Home Blog Page 725

Polres Pelabuhan Belawan Gencarkan Patroli Skala Besar Cegah Gangguan Kamtibmas

PATROLI GABUNGAN: Polres Pelabuhan Belawan terus mengintensifkan upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melakukan patroli skala besar pada malam hari.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Polres Pelabuhan Belawan terus mengintensifkan upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melakukan patroli skala besar pada malam hari.

Pada Selasa (27/2/24) malam, personel gabungan Polres Pelabuhan Belawan bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan melakukan patroli di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, SH, SIK, MKP, menyatakan bahwa kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari strategi pencegahan, pengawasan, dan penindakan terhadap berbagai jenis kejahatan jalanan, seperti begal, geng motor, tawuran, dan kejahatan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

“Kami mengambil langkah proaktif untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kami. Patroli skala besar ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat,” ujar Kapolres.

Dalam patroli tersebut, personel gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Satpol PP Kota Medan melakukan penjagaan intensif di berbagai titik rawan dan strategis. Mereka juga berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat terkait potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Pelabuhan Belawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan patroli semacam ini guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.(mag-1/han)

Batas Maksimum Sarjana S-1 Paling Lama 7 Tahun

IKUTI: Mahasiswa mengikuti kegiatan perkulihaan di kelas. ILUSTRASI

SUMUTPOS.CO – Bagi siswa sekolah menengah atas atau SMA yang akan naik ke jenjang pendidikan di universitas, satu pertanyaan yang sering ditanya adalah berapa lama waktu perkuliahan yang akan ditempuh. Waktu perkuliahan itu sangat penting untuk dihitung secara teliti.

Program sarjana atau S1 adalah jenjang pasca sekolah menengah atau Strata 1. Umumnya, beberapa pekerjaan dalam industri minimal membutuhkan gelar sarjana dalam memenuhi syarat untuk bekerja.

Kuliah jenjang S1 umumnya adalah 4 tahun atau 8 semester dan memiliki beban studi menggunakan sistem kredit semester (SKS) sebanyak 144 SKS. Itu juga berlaku sama untuk program pendidikan vokasi S1 terapan atau biasa di sebut dengan Diploma 4. Program kuliah sarjana menitikberatkan pada teori, sebaliknya sarjana terapan lebih fokus pada kegiatan praktik.

 

Faktor penentunya lama kuliah bermacam-macam. Mulai dari jumlah SKS yang diambil mahasiswa, IPK (indeks prestasi kumulatif), keseluruhan total mata kuliah wajib beserta pilihan, dan cuti atau terminal kuliah. Sehingga mahasiswa resmi dinyatakan lulus universitas bisa tepat waktu, lebih cepat, atau lebih lambat. Jika durasi 4 tahun belum selesai, mahasiswa masih berkesempatan mengambil tambahan tahun yang universitas berikan. Pihak kampus biasanya dapat memperpanjang durasi hingga ke semester 14 atau tahun ke-7. Tujuh tahun adalah batas maksimal kuliah sarjana. Baiknya, jangan pernah tunda-tunda kalau memang sudah bisa lulus cepat.

 

Nah, untuk calon mahasiswa baru yang hendak memasuki perkuliahan, Binus University hadir di Indonesia International Education and Training Expo & Conference 2024 (IIETE), di Jakarta Convention Centre. Binus University memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan dengan waktu yang lebih cepat.

”Mahasiswa bisa mengikuti kuliah hanya 2,5 tahun untuk dapat mulai lebih awal karir, baik sebagai profesional, menjadi entrepreneur, atau juga melanjutkan studi baik di dalam maupun di luar negeri,” ucap Vice President of Binus Higher Education Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM.

Hal itu juga dipertegas Rektor Binus University Dr. Nelly, S.Kom., MM, yang ditemui dalam acara talk show Ngobrol Bareng Rektor. Dia menyampaikan, kemampuan mahasiswa berbeda-beda.

”Salah satunya diperoleh melalui enrichment program yang akan dijalani mahasiswa dengan memilih salah satu dari tujuh track yang tersedia. Seperti internship, entrepreneurship, research, community development, study abroad, further study, dan specific independent study,” terang Nelly.

Intinya, sebelum memasuki perkuliahan, cari tahu apa saja prosedur perkuliahan. Penting juga untuk mengetahui jumlah SKS yang diambil, lebih banyak, pas, atau kurang. Usahakan lulus dalam semua mata kuliah dan usahakan untuk mendapatkan nilai yang baik.(jpc/han)

Komisioner KPU Baru Audiensi ke Pj Bupati Langkat

TERIMA: Pj Bupati Langkat, H M Faisal Hasrimy saat menerima audiensi Komisioner KPU Langkat yang baru.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Penjabat Bupati Langkat, H M Faisal Hasrimy menerima audiensi Komisioner KPU daerah setempat di ruang kerjanya, Selasa (27/2/2024). Audiensi dimaksud bertujuan untuk silaturahim sebagai pengurus baru yang dilantik pada Selasa (20/2/2024) lalu.

Ketua KPU Langkat, Dian Taufik Ramadhan menjelaskan, audiensi dimaksud juga koordinasi terkait penyelenggaraan Pilkada 2024 ini.

“Kami di April akan melaksanakan tahap pertama pertama pelaksanaan Pilkada 2024. Jadi koordinasi antara KPU dan Pemkab Langkat harus terjalin sehingga menjadi sinergitas yang baik untuk Pilkada nanti,” kata Dian.

Sementara, Pj Bupati Langkat, H M Faisal Hasrimy menyatakan, KPU yang merupakan penyelenggara pemilu merupakan mitra. Karenanya, diperlukan diskusi guna pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan baik.

“Terkait biaya, sudah 43 persen ditransfer atau sebesar Rp28 miliar, maksimalkan untuk persiapan tahap pertama Pilkada awal April nanti,” kata dia.

“Kita sama-sama baru dilantik, tetapi langsung menghadapi tugas yang luar biasa. Sekarang ini seluruh mata nasional tertuju kepada KPU, jalankan amanah ini dengan baik, insya Allah dapat rewat yang sangat luar biasa yang akan dirasa kedepannya,” sambung dia.

Menurut dia, penyelenggara Pemilu sudah berbasis elektronik. Karenanya, menurut dia, hal tersebut memperkecil potensi kecurangan.

“Masyarakat yang tidak diuntungkan dengan hasil demokrasi, memandang KPU selalu salah, begitu sebaliknya. Kita terus bersinergi dan menjaga martabat kita,” kata dia.

Dia juga mengajak kepada Komisioner KPU Langkat uang baru untuk sama-sama bekerja untuk menyukseskan pesta demokrasi Pilkada 2024 ini. “Saya mau KPU jadi rumah yang baik, karena sukses saya Pj Bupati Langkat tergantung suksesnya Pilkada nanti,” pungkasnya. (ted)

Pemkab Langkat Terima Bantuan Program Tambak Klaster Udang Masyarakat

SERAHKAN: Kepala BBPBAP menyerahkan surat keputusan penetapan lokasi klaster kepada Pj Bupati Langkat, H M Faisal Hasrimy dan Kelompok Anak Langkat Bertuah, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) memberikan bantuan program tambak klaster udang masyarakat kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Langkat, Selasa (27/2/2024). Bantuan program tambak klaster udang ini seluas 5 hektar dan dilengkapi rumah karyawan, gudang pangan, mini laboratorium dan gudang barang dengan total biaya senilai Rp5,5 miliar.

Program ini merupakan strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mencapai target produksi budidaya udang tahun 2024 berbasis ekonomi biru. Kepala BBPBAP, Jepara Supito menjelaskan, program klaster ini prinsipnya sebagai untuk percontohan budidaya udang dan salah satu klasternya di Kabupaten Langkat.

“Semua persiapan lahan, konstruksi, operasional, akan kami kawal sampai panen. Untuk awal Maret, akan dimulai pembangunan dan Juni nanti, akan dilakukan penyebaran benur,” serunya.

“Harapan saya lewat program ini nantinya bermanfaat untuk para penerima bantuan dan masyarakat Kabupaten Langkat,” sambungnya.

Kepala BBPBAP kemudian menyerahkan surat keputusan penetapan lokasi klaster kepada Pj Bupati Langkat, H M Faisal Hasrimy dan Kelompok Anak Langkat Bertuah, Desa Pasar Rawa, Gebang. Menanggapi hal ini, Faisal atas nama Pemkab Langkat mengapresiasi bantuan tersebut.

” Hari ini kita kabupaten dengan keterbatasan dana APBD, kita sulit berkembang. Makanya kita selalu dorong OPD untuk mengajak kerjasama pemerintah pusat, menambah dana ke Kabupaten Langkat,” serunya.

Nantinya, Faisal berharap, Kabupaten Langkat dapat menjadi contoh untuk daerah lain.

“Ini sangat baik, dapat memenuhi kebutuhan udang untuk Langkat, Sumut bahkan wilayah Sumatera. Harapan saya ini menjadi energi untuk seluruh kelompok di Sumatera Utara. Bayangkan kalau ini berhasil, kabupaten kota yang ada bisa belajar ke Kabupaten Langkat. Ayo berkolaborasi untuk OPD terkait dan kelompok, maksimalkan bantuan ini sehingga nantinya kita bisa menjadi pilot projek untuk wilayah barat,”pungkasnya. (ted)

Tips Persiapan Menjelang Bulan Suci Ramadan

SUMUTPOS.CO – Bulan suci Ramadan tak lama lagi akan tiba, dan kita umat Muslim harus bersiap menyambutnya. Bulan Ramadan memiliki banyak keistimewaan, dan dibulan ini umat Islam wajib menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh.

 

Untuk menyambut datangnya bulan puasa yang penuh berkah maka ada persiapan-persiapan yang perlu kita lakukan, agar bisa beribadah dan berpuasa dengan lancar di bulan Ramadan. Jika anda tidak terbiasa untuk melakukan puasa seperti puasa Sunnah, ada baiknya untuk mempersiapkan fisik dan mental anda mulai dari sekarang.

Berpuasa Sunnah di bulan Syaban akan membantu Anda untuk terbiasa berpuasa dan melatih kesabaran serta menahan hawa nafsu sebelum bulan Ramadan datang. Konsumsi lebih banyak cairan sebelum berpuasa, ini akan membantu sistem pencernaan dan proses detoksifikasi tubuh menjadi lebih baik sehingga anda akan merasa ringan saat berpuasa di bulan Ramadan nanti.

Perbaiki pola tidur Anda, jangan biasakan bergadang dan bangun siang hari karena hal ini akan menyulitkan untuk bangun sahur saat bulan Ramadan. Sebaiknya tidurlah lebih awal dan cobalah untuk bangun lebih awal.
Konsultasikan pada dokter sebelum berpuasa terutama bagi anda yang menderita penyakit kronis, ibu hamil maupun menyusui Konsultasi dokter penting untuk memberikan masukan dan saran bagi anda terutama tentang konsumsi obat dan makanan selama bulan Ramadan.

Kemudian, mengurangi konsumsi kopi, rokok, soda dan hal-hal lain yang sifatnya adiktif atau menimbulkan ketergantungan. Saat berpuasa kita tidak boleh merokok, dan dianjurkan untuk meninggalkan kafein. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki kebiasaan demikian maka kurangi kebiasaan tersebut mulai dari sekarang, dan Anda bisa melakukannya dengan perlahan.

Kurangi konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi, juga dianjurkan saat Anda akan memulai berpuasa. Makanan manis akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat dan merangsang rasa lapar setelah makan. Jika Anda suka mengkonsumsi cokelat, biskuit atau apapun dengan kadar gula yang tinggi sebaiknya kurangi dari sekarang.

Makan dengan porsi yang lebih kecil akan membantu Anda untuk berpuasa di bulan Ramad0an. Hal ini akan membiasakan lambung untuk menerima asupan makanan yang sedikit dan lambung dapat dengan mudah beradaptasi dengan puasa Ramadan nantinya.
Lakukan olahraga ringan, olahraga akan membantu sistem pertahanan tubuh anda terutama sistem limfatik untuk bekerja lebih baik dan membuat anda terhindar dari penyakit selama bulan Ramadan.

Persiapkan bahan makanan yang akan anda gunakan untuk makan sahur atau biasanya makanan yang gampang diolah di dalam pendingin atau freezer. Jika perlu buatlah makanan beku anda sendiri dengan bahan bahan yang lebih sehat.
Siapkan keluarga anda untuk menyambut ramadhan dan ajari anak-anak anda untuk lebih rajin beribadah dan buat suasana ramadhan lebih ceria dengan menghias rumah atau persiapkan buku-buku cerita Islami yang bisa mereka baca.

Dan jangan lupa, perbanyak membaca Alquran dan berzikir. Di bulan Ramadan segala amal ibadah akan dilipat gandakan pahalanya, dan untuk itu sebaiknya mulailah untuk membiasakan diri membaca Alquran. Hal ini akan membuat hati dan pikiran anda tenang sebelum bulan Ramadan datang.(bbs/han)

Israel Sepakat Hentikan Perang Selama Bulan Suci Ramadan

SUMUTPOS.CO – Otoritas Israel sepakat untuk tidak melakukan aksi militer di Jalur Gaza selama bulan suci Ramadan demi membebaskan para sandera yang tersisa di sana, kata Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

 

Pada 9 Februari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan rencana untuk mengevakuasi penduduk Kota Rafah dan menghancurkan batalion Hamas yang tersisa.

Pada Minggu anggota Kabinet Perang Israel, Benny Gantz, mengatakan jika sandera yang ditahan di Gaza tidak dibebaskan pada awal Ramadan 10 Maret, maka perang di semua wilayah, termasuk di Rafah akan terus berlanjut.

“Terdapat kesepakatan dari pihak Israel bahwa mereka juga tidak akan melakukan aktivitas selama Ramadan, untuk memberi kami waktu membebaskan semua sandera,” kata Biden saat wawancara dengan NBC News yang dipublikasi pada Senin.

Biden berharap agar kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas bisa tercapai pada 4 Maret mendatang.
Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dari Gaza pada 7 Oktober. Akibatnya, 1.200 orang tewas dan sekitar 240 orang lainnya diculik.

Israel lantas melakukan serangan balasan dan memerintahkan pengepungan total terhadap Gaza dan mulai melancarkan serangan darat yang bertujuan untuk melenyapkan petempur Hamas dan menyelamatkan para sandera.

Hingga kini, sedikitnya 29.700 orang di Jalur Gaza tewas, demikian menurut pemerintah setempat.
Pada 24 November tahun lalu, Qatar menjadi mediator Israel dan Hamas dalam kesepakatan gencatan senjata sementara, juga menyangkut pertukaran tawanan perang dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Gencatan senjata diperpanjang beberapa kali dan berakhir pada 1 Desember 2023. Sejauh ini, lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan Hamas di Gaza. (*)

Terjerat Kasus Film P0rn0 Kramat Tunggak, Siskaeee Tak Mau Sendiri Dipenjara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tak mau sendiri dipenjara karena kasus pornografi film Kramat Tunggak, Siskaeee mendesak polisi untuk penjarakan tersangka lainnya. Desakan itu disampaikan melalui kuasa hukumnya Tofan Agung Ginting.

 

Menurutnyanya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk perjuangan Siskaeee dalam mencari keadilan dalam kasus ini.
Selebgram yang bernama lengkap Fransiska Chandra Novitasari ini merasa keberatan, karena hanya dirinya sendiri yang dijebloskan ke penjara sementara tidak dengan tersangka lainnya.

“Kami akan membuat surat permohonan kepada Polda Metro Jaya untuk melakukan penahanan terhadap tersangka lain agar terciptanya keadilan bagi Siskaeee,” kata Tofan Agung Ginting di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024).

“Kami juga akan memfollow-up surat-surat yang diajukan ke Polda Metro Jaya dan akan mendampingi Siskaeee ketika berkasnya sudah lengkap dan siap sidang di PN Jaksel nanti. Kami lalu akan mengumpulkan bukti-bukti buat sidangnya juga,”tambahnya.

Seluruh gugatan praperadilan yang dilayangkan Siskaeee terhadap Polda Metro Jaya ditolak hakim PN Jaksel. Namun, Tofan menegaskan kalau pihaknya menghormati putusan tersebut meski tak sesuai harapan.

“Hakim menolak segala dalil-dalil yang diajukan pemohon, dimana dalam literatur hukum yang mengatur tentang asas siapa yang mendalilkan dia yang membuktikan,” ujarnya.

“Kita pemohon sudah mengajukan bukti-bukti surat dan saksi, namun saksi dari pemohon tidak dapat hadir karena sakit, ini kita ketahui dari surat dokter sehingga putusan ini kami sangat menghormatinya,” tutup Tofan.(bbs/han)

BPOM akan Sanksi Produsen AMDK yang Mengandung Bromat Berlebih

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengambil sikap tegas terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran terhadap aturan keamanan pangan di Indonesia. BPOM tidak segan untuk memberikan sanksi keras.

“Sanksi tersebut dapat berupa penarikan produk dari peredaran hingga pencabutan izin edar,” kata Kepala Biro Kerja Sama dan Humas, Noorman Effendi di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan berkenaan dengan kandungan Bromat berlebih pada salah satu produk air minum dalam kemasan (AMDK). Sebuah unggahan di media sosial mengungkapkan bahwa salah satu produk AMDK yang lekat dengan rasa manis memiliki kandungan Bromat 58,8 mikrogram per liter.

Angka itu jauh melebihi ambang batas yang ditentukan BPOM yakni 10 mikrogram per liter. BPOM mengungkapkan bahwa pihaknya belum melakukan uji kandungan Bromat pada AMDK manapun.

“Terkait data kandungan Bromat pada AMDK yang beredar luas di media sosial, data tersebut bukan merupakan hasil pengujian BPOM,” kata Noorman.

Artinya, ada laboratorium lain yang lebih dulu melakukan uji kesehatan pangan sehingga muncul data kandungan Bromat dimaksud. Data tersebut kemudian diungkapkan ke publik guna memberikan kesadaran ke masyarakat dan pemerintah terkait kondisi yang ada.

Badan keamanan pangan nasional itu mengaku secara rutin melakukan pengawasan terhadap AMDK yang beredar di Indonesia. Dari hasil pengawasan itu, BPOM mengklaim bahwa AMDK yang beredar saat ini masih memenuhi persyaratan keamanan dan mutu.

BPOM mengaku selalu mengedepankan pembuktian ilmiah dan objektif dalam proses pengawasan peredaran obat dan makanan. Masyarakat tentu berharap agar BPOM tidak kecolongan dalam kasus Bromat kali ini seperti pada kasus Etilen Glikol dan Dietilen Glikol (EG/DEG) pada obat batuk.

Sebelumnya, kandungan Bromat yang melebihi ambang batas aman diungkapkan oleh Gerald Vincent di media sosial melalui akun tiktok @geraldvincentt. Dia memaparkan hasil uji lab kandungan Bromat terhadap beberapa produk AMDK.

Hasilnya, salah satu produk memiliki kandungan Bromat sebesar 58,8 mikrogram per liter. Unggahan Gerald lantas viral dan menjadi pembelajaran bagi publik akan bahaya kandungan Bromat dalam AMDK.

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi Bromat dalam jumlah besar mengalami gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, diare dan sakit perut.

Orang yang mengonsumsi Bromat konsentrasi tinggi juga mengalami efek ginjal, efek sistem saraf dan gangguan pendengaran. Namun, orang-orang ini terpapar pada tingkat Bromat ribuan kali lipat dari jumlah yang dihasilkan dari air minum pada standarnya.

Paparan Bromat dalam jumlah besar dalam jangka waktu lama menyebabkan efek ginjal pada hewan laboratorium. Paparan Bromat tingkat tinggi dalam jangka panjang juga menyebabkan kanker pada tikus.

Keberadaan Bromat yang melebihi ambang batas dalam AMDK juga pernah ditemukan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, China dan Saudi Arabia. Di Amerika, AMDK dengan kandungan bromate melebihi ambang batas ditemukan pada merek Zephyrhills. Sebanyak lebih dari 300 ribu produk segera mereka dari pasaran. (ila)

Kemenag Usulkan Rekrut 250 Ribu Formasi Guru Madrasah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah melakukan penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) untuk status pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 2024. Jumlah formasi yang disiapkan mencapai 2.302.543. Baik untuk tenaga teknis, guru, dan kesehatan.

Semua itu tersebar untuk instansi pemerintah daerah dan pusat. Salah satu usulan formasi dari pemerintah pusat yakni, Kementerian Agama (Kemenag) juga menyiapkan rekrutmen guru ASN tahun ini.

Plt Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag M. Sidik Sisdianto mengatakan, baru saja menyampaikan usulan kebutuhan guru-guru di madrasah seluruh Indonesia. “Apakah itu nanti PNS atau PPPK, kami masih menunggu arahan,” katanya di kantor Kemenag, Selasa (27/2).

Dia menjelaskan, perhitungan yang paling baru sudah mempertimbangkan proses redistribusi guru di madrasah. Secara garis besar, kebutuhan guru baru yang diusulkan pada rekrutmen ASN 2024 sekitar 250 ribu orang.

Jumlah tersebut merupakan total untuk semua mata pelajaran di madrasah. Baik itu mata pelajaran keagamaan maupun mata pelajaran umum. Tahun lalu, Kemenag membuka rekrutmen guru ASN sebanyak 2.296 orang.

Untuk formasi guru, tahun lalu hanya dibuka pada jenis PPPK. Sementara kuota ASN untuk CPNS diperuntukkan bagi dosen sebanyak 68 orang. Selain itu juga ada formasi dosen PPPK sebanyak 68 orang.(jpc/han)