Home Blog Page 6341

Pengembangan Geopark Toba Kaldera Terus Digenjot

FOTO: IQBAL/SUMUT POS EVALUASI: Wagubsu Dr Hj Nurhajizah Marpaung saat menyampaikan perkembangan Geopark Kaldera Toba (GKT) pada evaluasi bersama sejumlah Kementerian di Aula Mess Pora-Pora Tengku Rizal Nurdin, Parapat, Kamis (17/5).
FOTO: IQBAL/SUMUT POS
EVALUASI: Wagubsu Dr Hj Nurhajizah Marpaung saat menyampaikan perkembangan Geopark Kaldera Toba (GKT) pada evaluasi bersama sejumlah Kementerian di Aula Mess Pora-Pora Tengku Rizal Nurdin, Parapat, Kamis (17/5).

PARAPAT, SUMUTPOS.CO -Pemerintah Provinsi Sumut dan Tim Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (GKT) memastikan kesiapannya dan terus bekerja menuju UNESCO Global Geopark (UGG).

Hal itu disampaikan  Wakil Gubernur Sumatera Utara Dr Hj Nurhajizah Marpaung saat evaluasi bersama sejumlah Kementerian, terkait persiapan tersebut.

“Saat ini kita terus mempersiapkan diri, termasuk kembali menyusun masterplan pengembangan Geopark Kaldera Toba. Kami bahkan sudah mengundang ahli Geopark dari Prancis dan Malaysia” ujar Wagubsu, saat evaluasi persiapan GKT menuju UGG, di Aula Mess Pora-Pora Tengku Rizal Nurdin, Parapat, Kamis (17/5) malam.

Meskipun punya kesibukan lain, lanjut Wagubsu, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) khususnya dinas terkait, Badan Pengelola GKT, para pakar dan pemerintah kabupaten se-kawasan Danau Toba terus berbenah dan memperbaiki kekurangan yang ada. Mengingat waktu tinggal kurang dari dua bulan lagi.

“Kami juga selalu minta masukan dari para pakar, pelaku budaya dan lainnya untuk ini. Bahkan karena harus terus bekerja, kami berharap tak ada malam, maunya siang terus supaya kami bisa kerja terus. Makanya satu bulan ini, setengah tim ke lapangan, setengah lagi menyiapkan masterplan,” sebut Nurhajizah.

Dalam evaluasi tersebut, Deputi Bidang Koordinasi, Iptek dan Budaya Maritim, Menko Maritim, Safri Burhanuddin mengatakan bahwa perlu penanganan serius beberapa hal di antaranya pengelolaan sampah yang masih banyak terlihat di sejumlah titik geosite, sekaligus objek wisata yang kerap dikunjungi wisatawan.

Sementara Staf Ahli Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sabrina menyebutkan beberapa hasil pantauannya di lapangan yakni keberadaan penunjuk arah dan papan informasi sudah terpasang dengan baik. Hal ini akan memudahkan pengunjung untuk mendapatkan lokasi yang dituju.

“Kalau bisa, keberadaan papan informasi jangan sampai merusak pemandangan. Kemudian kekayaan alam yang ada, semua dimasukkan ke pusat informasi, menambah yang sudah ada. Memang banyak yang menurut kita tidak perlu, tetapi bagi orang lain, itu hal yang menarik. Seperti jenis burung, tumbuhan dan sebagainya,” jelasnya.

Sabrina juga mengatakan pentingnya memperhatikan penataan lokasi geosite khususnya pada objek wisata. Bagaimana ketersediaan lahan parkir, tempat makan minum dan pusat cinderamata. Sehingga tiga unsur utama untuk Geopark bisa dipenuhi, yakni konservasi, edukasi (pendidikan) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Kemudian keberadaan toilet, banyak yang harus diperbaiki. Harus standard, tersedia air. Untuk atraksi sudah oke, tinggal bagaimana mengelolanya. Begitu juga konservasi, sudah ada tetapi belum diinformasikan. Jadi ibarat sebuah ruangan, ketika masuk, isinya apa?” sebutnya.

Eramas: Tanpa Bawaslu, Kesucian Ramadan Dijaga

Sugiat Santoso saat menyampaikan keberatan Paslon Eramas terhadap surat edaran Bawaslu, di Posko Pemenangan Eramas Jl. Ahmad Rivai Medan, Jumat (18/5). IST
Sugiat Santoso saat menyampaikan keberatan Paslon Eramas terhadap surat edaran Bawaslu, di Posko Pemenangan Eramas Jl. Ahmad Rivai Medan, Jumat (18/5). IST

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Surat edaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut ihwal penyampaian kesepakatan bersama pola kampanye bagi pasangan calon, partai politik pendukung dan relawan di bulan suci Ramadan, menuai polemik.

Menyikapi hal ini, tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor satu, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), mengaku belum pernah menyepakati poin-poin kesepakatan tersebut meski sebelumnya Bawaslu ada mengundang mereka untuk rapat koordinasi terkait hal ini.

“Bentuk kesepakatan bersama itu kami tolak karena kami tidak pernah merasa membuatnya bahkan sampai saat ini kami belum menerima surat tersebut,” tegas Wakil Ketua Tim Pemenangan, Sugiat Santoso didampingi Ketua Koordinator Tim Advokasi dan Bantuan Hukum Eramas, Adi Mansar Lubis di Posko Pemenangan Eramas, Jalan Ahmad Rivai Medan Jumat (18/5).

Untuk diketahui, Bawaslu Sumut mengeluarkan surat yang mengklaim telah bersepakat terhadap dua paslon Pilgubsu tentang pola kampanye di Ramadan. Dalam surat itu dijelaskan kesepakatan yang diklaim Bawaslu Sumut untuk menjaga kesucian Ramadan. “Ini keliru, tanpa Bawaslu pun kesucian Ramadan wajib dijaga umat, apalagi umat Muslim. Menurut kami Bawaslu lebay (berlebihan, Red),” ucapnya.

Selain itu ada beberapa kesepakatan dalam surat yang diteken Ketua Bawaslu Syafrida R Rasahan pada 16 Mei 2018, dinilai melanggar Undang Undang (UU) dan membatasi ruang gerak untuk beribadah. Antara lain yakni paslon, tim kampanye, partai politik dan relawan dilarang menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan, ucapan menjalankan ibadah puasa, selamat sahur, selamat berbuka menjelang Magrib, selamat Nuzul Quran, serta ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dalam bentuk iklan di televisi, radio, media cetak dan elektronik, penyebaran jadwal imsakiyah, buku saku tuntutan ibadah Ramadan, selebaran serta brosur. Kemudian, pasangan calon, tim kampanye, partai politik dan relawan juga dilarang menyampaikan kuliah atau ceramah selama Ramadan dan Idul Fitri di tempat ibadah serta dilarang membagikan infak, sedekah, tunjangan hari raya, bingkisan lebaran yang bertujuan kampanye.

Aturan itu dinilai Sugiat berlebihan dan mengada-ada. Penyaluran zakat, infak, sedekah, serta ceramah di rumah ibadah merupakan bagian dari dakwah.  Menurutnya, banyak tim kampanye maupun relawan yang berprofesi sebagai ustaz atau dai dan sudah memiliki jadwal ceramah sepanjang Ramadan. Hal itu seharusnya tidak bisa dilarang.

“Sila pertama dalam Pancasila itu, Ketuhanan Yang Maha Esa, dan kita diberi kebebasan untuk menjalankan perintah agama dalam UU. Kenapa malah dilarang? Penyaluran infaq dan sedekah seharusnya tidak menjadi otoritas Bawaslu untuk mengatur itu. Selama ini umat Islam bebas berinfak dan bersedekah. Melarang ini berarti menyamakan infak dan sedekah sebagai money politik, itu bentuk penistaan agama dan sudah keterlaluan,” tegasnya.

Surat kesepakatan itu dibuat berdasarkan rapat koordinasi Bawaslu pada 14 Mei 2018. Dalam surat yang beredar tersebut dikatakan hal itu merupakan kesepakatan bersama. Namun selaku tim pemenangan Eramas, Sugiat mengaku tidak pernah membuat kesepakatan tersebut dengan Bawaslu.

Puasa Pertama Djarot Bersama Keluarga

Cagubsu Djarot Saiful Hidayat bersama keluarga saat berbuka puasa pertama di kediamannya di Medan, kemarin.
Cagubsu Djarot Saiful Hidayat bersama keluarga saat berbuka puasa pertama di kediamannya di Medan, kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu), Djarot Saiful Hidayat menjalani hari pertama puasa bersama istri dan tiga putrinya. Kumpul bersama keluarga, mulai dari salat tarawih, sahur, dan berbuka bersama di hari pertama Ramadan ini sudah menjadi kebiasaan Djarot, semenjak menjadi Wali Kota Blitar, Wagub, dan Gubernur DKI Jakarta.

“Ini sudah menjadi kebiasaan kita. Harap dimaklumi karena saya seringkali tidak bisa setiap hari menemani anak dan istri untuk sahur dan buka puasa bersama. Saya harus melayani warga dan buka puasa bersama warga,” ujar Djarot yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pilgub Sumut 2018, Kamis (17/5).

Ia juga mengungkapkan, pada bulan puasa ini, dari kecil sudah menanamkan kepada anak-anaknya untuk berpuasa. Bukan hanya itu, dari sejak duduk di bangku sekolah dasar, anak-anaknya juga sudah ditanamkan rasa peduli dan berbagi kepada sesamanya. “Ini yang saya tanamkan kepada anak-anak untuk peduli dengan saudara-saudaranya yang kekurangan,” ucapnya.

Djarot juga sempat berbagi tips selama berpuasa. Menurutnya, kerjakanlah puasa dengan rasa syukur dan ikhlas. Berpuasalah semata-mata ibadah untuk Allah SWT. Jangan malas bekerja, terus produktif dan berbuka dengan minuman yang manis serta hangat.

Kemudian setelah sahur minum madu dan akhiri dengan minum air hangat.

“Kalau saya ditanya, makanan favorit saya saat buka adalah kolak tape dan kurma,” ucapnya.

Djarot berharap kepada umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk mewujudkan Islam yang rahmatan lilallamin. “Mari kita wujudkan Islam yang penuh dengan kedamaian, cinta kasih pada sesama dan peduli pada kaum duafa,” imbaunya. (bal/azw)

 

3 Napi di Rutan Blangkejeren Kabur

Tim gabungan Polres Galus bersama petugas Lapas menangkap kedua napi yang kabur yakni Purnama Diawan dan Randodi alias Jreng.
Tim gabungan Polres Galus bersama petugas Lapas menangkap kedua napi yang kabur yakni Purnama Diawan dan Randodi alias Jreng.

ACEH, SUMUT POS. CO – Tiga narapidana titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues di Rutan Blangkejeren, melarikan diri Jumat (18/5) sekira pukul 05.00 WIB pagi, dengan cara memotong jeruji bese sel tahanan.

Ketiga napiGayo Lues, kasus pencurian tersebut yakni Armen Toni (42), PNS, warga Gampong Blower, Blangkejeren, Purnama Diawan (25), Wiraswasta, Gampong Bustanussalam, Blangkejeren dan Randodi alias Jreng (30), Wiraswasta, warga Dusun Pangkalan, Blangkejeren.
“Petugas lapas yang saat itu bertugas yakni Junaidi selaku Kepala Jaga, Adrun selaku P2U dan Jamidun selaku anggota jaga,” ujar Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman melalui Kasubbag Humas, Aiptu A Dalimunthe saat dikonfirmasi.
Kaburnya ketiga napi seusai pelaksanaan salat Subuh. Arman Toni diketahui memotong jerjak besi kamar 1 lapas menggunakan sebilah gergaji besi kecil. Setelah berhasil memotong jerjak besi, ketiganya pun langsung memantau pagar dan tembok besi menggunakan kain sprei yang diikat menjadi tali.
“Setelah berhasil melewati tembok Lapas, ketiganya melarikan diri ke kebun milik Randodi alias Jreng yang berada di Gampong Leme, Kecamatan Blangkejeren, Galus,” kata Kasubbag Humas.
Sekira pukul 09.45 WIB, tim gabungan Polres Galus bersama petugas Lapas menangkap kedua napi yang kabur yakni Purnama Diawan dan Randodi alias Jreng di WC Umun Pajak Terpadu, Gampong Bustanussalam. Sementara Armen, hingga kini masih dalam pengejaran tim gabungan.
“Armen Toni sudah sekitar 3 minggu memotong pintu jerjak kamar tanpa diketahui oleh petugas lapas. Gergaji yang digunakan untuk memotong jerjak diperoleh dari dalam Lapas. Ketiga napi adalah tahanan residivis dan belum diputuskan hukuman oleh Pengadilan Negeri Blangkejeren,” jelasnya.(zal)

Poldasu Cabut Siaga 1

Personel Dit Pam Obvit menurunkan satu unit mobil X-ray, tepat di gerbang pintu masuk Mapolda Sumut.
Personel Dit Pam Obvit menurunkan satu unit mobil X-ray, tepat di gerbang pintu masuk Mapolda Sumut.

SUMUTPOS.CO – Seiring dengan mulai stabilnya keamanan di Sumatera Utara (Sumut) paskarentetan penangkapan sejumlah terduga teroris di Tanjungbalai, Asahan, Medan, dan Deliserdang, Polda Sumut mencabut status siaga 1 di Sumut. Meski begitu, Polri tetap memberlakukan pengamanan ketat pada pintu masuk kantor kepolisian dan sejumlah objek vital lainnya.

Kasubbdid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menyebutkan, dicabutnya status siaga 1 itu mengingat, Sumut bukanlah target serangan teroris dan adanya beberapa terduga teroris yang sudah diamankan. Selain itu, pencabutan status siaga 1 tersebut didasari hasil analisa Kepolisian yang mengindikasikan bahwa Sumut aman. “Kemungkinan hari ini (kemarin) siaga 1 dicabut,” ungkap Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (18/5).

“Mau sampai kapan? ‘Kan nggak mungkin berlaku seumur hidup. Masih amanlah Sumut,” katanya.

Pencabutan itu berlaku untuk seluruh jajaran Polda Sumut. Namun, pengamanan pada setiap pintu masuk kantor-kantor kepolisian masih diperketat. “Mulai dari Polres-polres sampai Polsek se Sumut,” sebutnya.

Di samping itu, Nainggolan mengatakan, untuk meminimalisir pergerakan teroris di Sumut, selama ini kepolisian telah melakukan pemantauan. Hanya saja Kepolisian sangat berhati-hati untuk melakukan tindakan langsung. “Setiap gerak-gerik mereka (teroris) sudah diawasi. Namun Polisi tidak serta merta melakukan tindakan pengamanan,” pungkasnya, seraya menyebutkan kembali status aman Sumut.

Turunkan Mobil X-ray

Untuk mengantisipasi serangan teror, personel Dit Pam Obvit menurunkan satu unit mobil X-ray, tepat di gerbang pintu masuk Mapolda Sumut. Hal ini, untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih detail, terhadap setiap barang bawaan pengunjung (tamu) yang datang ke Polda Sumut.

“Ya benar. Memang ada mobil X-ray diturunkan untuk keamanan,” ungkap MP Nainggolan.

Dijelaskannya, pasca terjadinya serangan teroris di sejumlah daerah di Indonesia, Kapolri langsung menetapkan status siaga untuk seluruh jajaran Polda se-Indonesia. Karenanya, dalam menindaklanjuti hal tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan kepada seluruh jajaran Polda Sumut untuk meningkatkan kewaspadaan. “Yakni dengan meningkatkan pemeriksaan kepada seluruh pengunjung di Mapolda Sumut,” katanya.

Selain itu, sambungnya, akses pintu masuk Polda Sumut juga dijaga ketat oleh personel gabungan dari Brimob, Sabhara, Provost, Polwan dan Pam Obvit. Personel ini juga, tutur dia, di lengkapi dengan peralatan pendukung berupa senjata.

Untuk itu, ujar MP Nainggolan, sebelum memasuki Mapolda Sumut, para pengunjung dan kendaraannya wajib diperiksa. Sedangkan barang bawaannya akan di scan melalu X-ray Dit Pam Obvit Polda. “Tujuannya hanya untuk mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan dari gangguan kamtibmas yang mungkin bisa terjadi,” pungkasnya.

Sihar Komit Latih Pemain Berbakat di Belgia

Presiden Klub Pro Duta FC Sihar Sitorus menendang bola dibayang-bayangi Pemain bola asal Italia, Alessandro Del Piero saat acara coaching clinic di pelataran parkir Plaza Medan Fair, Kamis (17/5/2018).
Presiden Klub Pro Duta FC Sihar Sitorus menendang bola dibayang-bayangi Pemain bola asal Italia, Alessandro Del Piero saat acara coaching clinic di pelataran parkir Plaza Medan Fair, Kamis (17/5/2018).

SUMUTPOS.CO – Potensi besar yang dimiliki Indonesia umumnya dan Sumatera Utara khususnya, sepatutnya juga beriringan dengan sumber daya manusia di dalamnya. Dalam hal sepakbola, sepatutnya pula prestasi negeri ini semakin membumi.

Namun, kondisi yang terjadi malah sebaliknya. Inilah yang menjadi alasan Presiden Klub Pro Duta FC, Sihar Sitorus tak henti mencari pemain berbakat di Indonesia. Ini sudah dilakukannya di Papua dan Maluku dua tahun terakhir. Hasilnya, para pemain masuk dalam pembinaan sepakbola di Belgia.

“Negara kita negara besar. Tapi saya penasaran mengapa olahraga kita, khusus sepakbola tidak bisa mencapai optimalnya. Oleh karena itu saya banyak lakukan talent scouting untuk mencari bibit pemain,” ungkap Sihar dalam keterangan persnya di JW Marriott, Kamis (17/5).

Di hadapan Del Piero, Sihar mengatakan, kunjungan pemain yang akrab disapa Ale itu untuk pertama kalinya ke Medan dan keduanya kalinya ke Indonesia untuk menjalani serangkaian agenda, mulai Kamis (17/5). Yakni dari coaching clinic, talent scouting, fun football, meet and greet, dan fund raising for Sinabung, yang berakhir Jumat (18/5).

Sihar juga menyebutkan, alasan dirinya mengundang Del Piero untuk datang ke Medan dan menjalani serangkaian agenda. Soal ini, Sihar tak main-main, dirinya melihat secara fisik, Del Piero yang sudah memutuskan pensiun dari rumput hijau, tak menjadikannya berpaling dan berhenti dari dunia yang membesarkannya itu. Begitu juga dengan rentetan prestasi yang diraih suami dari Sonia Amuroso itu.

“Del Piero masih fit. Lihat kondisinya ini, yang berarti bisa menjaga diri. Penilaian lain, ia juga profesional yang dibuktikan dengan prestasi yang berhasil diraihnya,” aku Sihar.

Dari keseluruhan itu pula, Sihar menilai, pesepakbola yang turut mengantarkan Italia juara Piala Dunia 2006 itu adalah sosok yang patut menjadi panutan bagi pesepakbola Indonesia.

“Yang paling penting a good personality. Oleh karena itu ia bisa menjadi role model pesepakbola dengan talenta luar biasa dan sikap yang bagus. Itu kenapa kami mendatangkan Del Piero untuk menginspirasi pesepakbola usia dini di Sumut. Sepakbola olahraga paling digandrungi di Sumut. Saya berkomitmen membawa pemain berbakat ini berlatih di Belgia,” jelas Sihar.

Tak hanya prestasi sepakbola, Ale juga aktif dalam bidang kemanusiaan. Itu pula yang diharapkan, Ale menjadi magnet untuk turut membantu dan merasakan para korban dampak dari erupsi Gunung Sinabung. Itu akan dilakukan pada malam puncak kunjungan Ale di Medan, dalam meet and greet, dan fund raising for Sinabung, Jumat (18/5). (rel/bal)

 

 

Ijeck Serahkan Angkutan Operasional

Cawagubsu Musa Rajekshah bersama pengurus Pujakesuma usai menyerahkan mobil kendaraan operasional relawan, Kamis (17/5).
Cawagubsu Musa Rajekshah bersama pengurus Pujakesuma usai menyerahkan mobil kendaraan operasional relawan, Kamis (17/5).

SUMUTPOS.CO – Pasangan Cagub dan Cawagub Sumut Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) tak putus memberi perhatian ke relawan pendukung. Hal itu tampak saat Eramas menyerahkan mobil kendaraan operasional kepada Pujakesuma sebagai salah satu relawan pendukung.

Mobil itu diketahui untuk angkutan operasional para relawan DPD Pujakesuma di delapan kabupaten/kota se Sumut. Penyerahan itu disaksikan secara langsung oleh calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, di kediaman Cagub Sumut Edy Rahmayadi, Jalan Karya Amal, Medan, Kamis (17/5).

Dewan Penasihat Pujakesuma Rukmawati R Sugianto mengatakan, penyerahan tersebut bertujuan untuk mempermudah kegiatan Pujakesuma dalam mengampanyekan pasangan Eramas. “Semoga menjadi berkah kepada adinda Edy dan ananda Ijeck,” ujar Rukmawati.

Wanita yang juga sebagai pendiri Pujakesuma Sumut tersebut berharap Edy-Ijeck menang. Ia mengungkapkan, dalam beberapa periode terakhir, Sumut tidak ada perubahan. Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh perwakilan Pujakesuma di daerah-daerah, untuk serius dalam memenangkan Eramas.

“Saya ingin Sumut bisa go international, jadi permintaan saya tidak banyak, saya mohon andai kata ada masalah di lapangan, langsung hubungi saya. Nanti kita bicarakan baik-baik, dan jangan ada dusta di antara kita,” katanya.

Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Langkat Sutopo menyatakan, dirinya bersama anggotanya telah siap untuk turun ke masyarakat. Terlebih di awal Ramadan ini, ia berharap agar perjuangan yang mereka jalani tidak sia-sia. “Kami siap mencurahkan tenaga dan pikiran kami. Apa lagi di bulan puasa ini, kami akan menjalankan Safari Ramadan,” ungkapnya.

Melihat langkah konkret dari para pendukungnya, Ijeck pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Ia juga bersyukur, karena semakin hari, dukungan untuk pasangan Eramas terus bertambah.

Ia menyatakan, hal tersebut berguna untuk menambah semangat bagi dirinya dan pasangannya Edy Rahmayadi. Ia juga berharap, ke depan semakin banyak relawan yang meniru jejak Pujakesuma.

“Semoga perjuangan kami ini, sangat kami harapkan dari seluruh lapisan dan elemen masyarakat Sumatera Utara mendukung kami untuk maju sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara,” ucapnya.

Di akhir acara, Ijeck pun menyerahkan kunci dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil kepada relawan Pujakesuma DPC Tebing Tinggi Muhadi. Selanjutnya, Ijeck sempat mengecek kondisi mobil, agar saat digunakan tidak terjadi masalah. (prn)

 

 

1 PSMS v Sriwijaya 0: Terbalaskan

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos Pemain PSMS Medan melakukan selebrasi usai Dilshod mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC dalam lanjutan liga 1 di Stadion Teladan Medan, Jumat (18/5) Psms berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 1 - 0, Dan gol di cetak oleh Dilshod.
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Pemain PSMS Medan melakukan selebrasi usai Dilshod mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC dalam lanjutan liga 1 di Stadion Teladan Medan, Jumat (18/5) PSMS berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 1 – 0.

SUMUTPOS.CO – PSMS kembali menjaga rekor kandangnya di Stadion Teladan dengan baik. Anak asuh Djadjang Nurdjaman meraih kemenangan 1-0 atas Sriwijaya. Pahlawan kemenangan adalah Dilshod Sharofetdinov lewat golnya menit ke-83.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan PSMS dalam dua pertemuan terakhir dengan Sriwijaya. Kemenangan ini sekaligus memutus tren positif Sriwijaya dalam lima laga terakhir.

Pada laga ini Sadney Urikhob yang kembali bermain setelah sebelumnya absen karena cidera kembali diduetkan dengan Yessoh untuk mengisi posisi depan PSMS Medan. Sedangkan di kubu tim tamu, Sriwijaya  kembali mengandalkan penyerang andalannya Alberto Gonzalves.

Babak pertama berjalan dengan sengit. Jual beli serangan diperagakan kedua tim asal Sumatera tersebut. Beberapa peluang berhasil diciptakan terutama untuk tuan rumah PSMS Medan, melalui Yessoh serta Frets.

Beberapa kali pemain PSMS terjatuh di kotak penalti namun wasit tidak memberikan hadiah penalti untuk tuan rumah. Pada menit 32, Frets Butuan nyaris mencetak gol perdana bagi PSMS. Setelah berhasil mengelabui bek Sriwijaya, Novan Sasongko, Frets melepaskan tendangan mendatar namun masih melenceng di sudut kanan gawang Sriwijaya yang dikawal Teja Paku Alam.

Sriwijaya sendiri tampak lenih banyak bertahan di babak pertama. Hanya sesekali melakukan serangan balik yang dibangun oleh sang kreator serangan mereka Esteban  Vizcarra.

Namun penyelesaian dari para penyerang mereka masih gagal menembus gawang PSMS Medan yang kali ini kembali dikawal oleh Dhika Bayangkara. Babak pertama pun masih sama-sama kuat 0-0 untuk kesebelasan kedua tim.

Pangeran Charles Bakal Gandeng Meghan Markle Menuju Altar

AFP Pangeran Charles (kiri) dan Meghan Markle (kanan).
AFP
Pangeran Charles (kiri) dan Meghan Markle (kanan).

LONDON, SUMUTPOS.CO – Pangeran Charles bakal mendampingi calon menantunya, Meghan Markle, menuju altar gereja pada upacara pernikahan kerajaan Inggris yang akan digelar pada Sabtu (19/5/2018).

Demikian pernyataan dari Istana Kensington seperti dilansir dari BBC, Jumat (18/5/2018). Putra Pangeran Charles, Pangeran Harry, akan menikahi tunangannya di Kapel St George, Istana Windsor.

“Pangeran Wales dengan senang menyambut Markle dalam keluarga kerajaan dengan cara seperti ini,” tulis pernyataan Istana Kensington.

Upacara pernikahan akan dimulai pada pukul 12.00 BST atau 19.00 WIB. Ayah Meghan, Thomas Markle, dilaporkan sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi jantung.

Publik sempat dibingungkan oleh rencana Thomas Markle, setelah dia kerap berubah pikiran selama beberapa hari terakhir. Awalnya, Thomas berencana untuk menghadiri pernikahan putrinya, kemudian dia memutuskan tidak akan pergi dari rumahnya di Meksiko untuk bertemu putrinya. Dia merasa malu setelah skandal pengambilan gambar dirinya oleh paparazzi, yang dijual seharga 100.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,4 miliar.

Pada Kamis (17/5/2018), Meghan mengonfirmasi kepada publik, ayahnya tidak akan mendampinginya menuju altar gereja. “Sayangnya, ayah saya tidak akan menghadiri pernikahan kami. Saya selalu memperhatikan ayah saya dan berharap dia dapat ruang untuk fokus pada kesehatannya,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Ibu kandung Meghan, Doria Ragland, telah berada di Inggris dan akan bertemu dengan Ratu Elizabeth untuk pertama kalinya di Istana Windsor, bersama dengan Meghan dan Pangeran Harry. Doria juga telah diperkenalkan dengan Pangeran Charles dan Pangeran William. (ver/kps)

Kemenag Rilis Daftar 200 Penceramah Moderat

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agama merilis 200 nama penceramah yang dianggap moderat serta jauh dari ajaran intoleran dan radikal. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, pihaknya merilis 200 nama tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Karena dalam beberapa hari terakhir, kami banyak mendapat pertanyaan dari sejumlah kalangan terkait kebutuhan untuk bisa mendapat penceramah yang baik,” kata Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Lukman mengatakan, permintaan tersebut umumnya datang dari mushola atau majelis ta’lim yang ada di kementerian, lembaga atau instansi pemerintah, hingga Badan Usaha Milik Negara.  Oleh karena itu, Kemenag langsung meminta informasi dari sejumlah ormas Islam, masjid besar, tokoh tokoh ulama, kyai dan pemuka agama.

“Lalu kemudian kami menghimpun saat ini karena untuk segera bisa memenuhi harapan pihak yang menghendaki daftar nama penceramah itu, lalu yang pertama ini baru 200 daftar itu lah yang kami dapatkan,” kata dia.

Daftar 200 nama tersebut dapat dilihat di situs resmi Kemenag. Menurut Lukman, kedepannya daftar nama tersebut akan terus bertambah seiring dengan verifikasi yang dilakukan Kemenag. “Bukan berarti yang tidak termasuk daftar 200 itu bukan penceramah moderat. Tapi yang jelas, yang 200 itu sudah benar-benar atas rekomendasi dari sejumlah kalangan,” kata Lukman.

Lukman mengatakan, ada tiga indikator yang digunakan Kemenag. Pertama, penceramah harus punya kompetensi tinggi terhadap ajaran agama Islam. Kedua, penceramah itu harus punya pengalaman yang cukup dalam berdakwah. Ketiga, penceramah itu juga harus terbukti memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi.

Kendati demikian, Lukman menegaskan bahwa masyarakat tidak wajib mendatangkan ulama yang ada di dalam daftar “Tidak ada kewajiban. Itu adalah nama-nama bagi mereka yang membutuhkan dan memerlukan,” kata dia. (His/Diam/kps)