Ulang Tahun Istana Maimun. Pada Tahun 2003 pihaknya pernah membuat acara Milad agak besar. Namun tahun-tahun berikutnya tidak ada yang menangani.

“Tahun 2018 ini, kami lebih terbuka, lebih menjemput bola, mengajak stakeholder-stakeholder yang berhubungan dengan Istana Maimun untuk membangun, untuk berbuat sesuatu untuk Istana Maimun. Salah satu stakeholder yang terlibat di acara kita ini adalah teman-teman dari APPARA, ” ujarnya.

Dijelaskannya, awal mulanya idenya itu hanya untuk program jangka pendek. Namun, seiring berjalannya waktu, teman-teman dari APPARA yang kreatif dan Pengurus Yayasan yang muda-muda mencetuskan ide membuat milad untuk bisa menjadi agenda tahunan Sumatera Utara.

“Harapannya begitu karena acara ini dilaksanakan ada target-target yang kami tetapkan, ingin dicapai serta mendukung program kepariwisataan Kota Medan dan Sumatera Utara. Insya Allah, rencananya dibuka langsung Presiden RI Bapak Joko Widodo pada tanggal 24. Insha Allah acara akan dilaksanakan 3 hari. Ada festival, ada lomba, ada pawai, ada kegiatan seni tari dan budaya,” paparnya.

Pohon Tumbang Diterpa Angin Kencang

Beberapa pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang di Jalan Seksama, Medan, Selasa (22/5).
Beberapa pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang di Jalan Seksama, Medan, Selasa (22/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah kota Medan, menyebabkan puluhan pohon tumbang, Rabu (22/5). Hal ini menyebabkan jalan macet total di kawasan yang terdapat pohon tumbang.

Lokasi pohon tumbang tersebut di antaranya berada di Jalan Seksama Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, menyebabkan 3 pohon tumbang sekaligus. Alhasil, Jalan Seksama yang menghubungkan ke Jalan Bahagia By Pass maupun sebaliknya ke arah terminal Amplas mengalami lumpuh total.

Petugas dari Dinas Perhubungan Kota Medan dengan dibantu masyarakat setempat berupaya mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Sebab, pohon tumbang di Jalan Seksama tersebut jatuh di tengah jalan dan menutupi badan jalan. Tampak juga truk pemotong pohon yang berasal dari Dinas Pertamanan berkerja keras menyingkirkan pohon tumbang tersebut.

Menurut keterangan warga, kejadian tersebut terjadi pada pukul 14.00 Wib. Saat itu, wilayah tersebut sedang mengalami hujan deras disertai angin kencang.”Hujannya deras disertai angin kencang tadi. Anginnya saja sampai berputar-putar,” ujar Budi (32) warga sekitar.

Selama Ramadan, Stok Darah Aman

Sutan Siregar/SUMUT POS Petugas PMI Medan menunjukkan kantong darah pendonor saat gelar acara donor darah di Garuda Plaza Hotel, Medan, Selasa (19/1). Dalam kegiatan tersebut, pengunjung hotel tertarik mendonorkan darahnya untuk program kemanusiaan.
Sutan Siregar/SUMUT POS
Petugas PMI Medan menunjukkan kantong darah pendonor.

SUMUTPOS.CO – Selama bulan Ramadan, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terkait persedian stok darah. Saat ini, tercatat ada 2.074 kantong darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan untuk golongan darah A, B, AB dan O.

Kepala Seksi Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) dan Pemeliharaan Pelestarian Donor Darah Sukarela UTD PMI Kota Medan, dr Ira Fitrianti Putri Lubis mengatakan, sejauh ini sampai Ramadan keenam, stok darah di UTD PMI Kota Medan masih dalam batas aman. Apalagi, kegiatan donor darah juga tetap berlanjut.

“Per Senin (21/5), stok darah kita masih di angka 2.074 kantong. Dengan pengeluaran per hari 100 sampai 150 kantong untuk dropping dari BDRS rumahsakit dan RS yang meminta langsung datang ke gedung UTD PMI Kota Medan,” kata Ira kepada wartawan, Selasa (22/5).

Total 2.074 darah sehat Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) atau yang sudah lulus skrining dan siap dikeluarkan untuk pasien itu, terdiri dari 1.886 kantong darah Wholeblood (WB) atau darah lengkap dan 188 kantong darah Packed Red Cell (PRC) atau sel darah merah.

Stok ini dinilai cukup meskipun menjelang Lebaran pasti sudah agak menipis karena jumlah pendonor akan turun drastis pada Hari Raya Idul Fitri.”Jumlah WB 1.886 kantong itu terdiri dari, golongan darah A 120 kantong, B 598 kantong, AB 180 kantong dan O 988 kantong. Sedangkan total PRC 188 kantong itu terdiri dari golongan darah A 24 kantong, B 45 kantong, AB 18 kantong  dan O 101 kantong,” sebutnya.

Ia menjelaskan, meskipun puasa, donor tetap ada. Misalnya, dari safari Ramadan atau kegiatan yang memang sudah terjadwal dan donor rutin dari klien yang akan mengadakan bakti sosial donor darah. Secara medis, tidak ada hubungan antara puasa dengan donor.

Jika tubuh dalam kondisi sehat, sahur mengkonsumsi makanan bergizi, banyak minum dan cukup istirahat, ia mengingatkan donor darah tetap aman dilakukan. “Minggu lalu pendonor kita banyak Muslim yang sedang berpuasa dan ikut acara donor, Alhamdulillah lancar dan aman. Semoga umat Muslim semakin mengetahui donor tidak membatalkan puasa dan kesehatan tetap terjaga,” terangnya. (dvs/ila)

 

 

Lima Komisioner KPU Nias Utara Disidang

SIDANG: Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang perdana kepada lima komisioner KPU Nias Utara atas dugaan pelanggaran kode etik, di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan Adam Malik Medan, Selasa (22/5).
SIDANG: Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang perdana kepada lima komisioner KPU Nias Utara atas dugaan pelanggaran kode etik, di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan Adam Malik Medan, Selasa (22/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang perdana dugaan pelanggaran kode etik lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Utara, di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan Adam Malik Medan, Selasa (22/5).

Adapun kelima komisioner KPU Nias Utara yang diduga melanggar kode etik itu, yakni Ottorius Harefa (ketua), Agustinus Hulu, Evorianus Harefa, Inotonia Zega, dan Haogolala Gea (anggota).

“Saya berharap DKPP dapat mengambil sikap tegas terhadap dugaan pelanggaran kode etik ini,” kata pelapor, Helpianus Gea saat dikonfirmasi Sumut Pos usai sidang.

Dia menilai, proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS) untuk Pemilu 2019 yang dilakukan KPU Nias Utara cacat hukum, dikarenakan tidak punya dasar hukum yang jelas. “Dengan kata lain KPU Nias Utara menyalahi prosedur dan mengangkangi surat edaran KPU Sumut, dimana seharusnya yang dilakukan KPU Nias Utara itu evaluasi bukan rekrutmen,” katanya.

Ia mengatakan, atas dasar itu KPU Nias Utara juga telah melakukan pembohongan publik. Sebab, di aturan sudah dianjurkan evaluasi dan penilaian kinerja terhadap PPK dan PPS pada Pilgub Sumut. Namun bukan malah dibuka perekrutan secara umum. “Saya berharap DKPP bisa tinjau ulang proses pembentukan PPK dan PPS untuk Pemilu 2019 di Nias Utara,” katanya.

Dalam sidang itu, ungkap dia, turut melaporkan masalah kebocoran kunci jawaban saat pelaksanaan ujian tertulis PPS, melalui aplikasi WhatsApp yang disebarkan oknum PPK aktif yang kebetulan mengikuti seleksi tersebut. “Saya juga sudah berikan bukti soal dan kunci jawaban dalam sidang tersebut.

Disarankan oleh DKPP kepada KPU untuk menyerahkan seleksi (PPS) kepada pihak PPK yang sekarang.

5 Tahun Tak Sembuh, Nitema Gulo Tewas Gantung Diri

Foto: Famo/Sumut Pos Petugas Polsek Sirombu saat melakukan olah TKP serta menurunkan jasad korban usai gantung diri.
Foto: Famo/Sumut Pos
Petugas Polsek Sirombu saat melakukan olah TKP serta menurunkan jasad korban usai gantung diri.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO -Penyakit tak kunjung sembuh,  Nitema Gulo (44) warga Dusun Kampung Baru, Desa Sirombu, Kabupaten  Nias Barat, nekad gantung diri di rumahnya, Minggu (20/5).

Kasi Humas Polsek Sirombu Aiptu O Daeli mengatakan, aksi nekad Nitema terkuak saat David Gulo (10) hendak mengecas handphone di kediaman korban. Saat itupula, David melihat Nitema gantung diri. Dimana saat itu, Melida Gulo alias Ina Yuri (41) tengah beribadah di gereja. “Korban ditemukan sekira pukul 14.OO WIB”ujar Daeli.

Oleh warga bernama Candra Arbi Bugis, yang melapor ke polisi,  lanjut Daeli, petugas langsung turun ke lokasi.

Menurut istri korban, suaminya nekat gantung diri diduga depresi karena suatu penyakit yang dideritanya sejak Tahun 2005 yang tak kunjung sembuh.

Kapolsek Sirombu AKP S Tampubolon, mengatakan bahwa meski di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Korban, pihaknya tetap melakukan penyelidikan. Setelah di Lakukan Visum selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga. (mag-9/han)

Pengusung Eramas Bagikan Takjil

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kecamatan Medan Area Wendy M Tanjung dan Partai Amanat Nasional (PAN) membagikan takjil di Posko relawan Eramas Satu Hati di Kompleks Asia Mega Mas, Selasa (22/5).
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kecamatan Medan Area Wendy M Tanjung dan Partai Amanat Nasional (PAN) membagikan takjil di Posko relawan Eramas Satu Hati di Kompleks Asia Mega Mas, Selasa (22/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kecamatan Medan Area Wendy M Tanjung dan Partai Amanat Nasional (PAN) membagikan takjil di Posko relawan Eramas Satu Hati di Kompleks Asia Mega Mas, Selasa (22/5).

Pembagian takjil kepada pengendara maupun masyarakat yang melintas di Kompleks Asia Mega Mas ini memasuki hari keenam dilakukan oleh relawan Satu Hati. Pembagian takjil gratis ini dilakukan relawan dan partai pengusung, terutama NasDem untuk memberikan cerminan kepada masyarakat tentang sosok Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas).

Ketua PAC Nasdem Kecamatan Medan Area, Wendy M Tanjung mengatakan, Eramas merupakan figur yang selalu turun ke tengah-tengah masyarakat untuk mendapatkan masukan kondisi sebenarnya.

“Inilah yang kami lakukan. Melalui pemberian takjil ini kami bisa menyerap aspirasi masyarakat melalui dialog langsung, terutama para abang becak. Aspirasi masyarakat ini nanti akan kita sampaikan kepada Pak Edy dan bang Ijeck sebagai bekal untuk membangun seandainya mereka terpilih sebagai Gubernur Sumut,” kata Wendy.

Selain itu, helatan ini juga merupakan cerminan dari pribadi Eramas yang mengerti dengan kondisi masyarakat kurang mampu. “Jadi melalui kegiatan ini kita ingin berbagi dengan masyarakat kurang mampu di bulan suci Ramadhan,” ujar Wendy lagi.

Sementara itu Ketua PAC PAN Medan Area Zefri mengatakan, berbagi merupakan kewajiban semua umat, bukan hanya umat Muslim.

Bagi umat Muslim, bulan suci Ramadhan memiliki arti teramat penting lantaran banyak orang yang berpuasa tapi tidak bisa berbuka bersama keluarga.

“Di sinilah kita berperan. Melalui pembagian takjil ini, umat muslim yang sedang dalam perjalanan atau kurang mampu, bisa berbuka. Prinsip saling membantu ini menjadi cerminan Eramas yang selalu mengedepankan gotong royong dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada,” katanya.

Pun begitu pendapat koordinator relawan Satu Hati, Sartjipto King. Pria yang lebih akrab dipanggil Aking ini mengatakan, Selasa kemarin memasuki hari keenam mereka melakukan kegiatan sosial pembagian takjil gratis.

Aking mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan bantuan, sehingga pemberian takjil ini bisa berjalan lancar.

Terutama Ketua PAC Partai NasDem, Wendy M Tanjung dan salah seorang relawan Satu Hati, Amin.

“Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi teman-teman, seperti Wendy dan Amin, sehingga kegiatan sosial pembagian takjil gratis selama bulan Ramadhan ini bisa berjalan lancar,” katanya.

Bagi penerima bantuan, takjil gratis merupakan hal yang sangat berarti. Melalui pemberian takjil ini, mereka mengaku tak mengalami kendala untuk berbuka di jalan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif Satu Hati untuk memberikan takjil gratis kepada pengendara yang melintas di Kompleks Asia Mega Mas ini, karena saya bisa berbuka puasa di jalan,” kata Herman, salah seorang pengendara yang hendak pulang ke rumahnya di kawasan Tembung. (rel/azw)