Home Blog Page 6394

PBSI Umumkan Skuad Thomas dan Uber

Sonny Dwi Kuncoro sempat dipertimbangkan namun tak dipanggil.
Sonny Dwi Kuncoro sempat dipertimbangkan namun tak dipanggil.

SUMUTPOS.CO – Tim Indonesia untuk Piala Thomas dan Uber 2018 akhirnya dibentuk. Sebanyak 20 atlet putra dan putri sudah dipilih untuk bertanding di Bangkok, Thailand pada 20-27 Mei 2018 mendatang. Masing-masing tim Thomas dan Uber terdiri atas empat pemain tunggal dan enam pemain ganda.

“Pemilihan tim dilihat berdasarkan ranking pemain, penampilannya sejauh ini dan berdasarkan kebutuhan untuk menghadapi lawan, serta head to head,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti, Selasa (1/5).

Jelang pertandingan Piala Thomas dan Uber 2018, tim Indonesia terus melakukan latihan dan persiapan secara intensif. PBSI juga akan mengadakan team building untuk membangun kebersamaan tim.

Sebelumnya ada beberapa masukan yang diberikan kepada PBSI untuk bisa memasukan beberapa pemain senior dari luar pelatnas untuk bisa memimpin tim, khususnya di sektor tunggal putra. Beberapa nama seperti Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro pun masuk dalam pemantauan.

Pelatih tunggal putra Indonesia, Henry Saputra memang sejak awal lebih memilih Firman Abdul Kholik sebagai tunggal keempat. Dengan pertimbangan karena dirinya sudah sangat paham perkembangan yang ditampilkan Firman dibandingkan dua senior yang bermain di luar, tanpa bisa terpantau olehnya perkembangan permainannya.

Tapi keputusan terakhir, menurut dia, kembali lagi pada PBSI.

“Kalau saya melatihnya memang empat tunggal itu, tapi Sony dan Tommy merupakan pemain senior yang sudah tentu memiliki kelebihan di mental. Hanya saja penentuan akhir untuk tunggal keempat tetap di Kabid Binpres,” ujarnya.

Sementara itu di Tim Uber Indonesia, PBSI lebih memilih Ruselli Hartawan untuk masuk dalam skuad tim inti dibandingkan Hanna Ramadhini yang secara rangking jauh di atasnya. Pengalaman dan meningkatnya performa Ruselli di beberapa kejuaraan terakhir yang menjadi bahan pertimbangan bagi Minarti Timur memasukan namanya.

“Ruselli menunjukkan progres yang cukup signifikan dalam beberapa turnamen belakangan. Kalau Hanna yang kurang itu daya juangnya,” ujarnya.(bbs/jpc/don)

Skuad Indonesia
Piala Thomas:
1. Anthony Sinisuka Ginting
2. Jonatan Christie
3. Ihsan Maulana Mustofa
4. Firman Abdul Kholik
5. Marcus Fernaldi Gideon
6. Kevin Sanjaya Sukamuljo
7. Mohammad Ahsan
8. Hendra Setiawan
9. Fajar Alfian
10. Muhammad Rian Ardianto

Piala Uber:
1. Fitriani
2. Gregoria Mariska Tunjung
3. Ruselli Hartawan
4. Dinar Dyah Ayustine
5. Greysia Polii
6. Apriyani Rahayu
7. Della Destiara Haris
8. Rizki Amelia Pradipta
9. Ni Ketut Mahadewi Istarani
10. Nitya Krishinda Maheswari

Milla Tunggu Kontribusi Learby-Spaso

Spasojevic dkk belum mencetak gol di Anniversary Cup.
Spasojevic dkk belum mencetak gol di Anniversary Cup.

BOGOR, SUMUTPOS.CO  – Indonesia dipastikan tak punya kans lagi menjuarai Anniversary Cup 2018. Skuat Garuda juga gagal memperbaiki posisi dalam laga kedua Anniversary Cup 2018.

Skuat proyeksi Asian Games 2018 itu baru mengumpulkan satu poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Korea Utara di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (30/4) malam.

Satu poin yang didapatkan Indonesia, tak cukup untuk menggeser posisi mereka dari juru kunci. Saat ini, Indonesia baru mengoleksi satu poin dari dua laga yang telah dijalani. Sementara posisi kedua dan ketiga, ditempati oleh dua tim yang mengumpulkan poin dua, Uzbekistan dan Korea Utara, mereka sama mengoleksi dua poin.

Di puncak klasemen diduduki Bahrain yang bermain imbang 3-3 melawan Uzbekistan, kemarin. Bahrain yang sempat menaklukkan Indonesia, kini mengoleksi empat poin.

Dengan hasil imbang ini pula, Indonesia secara matematis tak mungkin juara. Di laga terakhir, mereka harus menghadapi Uzbekistan sementara Korut dan Bahrain saling berhadapan.

Andai menang, poin maksimal Indonesia adalah empat. Sementara di laga lain apabila imbang, maka juaranya adalah Bahrain. Sebaliknya, andai Indonesia bisa menaklukkan Uzbekistan dan Bahrain kalah dari Korut maka juaranya adalah Korut.

Meski gagal menang, Milla melihat ada perkembangan positif dari permainan anak asuhnya. Bahkan, dia mengucapkan selamat atas apa yang sudah ditunjukkan Hansamu Yama dkk selama 90 menit melawan Korea Utara.

’’Ini baru level Asian Games. Intensitas, atitude, dan disposisi anak-anak sudah sangat baik. Saya yakin dalam empat bulan ke depan akan lebih baik lagi dan bisa selevel dengan tim-tim Asia lainnya,’’ terangnya.

Milla menegaskan dua laga tanpa gol bukan berarti timnya sudah habis. Mereka masih terus berusaha memperbaiki diri dan mencari kerangka tim yang terbaik menuju Asian Games 2018.

’’Lerby-Spaso masih saya tunggu kontribusinya. Masih terbuka untuk perombakan, ada tiga posisi untuk senior, kompetisi juga sedang berjalan. Yang jelas saya akan cari yang terbaik untuk tim,’’ ungkapnya. (dkk/jpnn/don)

Belum Menang, Persiraja Evaluasi Diri

Skuad Persiraja.
Skuad Persiraja.

SUMUTPOS.CO – Persiraja Banda Aceh memulai langkah kurang baik di awal kompetisi Liga 2 2018 Wilayah Barat. Dalam dua laga terakhir, Persiraja hanya bisa meraih imbang dan alami kekalahan.

Setelah melakoni satu partai tandang akhir pekan kemarin ke markas Persibat Batang, Jawa Tengah, Muklis Nakata dkk sudah kembali ke Banda Aceh, Senin (30/4). Dalam laga tandang itu, Persiraja kalah tipis 1-2 dari tuan rumah Persibat. Satu-satunya gol Persiraja lahir dari pemain sayap, Vivi Asrizal.

Belajar dari kekalahan itu, skuad Persiraja langsung melakukan latihan pada Selasa (1/5) sore. Dalam latihan sore ini, tim pelatih langsung melakukan evaluasi dan persiapan menghadapi PSIR Rembang pada Jumat (4/5) malam.

“Kita lakukan evaluasi permainan tim, dan bersiap menghadapi laga kandang berikutnya,” kata asisten pelatih Persiraja, Wahyu AW, Selasa (1/5).

Wahyu mengungkapkan, semua pemain akan mengikuti jalannya sesi latihan. Para pemain berlatih kembali bersama untuk melakukan persiapan jelang laga berikutnya.

“Nanti coach Akhyar Ilyas yang akan memberi menu latihan. Tentu saja memperbaiki lini per lini tim. Karena kita akan menghadapi dua laga kandang berturut-turut,” ujarnya.

Pada Jumat (4/5), Persiraja Banda akan menjamu PSIR Rembang di Stadion H Dimurthala, pada pekan ketiga Liga 2. Satu pekan berikutnya, Persiraja akan melawan Persis Solo, Jumat (11/5).

Sebelumnya, di laga perdana Liga 2, Persiraja harus gigit jari karena ditahan imbang di kandang sendiri oleh Persik Kendal. Pertandingan yang disaksikan ribuan Skull, julukan suporter Persiraja, berakhir imbang tanpa gol. (mal/jpc/don)

Bangkitkan Mental PSMS

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos Bhayangkara dkk saat berlatih di Stadion Kebun Bunga. PSMS diharapkan segera bangkit.
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Bhayangkara dkk saat berlatih di Stadion Kebun Bunga. PSMS diharapkan segera bangkit.

SUMUTPOS.CO – Kekalahan dari Persela membuat PSMS menuai kritikan dari fans. Hujatan mengalir deras terutama di media sosial. Namun mentalitas PSMS diharapkan kembali bangkit karena akan menghadapi laga yang tak kalah krusial menghadapi Barito Putera, di Stadion Teladan, Sabtu (5/5) mendatang.

Tim pelatih sudah melakukan evaluasi secara menyeluruh. Sejumlah kesalahan akan diperbaiki di semua lini. “All secara tim kita evaluasi. Secara tim tidak bermain bagus. Tidak bisa salahkan posisi lini belakang, tengah atau depan. Tapi semuanya. Memang konsentrasi jadi kelemahan kami,” kata Asisten Pelatih PSMS, Muhammad Yusuf Prasetyo usai memimpin latihan, Selasa (3/5).

Yoyok, sapaan akrabnya, mengakui jika mental pemain sedang turun pasca kekalahan itu. Tapi pelatih berlisensi A AFC itu yakin kepercayaan diri pemain segera pulih. “Hampir semua pemain down. Tapi itu normal sebagai pemain. Tapi saya sampaikan ke mereka kami harus fokus menghadapi laga berikutnya. Motivasi seperti biasa head coach akan kasi motivasi. Karena dia orang yang pas,” tambahnya.

Pada latihan kemarin, tidak terlihat pelatih kepala PSMS, Djadjang Nurdjaman karena menjenguk keluarganya yang dirawat di rumah sakit. Sementara itu Sadney Urikhob juga tidak terlihat berlatih karena cedera. “Sadney saya pikir tidak terlalu parah,” bebernya.

Salah satu pemain yang mendapat sorotan adalah Dhika Bhayangkara, kiper PSMS. Saat ini Dhika sudah kebobolan delapan gol.

Pelatih kiper PSMS, Sahari Gultom mengakui jika anak asuhnya itu tidak bermain maksimal. Dia menyoroti masalah konsentrasi pemain. “Ini gak sepenuhnya salah Dika. Yang jelas lemahnya konsentrasi menjadi masalah. Tapi seharusnya jika pemain bawah melakukan kesalahan, ya penjaga gawang jangan ikut salah, ini nantinya yang kita evaluasi,” terang Ucok, sapaan akrabnya.

Menurut ucok yang menjadi catatan yakni lemahnya reaksi dari Dika dalam mengantisipasi bola lawan.

“Ketika Jasuk salah mengantisipasi seharusnya Dika jangan salah lagi. Reaksinya terlalu cepat, padahal setiap hari kita latihan reaksi. Apalagi kesalahan ini juga mengulang kesalahan saat menghadapi PSIS kemarin, kenapa bisa terjadi lagi, inilah yang harus dibenahi ke depannya,” terang Ucok.

Namun Ucok yakin eks kiper PS TNI (kini PS Tira) itu punya kemampuan untuk keluar dari situasi ini. “Ini masa kritis di mana semua orang akan mengkitik permainan kita. Jika Dika bisa keluar dari situasi ini dia pasti bisa tampil bagus. Karena kritik bukan berarti benci tapi peduli dan sayang sama tim. Justru kalo pujian yang didapat, itu lebih bahaya,” terang eks kiper PSMS 90-an itu.

Ke depan, Ucok mengaku akan memperbaiki psikis Dika untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.

“Kejiwaan dan mentalnya harus kita benahi agar dia bisa keluar dari tekanan dan bisa tampil baik,” harap pelatih yang juga pernah memperkuat Persipura dan PSPS itu. (don)

Via Vallen Dinilai Tak Pantas Duet Bareng Boy William

SUMUTPOS.CO – Penampilan Via Vallen yang berduet dengan Boy William dalam acara Indonesian Choice Awards 5.0 banjir kritikan. Ia dianggap tak pantas tampil bersama Boy.

Mengetahui hal tersebut, Via memilih untuk tidak menghiraukan segala hujatan dari warganet.

“Saya sih santai saja, enggak apa-apa. Saya sudah kebal. Jadi santai saja, mau mereka enggak suka atau gimana,” ungkap Via, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

Pelantun Sayang itu menganggap, wajar bila ada yang tak suka dengan penampilannya bersama Boy. “Wajar saja, itu konsekuensi sebagai penyanyi. Ada yang suka, ada yang enggak suka,” tukas Via.

Pemilik nama asli Maulidia Octavia itu, menganggap kritikan warganet sebagai masukan untuk dirinya menjadi lebih baik lagi. “Omongan (kritikan) yang buruk itu bisa membangun saya, saya dengarkan,” jelasnya.

“Tapi kalau omongan buruk yang justru akan menjatuhkan mental saya, cukup tutup kuping, tutup mata saja. Pura-pura enggak tahu,” pungkas Via. (mg7/jpnn/saz)

Opick Minta Didoakan

Yulia Mochamad
Yulia Mochamad

SUMUTPOS.CO – Penyanyi religi Opick, menganggap masalah rumah tangganya sudah takdir Tuhan. Dalam waktu berdekatan, Opick harus ditinggalkan 2 istrinya, almarhum Wulan Mayasari, dan Dian Rositaningrum.

Opick pun hanya bisa menikmati perjalanan hidupnya dengan ikhlas. “Ini kematangan batin saya. Inilah wajah saya, akan saya nikmati saja,” katanya.

“Mudah-mudahan ini bagian dari ibadah, dari taubat, dan ampunan dari Allah,” lanjut Opick.

Seperti diketahui, pelantun Tombo Ati itu, digugat cerai istri pertamanya, Dian Rositaningrum ke Pengadilan Agama Jakarta Timur. Saat proses perceraiannya, ia harus ditinggalkan istri keduanya, Wulan Mayasari untuk selama-lamanya.

Kini, Opick dikabarkan telah menikah untuk ketiga kalinya. Nama Yulia Mochamad disebut-sebut sebagai istri ketiga Opick.

Sebelumnya, Opick menanggapi santai soal kabar kedekatannya dengan politikus Yulia. Walaupun santai, ia tidak bisa menyembunyikan aura kegembiraannya saat dicecar media tentang sosok Yulia.

Ia hanya meminta doa agar kehidupannya berjalan baik setelah bercerai dari istri pertamanya, Dian Rositaningrum. “Yang itu (Yulia), doain saja ya mudah-mudahan berjalan baik,” kata Opick. (mg7/esy/jpnn/saz)

Amanda Rawles Tinggalkan Dunia Hiburan?

SUMUTPOS.CO – Aktris muda Amanda Rawles sedang berada di puncak karir. Tapi ternyata ia akan balik ke Australia. Apakah akan meninggalkan dunia hiburan?

“Ada sih rencana (balik), karena aku kan baru lulus SMA, jadi di sana mau lanjutin kuliah,” ungkap Amanda di Senayan City XXI, Jakarta Pusat, Senin (30/4) lalu.

Kendati demikian, Amanda juga tak menampik bakal hengkang dari dunia hiburan yang telah membesarkan namanya. “Enggak meninggalkan juga sih, karena kalau kuliah pasti ada libur juga kan. Kalau 2 atau 3 bulan libur, pasti aku balik ke sini. Dan mungkin malah tahun-tahun belakangan ini banyak film yang rilis, mungkin kalau aku ke Australia, itu bakal lebih seimbang. Exposure aku enggak terlalu banyak, bisa istirahat dikit, tapi enggak menghilang,” bebernya.

Namun Amanda masih bingung soal kampus di Australia yang akan dipilih. Yang pasti Amanda akan mengambil jurusan komunikasi. “Belum hunting banget, tapi baru kepikiran aja mungkin ambil jurusan komunikasi, karena masih ada relation-nya juga sama kerjaan aku. Karena aku kan aktris, dan entertainer itu sangat penting untuk aku communicate sama orang-orang. I think its best choice buat ambil jurusannya. (Kampus) Belum sampai situ sih. Aku mau kuliah di Australia, selain karena keluargaku di sana, juga aku bakal lebih fokus sih dan ngontrol kerjaan,” ceritanya.

Untungnya sang mama mendukung pilihan Amanda. “Mama sih support aja ya. Yang mana yang nyaman buat aku, dan mungkin kalau menurut mama, fokus dulu sekarang ke karir aku. Mungkin next year baru ambil kuliah, karena mama juga concern banget sama pendidikan, jangan sampai ditinggalin,” pungkasnya. (dtc/saz)

Nikita Willy Unggah Foto Mau Mandi

SUMUTPOS.CO – Belum lama ini Nikita Willy kerap mengunggah foto-fotonya kala berlibur ke berbagai negara. Satu di antaranya saat berada di Bhutan.

Ia tampak bersiap-siap untuk menikmati pemandian air panas dalam sebuah ruangan dari kayu, dengan pemandangan yang indah. Wanita yang akrab disapa Niki itu, terlihat seksi dengan handuk putih dan memperlihatkan bagian kakinya tersebut.

“Sexy and beauty view,” tulis akun @ritaraharja.

“Mulus x paha mu,” tulis akun @hermanfathi79.

Namun adapula yang menasehati Nikita, agar tak terlalu mengumbar auratnya.

“Jangan buka aurat nikitawilly, kamu kan gadis baik dan cantik,” tulis @erna.agustina1983, ditambah emotikon senyum. (dtc/saz)

Penerbangan Tiongkok-Silangit akan Dibuka Desember

Foto: Fran/Sumut Pos HADIRI: Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr Hj Nurhajizah Marpaung, SH, MH saat menghadiri Musrenbangnas 2018 di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (30/4).
Foto: Pran/Sumut Pos
HADIRI: Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr Hj Nurhajizah Marpaung, SH, MH saat menghadiri Musrenbangnas 2018 di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (30/4).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO –Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengharapkan  dipercepatnya semua perizinan yang terkait dengan investasi dan rakyat. Sehingga percepatan dan pemerataan pembangunan dapat diwujudkan sesuai dengan harapan.

Hal itu disampaikan Wagubsu Nurhajizah usai menghadiri pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4).

Wagubsu Nurhajizah mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pembukaan Musrenbangnas. “Tadi beliau menyampaikan hal yang terkait dengan investasi yang akan masuk ke Indonesia, khususnya ke provinsi dan kabupaten/kota kita, izinnya dipermudah dan jangan berbelit-belit, tapi meski begitu, tidak menjual kedaulatan dan merugikan rakyat,” kata Wagubsu.

Untuk itu, Wagubsu berharap, agar dipercepat semua perizinan yang terkait dengan investasi dan rakyat. “Belum lama ada saudara kita investor dari Chengdu yang ingin membuka penerbangan dari Chengdu – Medan, Chengdu – Silangit, jadi dalam waktu dekat kita akan teken MoU agar penerbangan para wisatawan dari Chengdu – Kualanamu – Silangit itu di bulan Desember segera bisa terbang,” ungkapnya.

Begitu pula dengan penerbangan Shanghai – Kualanamu-Silangit juga sama bisa dimulai pada bulan Desember. “Terima kasih mohon doa semuanya,” kata Nurhajizah.

Hal tersebut dilakukan, agar bisa bisa mendatangkan langsung banyak wisatawan dalam mendokrak kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut.

Sementara itu, saat membuka Musrenbangnas, Presiden Jokowi  mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah, agar mengefisiensi rantai birokrasi. Hal tersebut dilakukan untuk mengundang banyak investor masuk ke Indonesia. Juga mempermudah para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

”Dengan globalisasi, yang cepat akan mengalahkan yang lamban. Kuncinya ada disitu. Ini saya perlu ingatkan, karena ekspor kita sudah kalah dengan tetangga kita. Kita terjebak pada rutinitas dan tidak berani melakukan lompatan. Oleh sebab itu, kalau mau ada yang investasi, buka lebar-lebar, jangan justru izinnya dibikin ruwet dan dilama-lamakan,” katanya.

Presiden Jokowi juga mengimbau kepada para pemangku kepentingan agar fokus kepada hasil.  Juga mendorong para pemangku kepentingan agar menyiapkan perencanaan pembangunan dengan sebaik-baiknya.

Presiden juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah. “Kita terlalu sibuk dengan urusan sepele dan tidak berguna dan tidak cepat menanggapai perkembangan teknologi dan inovasi,” katanya.

Musrenbangnas tahun 2018 resmi dimulai dengan ditandai pemukulan gong oleh Presiden Jokowi. Tahun ini Musrenbangnas mengambil tema Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas.  Turut hadir dalam acara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan para menteri ‘Kabinet Kerja’ lainnya, Kepala Lembaga dan Lembaga Negara, seluruh Gubernur, Bupati atau Walikota, serta Kepala Bappeda Provinsi seluruh Indonesia. (prn/han)

 

 

Disambar Petir, 2 Tewas, 1 Sekarat

KUBUR: Beberapa warga saat berusaha memberikan pertolongan dengan cara mengubur salah satu korban ke dalam Lumpur.
KUBUR: Beberapa warga saat berusaha memberikan pertolongan dengan cara mengubur salah satu korban ke dalam Lumpur.

NIAS, SUMUTPOS.CO –Faogoasa Ndraha (47) alias Sibaya Mareti warga Desa Lahemo, dan Felix Falukhata Ndraha (16) warga Desa Nifalo’o Lauru, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, tewas disambar petir saat keduanya duduk-duduk di warung, Senin (30/4).

Belum diketahui secara pasti penyebab kedua orang ini disambar petir, namun dari pengakuan dari beberapa warga, akibat handphone yang digunakan salah satu korban.

Selain kedua korban tewas, Viktor Ndraha juga warga Desa Nifalo’o Lauru, Kecamatan Gido Kabupaten Nias mengalami luka cukup serius akibat disambar petir. Kini, bocah berusia 6 tahun tersebut dirawat di RSUD Gunungsitoli.

Kepala Desa Nifalo’o Lauru Elikana Ndraha (51) saat dihubungi Sumut Pos, Selasa (1/5) mengaku, jika salah satu korban bernama Felix Falukhata Ndraha (16) merupakan pelajar kelas tiga SMP adalah anak kandungnya, dan peristiwa ini terjadi di salah satu warung tak jauh dari rumahnya.

“Anak saya ini pergi menonton orang main volly di depan warung tak jauh dari rumah, saya lihat dia membawa hp dan ditelinganya ada headset. Ibunya sempat melarangnya pergi karena situasi hujan gerimis, namun dia tetap pergi”, jelas Kades yang mengaku korban lainnya masih termasuk keluarganya.

Hanya berselang lima belas menit saat anaknya pergi dari rumah, lanjut Kades,  petir yang merenggut nyawa anaknya itu menyambar warung. “Setelah suara petir saya mendengar teriakan orang, saya datangi warung itu, saya melihat anak saya sudah menghitam, ditelinganya masih ada headset dan hp yang digunakan tercampak tak jauh dari tubuhnya. Beberapa warga sempat berusaha menolong dengan mengubur dilumpur, namun usaha ini tidak berhasil dan akhirnya kedua korban ini meninggal dunia”, beber Kades.

Sementara itu, Kapolsek Gido, Iptu Khamzar Gea yang dihubungi Sumut Pos membenarkan penyebab kedua ko9rban tewas diduga akibat disambar petir.*

“Kejadiannya Senin (30/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang anak-anak berumur enam tahun mengalami luka berat. Kita sudah melakukan olah TKP, VER terhadap korban, wawancarai saksi-saksi di TKP. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tersambar petir”, terang Kapolsek. (mag-5)