25 C
Medan
Saturday, January 10, 2026
Home Blog Page 677

BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Gede

SEVP Digital Banking Saut Parulian Saragih (kiri) menggunakan BSI Mobile untuk transaksi QRIS di salah satu kios buah di Pasar Gede Solo, Surakarta, Senin (15/01).

SOLO, SUMUTPOS.CO — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendorong digitalisasi pembayaran melalui Quick Respons Code Indonesia Standar (QRIS) oleh pedagang di Pasar Gede Solo, guna mendukung inklusivitas perbankan syariah.

SEVP Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih mengatakan, insiatif digital yang telah diimplementasikan oleh BSI tidak hanya untuk memberikan kemudahan akses ke layanan perbankan syariah, tetapi juga untuk menciptakan solusi inklusif yang dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas.

Pasar Gede Solo dikenal menjadi simbol harmoni kehidupan sosial budaya di Surakarta. Tidak jauh dari lokasi pasar ini, terdapat pemukiman warga Tionghoa lengkap dengan bangunan klenteng tertua di Solo, Klenteng Tien Kok Sie.

Pasar Gede terletak di Jalan Urip Sumoharjo di seberang Balai Kota Surakarta, yang merupakan daerah pecinan, Chinatown kota Surakarta. Di wilayah tersebut, banyak orang keturunan Tionghoa tinggal dan berdagang. Selesai dibangun pad 1930, bangunan pasar ini diberi nama Pasar Gedhé Hardjanagara. Penamaan pasar gedhé atau “pasar besar” berasal dari atapnya yang besar. Seiring dengan perkembangan masa, pasar ini menjadi pasar terbesar dan termegah di Surakarta.

Adanya digitalisasi dalam transaksi pembayaran di Pasar Gede Solo diharapkan juga mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat, khususnya di lingkungan Pasar Gede Solo yang beragam. Dengan demikian, kesan inklusivitas BSI sebagai beyond syariah banking lebih terasa.

“Kami terus menjadikan platform digital sebagai pintu masuk transaksi di BSI, sehingga nasabah dapat dengan mudah mengakses BSI di manapun dan kapanpun dengan aman,” kata Saut.

Per November 2023, BSI telah menyediakaan layanan QRIS pada 259 ribu merchant dari berbagai sektor seperti makanan & minuman, fashion, dan barang kebutuhan sehari-hari di seluruh Indonesia. Khusus di kota Solo sendiri, terdapat 5.325 merchant QRIS.

Sedangkan untuk di Regional Semarang (Jawa Tengah dan Yogyakarta), BSI berhasil mencatatkan kinerja cukup impresif untuk transaksi QRIS dengan jumlah volume transaksi yang mencapai Rp 17,6 miliar per November 2023.

“Hal ini membuktikan bahwa BSI berhasil menciptakan gebrakan signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan dan mengurangi ketergantungan pada uang tunai, salah satunya di lingkungan pasar,” ujar Saut.

Di Solo sendiri, per 30 November 2023 BSI menunjukkan kinerja yang mengesankan, dengan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp4,2 T, pencairan pembiayaan sebesar Rp1,18T dan saldo baki debit pembiayaan ritel sebesar Rp2,5 T. Meskipun berfokus pada pertumbuhan, BSI tetap menjaga rasio risiko dengan rasio Kol 2 sebesar 1,51% dan pembiayaan bermasalah (NPF) sebesar 2,23%.

Inisiatif digitalisasi ini tidak hanya membawa pasar ke era baru teknologi keuangan, tetapi juga memberikan kontribusi positif pada pelestarian budaya dan sejarah di Chinatown Surakarta. Dengan semakin tumbuhnya peran Pasar Gede Solo sebagai pusat kegiatan ekonomi dan budaya, langkah berani BSI diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

“Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen BSI dalam memperluas cakupan dan efisiensi layanan digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan lebih baik,” jelas Saut.

Saut juga mengungkapkan bahwa BSI saat ini tengah aktif memperluas kolaborasinya di dalam ekosistem halal. Kerja sama ini melibatkan sektor-sektor strategis seperti pendidikan, layanan haji dan umrah, pariwisata halal, industri makanan dan minuman, ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf), masjid, pesantren, dan sebagainya.

Dengan terlibat secara luas dalam ekosistem halal, BSI berkomitmen untuk menjadi pemain kunci dalam mendukung ekonomi syariah dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan visi BSI untuk menjadi bank syariah terkemuka yang tidak hanya memberikan layanan perbankan yang inovatif, tetapi juga mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor-sektor yang terkait dengan prinsip-prinsip syariah.

“Ke depan, secara konsisten BSI menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan fokus pada berbagai inisiatif strategis dengan mengakselerasi pembentukan Islamic Ecosystem dan memberikan dukungan penuh pada inisiatif-inisiatif yang memperkuat Global Halal Hub. Melalui langkah-langkah ini, BSI berharap dapat memainkan peran kunci dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah secara global,” tutup Saut.(rel)

Sepekan, Karantina Sibolga Keluarkan Sertifikasi Produk Senilai Rp14,53 M

FASILITASI: Badan Karantina Indonesia, melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Sibolga Balai Besar Karantina Hewan Ikan Tumbuhan (BBKHIT) Sumatera Utara fasilitasi sertifikasi.

SUMUTPOS.CO – Badan Karantina Indonesia, melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Sibolga Balai Besar Karantina Hewan Ikan Tumbuhan (BBKHIT) Sumatera Utara fasilitasi sertifikasi antar area komoditas tumbuhan, hewan, dan ikan dengan nilai ekonomis sebesar Rp14,53 miliar, terhitung mulai 7-12 Januari 2024.

Produk yang disertifikasi tersebut berupa produk hewan yaitu 37,7 ribu ekor ayam, 23,1 ribu, DOC dan 575 ekor babi. Sedangkan produk ikan berupa ikan beku sebanyak 643 ton serta produk tumbuhan berupa 30 ton karet lempengan, dan 70 ton kopra yang dilalulintaskan ke Nias dan Gunungsitoli.

“Sebelum dilalulintaskan, semua produk hewan, ikan tumbuhan, telah melalui pemeriksaan oleh pejabat Karantina Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Sibolga berupa pemeriksaan fisik maupun kelengkapan dokumen sebagai persyaratan administrasi, kata N. Prayatno Ginting selaku Plt. Karantina Sumatera Utara dalam keterangan persnya, Selasa (16/01).

Menurut Ginting, pihaknya selalu menjaga kualitas komoditas ekspor maupun antar area yang dilalulintaskan melalui tindakan karantina dan pengawasan keamanan pangan. Hal ini untuk menjaga kualitas komoditas asal sumatera Utara agar tetap terjaga dan diakui didalam negeri maupun luar negeri.

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M. Panggabean untuk melakukan penguatan kesisteman perkarantinaan, seperti fasilitas pemeriksaan baik sarana dan prasarana laboratorium serta kemampuan petugasnya untuk dapat memastikan kesehatan dan keamanan produk yang dilalulintaskan.

Lebih lanjut, Ginting menjelaskan bahwa Kota Sibolga memiliki potensi besar di bidang perikanan dan pertanian karena terletak di pesisir pantai barat Sumatera, sehingga bisa dijadikan dasar untuk meningkatkan perdangangan hingga ke manca negara.(mag-1/han)

Ketua PKK Sumut Kunker di Sergai, Serahkan Bantuan Bibit Cabai dan Makanan Tambahan Anak

fadly/SUMUT POS DISAMBUT: Pj.Ketua TP-PKK Sumut Hj. Dessy Hassanuddin disambut Ketua TP PKK Sergai Rosdiana Darma WijayaWijaya ketika melakukan kunker di Perbaungan.

PERBAUNGAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sergai Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya menerima kunjungan kerja (Kunker) Pj Ketua TP PKK Sumut, Hj. Dessy Hassanuddin. Kunker ini beragendakan kunjungan ke Posyandu dan kegiatan tanam cabai di Desa Sukajadi, Kecamatan Perbaungan, Selasa(16/1).

Darma Wijaya menyampaikan terima kasih untuk perhatian Ketua TP-PKK Sumut yang memilih Kabupaten Sergai sebagai daerah yang mendapat bantuan bibit cabai dan makanan tambahan kepada anak tersebut.

Ia menyebut, pemberian bantuan bibit cabai ini merupakan salah satu upaya yang digalakkan oleh TP PKK dalam mengatasi krisis pangan.

Menurutnya, menanam cabai di pekarangan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi lebih mandiri secara pangan. Dengan memiliki sumber daya pangan di rumah, sebut Bupati, keluarga dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan mereka sendiri. Hal ini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dan memperkuat kemandirian masyarakat.

“Tanaman cabai yang ditanam di pekarangan tidak hanya membantu pasokan pangan rumah tangga, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran keluarga. Keluarga dapat memanfaatkan hasil tanaman di pekarangan sendiri. Hal ini dapat meredakan beban ekonomi keluarga, terutama di masa-masa sulit,” ujar Bupati.

Darma Wijaya juga berharap bibit cabai ini dapat benar-benar dimaksimalkan oleh warga sekitar untuk ditanami dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Sementara itu Ketua TP-PKK Sergai mengapresiasi bantuan makanan tambahan yang diberikan oleh Ketua TP-PKK Sumut. Rosmaida Saragih berpendapat, seiring dengan perkembangan zaman, kesehatan anak-anak merupakan salah satu aspek yang harus menjadi perhatian utama kita bersama. Oleh karena itu, pemberian makanan tambahan menjadi inisiatif yang sangat tepat dalam mendukung kesehatan bayi dan balita. Ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan pertumbuhan anak sesuai dengan umurnya, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk penanggulangan stunting.

“Program bantuan ini khususnya ditujukan untuk ibu hamil (Bumil) dan bayi bawah dua tahun (Baduta), karena pada rentang waktu tersebut, kebutuhan gizi sangat penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal,” jelasnya lebih lanjut. (fad/han)

Bupati Deliserdang Serahkan ZIS ke Warga Kurang Mampu

ist SERAHKAN: Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar menyerahkan bantuan ZIS kepada warga kurang mampu.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk wujud perhatian dan komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Deliserdang untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Deliserdang, Bupati HM Ali Yusuf Siregar menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) kepada warga kurang mampu di empat kecamatan.

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dan digunakan sebaik-baiknya,” ucap Bupati pada penyaluran Dana ZIS Tahun 2023 kepada warga kurang mampu dari Kecamatan Pantai Labu, Beringin, Lubuk Pakam dan Pagar Merbau di Aula Uncle Sam’s, Jalan Diponegoro, Lingkungan I, Kelurahan Lubukpakam I-II, Kecamatan Lubukpakam, Senin (15/1).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, tegas Bupati, terus berikhtiar dengan segala upaya, komitmen dan kerja keras dalam mengurangi angka kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem, untuk mewujudkan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut membutuhkan dukungan kuat dari semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah dan swasta. Ikhtiar tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak, termasuk melalui penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infaq, dan sedekah oleh Baznas.

“Saya mengimbau kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Deliserdang untuk menunaikan kewajiban zakatnya melalui Baznas. Sehingga dana zakat dapat dikelola dengan profesional dan transparan. Semoga dengan pengelolaan dan penyalurannya yang amanah, keberkahan dapat melingkupi kita semua serta kita bisa membangun kehidupan yang berperikemanusiaan dan berkeadilan,”ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Deliserdang, H Surya Putra menjelaskan zakat, infak dan sedekah yang disalurkan merupakan dana tahun 2023, namun disalurkan pada tahun 2024 ini. “Alhamdulillah, dana yang terkumpul tahun 2023 naik Rp2,4 miliar dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp2,1 miliar. Peningkatan dana ZIS yang diperoleh berkat dorongan dan motivasi Pemkab Deli Serdang, khususnya Pak Bupati dan mudah-mudahan dapat ditingkatkan,” katanya.

Selain penyaluran dana ZIS tersebut, Baznas juga telah memberikan modal usaha kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sejumlah titik di Kabupaten Deli Serdang. Baznas juga berkolaborasi dengan Dinas Sosial Deli Serdang dalam membantu biaya perobatan bagi para mustahik yang tidak mampu membayar biaya perobatan.

“Ada orang yang meninggal karena sakit, kita membantunya karena tidak bisa membayar sisa biaya perobatan, Baznas melunasinya,” jelasnya

Di tahun lalu, Baznas aktif sebagai Bapak Asuh Anak Stunting bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Deli Serdang untuk menekan angka stunting di Deliserdang.

Baznas juga telah membantu petani di beberapa lokasi yang tujuannya agar terlepas dari rentenir. “Ada tiga tempat yang telah kami bantu. Alhamdulillah, setelah mereka mau menerima bantuan, hasil pertaniannya cukup. Mereka juga membayar zakat di Baznas. InsyaAllah bantuan ini akan kami perluas, namun disesuaikan dengan dana ZIS yang diterima,” katanya.

Baznas juga dalam pengembangan dakwah bekerjasama denga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deliserdang, yaitu dengan bantuan Fisabilillahnya membantu da’i-da’i yang berdakwah di desa-desa terpencil di enam kecamatan.

“Kami juga bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk melindungi para da’i yang sedang berdakwah di daerah terpencil, sekaligus juga para marbot di daerah tersebut yang mendapat gaji kecil maupun tidak bergaji kami daftarkan di BPJS ketenagakerjaan,” terangnya.(btr/han)

Sat Lantas Polres Tebingtinggi Pasang Banner Imbauan di Lokasi Perlintasan KA Tanpa Plang

PASANG: Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Agnis Juwita bersama personel memasang banner imbauan kepada pengendara di penyeberangan perlintasan kereta api tanpa plang.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jajaran Sat Lantas Polres Tebingtinggi dipimpin Kasat Lantas AKP Agnis Juwita bersama beberapa personel Sat Lantas memasang banner imbauan kepada pengguna jalan raya di perlintasan Kereta Api yang tidak memiliki plang.

Pemasangan banner ini dilakukan untuk menghindari kembali terjadinya kecelakaan antara Kereta Api dengan pengemudi kenderaan baik roda dua dan roda empat yang kurang hati-hati melintasi penyeberangan pintu perlintasan Kereta Api tanpa plang.

“Pasca kejadian kecelakaan kereta api penumpang Datuk Blambangan jurusan Lalang- Kuala Tanjung kontra mobil Toyota Innova BK 1476 NM diperlintasan kereta tanpa plang di Jalan Abdul Hamid Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, maka kita antisipasi dengan memasang banner untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan agar masyarakat lebih berhati hati,” jelas AKP Agnis Juwita, Senin (15/1) sore.

Menurut AKP Agnis Juwita bahwa Kedatangan personel Sat Lantas ke lokasi kejadian bertujuan untuk mengevaluasi kembali tingkat kerawanan kecelakaan di perlintasan tersebut yang sudah banyak memakan korban jiwa.

Selain itu, personel Sat Lantas juga memasang banner himbauan yang bertuliskan, Hati-Hati, Tengok Kanan Kiri Sebelum Melintas Rel Kereta Api, di dua sisi perlintasan kereta api tersebut.

Salah seorang warga Jalan Abdul Hamid Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Yudi (43) sangat menyambut baik apa yang sudah dilakukan jajaran Polres Tebingtinggi. “Hendaklah imbauan jangan berbentuk banner saja, kalau bisa terbuat dari kaleng besi agar bertahan lama, kalau kertas plastik akan cepat hancur dimakan usia. Kalau bisa imbauan tersebut permanen,” pinta Yudi. (ian/han)

Kolaborasi dengan Unisza, UKM dan IPKDRI: Dosen UMN Al-Washliyah Pengabdian Internasional

INTERNASIONAL: Dosen UMN Al-Washliyah Dr Rahmadi Ali MPdI (3 kiri) mengikuti program pengabdian internasional di Malaysia.ISTIMEWA.

DOSEN Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah mengadakan pengabdian internasional di Malaysia. Pengabdian ini diselenggarakan pada tiga perguruan tinggi Malaysia yaitu Universitas Zainal Abidin (Unisza), Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Institut Pendidikan Guru Kampus Dato’ Razali Ismail (IPGKDRI).

Hal ini disampaikan Dr Rahmadi Ali MPdI, dosen UMN Al-Washliyah yang ikut dalam program tersebut di Medan, Rabu (17/1). ”Kegiatan ini sebagai implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) antara kampus-kampus Malaysia dengan UMN Al-Washliyah,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa program pengabdian dilakukan pada 22-25 Oktober 2023 juga merupakan program reguler UMN Al-Washliyah untuk implementasi dari Tridarma Perguruan Tinggi.

Dalam program tersebut, dosen UMN Al-Washliyah berkolaborasi dengan dosen Unisza, UKM dan IPKDRI menyampaikan materi pada pengajar dan mahasiswa Malaysia berdasarkan latar belakang keilmuan masing-masing.

Selain penyampaian materi, dosen UMN Al-Washliyah juga melakukan studi banding pada sekolah-sekolah di Malaysia. Mulai dari tingkat dasar sampai tingkat atas.

Dosen UMN Al-Washliyah Dr Rahmadi Ali MPdI mengungkapkan bahwa program ini bermanfaat untuk mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi.

Perwakilan dari Unisza Prof Madya Dr Khairul Amri mengatakan bahwa kalau di Malaysia program ini bernama Knowledge Transfer Programme (KTP). ”Program ini sangat bermanfaat, baik bagi Unisza dan tentunya baik juga bagi UMN Al-Washliyah,” katanya.

Prof Madya Dr Khairul Amri mengucapkan terima kasih kepada UMN Al-Washliyah yang telah menunjuk Unisza sebagai pusat dari kegiatan tersebut. Ia pun berharap program ini terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan sistem yang berbeda. (dmp)

BAN PDM Sumut Dikukuhkan

AKREDITASI: Pengukuhan BAN PDM Sumut yang menanangi akreditasi pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.ISTIMEWA.

BADAN Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN PDM) seluruh provinsi di Indonesia dikukuhkan secara serentak oleh Ketua BAN PDM Pusat Totok Suprayitno PhD melalui zoom virtual dari Kantor Badan PDM Pusat di Jakarta pada 16 Januari 2024.

Demikian disampaikan Ketua BAN PDM Sumut Prof Dr Khairil Ansari MPd di Medan, Rabu (17/1). ”BAN PDM Sumut ini merupakan penggabungan eks BAN PAUD dan BAN S/M merujuk Kepmendikbudristek Nomor 159/P/2023 Tahun 2023 dan sesuai dengan ketentuan Pasal 41 dan Pasal 56 Permendikbudristek Nomor 38 Tahun 2023,” kata Prof Dr Khairil Ansari MPd.

Dalam pengukuhan BAN PDM se-Indonesia, ketua BAN PDM Pusat mengucapkan selamatkepada para anggota BAN PDM provinsi. Totok Suprayitno PhD menyampaikan beberapa hal penting yaitu memastikan sekolah memiliki pertanggungjawaban ke publik atau masyarakat.

Kemudian membantu sekolah melakukan perbaikan kinerja secara berkelanjutan dan memastikan sekolah menjadi tempat belajar anak untuk memaksimalkan potensi diri. ”Hasil akreditasi dapat memberikan rekomendasi yang kontekstual sehingga sekolah dapat memperbaiki diri,” tegas ketua BAN PDM Pusat.

Mencermati beberapa penegasan penting Totok Suprayitno PhD, ketua BAN PDM Sumut sependapat dan mengamini butir-butir utama yang disampaikan ketua BAN PDM Pusat.

Prof Dr Khairil Ansari MPd mendukung penuh karena kepercayaan atau trust sangat penting bagi sebuah lembaga. Apalagi posisi BAN PDM ini adalah institusi independen dan profesional yang bertugas melakukan penjaminan kualitas dalam bentuk peringkat akreditasi sebuah institusi dari aspek penilaian eksternal.

Untuk menyukseskan peran itu, ia meminta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan terutama di Sumut mulai Pemprovsu, Pemkab/Pemko dan jajaran terkait.
Demikian juga dengan institusi non-pemerintah yang memiliki banyak satuan pendidikan mulai PAUD sampai PDM.

”Mari bersama-sama untuk memajukan pendidikan di Sumut. Bersinergi dengan pandangan yang sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Sumut,” ujarnya.

Ketua BAN PDM Sumut Prof Dr Khairil Ansari MPd mengingatkan semua institusi hendaklah berkolaborasi. ”Tidak dapat sendiri-sendiri untuk memajukan pendidikan yang berkualitas untuk menyiapkan generasi gen Z menghadapi bonus demografi Indonesia Emas 2045,” seru Prof Dr Khairil Ansari MPd.

Adapun anggota BAN PDM Sumut yang dikukuhkan sesuai dengan SK Nomor: 035/BAN-PDM/SK2024 tanggal 10 Januari 2024 terdiri Prof Dr Khairil Ansari MPd (ketua) dan Dr Rizka Harfiani MPsi (sekretaris).

Kemudian ada 14 anggota yaitu Dr Abdul Zebar MHum, Ali Ishak Dalimunte SS SH MKN, Dr Aswin Bancin MPd, Irmawati Kesuma Daulay SH MAP, Dr Mian Siahaan MM, Drs Baginta Sembiring MPd, Mainasari Fithry Hasibuan SAg MPd, Riris Rohita Simamora MAP, Saidatul Hanim MPd, Drs Sair Tumanggor MSi, Sri Mustika Aulia MPd, Drs Syahdian MSi, Toni Julham SE MPd dan Yulhefi MPd.

Para anggota BAN PDM Sumut saat acara pengukuhan hadir di Aula Ki Sugondo Kantor BPMPSU Jalan Bunga Raya Medan. Kantor ini juga merupakan lokasi berkantor BAN PDM Sumut. (dmp)

Soal Ruas Jalan Kembali Rusak di Jalan Amir Hamzah, Kadis PUPR Langkat Sebut Masih Pemeliharaan

RUSAK: Jalan penghubung Kabupaten Langkat menuju Kota Binjai, terlihat sudah rusak dan berulang, meski belum genap sebulan diperbaiki.Istimewa.

SUMUTPOS.CO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat akhirnya menanggapi soal perbaikan jalan yang belum genap sebulan sudah kembali rusak. Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Langkat, Khairul Azmi, proyek tersebut masih dalam pemeliharaan.

Diketahui, proyek perbaikan jalan yang sudah kembali berlubang ini berlokasi di perbatasan Kabupaten Langkat-Kota Binjai. Tepatnya di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Saat dikonfirmasi, Azmi pun mengaku, sudah mengetahui ruas jalan yang diperbaiki belum genap sebulan tersebut, telah kembali rusak. “Masih dalam masa pemeliharaan itu. Kalau ada yang rusak (di lapangan), segera diperbaiki lagi. Perbaikan jalan ini dikerjakan secara bertahap,” ungkap Azmi, Selasa (16/1).

Sebelumnya, kualitas proyek pengaspalan di jalan penghubung Kabupaten Langkat menuju Kota Binjai, dipertanyakan masyarakat, Senin (15/1) lalu. Pasalnya, belum genap sebulan, jalan yang baru saja diaspal tersebut, sudah berlubang kembali.

Sikap mempertanyakan tersebut, disebabkan masyarakat belum lama menikmati ruas jalan yang baru diaspal, namun sudah kembali merasa tidak nyaman, karena sudah kembali rusak dan berlubang.

Diketahui, proyek itu dikerjakan CV Alfira Sari, dengan pagu anggaran fantastis, yakni senilai Rp6,5 miliar. Sumber anggarannya dari P-APBD Kabupaten Langkat.

Safri, warga Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, menjadi seorang warga yang heran melihat hasil pengerjaan proyek pemeliharaan jalan tersebut. Dia menyebut, proyek jalan ini selesai pada akhir Desember 2023 lalu.

“Tapi belum sebulan dikerjakan, sudah berlubang lagi. Janganlah seperti itu hasil pengerjaannya, kalau untuk kepentingan masyarakat banyak,” harap Safri.

Masyarakat pun menduga, pemeliharaan jalan tersebut terkesan asal jadi. Bahkan diduga sarat dengan mark-up. Selain kualitas pengerjaannya yang kurang baik, papan informasi proyek pun tak pernah terlihat di sana. Dengan kondisi jalan yang kembali berlubang, hal tersebut dapat menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan.

“Masyarakat tahunya jalan ini sudah bagus. Tapi karena lubang-lubang itu, bisa saja pengguna jalan mengalami kecelakaan. Kami berharap agar dinas terkait meninjau kembali proyek ini,” tegas warga lainnya.

Dengan anggaran yang cukup besar, seharusnya masyarakat dapat menikmati ruas jalan yang sudah diperbaiki itu dengan nyaman. Mengingat infrastruktur tersebut merupakan akses penghubung Kabupaten Langkat dengan Kota Binjai, dengan kepadatan pengendara yang melintas cukup tinggi.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Langkat, Khairul Azmi, terkesan enggan memberikan keterangan terkait hal tersebut. Hingga berita ini dimuat, yang bersangkutan tidak membalas pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya.

Diketahui, jalan penghubung Kabupaten Langkat-Kota Binjai itu, pernah diprotes masyarakat dengan menanam batang pisang di tengah jalan. Ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan kepada pemerintah setempat, yang seolah tak peduli dengan kondisi ruas jalan tersebut. (ted/saz)

Untuk Dukung Tugas Ketua PKK Desa, Kepala Desa Diimbau Alokasikan Anggaran

SAMBUTAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua TP PKK Romy Mariani Simarmata saat menyampaikan sambutan pada Pelantikan Ketua PKK Desa Pasir Tengah di Kantor Camat Tanah Pinem, Senin (15/1).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, meminta para kepala desa untuk mengalokasikan anggaran, guna mendukung tugas-tugas Ketua PKK Desa. Hal ini disampaikan Eddy, saat menghadiri Pelantikan Ketua PKK Desa, sekaligus pengukuhan Bunda PAUD Desa Pasir Tengah di Kantor Camat Tanah Pinem, Senin (15/1) lalu. Pelantikan Ketua PKK dan Bunda PAUD Desa Pasir Tengah ini, dipimpin Ketua TP PKK serta Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Romy Mariani Simarmata.

Kepada Ketua PKK Desa yang baru dilantik, Eddy mengatakan, meski bekerja tanpa digaji, namun para Ketua PKK Desa sangat bertanggung jawab dengan tugasnya.

“PKK desa perpanjangan tangan PKK kecamatan dan kabupaten. Segeralah bekerja, optimalkan seluruh potensi desa masing-masing, untuk membantu pemerintah desa meningkatkan pelayanan dan kesekahteraan masyarakat,” imbau Eddy.

Eddy pun mengajak masyarakat yang hadir dalam kesempatan itu, untuk ikut serta menyukseskan Pemilu 14 Februari 2024 nanti.

“Mari sosialisasikan kepada seluruh saudara dan tetangga, agar turut berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pesta demokrasi nanti,” ajaknya.

“Tetap jaga persaudaraan, jangan ada perpecahan karena Pemilu. Mari kita sama-sama jaga agar Pemilu ini berlangsung aman dan damai,’ harap Eddy lagi.

Sementara itu, Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Romy Mariani Simarmata menyampaikan, tugas yang diemban Ketua PKK Desa sejalan dengan jabatan yang diemban suami sebagai kepala desa. Sehingga, kolaborasi PKK dengan pemerintah desa mutlak diperlukan.

“Mari satukan visi agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa tercapai optimal. Pemerintah desa, PKK desa, dan masyarakat harus bersatu padu, bergandengan tangan, membangun Dairi lewat desa,” pungkasnya. (rud/saz)

LADK Partai Golkar Binjai Terbanyak

Teddy Akbari/Sumut Pos KPU BINJAI: Kantor KPU Kota Binjai di Jalan Gatot Subroto, Binjai Barat.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai mengumumkan laporan awal dana kampanye (LADK) seluruh partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 di Kota Binjai. Ini diketahui berdasarkan Pengumuman KPU Kota Binjai Nomor: 2/PL.01.7-Pu/1275/2/2024 tentang Hasil Penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye Peserta Pemilihan Umum Tahun 2024 yang diakses melalui website kota-binjai.kpu.go.id.

Dari total 17 kontestan, Partai Golongan Karya (Golkar) diketahui menjadi partai politik terbanyak dalam mengalokasikan anggaran untuk kegiatan kampanye. Partai politik berlambang pohon beringin tercatat mengeluarkan anggaran kampanye sebesar Rp421.123.000 dari total penerimaan sebesar Rp423.123.000.

Disusul Partai Demokrat menjadi partai politik peserta Pemilu 2024 di Kota Binjai dengan dana kampanye terbesar kedua. Partai politik berlambang mercy ini mengeluarkan anggaran kampanye sebesar Rp181.281.000 dari total penerimaan sebesar Rp 181.781.000.

Posisi ketiga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai politik berlambang kepala banteng ini tercatat mengeluarkan anggaran kampanye sebesar Rp136.326.000 dari total penerimaan sebesar Rp184.271.000.

Ketua KPU Kota Binjai, Anton Indratno mengatakan, pengumuman LADK peserta Pemilu 2024 ini adalah hasil akumulasi laporan yang diterima dari masing-masing partai politik. “Penyerahan LADK dari masing-masing parpol terakhir kita terima pada tanggal 12 Januari 2024, hingga pukul 23.59 WIB, dan ini wajib. Jika tidak, maka parpol akan langsung dibatalkan keikutsertaannya pada Pemilu 2024,” katanya, Selasa (16/1).

Selain ketiga partai politik yang menempati posisi tiga besar kontestan dengan dana kampanye terbesar, terdapat pula dua partai politik peserta Pemilu 2024 di Kota Binjai yang tercatat nihil mengeluarkan anggaran untuk kegiatan kampanye.

Kedua partai politik tersebut ialah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dengan pengeluaran dana kampanye sebesar Rp0 dari total penerimaan Rp0 dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan pengeluaran dana kampanye sebesar Rp0, dari total penerimaan Rp500.000. (ted/azw)