30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 693

PFI Medan dan NPC Indonesia Sumut Siap Jalin Bekerjasama

Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan saat berkunjung ke kantor National Paralympic Committe (NPC) Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan silaturahmi ke Kantor National Paralympic Committe (NPC) Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (6/2/2024) siang. NPC Sumut dan PFI Medan sepakat akan membangun kerjasama dalam hal publikasi dan pemberitaan.

Sekretaris PFI Medan, Zulfan Dalimunte menyebutkan atlet NPC sangat menarik untuk dipublikasikan dan dibantu pemberitaannya. Apalagi atlet NPC Sumut merupakan orang-orang hebat dan mampu menjadi sumber semangatnya dan motivasi.

“Kita siap mendukung segala kegiatan publikasi dari pihak NPC Sumut, mulai dari latihan sampai bertanding, insha Allah kita bersedia membantunya,” kata Zulfan.

Dengan verifikasi dewan pers kepada PFI Medan semakin membuka ruang gerak pewarta foto mengabadikan banyak kegiatan dan momen. Terutama saat Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 usai gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh Sumut September mendatang.

Sementara itu, Ketua NPC Indonesia Sumut, Alan Sastra Ginting mengaku senang atas pertemuan dengan PFI Medan. Kiranya kolaborasi bersama PFI Medan bisa berlangsung lama.

“Atlet NPC Sumut akan bertanding di Peparnas Aceh Sumut, tapi pertandingan cuma di wilayah Sumut aja. Dengan PFI Medan, kita berharap bisa bekerjasama saat Peparnas, kita butuh publikasi agar semangat para atlet tetap terjaga dan terus meningkat,” kata Alan didampingi, Sekretaris NPCI Sumut Suliadi, Biro Cabang Olahraga NPCI Sumut Supriono dan Biro Humas, Media dan IT Joko Saputra.

Menurut Alan, publikasi yang baik sangat membantu setiap kegiatan NPC Indonesia Sumut. Sehingga pihak keluarga atlet mendapatkan update dan tentunya akan senang juga bangga.

“Potensi kita besar, ada dua atlet yang ikut paralimpik di tingkat internasional. Kita juga sudah ajukan 19 cabang olahraga untuk Peparnas 2024 mendatang,” ungkapnya.

“Kita saling membantu, kita tetap optimis dengan anggaran yang terbatas. Walau peranan pemerintah daerah sudah ada, tapi kita terus berpikiran positif. Kita juga berharap pemerintah terus maksimal, karena kita tidak mengemis tapi kita berbuat melalui karya yang kita bisa, kita berjuang habis-habisan. Kita terbatas tapi kita bisa menembus batas,” ujar Alan.

Sedangkan Suliadi ikut menambahkan, banyak atlet NPC Indonesia Sumut yang tak mendapatkan perhatian dari keluarganya. Jadinya NPC Indonesia Sumut bertanggungjawab, tak hanya melatih dan melakukan pembinaan saja.

“Para atlet berasal dari keluarga menengah ke bawah, kalau mendengar cerita mereka itu memilukan dan latarbelakangnya menyedihkan. Kita berusaha memfasilitasi semua kegiatan mereka, mulai makan, kontrakan rumahnya, dan kebutuhan sehari-hari. Padahal NPC Indonesia Sumut gaungnya sudah sampai internasional, “ucapnya. (rel/tri)

84% Pengguna Internet Indonesia Pernah Terpapar Iklan Judi Online di Medsos

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Penyebaran iklan judi online di Indonesia telah mencapai tingkat yang cukup mengkhawatirkan. Hal ini terlihat dari survei yang dilakukan Populix terhadap pengguna internet.

Menurut hasil survei Populix, 82% pengguna internet pernah melihat iklan judi online selama enam bulan terakhir, dan 63% dari mereka mendapatkan iklan serupa setiap kali mengakses internet.

Data yang memprihatinkan sebelumnya juga dirilis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang mencatat total perputaran uang dari judi online sepanjang 2023 mencapai Rp327 triliun. Total perputaran uang itu tercatat dari 168 juta transaksi yang dilakukan oleh 3,29 juta masyarakat Indonesia.

Hasil survei terbaru yang mengulas tentang judi online oleh Populix bertajuk “Understanding the Impact of Online Gambling Ads Exposure” memberikan gambaran tentang sejauh mana paparan dan dampak iklan judi online terhadap pengguna internet. Survei itu juga menemukan di antara berbagai jenis iklan judi online, permainan judi slot paling sering dilihat dan mendominasi dengan angka yang cukup tinggi sebesar 80%. Berikutnya diikuti dengan iklan judi domino (59%), poker online (48%), kasino online (47%) dan judi bola (44%).

Selain itu, sebanyak 84% responden mengamati bahwa iklan perjudian online sering kali masuk dalam konten-konten media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan Facebook. Iklan-iklan ini juga mendapat ruang yang signifikan di situs web, khususnya di situs web film (55%) dan situs web gaming (57%). Selain website dan media sosial, judi online juga sering terlihat dari konten-konten para influencer yang melakukan promosi judi online (20%).

Iklan judi online di Indonesia kini menghadapi tingkat paparan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan 63% responden selalu melihat iklan judi online setiap kali mereka mengakses internet, baik itu di website maupun media sosial. Iklan judi online memberikan dampak nyata terhadap minat masyarakat untuk mengakses situs judi online setelah melihat iklan tersebut.

“Temuan ini menyoroti perlunya tindakan bersama antara elemen pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi potensi implikasi sosial dari judi online dan menetapkan langkah-langkah yang dapat membatasi pengaruh dari iklan judi online,” ujar Vivi Zabkie, Head of Social Research, Populix.

Dampak dari paparan iklan perjudian online menjadi nyata, dengan 41% responden mengungkapkan tertarik untuk membuka situs perjudian online. Dari jumlah tersebut sebanyak 16% responden diantaranya mengaku mencoba perjudian online.

Sementara itu, ketika bertransaksi, responden Populix mengatakan mereka yang terlibat dalam perjudian online lebih suka menggunakan e-wallet untuk bertransaksi. Sedang nilai transaksi pada umumnya di bawah IDR 100.000. Temuan ini sejalan dengan catatan PPATK tahun lalu yang menyebutkan hal yang sama. PPATK menyimpulkan jika penjudi online berasal dari kelompok pendapatan rendah.

Menanggapi temuan tersebut, masyarakat menyatakan keinginan kuat terhadap intervensi pemerintah untuk membatasi iklan perjudian online. Sebanyak 74% responden setuju dan mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk membatasi akses terhadap situs judi online. (adz)

Walhi Sumut Serukan Tutup Medan Zoo, DPRD Sumut Minta BKSDA Turun Tangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, meminta keseriusan pemerintah dalam penanganan satwa dan pengelolaan Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) yang semakin memprihatinkan dari hari ke hari.

Bahkan, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) menyerukan penutupan segera Medan Zoo atau Kebun Binatang Medan usai empat ekor harimau mati dalam tiga bulan terakhir.

Baskami menegaskan, tidak boleh adanya pembiaran terhadap kondisi kebun binatang milik Pemko Medan itu. Ia pun meminta KLHK melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk turun tangan mengatasi permasalahan tersebut.

“Menurut saya, persoalan ini tidak bisa ditangani secara parsial. Medan Zoo ini bukan hanya persoalan beban pakan hewan yang ada, tetapi juga mengenai konservasinya, manajemen asetnya sampai masalah digitalisasinya,” ucap Baskami, Selasa (6/2/2024).

Baskami mengatakan, Medan Zoo harus lebih berperan sebagai usaha perlindungan dan pelestarian alam dari pada hanya sekadar memperagakan koleksi satwa langkanya.

“Kita menyayangkan, banyak satwa langka yang mati termasuk harimau sumatera. Saya kira ini bisa menjadi perhatian dunia, bila terjadi pembiaran,” ujarnya.

Baskami mengatakan, bila kondisi mengharuskan penutupan sementara, maka menurutnya seluruh sisa satwa yang ada harus diberikan kepada Lembaga Konservasi yang ideal.

“Saya meminta dalam waktu dekat ini ada langkah kongkrit dan penanganan komprehensif dari seluruh stakeholder tentang masalah ini,” katanya.

Sebelumnya, pada acara ‘Quo Vadis Kondisi Medan Zoo’ yang digagas Komunitas Gerak 98, Direktur Eksekutif Walhi Sumut Rianda Purba meminta agar pemerintah menutup kebun binatang itu.

“Melihat dari kondisi Walhi Sumut menyarankan pemerintah menutup sementara hingga masalah infrastruktur baik geografis, lahan sampai sarana prasarana memenuhi standar,” sarannya.

Sementara itu, Batara Johan, pegiat The Wildlife Whisperer Of Sumatera, mengatakan bila kondisi tersebut dibiarkan, maka Medan Zoo dapat menjadi sentimen negatif di mata dunia internasional.

“Kita mengusulkan agar merehabilitasi ulang hewan yang tersisa. Harus ada perawatan, penanganan dan perlindungan yang lengkap dari hewan-hewan itu,” tambahnya.

Batara juga meminta BKSDA untuk melakukan audit dan investigasi terkait matinya satwa langka di Medan Zoo.

“Karena kita tahu bahwa BKSDA memiliki data lengkap hewan-hewan yang ada dan penanganannya juga menjadi tanggungjawab mereka,” pungkasnya.
(map/ram)

Peduli Kaum Disabilitas, Prabowo Siapkan Pendidikan dan Pekerjaan Agar Bisa Hidup Mandiri

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto sangat peduli dengan kaum disabilitas. Bahkan, dirinya bersama Partai Gerindra mensponsori lahirnya Undang-Undang (UU) tentang disabilitas saat ini. Hal ini menunjukkan Prabowo sangat peduli apa yang menjadi kebutuhan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, apa yang dilakukan Prabowo selama ini menunjukkan komitmen seorang pemimpin dalam memperhatikan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari kelompok rentan.

“Mensponsori lahirnya UU disabilitas mencerminkan keseriusan Pak Prabowo dalam memajukan hak-hak penyandang disabilitas,” katanya, Selasa (6/2/2024).

Caleg DPR RI Dapil Sumut 1, nomor urut 2 dari Partai Gerindra ini mengungkapkan, pasangan Prabowo-Gibran memiliki pandangan progresif serta implementatif dalam menanggapi tantangan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang memerlukan dukungan lebih seperti penyandang disabilitas. Ini merupakan bentuk pengabdian yang dilakukan Prabowo-Gibran sebagai pemimpin masa depan.

“Keberpihakan terhadap kaum disabilitas juga bisa dilihat dengan menyiapkan lapangan pekerjaan yang bisa mereka laksanakan di pemerintahan. Dan ini komitmen Pak Prabowo dan Mas Gibran,” ungkapnya.

Tak sekadar menyiapkan lapangan pekerjaan, tapi juga pendidikan. Prabowo sangat memandang penting dalam memberikan pendidikan khusus terhadap kaum disabilitas. Selain itu, mencari teknologi untuk membantu meringankan kehidupan penyandang disabilitas agar dapat hidup mandiri. Dengan begitu apa yang menjadi hak mereka dan kewajiban negara terhadap mereka terpenuhi.

“Beliau (Prabowo) juga sering memberangkatkan atlet disabilitas mengikuti kejuaraan, termasuk kejuaraan dunia. Artinya, kepedulian beliau terhadap kaum disabilitas tidak diragukan lagi,” tukasnya. (dwi/ram)

Bawaslu Labuhanbatu Gelar Sosialisasi Peraturan Dan Non Peraturan Bersama Wartawan

PEMILU: Bawaslu dan jurnalis Labuhanbatu bahas peraturan dan non peraturan Pemilu tahun 2024. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Labuhanbatu, Bernat Panjaitan menjelaskan tahapan-tahapan cara membuat pelaporan resmi temuan pelanggaran yang terjadi pada saat menjelang pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang mesti memenuhi 5 syarat.

“Ada sebanyak 5 syarat untuk penetapan temuan dugaan pelanggaran Pemilu 2024,” kata Bernat saat sosialisasi peraturan dan non peraturan Pemilu tahun 2024 bersama media pers Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (6/2/2024) di Rantauprapat.

Bernat mengatakan, bagi warga yang mendapati berbagai kecurangan maupun pelanggaran yang terjadi berkaitan dengan pemilu 2024, dipersilakan segera mungkin melapor ke Bawaslu Labuhanbatu.

“Temuan pelanggaran Pemilu, diregistrasi oleh pengawas yang melakukan penanganan paling lama 2 hari kerja setelah penetapan temuan,” paparnya.

Bernat menjelaskan, 5 syarat untuk penetapan temuan dugaan pelanggaran Pemilu 2024, yaitu, Identitas penemu, tidak melebihi batas waktu paling lama 7 hari sejak Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan hasil investigasi dibuat, kemudian identitas pelaku, uraian kejadian dan bukti.

Temuan, kata Bernat, didasarkan pada hasil pengawasan dan hasil investigasi terhadap peristiwa yang mengandung dugaan pelanggaran.

“Jadi kalau ada temuan dugaan pelanggaran Pemilu, jangan hanya buat status di media sosial Facebook, tetapi silahkan buat laporan ke Bawaslu,” tandasnya.

Kegiatan yang mengusung tema Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu itu diikuti oleh sejumlah wartawan yang bertugas di Labuhanbatu dari berbagai media seperti, media elektronik, media online dan media cetak.

Sementara, narasumber dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu Mahra Lazuardi Harahap, dalam kesempatannya mengajak teman-teman yang berprofesi sebagai wartawan untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan mengedepankan profesionalisme dan netralitas dalam menyajikan informasi berita kepada masyarakat. (fdh/ram)

PSI Sumut Sebut Oknum Guru Besar USU Ajak Jokowi Netral Pada Pemilu, Kurang Kerjaan

Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara (PSI Sumut), Muhri Fauzi Hafiz. Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sumatera Utara (PSI Sumut), Muhri Fauzi Hafiz menyebut, para oknum guru besar Universitas Sumatera Utara (USU) yang menyampaikan pesan kritis meminta Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) bersikap netral pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, adalah para guru besar yang sedang kehilangan gagasan cerdas dan kurang kerjaan.

“Kita sangat menyayangkan para oknum guru besar tersebut seperti ‘preman intelektual’ yang seakan tidak paham dengan mekanisme penyampaian pesan yang baik dan benar kepada sosok kepala negara dan kepala pemerintahan yang masih aktif seperti pak Jokowi,” kata Muhri Fauzi Hafiz kepada wartawan di Medan, Selasa (6/2).

Dijelaskannya, Bangsa Indonesia sudah masuk di penghujung waktu di mana rakyat akan mengambil keputusan untuk memberikan hak suaranya.

Menurut Muhri, seharusnya kondisi ini bisa dipahami oleh para oknum guru besar USU tersebut sebagai kondisi yang kondusif, di mana rakyat diberikan kebebasan berpikir, bukan diintervensi dengan pesan yang seakan sudah direncanakan untuk memprovokasi, menyatakan seakan-akan Pemilu 2024 ini sebagai Presiden Pak Jokowi tidak netral.

“Semestinya secara kelembagaan USU harus menegur para oknum guru besar tersebut, yang seakan membawa nama USU karena penyampaian pendapat yang mereka sampaikan di dalam kampus USU,” tandasnya. (dwi)

Perbarindo Dorong Peningkatan Pemahaman Teknik dan Pelaporan Appraisal Agunan kredit

Perbarindo Sumut Gelar Kegiatan Teknik dan Pelaporan Appraisal Agunan Kredit.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat (PERBARINDO) Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan Pelatihan Teknik dan Pelaporan Appraisal Agunan kredit BPR & BPRS.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Kualitas Aset Tahun 2024. Diharapkan kemampuan SDM Bank Perkreditan Rakyat (BPR) meningkat dan mampu melakukan penilaian agunan/jaminan kredit yang realistis sehingga kualitas Aset BPR/S semakin baik.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai dari 6-7 Februari 2024 di Karibia Boutique Hotel, Jalan Timor Medan. Kegiatan ini menghadirkan pemateri, Dr. Tatang S Herisman,S.E., M.M., AK.,CA., cRBIA., CMT. dari Bandung, yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Wan Nuzul Fahry selaku Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Kantor OJK Provinsi Sumut. Wan Nuzul Fahmy didampingi Kepala Bagian Pengawasan Perbankan LJK 1 Ktr OJK Provinsi Sumut, Bone Quary.

Dalam arahannya, Wan Nuzul Fahmy menyampaikan apresiasi kepada Perbarindo Sumut yang menggagas pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi insan BPR/BPRS untuk bisa menjalankan kegiatan usahanya secara proden.

“Tentunya ini diharapakan bermanfaat bagi pemegang saham, bagi seluruh pengurus, karyawan dan tentunya bagi masyarakat sekitar kita. Saya menyadari, tidak seluruhnya kami bisa melakukan sosialisasi kepada BPR, makanya kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Perbarindo untuk membuat kegiatan ini,” kata Nuzul.

Nuzul menyampaikan, bahwa OJK sendiri memiliki program yang beberapa kali dilaksanakan setiap tahunnya, yaitu soal
kegiatan yang berkaitan dengan peraturan ketentuan. Namun, kata Nuzul, hal itu belum dapat mencakup semua aspek yang ada.

“Tapi saya yakin itu pasti tidak cukup, karenanya peran serta dan komitmen dari Perbarindo ini, tentunya kami ucapkan terima kasih,” sebutnya.

Ketua DPD Perbarindo Sumut Herdey Sabar Silaban mengatakan, Perbarindo Sumut selalu berkomitmen memberikan pelatihan kepada BPR/BPRS, agar tetap tumbuh dan berkembang dan tetap sehat

“Kegiatan kali ini adalah soal pelatihan teknik pelaporan aprisial BPR seseuai POJK nomor 1 tahun 2024. Pengembangan dan penguatan sektor keunangan yaitu sesuai dengan P2SK nomor 4 tahun 2023 ditindak lanjuti, OJK telah menerbitkan peraturan baru dalam upaya pengembangan penguatan BPR/BPRS,” kata Herdey.

Menurutnya, kegiatan ini sangat sejalan dengan kebutuhan yang makin kompleks. Apalagi OJK telah menerbitkan dua aturan memperkuat BPR/BPRS. Yaitu tentang penetapan status tindak lanjut pengawasan BPR/BPRS sesuai POJK nomor 28 tahun 2023, yang mulai berlaku kemaren tanggal 31 Desember 2023.

“Ini merupakan penyempurnaan atas POJK tahun 2019 nomor 03/2017 tentang penetapan status tindak lanjut pengawasan BPR/BPRS sebagaimana telah diubah dengan POJK nomor 32 tahun 2019. Dimana POJK ini telah kita pahami membuat pengaturan penyesuain, status jangka waktu pengawasan BPR/BPRS dan tugas pengawasan OJK dan penempatan dana oleh lembaga simpanan,” sebutnya.

“Kemudian, tentang kualitas aset BPR, yaitu POJK Nomor 1 tahun 2024 yang merupakan penyempurnakan POJK nomor 03 tahun 2018 tentang kualitas aset produktif pada BPR. Kami akan terus berupaya meningkatkan pengetahuan SDM BPR/BPRS dalam bentuk program pelatihan pendidikan,” sambungnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas Perbarindo Sumut, Madi Simbolon mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat memiliki manfaat, karena akan mengatur pada kualitas yang produktif.

“Jadi kita produktif dan bagus tentu akan berpengaruh pada kualitas asetnya ataupun permodalannya, Kalau kita lihat, pelatihan inikan POJK nomor 1 tahun 2024 sebegaimana dijelaskan tadi, ini yang pertama, jadi semua Bank yang pertama diutamakan ke BPR,” kata Madi.

Dia mengatakan, bahwa BPR/BPRS harus mampu menyesuaikan pengaturan sebagaimana sudah dikeluarkanya POJK nomor 1 tahun 2024, ini sebenarnya penyesuaian daripada POJK sebelumnya.

“Jadi sangat bermanfaat pada industri BPR dalam mengelola aset-aset ataupun sumber permodalannya khsusnya pada penyaluran kredit pada masyarakat,” pungkasnya.

Sekretaris DPD Perbarindo Sumut Mery Sulianty Sitanggang mengatakan bahwa pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kompetensi karyawan/ti BPR dalam melakukan penilaian atau appraisal terhadap agunan kredit yang diajukan oleh calon Debitur sehingga nilai ekonomis Agunan yang diberikan objektif dan relevan.

“Dengan terbitnya POJK Nomor 1 Tahun 2024 (POJK 1/2024) tentang Kualitas Aset BPR, diharapkan dapat membangun industri BPR yang sehat dan memiliki daya saing tinggi dengan senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko kegiatan usaha khususnya pengelolaan aset”, ujar Mery.

Berdasarkan keterangan Ka.Biro Pendidikan dan SDM DPD Perbarindo Sumut, Hisar Sitanggang Pelatihan ini diikuti sebanyak 41 peserta yang berasal dari 20 BPR Se-Sumatera Utara. Turut hadir pada saat Pembukaan tersebut Pengurus DPD Perbarindo Sumut lainnya Rezky Hasibuan, Mateus Manik, Adi Junianto, Rifai, Sudirman.(gus)

17 Hari, Polres Labusel Tangkap 13 Tersangka Narkoba

Kasat Narkoba Polres Labusel, AKP ER Ginting perlihatkan barang bukti narkotika. Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengungkap sejumlah kasus tindak pidana narkotika dalam rentang waktu 18 Januari-3 Februari 2024. Dari pengungkapan itu, sebanyak 13 orang diamankan sebagai tersangka dan ditahan.

Kapolres Labusel, AKBP Maringan Simanjuntak melalui Kasat Narkoba, AKP ER Ginting menjelaskan, dalam kurun waktu itu, pihaknya mengungkap 9 kasus dengan jumlah tersangka 13 orang terdiri 11 pria dan 2 wanita.

Mereka adalah, PS alias P (31), H alias J (52), AHN alias D (37), I alias P (41), P alias K (41), S alias A (43), A (52), AR alias A (16), M alias P (40), A HM alias M (19), RS alias A (32), R (44) dan FON alias F (22).

“Selain itu, kami berhasil menyita barang bukti narkotika sebanyak 11,94 gram sabu dan 5,89 gram ganja dan juga disita barang bukti lainnya seperti 3 unit sepeda motor, 7 unit handphone, dan uang tunai sejumlah Rp1.235.000,” jelas Ginting.

Dia menyatakan, pihaknya selalu komit untuk terus memberikan pelayanan dan penegakan hukum yang baik terhadap kejahatan narkotika di wilayah Labusel.

Pihaknya berjanji akan bekerja lebih keras dalam upaya memberantas peredaran narkotika dan memastikan kondusifitas keamanan di wilayah hukum Polres Labusel.

“Keberhasilan Polres Labusel dalam mengungkap kasus tindak pidana narkotika ini merupakan bukti nyata dari kerja cepat, cerdas, dan tuntas dalam mengamankan agenda kamtibmas di wilayah hukum mereka,” pungkasnya. (dwi)