Home Blog Page 6440

Duck Duck Goose, Arti Sebuah Keluarga

SUMUTPOS.CO – Duck Duck Goose mengisahkan seekor angsa penerbang bernama Peng (Jim Gaffigan). Suatu ketika saat melakukan migrasi, Peng terluka, dan terpisah dari kelompoknya. Dengan terluka, Peng harus tetap melakukan perjalanan ke selatan, hingga bertemu 2 bebek kecil yang lucu (Zendaya Coleman dan Lance Lim). Peng yang awalnya berpikir akan semakin berat menuju ke selatan bersama 2 bebek kecil, lambat laun mereka justru menjadi sebuah keluarga.

Film yang disutradarai oleh Christopher Jenkins ini, bakal tayang pada 20 April 2018 mendatang. (bbs/saz)

Vicky Mulai Genit Lagi Angel Lelga Geram

Foto: Yuliani NN/JPC Pasangan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga.
Foto: Yuliani NN/JPC
Pasangan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga.

SUMUTPOS.CO – Rumah tangga Angel Lelga dan Vicky Prasetyo kembali menjadi sorotan. Hal ini terjadi setelah Angel marah-marah, saat keduanya mengisi sebuah acara, pada Jumat (13/4) malam.

Angel marah karena menduga suaminya itu selingkuh, setelah melihat pesan di WhatsApp dari seseorang. Mantan tunangan Zaskia Gotik ini, rupanya masih kerap menghubungi dan genit ke beberapa teman wanitanya.

“Bagaimana pun juga saya punya perasaan, saya berharap Vicky tidak bahagia dengan semua wanita yang hadir dalam kehidupannya,” kata Angel.

Mantan istri siri Rhoma Irama ini, berharap Vicky bisa mengubah sikapnya agar menjadi pria yang setia. “Saya selama ini sudah cukup sabar dan mau menerima kekurangannya, masa mau kayak gitu terus?” cetus Angel.

Buntutnya, Angel sudah menghapus semua foto kebersamaannya dengan Vicky dalam akun Instagram miliknya.

Dan hal ini langsung menuai reaksi beragam dari warganet. Banyak yang menanyakan alasan Angel menghapus foto bersama suaminya itu. Dengan dihapusnya foto Vicky, seolah menguatkan dugaan warganet yang sempat menilai, pernikahan keduanya hanya sekadar rekayasa.

Ada pula yang menduga, kontrak nikah setting-an Vicky dan Angel sudah usai, sehingga tak lama lagi akan bercerai.

“Kontraknya kek-nya udah mau habis nih,” sebut zhafira.

“Sudah kuduga alurnya begini, kontrak udah mo abis ya. Bisa ditebak dari awal, kalau nikahnya cuma main-main,” ucap dwi rvina.

“Kontrak sama si Vicky udah habis, jadi sekarang udah bisa ketebak ending-nya,” kata moulikurnia.

“Udah loncat dari pesawat, tahunya setting-an,” cibir yogirafiputra.

Tak hanya membahas isu nikah setting-an, warganet juga teringat dengan ramalan Roy Kiyoshi mengenai hubungan Angel dan Vicky. Saat itu, Roy mengatakan, pernikahan keduanya hanya setting-an.

Saat diminta menjelaskan lebih lanjut, Roy mengatakan, berdasarkan penerawangan batinnya, ia mengatakan, pernikahan tersebut hanya setting-an. “Saya melihat di sini, ada beberapa agenda juga yang saya buka, agenda tersembunyi dan beberapa rencana yang tidak diketahui umum. Saya melihat di sini, pernikahan atas iming-iming dan setting-an,” paparnya. (chi/jpnn/saz)

Belum Menjanda, Gracia Indri Siap Nikah Lagi

Gracia Indri dam David Noah.
Gracia Indri dan David Noah.

SUMUTPOS.CO – Kasus perceraian dengan David Noah yang tengah dijalani Gracia Indri saat ini, tak membuatnya jadi traumatis. Gracia memastikan, ia sudah siap membuka hati untuk pria lain. Apalagi penampilan Gracia saat ini lebih menarik dari sebelumnya.

“Iya dong, harus menarik, namanya perempuan kan,” kata Gracia, saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Ia tidak menampik, bila banyak para kumbang yang mencoba mendekatinya. Namun, Gracia belum memutuskan untuk menjalin kasih sebelum palu cerai diketuk hakim. “Ya masih temanan doang. Cuma banyak sih yang bilang, ‘Eh Gracia kok kurus, lagi tertekan batin ya?’ Padahal aku sengaja diet,” bebernya.

Soal mencari pendamping hidup baru, Gracia menyerahkan pada Tuhan. Bila jodohnya dipercepat, ia tak akan menolak. “Aku sih ikuti perjalanan takdir saja. Cuma pengalaman yang lalu akan membuat aku lebih berhati-hati mencari pasangan hidup,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ibunda David Noah, Sukarni sempat membongkar aib Gracia saat masih hidup bersama putranya. Sukarni mengatakan, Gracia pernah menganiaya suaminya sendiri. Namun Gracia enggan menanggapinya.

Seperti saat Melaney Ricardo mencoba mengorek curhatan Gracia melalui vlog-nya. Dalam video singkat itu, Melaney bertanya pada Gracia soal tubuhnya yang terlihat semakin kurus. “Apa benar ada gosip yang bilang Gracia sekarang kurus sampe turun 23 kilogram gara-gara makan ati, bener apa enggak?” tanya Melaney, dalam video yang di-posting ulang akun gosip Instagram taantee_rrempoonng, belum lama ini.

Tak ingin terpancing, Gracia menjawab pertanyaan Melaney dengan candaan, tanpa menyinggung soal perceraiannya dengan David Noah. “Aku enggak makan ati, enggak makan daging sapi, enggak makan daging ayam. Gimana aku mau makan ati? Aku makan daging aja enggak,” katanya, yang membuat Melaney tertawa.

Gracia juga mengatakan, sudah setahun terakhir ia menjalani diet, lantaran berat badannya pernah melonjak hingga 78 kilogram. “Jadi 55 kilogram dalam waktu setahun. Kalau enggak karena pikiran bohong, tapi puji Tuhan, masih bisa lewatin step ini,” pungkasnya. (esy/mg7/jpnn/saz)

Irish Bella Sudah Tunangan?

SUMUTPOS.CO – Pasangan kekasih Irish Bella dan Giorgino Abraham tampaknya sudah menjajaki hubungan yang lebih serius. Pasalnya, Irish dan Giorgino sudah memakai cincin couple.

Irish mengaku, memang sengaja memakai cincin couple, karena permintaan sang kekasih.

Enggak tahu Gino, tiba-tiba bilang ayo dong kita punya apa (barang, red) yang couple gitu. Akunya respon ‘Ngapain sih, kita couple-couple-an gitu?’,” kata Irish, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Tak ingin melihat kekasihnya kecewa, Irish yang kebetulan sedang jalan-jalan bersama Giorgino, kemudian berhenti karena melihat cincin menarik. “Terus pas kami lewatin kayak booth cincin gitu, ada yang lucu, ya udah (beli),” bebernya.

Meski sudah memakai cincin couple, Irish mengaku belum kepikiran untuk menikah muda. “Itu mungkin (menikah dengan Gino, red), tapi kami masih muda enggak mikir serius-serius ya. Just for fun. Soalnya aku (umurnya, red) 21, Gino 23. Kayaknya untuk ngomongin serius nanti ya, belum,” jelasnya.

Belakangan ini, mereka sering memamerkan kemesraan mereka melalui unggahan di akun Instagram pribadi masing-masing. Bahkan, perempuan yang akrab disapa Ibel itu, membuat vlog bersama sang kekasih, yang kemudian diunggah ke akun YouTube Irish BellaTV. (yln/jpc/saz)

2 Arema v Persib 2: Ricuh !

Ghozali Siregar saat berduel dengan johan Alfarizi di laga Persib kontra Arema.
Ghozali Siregar saat berduel dengan Johan Alfarizi di laga Persib kontra Arema.

SUMUTPOS.CO – Liga 1 baru memasuki pekan keempat. Namun kebiasaan buruk soal ricuhnya laga kembali tersaji. Kali ini terjadi pada duel bigmatch Arema FC kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/4). Duel berakhir imbang 2-2 namun harus dihentikan wasit sebelum waktunya karena terjadi kericuhan.]

Ceritanya, kala itu Arema tertinggal 1-2 dari Persib. Dengan gempurannya gol untuk tim tuan rumah akhirnya lahir di menit ke 86 melalui Balsa. Skor imbang membuat pertarungan di lapangan kian panas. Kondisi ini membuat pemain Arema, Dedik S harus menerima kartu merah karena menyikut Ardi Idrus.

Keputusan ini kembali memancing lemparan sejumlah benda dari Aremania di tribun timur. Setelah sandal, kini giliran sepatu yang terlihat tanpa permisi dilempar masuk lapangan hijau. Asisten wasit sempat mesti masuk ke lapangan untuk menghindari terkena lemparan. Setelah momentum tersebut, atmosfer panas tetap berlangsung, termasuk di dalam lapangan. Thiago tertangkap kamera menanduk Bojan Malisic.

Tak sampai di situ, kondisi Stadion Kanjuruhan kian kacau. Sejumlah Aremania yang tak mampu menahan kesedihan merangsek masuk ke lapangan, terutama dari tribun timur. Melihat kondisi tersebut, baik pemain Persib dan Arema langsung menepi untuk mengamankan diri. Laga dihentikan saat tersisa beberapa menit lagi.

Sebelumnya laga berlangsung ketat.Persib tertinggal lebih dulu menit ke-18. Thiago menerima umpan langsung untuk langsung mengecoh bek tengah M Sabillah dan kiper M Natshir yang memilih keluar dari kotak penalti. Thiago pun menyodorkan bola ke gawang Persib yang sudah tak berpenghuni.

FOPSSI Sumut U-11 Juarai Gubernur Kepri Cup

Tim Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) Sumatera Utara U-11 menjuarai Gubernur Kepri Cup.
Tim Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) Sumatera Utara U-11 menjuarai Gubernur Kepri Cup.

SUMUTPOS.CO – Tim Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) Sumatera Utara U-11 memastikan gelar juara Gubernur Kepri Cup di Lapangan Dermot Batam, Minggu (15/4). Pada laga final anak asuh Darma Riyadi ini menumbangkan Klumpang Putra dengan skor 2-1.

Sebelumnya FOPSSI Sumut dan Klumpang juga bersua di fase penyisihan grup. Hasilnya FOPSSI Sumut menang dengan skor 1-0. Selain itu mereka juga pesta gol atas SD 003 Baju Aji 3-0 dan Putra Bhayangkara dengan skor 5-0.

Lolos ke 16 besar sebagai juara grup, FOPSSI Sumut bersua GS Permata yang dilumat dengan skor 3-0. Pada babak delapan besar, FOPSSI Sumut bersua wakil sesama Sumatera Utara, Mabar Putra. Mereka menang adu penalti 1-0.

Di semifinal FOPSSI Sumut bersua wakil Sumbar, PSKS Sawah Lunto dan juga menang adu penalti 2-1 sebelum akhirnya menjuarai festival dengan memukul Klumpang 2-1.

Sukses FOPSSI Sumut kian sempurna dengan terpilihnya Darma Riyadi menjadi pelatih terbaik. Sementara itu gelar pemain terbaik diraih Nicko Saputra dari Klumpang Putra, serta top skor Rozas juga dari Klumpang.

Darma mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya menjadi juara di Batam. Sebelumnya tim ini dibentuk dari hasil seleksi di turnamen FOPSSI U-11 Road to Batam. “Semoga pembinaan usia dini harus lebih diperhatikan karena di sinilah cikal bakal pemain berkualitas untuk Medan dan Sumatera Utara nantinya. Pencapaian ini berkat kerja keras para pemain,” kata Darma.

Selanjutnya tim FOPSSI Sumut akan mengikuti turnamen Singa Cup di Singapura Juni mendatang. “Sehabis Lebaran kami memang berencana ikut di Singapura. Untuk itu para pemain diharapkan tidak cepat puas dan terus berlatih untuk bisa meraih prestasi-prestasi lainnya,” pungkas Darma. (don)

Atletik Medan Juara Umum Porwilsu

Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani pose bersama atlet juara usai penyerahan medali di Tanjung Gading, Batubara, Minggu (15/4).
Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani pose bersama atlet juara usai penyerahan medali di Tanjung Gading, Batubara, Minggu (15/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Sukses Medan di arena Porwilsu 2018 Wilayah I berlanjut ketika kembali menjadi juara umum di cabor atletik yang berakhir di lintasan Stadion,Tanjung Gading, Inalum, Kab. Batubara, Minggu (15/4).

Medan menjadi yang terbaik di lintasan atletik setelah mengumpulkan total 11 medali emas, 7 perak dan 4 medali perunggu. Peringkat kedua ditempati Sergai yang mengoleksi 5 medali emas 3 perak 1 perunggu, diikuti Batubara 3 emas 6 perak 8 perunggu. Kontingen tuan rumah unggul tipis dari Dairi yang mengumpulkan total 3 medali emas, 5 perak, 6 perunggu.dan harus puas di peringkat IV.

Menurut Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani, hasil dari Porwilsu ini membuat Medan meloloskan 18 atlet ke Porprovsu 2018. Namun tambahnya, Medan sebelumnya sudah punya wakil di 10 nomor lain cabor atletik yang lolos oromatis ke Porprovsu, termasuk dari atlet-atlet PSE (Program Sumut Emas)”, ungkap Eddy Sibarani usai menyaksikan para atlet berlomba.

Karenanya, sebut Eddy Sibarani, dengan hasil Porwilsu Wilayah I ini, Medan sudah punya bekal cukup untuk bertarung di arena Porprovsu 2018 dan akan berkontribusi dalam mis mempertahankan gelar juara umum ajang multi event empat tahunan yang digelar November nanti.

“Sukses di Porwilsu hendaknya berlanjut ke Porprovsu, sehingga target untuk bisa mendominasi semua cabor yang dipertandingkan di Porprovsu 2018 terwujud,” ungkap Ketua Umum KONI Medan lagi.

Technical Delegate cabor atletik dari PASI Sumut Drs Suharjo MPd mengatakan, perlombaan diikuti enam kontingen Kab/Kota dengan mempertandingkan 25 nomor. Daerah yang bertarung adalah Medan, Langkat, Sergai, Simalungun, Dairi dan tuan rumah Batubara. (dek)

Gerak Jalan Berlangsung Meriah

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi didampingi Kadisporasu Baharuddin Siagian bersama tim PPLP Sumut yang menjadi juara Gerak Jalan HUT ke-70 Pemprovsu.
Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi didampingi Kadisporasu Baharuddin Siagian bersama tim PPLP Sumut yang menjadi juara Gerak Jalan HUT ke-70 Pemprovsu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lomba gerak jalan beregu dan massal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara, Minggu (15/4) berlangsung meriah. Sedikitnya 5.000 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, BUMN, TNI/Polri dan masyarakat turut ambil bagian.

Peserta tersebut tergabung dalam 220 tim. Mereka bersaing memperebutkan total hadiah Rp 108 juta. Lebih istimewa, lomba gerak jalan ini dihadiri oleh Gubsu Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, Wagubsu Brigjend TNI (purn) Hj Nurhajizah Marpaung MH, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian S MSi dan undangan lainnya.

Menurut Tengku Erry Nuradi, HUT ke-70 Pemprovsu ini hendaknya menjadi semangat bagi seluruh masyarakat Sumut terutama dalam membangun provinsi ini lebih maju. Erry juga berharap semua visi dan misi Sumut menjadi lebih baik, salah satunya perlu adanya kekompakan dari sesama masyarakat.

“Dalam rangka HUT ke-70 Pemprovsu ini, mari kita semuanya warga Sumut untuk bekerja dan meningkatkan kinerja kita untuk membangun Sumut ke depan lebih baik. Yang terpenting juga jaga kekompakan salah satu media ya berolahraga bersama,” jelas Gubsu.

Erry Nuradi menambahkan, 2018 merupakan tahun Pilkada tentu berpotensi terjadinya konflik antar sesama pendukung calon kepala daerah masing-masing. Maka, Gubsu mengingatkan, perbedaan pilihan pada Pilkada nanti, jangan dijadikan sebagai perpecahan. Mengingat negara Indonesia yang berlandaskan negara demokrasi, sangat menghormati perbedaan pendapat seseorang.

“Pada pesta demokrasi, tentu jangan sampai adanya perpecahan hanya gara-gara perbedaan pilihan, tetapi tentu itu adalah hal yang biasa sebagai sebuah negara demokrasi. Pilihlah pemimpin yang memiliki program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Sumut ke depan. Semoga masyarakat Sumut ke depan lebh baik, sejahtera, dan makmur. Termasuk pemimpin Sumut ke depan harus bisa menjaga kekompakan ini,” jelasnya.

Setelah diumumkan para pemenang, SMP Pertiwi Medan berhasil menjadi juara kategori SMP Putra, disusul Daya Cipta Medan, Kahiya Medan, SMPN 5 Medan, SMP Santo Iknasius dan SMP Swasta Pelita Medan. Juara ketagori SMP putri direbut SMP Swadaya, disusul MTsN 3 Medan, Dharma Pancasila, SMPN 27 Medan, Pertiwi Medan dan Santo Iknasius.

Juara ketagori SMA putra direbut SMA Swadaya Desa Bulucina, disusul Dharma Pancasila, SMKN 7 Medan, Penerbangan Angkasa, SMAN 15 Medan dan SMAN 13 Medan. Untuk ketegori umum putra, juara direbut PPLP Sumut, disusul Kosek Hanudnas, Jasdam A, Marinir Belawan, Paskas A dan Brimob Polda Sumut. Juara kategori umum putri direbut PPLP Sumut, disusul STIKES Mitra Husada Medan, STIKES Mitra Husada Medan, Saka Bhayangkara Polrestabes, PGK Provsu dan Dharma wanita Provsu.

Sedangkan untuk ketegori instansi putra, juara direbut Dinas UKM dan Koperasi. Posisi kedua ditempati Disnaker Provsu, disusul Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, BPSDM Provsu dan Dinas perpustakaan dan Arsip. Juara instansi putri direbut Disperindag, disusul Perumahan dan Pemukiman, Kesehatan Provsu, Dispenda, Disdik dan BPKAD Sumut. (dek)

 

Samator dan Pertamina Kampiun

Surabaya Bhayangkara Samator sukses menjadi juara Proliga 2018.
Surabaya Bhayangkara Samator sukses menjadi juara Proliga 2018.

JOGJA, SUMUTPOS.CO  – Surabaya Bhayangkara Samator sukses menjadi juara Proliga 2018 setelah mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel pada laga final.

Bertanding di GOR Among Rogo, Jogjakarta, Minggu (15/4), Samator mengandaskan Bank Sumsel dengan skor 3-1 (25-22, 25-16, 23-25, 30-28).

Meski begitu, pelatih Samator Ibarsyah Djanu Tjahjono menilai anak asuhnya masih memiliki kelemahan. Dia menyoroti performa anak asuhnya pada set ketiga. Saat itu, Samator kalah 23-25 atas Bank Sumsel.

“Anak-anak tergesa-gesa pada set ketiga. Pada set keempat juga kurang tenang sehingga perolehan poin berimbang,” kata Ibarsyah setelah laga.

Di sisi lain, pelatih Bank Sumsel Samsul Jais mengaku bersyukur meski anak asuhnya menelan kekalahan. Pasalnya, Bank Sumsel nyaris gagal melaju ke grand final Proliga 2018. Namun, Bank Sumsel mampu membalikkan situasi sehingga menjadi tim pertama yang melaju ke final.

Performa anak-anak belum keluar pada set pertama. Mereka beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Samator bagus dalam receive dan serangannya efektif,” kata Samsul.

Sementara itu pada final putri, Jakarta Pertamina Energi berhasil menahbiskan diri sebagai juara Proliga 2018. Pertamina meraih gelar bergengsi itu setelah mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor 3-0 (25-20, 25-18, 25-17).

Kemenangan itu menghapus memori buruk Pertamina yang hanya mampu menjadi runner up pada 2016 dan 2017. Pelatih Pertamina M Ansori mengaku kaget dengan kemenangan mudah yang diraih anak asuhnya. “Saya tidak menduga anak-anak Bank BJB bermain tidak seperti biasanya,” ujar Ansori setelah laga.

Meski demikian, Ansori menilai anak asuhnya mampu menjalankan game plan dengan baik. “Servis dan blok anak-anak cukup baik sejak awal,” tambah pelatih timnas putri Asian Games 2018 itu. Sementara itu, pelatih BJB Pakuan Octavian menilai anak asuhnya bermain di bawah form. (jos/jpnn/don)

Suami Dibunuh Istri Bersama Selingkuhan

Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai mengungkap kematian Jasiaman Purba Tua (53) yang ditemukan tewas di saluran drainase depan kediamannya, Jalan Teratai Lingkungan VII Kelurahan Pahlawan Binjai Utara, beberapa waktu lalu. Menurut polisi, pelaku pembunuhan tersebut diduga dilakukan istri bersama selingkuhan istrinya.

Tersangkanya, Hardi Sihaloho (42) warga Jalan Sukadamai, Lingkungan IV, Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat dan Rosmalinda br Saragih (51). Terduga selingkuhan istri korban ditangkap di Lapo tuak kawasan Binjai Barat, Jum’at (13/4) lalu.

Sementara istri korban diciduk Jalan Masjid, Dusun II, Desa Helvetia Nomor 6 Sunggal Deliserdang atau di kediaman anaknya Bilmar Saragih.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno mengatakan, penyelidikan mereka menuai petunjuk kuat berdasar analisa dari telepon genggam milik istri korban. Didapati ada satu nomor telepon yang kerap menghubunginya.

“Nomor tersebut tidak ada tersimpan identitasnya. Dari hasil penyelidikan bahwa nomor tersebut atas nama Hardi Sihaloho, sesuai hasil cek pos nomor tersebut sebelum kejadian dan sesudah kejadian ada berhubungan dengan nomor hanpone istri korban. Diperkirakan juga, waktu kejadian ada di TKP,” paparnya.

Polisi yang mengantongi petunjuk tersebut langsung bergerak mengejar Hardi. Penangkapan pelaku tanpa terkendala. Hardi berhasil ditangkap.

“Dari hasil interogasi, tersangka Hardi Sihaloho mengakui melakukan pembunuhan bersama istri korban,” sambung mantan Kasat Reskrim Polres Madina itu.

Dugaan sementara, lanjut Kasat, aksi keji tersebut dilakukan atas motif dendam. Oleh istri korban, kemudian meminta terduga selingkuhannya menghabisi nyawa korban.

Hendro menambahkan, kedua tersangka sudah menjalin hubungan asmara sejak 2 bulan terakhir. “Keduanya disangkakan Pasal 340 Subsider 338,” pungkasnya. (ted/azw)