Home Blog Page 6411

Jabatan Gubsu Selesai Juli

Foto: PRAN HASIBUAN/SUMUT POS KETERANGAN: Mendagri Tjahjo Kumolo saat memberi keterangan pers bersama Ketua KPU Sumut, Gubsu Erry Nuradi dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang usai acara Deklarasi LHKPN di aula kantor Gubsu, Selasa (24/4).
Foto: PRAN HASIBUAN/SUMUT POS
KETERANGAN: Mendagri Tjahjo Kumolo saat memberi keterangan pers bersama Ketua KPU Sumut, Gubsu Erry Nuradi dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang usai acara Deklarasi LHKPN di aula kantor Gubsu, Selasa (24/4).

SUMUTPOS.CO – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku telah menerima tiga nama calon Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) yang dikirim Gubernur Sumut Erry Nuradi sesuai hasil dari Tim Penilai Akhir (TPA), beberapa waktu lalu.

“Sudah saya terima usulan nama-nama calon sekda dari gubernur dan sudah saya tanda tangani kemudian diserahkan ke presiden melalui Mensesneg,” ujarnya kepada wartawan usai acara Deklarasi LHKPN Calon Kepala Daerah se Sumut di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu, Selasa (24/4).

Dijelaskannya, penentuan calon Sekdaprovsu ini nantinya akan ada tahapan penilaian yakni dari TPA, Badan Intelijen Negara (BIN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KSN) terkait mekanisme apakah tahapan eselon sudah terpenuhi. “Kita tunggu tanggal mainnya dan harinya saja,” katanya.

Sementara ditanya soal berakhirnya masa jabatan Gubsu Erry Nuradi, Tjahjo menyatakan pada Juli 2018 usai tahapan Pilkada serentak tugasnya akan berakhir.”Ya, sepertinya sudah selesai tahap hari H Pilkada atau kurang beberapa hari. Nanti kita lihat mekanismenya karena jatah gubernur ini tidak bisa dikurangi atau dilebihkan satu hari pun. Sedangkan siapa nanti yang menggantikan sementara sebelum pelantikan gubernur baru akan diumumkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt Sekdaprovsu Ibnu Sri Utomo mengatakan penilaian calon Sekdaprovsu sudah berada di ranah TPA yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pemprovsu sejauh ini belum mengetahui perkembangan terbaru satu nama yang akan direkomendasikan ke Presiden Joko Widodo.

“Kita belum mendapat info lagi. Sebab sudah di TPA sekarang prosesnya. Tahapan dari TPA akan direkom ke presiden. Wapres yang memimpin TPA di Istana Negara,” katanya kepada wartawan, Kamis (19/4).

Pihaknya pun tidak lagi berwenang atas siapa calon peserta lelang yang lulus dari TPA. Apalagi dalam penggodokan lima nama calon sekdaprovsu sebelumnya oleh Panitia Seleksi (Pansel), kata Ibnu, dimana menetapkan tiga nama dengan ranking tertinggi, hasilnya langsung ditetapkan lima orang Pansel yang diketuai I Nyoman Arsa.

“Hasil itu dari tahapan makalah, wawancara dan assesment test kepada lima peserta lelang yang sebelumnya telah diselesaikan Tim Pansel. Namun sekarang tahapan itu sudah di TPA, kita gak bisa lagi ikut campur,” katanya.

Bahkan mengenai waktu penetapan Sekdaprovsu baru, dirinya mengaku tidak dapat memastikan hal tersebut. Apakah sebelum atau sesudah perhelatan Pilgubsu selesai nantinya. “Apalagi soal itu, saya gak bisa komentarlah. Kita lihat sajalah nanti hasilnya dari pusat. Pansel sendiri pun gak tahu menahu apa hasilnya itu,” ucap Ibnu sembari tersenyum. (prn/ila)

 

 

 

Virzha, Fatin dan Vicky Sianipar Sapa Warga Medan

Foto: M IDRIS/Sumut Pos Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Sulaiman Yusuf, Kepala RRI Medan Nawir, Ketua Panitia Yusrianto serta artis Virzha dan Vicky Sianipar saat menggelar temu pers di Medan, Selasa (24/4).
Foto: M IDRIS/Sumut Pos
Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Sulaiman Yusuf, Kepala RRI Medan Nawir, Ketua Panitia Yusrianto serta artis Virzha dan Vicky Sianipar saat menggelar temu pers di Medan, Selasa (24/4).

SUMUTPOS.CO – Tiga artis atau musisi yang berasal dari Sumatera Utara (Sumut) bakal satu panggung untuk unjuk gigi pada Konser Kebangsaan Serenada Indonesia. Konser tak dipungut biaya tiket masuk alias gratis, diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) di gedung Medan International Convention Center (MICC) Jalan Gagak Hitam/Ringroad, Medan, Rabu (25/4). Ketiga musisi asal Sumut yang akan tampil tersebut adalah Virzha, Vicky Sianipar dan Fatin Shidqia Lubis.

Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Sulaiman Yusuf mengungkapkan, konser kebangsaan ini bukan pertama kalinya digelar karena tahun sebelumnya sudah pernah diselenggarakan. Untuk tahun ini, Kota Medan menjadi kota pertama atau pembuka. Selanjutnya, setelah dari Medan konser rencananya akan berlanjut pada beberapa kota besar di Indonesia, seperti Makasar, Semarang, Bali hingga Pekanbaru.

“Medan itu miniaturnya Indonesia, karena masyarakatnya multi etnis, agama, suku tapi tetap hidup damai dan rukun. Jadi, dalam konser ini ada pesan yang ingin disampaikan terutama kepada generasi muda,” ungkap Sulaiman dalam temu pers di Kantor RRI Medan, Selasa (24/4).

Menurut Sulaiman, konser ini bukan sekedar pagelaran musik tapi ada pesan yang lebih dalam. Pesan tersebut yaitu menginginkan generasi muda bangga terhadap karya-karya anak bangsa.”Ada target yang ingin dicapai yaitu mempersatukan anak muda lewat karya. Konser ini juga kesempatan bagi anak muda khususnya di Medan untuk melihat karya-karya musisi asal Sumut,” tuturnya.

Diutarakan dia, konser dimulai pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Sebelum konser digelar, disajikan terlebih dahulu dialog kebangsaan oleh Direktur Utama LPP RRI M Rohanudin dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudi Latief.

“Konser ini berbeda dari konser-konser pada umumnya. Untuk itu, lagu-lagu yang dibawakan oleh bintang tamu juga dipilih. Namun, tetap ada juga yang sedang hits saat ini,” sebut Sulaiman.

Ia mengatakan, sebelumnya konser ini akan digelar secara terbuka di Lapangan Merdeka Medan. Namun, karena ingin lebih maksimal suara yang akan dinikmati, maka dilakukan di dalam gedung.

“Kami ingin menjaga kualitas audio yang dihasilkan, makanya konser digelar di dalam ruangan. Kalau di luar ruangan, harmonisasi suara cukup sulit dinikmati karena suaranya kemungkinan pecah,” katanya sembari menambahkan, untuk konsep konsernya masih rahasia karena ingin menjadi kejutan atau surprise.

Sementara, Vicky Sianipar menuturkan, ini pertama kalinya bagi dia tampil dalam konser kebangsaan. Sejauh ini, persiapan sudah dilakukan. “Ini pertama kalinya, tentu perasaan cukup grogi dan deg-degan. Namun, tetap akan menampilkan yang terbaik,” ucapnya.

Dalam konser tersebut, sambung Vicky, dia akan bernyanyi beberapa lagu kebangsaan dan hasil karya ciptaannya sendiri. “Saya merasa terhormat karena dihargai karya saya untuk didengar oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Vicky mengaku, selama 17 tahun berkiprah di dunia hiburan, dirinya mencari cara bagaimana agar musik daerah atau lokal tidak punah. Jadi, ia mengemas musik daerah agar anak muda zaman sekarang menyukainya. “Ini tantangan tersendiri bagi saya, dan saya sudah enggak sabar untuk mengikuti konser ini,” imbuhnya.

Terpisah, Virzha menuturkan, bahwa dirinya sudah beberapa kali mengikuti konser kebangsaan ini. Sama seperti Vicky Sianipar, kata dia, dalam konser nanti akan membawakan beberapa kebangsaan dan juga lagu yang sedang tren.

“Medan paling meriah dari beberapa kota yang pernah saya ikut. Medan pasti mantap kali, panggung dan penonton bisa berbaur,” ujarnya. (ris/ila)

 

 

 

Medan Masuk Musim Hujan Priode Pertama

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Sejumlah spg berjalan dengan menggunakan payung saat hujan deras di jalan Multatuli Medan. Meamsuki musim penghujan cuaca di kota Medan turun hujan dengan curah lebat dalam beberapa hari ini.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Sejumlah SPG berjalan dengan menggunakan payung saat hujan deras di jalan Multatuli Medan. Meamsuki musim penghujan cuaca di kota Medan turun hujan dengan curah lebat dalam beberapa hari ini.

SUMUTPOS.CO – Memasuki Mei 2018, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut Sumut dan sebagian kawasan Kota Medan bakal dilanda hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan petir.

Menurut BMKG, ini terjadi lantaran memasuki musim penghujan periode pertama. Kepala Bidang (Kabid) Data dan Informasi (Datin) BMKG Wilayah I Medan, Syahnan menerangkan kondisi cuaca tersebut adalah hal biasa terjadi saat ini. “Memang saat ini wilayah Medan memang memasuki musim penghujan,” ujarnya kepada Sumut Pos.

Namun, kondisi cuaca itu tidak akan sepenuhnya terjadi di seluruh Kota Medan, hanya sebagian saja. “Hujan dengan intensitas tinggi hanya akan terjadi di seputaran gunung dan sekitarnya. Artinya kawasan Medan yang dekat dengan gunung. Di bagian pesisir terpantau dari satelit kita kering,” ungkapnya.

Hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi di saat pagi dan sore hari. Namun, intensitasnya tidak lagi setinggi beberapa hari sebelumnya. Begitupun, masyarakat tetap diimbau waspada karena angin kencang dan petir berpotensi terjadi saat turunnya hujan. “Sementara untuk warga di pesisir Pantai Timur, khususnya nelayan, agar waspada karena ketinggi gelombang laut bisa mencapai empat hingga enam meter sehingga membahayakan,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar menjaga diri selama memasuki musim penghujan yang akan menjadi puncaknya Juni nanti. “Kita akan terus memantau kondisi cuaca dan kepada masyarakat bisa memantau langsung prakiraan cuaca melalui website resmi kami, bmkg.go.id,” harap Syahnan. (dvs/ila)

 

Pelanggar Lalin di Sumut Masih Tinggi

Foto: Jefri Tanjung/Sumut Pos Polisi lalu linta Polres Batubara menilang pelanggar lalu lintas dalam Ops Patuh Toba 2017, beberapa waktu lalu.
Foto: Jefri Tanjung/Sumut Pos
Polisi lalu linta Polres Batubara menilang pelanggar lalu lintas dalam Ops Patuh Toba, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Jumlah pelanggar lalulintas di Sumut terhitung mulai dari tahun 2016 sampai 2017, mengalami peningkatan. Sementara di tahun yang sama, jumlah meninggal dunia mengalami penurunan.

Demikian berdasarkan catatan Direktorat Lalulintas Polda Sumut, yang dibacakan Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto, pada pembukaan Lat Pra Ops Patuh Toba 2018, di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Selasa (24/04).

“Berdasarkan data Dit Lantas Polda Sumut pada tahun 2017 untuk jumlah pelanggar terjadi kenaikan sebesar 0.13% dibanding tahun 2016 sedangkan jumlah laka lantas meninggal dunia pada tahun 2017 menurun 10% dibanding tahun 2016,” ungkapnya.

Dalam amanat Kapolda Sumut, yang dibacakannya, bahwa Kamseltibcar Lantas di wilayah Sumut merupakan masalah krusial yang harus menjadi perhatian bersama.

Untuk itu, lanjutnya, melalui Lat Pra Ops Patuh Toba 2018 ini, seluruh personel yang ditunjuk mempedomani setiap instruksi yang diberikan.

“Pelanggaran yang masih sering terjadi mencerminkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas masih sangat kurang. Terganggunya Kamseltibcar Lantas sangat berpengaruh dalam kehidupan perekonomian masyarakat Sumut,” katanya.

Agus menyampaikan, banyak penyebab terjadinya pelanggaran Ialulintas. Oleh karena itu, perlu adanya upaya-upaya untuk meminimalisir pelanggaran yang berujung kepada laka lantas yaitu dengan tindakan preemtif, preventif dan represif. “Untuk meminimalisir pelanggaran lalin akan dilakukan tindakan preemtif, preventif dan represif,” ujarnya.

Operasi Patuh Toba 2018 ini nantinya akan diselenggarakan mulai tanggal 26 April sampai dengan 9 Mei 2018. Hadir dalam kegiatan ini di antaranya, lrwasda Polda Sumut, Para Pejabat Utama Polda Sumut, Kabag Ops, Kasat Intel, dan Kasat Lantas jajaran Polda Sumut serta personil yang terlibat dalam Lat Pra Ops Patuh Toba 2018. (mag-1/ila)

 

 

Djanur Soroti Duo Asing Persela

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos Para pemain PSMS saling gendong usai bermain internal game pada sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga, Selasa (24/4).
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Para pemain PSMS saling gendong usai bermain internal game pada sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga, Selasa (24/4).

SUMUTPOS.CO – PSMS harus lebih bekerja keras untuk bisa membawa pulang poin dari markas Persela di Stadion Surayaja, Lamongan, Minggu (29/4). Pasalnya Persela selain punya kolektivitas yang baik juga punya kualitas pemain individu yang menonjol.

Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman menyorot kualitas individu para pemain Persela yang menurutnya akan cukup merepotkan PSMS. Dua pemain asing, Loris Arnaud dan Diego Assis menjadi dua sosok yang turut diwaspadai. Selain itu juga para pemain muda Laskar Joko Tingkir.

“Strikernya Loris Arnaud yang hampir saja jadi pemain kami tapi tidak jadi. Dia mantan pemain PSG. Diego Assis yang cetak gol lawan Bhayangkara juga bagus. Pemain mudanya Fahmi, dan Saddil bagus. Pemain muda berpotensi ada di sana,” kata Djadjang usai latihan, Selasa (23/4).

Arnaud sudah menyumbang satu gol untuk Persela. Sementara Diego Assis sudah mencetak dua gol. Namun mantan arsitek Persib Bandung itu optimis dapat menghentikan mereka. “Tetap kami akan lakukan hal baru. Simic kurang bahaya apa. Tapi kami bisa marking juga,” beber Djanur, sapaan akrabnya.

Secara tim, strategi Aji Santoso juga disebut Djanur cukup bagus. Namun PSMS tidak mau pulang dari laga tandang ini tanpa poin lagi. Sebelumnya dari kandang Bali United dan PSIS Semarang, PSMS menelan kekalahan.

“Cara bermain mereka juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Harus kerja keras cari poin di sana. Ya kami akan usahakan dapat poin. Sudah dua kali away belum dapat poin. Kami harapkan yang ketiga ini, paling gak dapat poinlah, mau satu mau tiga,” kata pelatih berusia 60 tahun itu.

Untuk mencapai itu PSMS mematangkan diri. Pada sesi latihan Selasa (23/4), Djanur menerapkan beberapa pola latihan untuk melihat kekuatan pemainnya dalam berduel baik satu lawan satu hingga tiga lawan tiga.

“Latihan lebih ke taktik individu. Ada juga strenght nya melihat kondisi fisiknya itu. Tapi ke fisik seperti satu lawan satu, dua lawan dua, tiga lawan tiga. Kelihatan pemain habis ketika situasi itu. Jadi masih harus diperbaiki lagi,” bebernya.

Djanur juga belum menentukan komposisi lini depannya. Tapi bukan tidak mungkin Sadney Urikhob dan Wilfried Yessoh turun bersama.

“Masih jauh untuk menentukan striker. Antoni cukup menggembirakan. Yessoh, Sadney juga tadi sudah latihan secara penuh. Tidak tertutup kemungkinan keduanya dimainkan bersamaan. Tapi kami akan lihat dalam beberapa hari ini,” bebernya.

PSMS juga lega karena para pemainnya terbebas dari akumulasi meski sudah menjalani lima laga. “Akumulasi tidak ada. Masih aman. Bagus. Walaupun kita menampilkan permainana keras. luput dari akumulasi, masih terkontrol. Tapi pasti kami ingatkan. Saya tidak mau kena kartu dari ambil bola dari belakang. Apalagi yang saya tidak suka dari hal-hal yang tidak perlu seperti protes,” pungkasnya. (don)

El Locco Resmi Termahal Liga 2

Cristian Gonzales dikabarkan akan hengkang ke PSS Sleman.
Cristian Gonzales akhirnya direkrut PSS Sleman.

SLEMAN, SUMUTPOS.CO  – PSS Sleman akhirnya merekrut bomber Madura United Cristian Gonzales untuk Liga 2 2018. Namun, PSS tidak membeli Gonzales, melainkan hanya meminjam. “Kalau untuk durasinya itu saya belum terima update,” kata manajer PSS Sismantoro sebagaimana dilansir Jawa Pos.com, Selasa (24/4).

Dia menambahkan, pihaknya berharap bisa menggunakan jasa Gonzales secara penuh pada Liga 2 2018. “Saya berharapnya minimal satu musim,” imbuh Sismantoro.

Menurut Sismantoro, manajemen PSS sudah menyanggupi berapa pun biaya untuk membawa Gonzales ke Sleman. “Kalau untuk itu (biaya) masalah internal PSS,” tambah Sismantoro.

Kedatangan bomber berjuluk El Loco itu akan membuat persaingan di lini depan PSS makin sengit. Dia sudah mengikuti latihan kemarin. Namun, dia belum tentu tampil saat PSS melawan Mojokerto Putra pada 26 April. ”Dia baru datang. Tunggu dulu, lah. Masih ada administrasi yang harus diselesaikan,” ujar manajer PSS Sleman Sismantoro.

Sementara Manajemen Madura United sempat kecewa dengan tindak tanduk El Loco. Mereka menilainya kurang profesional. Sebab, Gonzales beberapa kali mangkir latihan. Bahkan, Gonzales sudah datang saat PSS meluncurkan tim pada 14 April lalu.

Saat itu, mantan bomber Persib Bandung tersebut tidak meminta izin kepada manajemen Madura United.”Sebelumnya PSS memang sudah berkomunikasi dengan kami. Namun, kami kecewa dengan sikap Gonzales. Demi menjaga hubungan baik dengan PSS, kami ikhlaskan dia ke sana,” ucap manajer Madura United Haruna Soemitro, Senin (23/4).

Sementara itu, Eva Siregar, istri sekaligus manajer Gonzales enggan menjelaskan mengenai rumor yang beredar. Gonzales sendiri diikat PSS dengan kontrak senilai Rp 800 juta. ”Ada saatnya kami akan memberikan klarifikasi kepada publik,” tutur Eva. (nia/ham/jpnn/don)

Tumbang, Semen Padang Mengecewakan

Penyerang Semen Padang, Elthon Maran menelan kekalahan pada laga perdana Liga 2.
Penyerang Semen Padang, Elthon Maran menelan kekalahan pada laga perdana Liga 2.

SUMUTPOS.CO – Semen Padang FC harus melakoni perjalanan baru mereka di Liga 2 dengan hasil mengecewakan. Mereka dipaksa mengakui keunggulan tim Persis Solo yang menang telak pada laga pembuka Liga 2 2018 di Stadion Manahan Solo, Senin (23/4) malam. Tim Kabau Sirah dipaksa tunduk dengan skor 0-3 oleh tuan rumah.

Pelatih kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli mengaku cukup terkejut dengan kekalahan tersebut. Namun, laga perdana tersebut merupakan awal dari perjuangan tim kebanggaan warga Sumatera Barat itu untuk kembali ke kasta tertinggi tanah air.

“Kita menatap pertandingan selanjutnya dan harus diupayakan menang,” kata Syafrianto Rusli saat dihubungi sejumlah awak media Sumbar, Selasa (24/4).

Syafrianto menilai, mental anak asuhnya down setelah lahirnya gol pertama Persis Solo. Sehingga para pemain tidak mengembangkan permainan dengan maksimal.

Coach asli putra Minangkabau ini berharap, anak asuhnya kembali dalam kondisi terbaik untuk tampil di laga berikutnya melawan PSIR Rembang. Apalagi skuad Semen Padang akan kembali melakoni laga tandang yang cukup berat di sisi mental pemain.

“Pemain tidak boleh terpaku dengan kekalahan kemarin. Jalan untuk menuju Liga 1 masih panjang,” katanya.

Menurut Media Officer Semen Padang FC, Roni Valega, Semen Padang dijadwalkan bertandang ke PSIR Rembang pada Sabtu (28/4). Tim Kabau Sirah akan bertolak ke Rembang dari Solo pada 26 April nanti.

“Saat ini, tim bertahan di Solo sambil melakukan evaluasi hasil pertandingan kemarin,” pungkas Roni. (rcc/jpc/don)

Evan Dimas Belum Tentu Main di Anniversary Cup

Pemain timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono (6) berusaha melewati pertahanan timnas Thailand pada penyisian Group B pada SEA Games ke 29 di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Selasa (15/8). Pada pertandingan tersebut Indonesia hanya mampu imbang dengan hasil skor 1-1. Foto: kumparan/Aditia Noviansyah
Pemain timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono (6) terkendala izin dari klubnya, Selangor FA untuk Anniversary Cup.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gelandang Timnas Indonesia proyeksi Asian Games 2018, Evan Dimas Darmono, belum tahu bisa tampil seterusnya di Anniversary Cup 2018 di Bogor, pada 27 April sampai 3 Mei mendatang.

Menurut Evan, dirinya selalu siap kalau dipanggil Timnas.Namun, dia tak menampik kalau saat ini sedang ada pembicaraan antara PSSI dengan manajemen tim Selangor FA mengenai dirinya dilepas atau tidak sepanjang Anniversary Cup.

Pasalnya, pada 28 April dan 1 Mei, Selangor harus menjalani laga lanjutan Malaysia Super League. “Saya bagaimana ke depan, main di sini atau ke Selangor, Ya, itu tergantung Manajemen Selangor dan PSSI ya. Kalau saya, kapan timnas memanggil saya siap,” terangnya, saat ditemui usai latihan di lapangan ABC Senayan, Selasa (24/4) sore.

Pemain asli Surabaya tersebut juga belum bisa memastikan, apakah pada laga kedua Timnas pada 30 April nanti masih di Indonesia atau tidak.

Dia menyebut, pembicaraan terkait dilepas atau tidaknya oleh klub ke Timnas, bergantung kesepakatan antara pihak Selangor FA dan PSSI.

Memang, dalam Anniversary Cup 2018 ini posisi PSSI lemah karena laga uji coba tidak masuk dalam kalender FIFA Matchday. Untuk itu, klub berhak tak melepas pemainnya ke timnas apabila mereka merasa memerlukan pemain tersebut.

Kondisi ini bukan hanya terjadi kepada Evan Dimas, rekan setimnya Ilham Udin Armayn juga sama. Dia saat ini memang sudah mengikut pemusatan latihan di Jakarta, tapi untuk tampil sepanjang 27 April sampai 3 Mei, masih menjadi tanda tanya. (dkk/jpnn/don)

Popkot Medan 2018 Digelar Mei

RAPAT: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Medan, Khairul Buchori memimpin rapat persiapan Popkot Medan 2018. (IST/Sumut Pos)
RAPAT: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Medan, Khairul Buchori memimpin rapat persiapan Popkot Medan 2018. (IST/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pekan Olahraga Pelajar (Popkot) Medan 2018 bakal digelar pada 8-15 Mei mendatang. Even ini mempertandingkan delapan cabang olahraga unggulan Kota Medan.

Hal itu terungkap dalam Rapat Persiapan Popkot Medan 2018 di Kantor Dispora Medan, Selasa (24/4). Rapat ini turut dihadiri pengurus delapan cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Popkot Medan akan kita gelar pada Mei nanti. Sama seperti tahun lalu, even ini tetap mempertandingkan delapan cabang olahraga,” ujar Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Medan, Khairul Buchori saat mempin rapat tersebut didampingi Kasi Promosi Olahraga Mangasi Simangunsong, Kasi Standarisasi Olahraga Yon Alferi dan Kasi Iptek Tetaharty Simarmata.

Popkot ini merupakan satu program Dispora Medan dalam melahirkan atlet-atlet muda berbakat. Even ini digelar secara berjenjang. “Melalui Popkot ini, kita berharap muncul atlet-atlet berbakat yang akan tampil di Popdasu hingga Popnas,” ungkapnya.

Khairul Buchori berharap Popkot kali ini lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, dia ingin induk organisasi olahraga lebih tegas dalam verifikasi atlet. “Saya tidak ingin atlet daerah lain bertanding di Popkot ini. Untuk itu, atlet yang berhak tampil adalah sekolah dan domisi di Medan sesuai dengan KK,” tegasnya.

Begitu juga dengan usia atlet, Dispora Medan memutuskan maksimal kelahiran 2001 dan masih bersekolah. “Saya ingin induk organisasi olahraha atau pengcab melakukan verfikasi dengan serius. Saya tidak ingin muncul masalah di kemudian hari,” paparnya.

Kasi Promosi Dispora Medan Mangasi Simangunsong menambahkan, Popkot ini akan mempertandingkan cabang atletik, bulutangkis, gulat, pencaksilat, renang, sepaktakraw, taekwondo, tenis meja dan tenis lapangan. “Cabang-cabang tersebut merupakan unggulan Kota Medan,” ungkapnya.

Mangasi berharap pengcab segara melaporkan jumlah peserta semua cabang, lokasi dan waktu pertandingan. “Kami berharap semua pengcab segera bekerja,” pungkasnya. (dek)

 

Liga Futsal Instansi Kota Medan 2018 Targetkan 30 Tim

Ketua Panitia, Syahruddin Siregar SE MM.
Ketua Panitia, Syahruddin Siregar SE MM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam memeriahkan HarI Jadi ke-428 Kota Medan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Medan menggelar Liga Futsal Instansi di Village Futsal, Jalan Abdul Hakim Gang Susuk Medan, 7-9 Mei mendatang. Even ini ditargetkan diikuti 30 tim.

Ketua Panitia Syahruddin Siregar SE MM mengatakan, Liga Futsal Instansi Kota Medan ini merupakan agenda rutin Pemko Medan. Tujuannya untuk menyambut Hari Jadi Kota Medan. “Even ini merupakan agenda rutin Pemko Medan yang digelar setiap tahun,” ujar Syahruddin di Medan, Selasa (24/4).

Pria yang akrab dipanggil Udin ini menambahkan, even ini juga bertujuan untuk menggalakkan olahraga bagi seluruh pegawai di Lingkup Pemko Medan. “Sebab dengan tubuh sehat, kinerja akan lebih baik. Itu merupakan salah satu misi even ini,” tambahnya.

Respon pegawai Pemko Medan terhadap even ini cukup bagus. Terbukti sudah 15 tim yang mendaftarkan diri. Jumlah peserta akan bertambah karena pendaftaran masih dibuka hingga 5 Mei mendatang. “Target kita adalah 30 tim,” paparnya.

Untuk itu, Udin menghimbau kepada instansi di Kota Medan agar segera mendaftarkan diri ke Kantor Dispora Medan Jalan Ibus Raya. “Yang pasti persaingan akan sengit, karena memperebutkan total hadiah puluhan juta,” tandasnya.

Udin juga mengingatkan instansi di Pemko Medan untuk segera mempersiapkan tim sepak bola. Pasalnya, setelah futsal ini, juga digelar Liga Sepak Bola Instansi Kota Medan, Juli mendatang. (dek)