Home Blog Page 806

Pengurus SPS Aceh Berkunjung ke Sumut Pos Grup, Sharing Manajemen Keredaksian dan Bisnis

Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh saat berkunjung ke kantor Sumut Pos Grup di Gedung Graha Pena Jalan SM Raja Medan (26/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh berkunjung ke kantor Sumut Pos Grup di Gedung Graha Pena Jalan SM Raja Medan (26/1). Rombongan terdiri dari Ketua SPS Aceh, Mukhtaruddin Usman bersama jajaran pengurus lainnya. Kehadiran rombongan diterima oleh Direktur PT Medan Graindo Khadafi didampingi Direktur Keuangan, Lili Mailisda, Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Asih Astuti dan Kepala Bagian Percetakan, Amir Machmud.

Ketua SPS Aceh, Mukhtaruddin Usman, mengatakan, kunjungan ini dalam rangkaian kegiatan studi banding SPS Aceh ke Sumut yang digelar 25-29/1/2024. Selain untuk bersilaturahmi, kegiatan ini dimaksudkan untuk saling sharing/diskusi terkait pengelolaan media. Dikatakan Mukhtaruddin, baginya Sumut Pos grup terutama Percetakan Medan Graindo sudah cukup familiar.

Mengingat selama ini sudah sering bekerjasama. Dan ia berharap ke depannya, kerjasama yang telah terjalin bisa terus berjalan. ‘’Kami berharap Medan Graindo dapat memberikan kemudahan dan keringanan bagi pengurus dan anggota SPS Aceh dalam mencetak surat kabar di Medan Graindo,’’ujarnya.

Dalam kesempatan ini banyak hal yang dibahasa oleh kedua unsur tersebut seputar dunia industri media massa. Pembahasan yang turut dibicarakan antar lain, upaya “bertahan” keberlangsungan media massa cetak dan optimalisasi media online yang terus berkembang dan sejumlah soal tentang kerjasama dengan pihak ketiga.

PTPN IV Regional 1 Kebun Rantauprapat dan Bumdes Tunas Mekar Raih 10 BUMDES Terbaik di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BUMDES Tunas Mekar Desa Afdeling II berhasil raih penghargaan 10 besar BUMDES terbaik se Provinsi Sumatera Utara atas kinerja tahun 2023, Senin (29/1/2024).

Penghargaan itu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatra Utara. BUMDES Tunas Mekar adalah Badan Usaha Milik Desa Afdeling II yang terletak di Kecamatan Bilah Barat kabupaten Labuhan Batu.

Sejak tahun 2021 BUMDES Tunas Mekar yang berada di atas HGU PTPN IV Regional 1 Kebun Rantauprapat telah menjalin kerja sama sewa lahan dengan PTPN IV Regional 1 Kebun Rantauprapat seluas 3.133 meter persegi.

Asisten Personalia Kebun PTPN IV Regional 1 Kebun Rantauprapat, Regen Erasi Sitindaon, SH, mengatakan, bahwa kerja sama sewa lahan dilaksanakan dengan mempedomani ketentuan peraturan perundang-undangan dan SOP Perusahaan.

“PTPN IV Regional 1 khususnya Kebun Rantauprapat sangat mengapresiasi dan mendukung penuh BUMDES Tunas Mekar. Kerja sama sewa lahan yang kami lakukan dengan pihak BUMDES sejalan dengan Instruksi Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan terkait optimalisasi aset-aset BUMN,” kata Regen Erasi.

Saat ini, lanjutnya, sedang berjalan proses adendum perjanjian sewanya karena ada permohonan dari BUMDES untuk penambahan luasan yang awalnya 1.133 menjadi 3.133 meter persegi.

BUMDES Tunas Mekar sejak awal berdiri sampai sekarang terus melalukan inovasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja dan revenue guna mencapai tujuan yaitu menjadikan Desa Afdeling II sebagai Desa Mandiri.

Berawal dari Bisnis PERTASHOP, sekarang BUMDES Tunas Mekar berhasil mendirikan warkop dan food court dengan lokasi yang berada tepat di tepi jalan lintas Sumatra. BUMDES Tunas Mekar telah menjelma menjadi salah satu rest area favorit bagi pengendara yang melintasi jalan lintas.

Direktur Utama BUMDES Tunas Mekar, Siswanto Bangun, menjelaskan bahwa keberhasilan BUMDES ini tidak lepas dari bantuan stakeholder BUMDES, khususnya PTPN IV Regional 1 wilayah Distrik Labuhanbatu III, khususnya Kebun Rantauprapat.

“BUMDES Tunas Mekar bisa terus maju dan berkembang karena didukung oleh manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Rantauprapat. Dukungan yang sama diberikan Manajer Kebun Rantauprapat, Indrawan beserta seluruh karyawan itu menjadi kunci keberhasilan kami,” kata Siswanto Bangun dengan penuh semangat. (ila)

Protes Kepling, Warga Polonia Ngadu ke Ombudsman

DATANG: Warga saat datangi Kantor Ombudsman Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) I Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia diduga tidak sesuai prosedur. Warga berkonsultasi ke Ombudsman tantang pengangkatan kepling tersebut .

Perwakilan warga akhirnya mendatangi Kantor Ombudsman RI Provinsi Sumut di Jalan Asrama Medan dan diterima langsung oleh Kepala Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL), Ganda Yoga Pangestu. “Kita sengaja mendatangi kantor Ombudsman ini untuk berkonsultasi perihal pengangkatan kepling yang tidak memenuhi persyaratan di Lingkungan I Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia,” beber Arief Darmodjo, perwakilan warga Lingkungan I Kelurahan Polonia di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Selasa, (30/1).

Sebelumnya, lanjut Arief, perihal keberatan mengenai pengangkatan kepling yang tidak memenuhi persyaratan itu karena terindikasi sebagai mantan narapidana narkotika tersebut sudah disampaikan ke pihak kecamatan. “Namun, karena sampai saat ini tidak ada kejelasan, makanya kami ke Ombudsman untuk menyampaikan keluhan kami perihal pengangkatan kepling di lingkungan kami dengan harapan Ombudsman bisa memberikan solusi terbaik,” jelas Arief.

Sementara itu, Pjs Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut, James Marihot Panggabean yang dikonfirmasi membenarkan adanya aduan warga tentang kepling tersebut.

“Ya, benar kita ada menerima keluhan dari warga Kelurahan Polonia yang keberatan atas pengangkatan Kepling di Lingkungan I, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia,” aku James.

Namun, lanjut James, warga diminta untuk melengkapi adminsitrasi laporan ke Ombudsman.

“Jika nanti persyaratan pelaporan ke kita sudah dilengkapi warga, Ombudsman akan menindaklanjutinya dengan melakukan kajian dan mengundang para pihak terkait,” kata James.

Intinya, kata James, laporan warga yang mememuhi persyaratan dan sudah diverifikasi akan ditindaklanjuti sepenjang itu menjadi ranahnya Ombudsman.

Sebelumnya, Jumat, 12 Januari 2024, Camat Medan Polonia Irfan Asardi Siregar lewat suratnya mengundang YP, terduga mantan narapidana kasus narkotika yang menghadiri pelantikan kepling di lingkungannya.

Padahal, Peraturan Wali Kota Medan Nomor 21 Tahun 2021 menyatakan mantan narpidana khususnya kasus narkotika tidak memenuhi persyaratan menjadi kepling.(rel/azw)

Setelah Viral, Polres Langkat Ringkus Satu dari Dua Pelaku Cabul

AMANKAN: Satu dari dua pelaku pencabulan di Kecamatan Secanggang diamankan setelah video ayah korban meminta keadilan viral di media sosial.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS CO – Satu dari dua pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur berinisial F (13) warga Kecamatan Secanggang sudah diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat, Senin (29/1/2024) dini hari. Penangkapan terhadap F terjadi usai video ayah korban viral di media sosial yang meminta keadilan atas kasus yang menimpanya.

Kasi Humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kusuma membenarkan adanya penangkapan tersebut. “F diamankan di Hamparanperak, Deliserdang,” ujarnya, Selasa (30/1/2024).

F ditangkap, kata Rajendra, setelah Polres Langkat menerima laporan polisi yang dilayangkan oleh keluarga korban dugaan pencabulan. Laporan dimaksud sesuai nomor: LP/B/14/I/2024/SPKT/Polres Langkat/Polda Sumatera Utara pada 11 Januari 2024 dan kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Menurutnya, Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Dedi Mirza yang memimpin langsung penangkapan tersebut. Dia juga menepis jika Polres Langkat tidak serius menanggapi laporan keluarga korban.

“Kami serius menindaklanjuti laporan korban dan terbukti dengan ditangkapnya tersangka F di rumah pamannya, di Hamparanperak. Sebelum menangkap tersangka, tentunya ada alat bukti yang harus diperoleh terlebih dahulu, yang ini sifatnya wajib, seperti hasil visum,” urai dia.

Mantan Waka Polsek Pangkalansusu ini menegaskan, penyidik akan terus menangani kasus tersebut sampai tuntas. “Dan akan mengembangkan setiap keterangan serta alat bukti yang diperoleh sesuai undang-undang yang berlaku,” katanya.

Tersangka F disangkakan pasal 76 d jo pasal 81 ayat (1), (2) subsider pasal 76 e jo pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI No 35/2014 tentang perubahan atas UU RI No 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Sedangkan satu orang terduga pelaku lagi berinisial IS (40) belum ditangkap Polres Langkat.

Terduga korban pencabulan sebut saja Mawar yang masih berusia 7 tahun, diduga mengalami rasa traumatik berat. Pasalnya, dua terduga pelaku yang diduga mencabulinya berdomisili di sebuah desa yang sama pada Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Kakek korban berinisial An (65) menguraikan, kedua terduga pelaku berinisial PD (15) dan IS (40). Menurut An, terduga pelaku berinisial IS sudah dianggap ayah korban seperti keluarga.

IS pun bahkan sehari-hari makan dan tidur di rumah korban. Antara IS dengan korban adalah tetangga.

“Pelaku yang sering dipanggil Pak Is ini sudah lama duda, puluhan tahun. Pelaku ini sudah punya anak dua di Stabat, sudah gadis anaknya,” kata kakek korban.

Terduga pelaku IS tidak bekerja alias pengangguran. “Makan (terduga pelaku IS) ini pun di rumah korban. Ayah cucu kami ini sudah percaya sama pelaku, sudah dipanggil pakcik pun,” katanya.

Kakek korban juga mendapat informasi salah satu terduga pelaku sudah dibekuk Polres Langkat. Menurut An, pihaknya memviralkan kasus yang menimpa Mawar karena ada unsur Polres Langkat tidak menanggapi laporan yang telah dilayangkan.

Keluarga korban menduga, Mawar dicabuli oleh kedua terduga pelaku seperti pasangan suami istri. Bahkan ada dugaan, kata An, Mawar dicabuli secara bergilir.

Keluarga memprediksi, tindakan keji kedua terduga pelaku sudah berjalan selama tiga bulan. “Dugaan kami, kedua pelaku menggilir cucu kami ini untuk dicabuli. Prediksi sudah ada tiga bulan, kedua pelaku mencabuli cucu kami ini. Ketika diperiksa sama mentri, luka pada kemaluan cucu kami ini sudah lama dialaminya,” ujarnya.

Dugaan pencabulan terhadap Mawar terungkap bermula ada rasa sakit ketika neneknya memandikannya. Sang nenek pun awalnya menganggap hanya bisul.

Namun begitu, sang nenek menyampaikan kepada orang tua Mawar dan kepanikan pun terjadi. Beragam pertanyaan dicecar kepada Mawar.

Alhasil, Mawar akhirnya mengaku bahwa telah dicabuli oleh kedua terduga pelaku. “Ditanyakan lah berapa kali pelaku melakukannya, dijawab sama cucu kami sudah lima kali dilakukan IS dan empat kali dilakukan PD,” tukasnya.

Diketahui, video berdurasi 46 detik dari seorang pria yang diduga ayah korban pencabulan viral di media sosial. Video singkat ini menampilkan seorang pria tersebut menangis lantaran kasus yang menimpa buah hatinya berusia 7 tahun yang diduga menjadi korban pencabulan, tidak menunjukkan perkembangan dalam penyelidikan Polres Langkat.

Peristiwa yang dialami Mawar terjadi di Kecamatan Secanggang, Langkat. Kedua pelaku diduga berusia 40 tahun dan 15 tahun.

Atas peristiwa keji yang menimpa Mawar, sang ayah sudah melaporkan hal ini ke Polres Langkat pada Kamis (11/1/2024). Dalam video, sang ayah menangis di depan kamera untuk meminta keadilan. (ted/ram)

Resmikan PLHUT Tapteng, Kakanwil Kemenagsu Minta Pelayanan Haji Harus Optimal

RESMIKAN: Kakanwil Kemenag Sumut, H Ahmad Qosbi saat meresmikan PLHUT Kemanag Tapteng. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenag Sumut) H Ahmad Qosbi, meresmikan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kantor Kementerian Agama Kabupateb Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (29/1/2024).

Qosbi menyampaikan dalam sambutannya, agar pelayanan haji dan umrah di Tapteng semakin optimal dan berkualitas.

“Pembangunan PLHUT harus kita syukuri bersama karena mempermudah masyarakat pada kebutuhannya untuk mengurus segala yang berhubungan dengan haji dan umrah,” ucapnya.

Dia juga mengatakan agar ASN Kemenag Tapteng, segera mempersiapkan diri untuk melakukan sosialisasi terkait keberangkatan haji tahun ini.

“Hidupkan Gedung PLHUT ini dengan serangkaian layanan dan sosialisasi perkembangan informasi haji terkini, terutama terkait keberangkatan tahun ini. Beri keterangan yang lengkap dan detail kepada calon jemaah haji, maksimalkan manasik secara rutin,” katanya.

Selain itu, Qosbi mengungkapkan, beberapa waktu yang lalu Gusmen melakukan MoU dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pelayanan haji 1445 H/2024 M.

“Salah satu hasilnya, kita mendapatkan kuota terbesar sepanjang sejarah yaitu 241 ribu jemaah haji. Kemudian kesepakatan antara Kementerian Agama RI dan Pemerintah Arab Saudi adalah mengupayakan agar jamaah haji Indonesia mendapatkan tempat terbaik di Arab Saudi,” urainya.

“Layanan fast track akan memudahkan jemaah haji dalam proses pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor. Fast track ini dinilai penting agar jemaah haji yang datang ke Arab Saudi sudah tidak melalui proses imigrasi. Hal tersebut akan sangat membantu jemaah haji Indonesia untuk mengurangi kelelahan setelah melakukan perjalan panjang dari tanah air,” tambahnya.

Selanjutnya, dia meminta kepada seksi penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk mengingatkan jamaah agar melakukan istitoah di fasilitas kesehatan masyarakat masing-masing. Selain itu Kakanwil Kemenagsu meminta jamaah agar segera melunasi biaya hajinya.

“Saya mengimbau jamaah untuk segera melakukan pelunasan. Untuk itu, perlu segera melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Sebab, istithaah kesehatan haji mulai tahun ini menjadi syarat pelunasan,” imbuhnya.

Dalam momen itu juga Kakanwil Kemenagsu memberikan zakat profesi Kemenag Tapteng kepada warga dhuafa sekitar Gedung PLHUT. Ia berharap kehadiran Gedung PLHUT menjadi sebuah berkah untuk masyarakat. (man/ram)

TPN Yakin Ganjar Siap Debat Terakhir soal Isu Sosial hingga SDM

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal kembali menggelar debat Pilpres 2024 pada Hari Minggu, 4 Januari mendatang. Pada debat Capres kelima nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengusung tema Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi.

Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Roby Muhamad mengatakan, Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo sangat siap menghadapi debat terakhir tersebut. “Selama 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, isu-isu yang menjadi tema debat ini sudah ditangani dan dihadapi oleh Mas Ganjar setiap hari,” kata Roby kepada wartawan, Selasa (30/1).

Roby menyebut, Ganjar juga telah menuangkan pengalaman dan semangat kerakyatan dalam program-program di visi-misi dan 21 program unggulan Ganjar-Mahfud. Ia menjelaskan, untuk pendidikan, Ganjar-Mahfud punya berbagai program. Misalnya, satu keluarga miskin satu sarjana, kemudian sekolah dapat gaji, lulus pasti kerja, dan lain-lain.

Kemudian terkait pemerataan akses kesehatan, ada program-program “Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes” dan “Uang Saku Kader Posyandu”. Belum lagi program-program lain terkait tema debat, seperti “Internet Super Cepat, Gratis dan Merata,” “17 Juta Lapangan Kerja,” “Buruh Naik Kelas,” dan “Disabilitas Mandiri Berprestasi, 1 Desa 1 Mobil Akses.”

“Yang utama bagi Ganjar-Mahfud adalah mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Maka dari itu, semua aspek yang menjadi tema debat kelima ini harus ditanggapi sebagai suatu kesatuan yang tidak terpisahkan,” ujarnya.

“Pada akhirnya, semua topik ini, mulai dari kesehatan sampai teknologi informasi, semuanya bertujuan untuk meningkatkan derajat hidup dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” pungkas Roby. (adz)

Ribuan Jamaah Pengajian Al-Hidayah Sambut Plt Bupati Langkat di Sei Bingai

SAPA: Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin menyapa masyarakat dalam pengajian akbar di Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingai.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS CO – Pelaksana Tugas Bupati Langkat, H Syah Afandin menghadiri pengajian akbar Al-Hidayah di Dusun Sanggapura, Desa Belinteng, Sei Bingai, Senin (29/1/2024). Pengajian akbar ini dihadiri lebih dari seribu masyarakat yang terdiri dari 40 kelompok pengajian pada 15 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Sei Bingai.

Ustad Irfan Yusuf bertindak sebagai penceramah dalam pengajian akbar tersebut. Plt Bupati Langkat yang akrab disapa Ondim menjelaskan, kehadirannya juga sekaligus melihat kondisi infrastruktur di Desa Belinteng.

“Hasilnya bahwa jalan akses ke desa ini harus secepatnya diperbaiki,” kata Ondim.

Kata Ondim, masjid di desa ini juga masih belum terlihat. Karenanya, Ondim akan mewakafkan tanah dan membangun masjid di Desa Belinteng.

“Nanti kita koordinasi dengan Camat Sei Bingai dan kepala desa,” sambungnya.

Melalui pengajian akbar ini, Ondim berharap dapat menambah ilmu dan wawasan masyarakat tentang keislaman. “Saya mau ibu-ibu datang kesini bukan sekadar hadir, tetapi ada ilmu yang dibawa pulang. Sehingga nantinya ilmu tersebut bisa diamalkan ke temannya, keluarganya sehingga menjadi amal jariah,” katanya.

“Terima kasih yang sudah hadir, saya sangat bangga, massanya begitu ramai. Semoga kita yang berhadir di sini mendapat ridho dari Allah SWT,” tambahnya.

Sementara, Muliani selaku Ketua Al Hidayah Kabupaten Langkat menjelaskan, pihaknya menggelar kegiatan ini sebagai bentuk mendukung program pemerintah kabupaten. “Pengajian ini merupakan suatu program yang mendukung Bapak Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, yang di mana ingin menjadikan Langkat yang religius. Jadi dengan kita membuat pengajian seperti ini secara rutin, secara tidak langsung mendukung program dari Pemerintah Kabupaten Langkat,” pungkasnya. (ted/ram)

Ade Jona: Prabowo Sosok Pemimpin Kuat dan Siap Berkorban Untuk Rakyat

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo menegaskan, dedikasi Prabowo Subianto kepada rakyat tak perlu diragukan. Sebab, sejak masih berusia muda, calon presiden (capres) nomor urut 02 itu sudah mengangkat sumpah siap mati untuk rakyat.

Sumpah seorang prajurit tersebut sampai saat ini masih melekat dalam diri Prabowo Subianto. Hal ini juga yang menjadi alasan dirinya dan para pendukung lainnya mempercayai Prabowo merupakan pemimpin yang memiliki komitmen mendalam terhadap kesejahteraan rakyat.

“Sikap inilah yang menggambarkan kepercayaan dan keyakinannya terhadap Pak Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang memiliki komitmen mensejahterakan masyarakat,” tegasnya, Selasa (30/1/2024).

Pria yang maju menjadi caleg DPR RI Dapil Sumut 1, nomor urut 2 dari Partai Gerindra ini menjelaskan, pasangan Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pilpres 2024 itu telah mendedikasikan diri dan tekadnya untuk berbakti kepada bangsa.

Hal ini, menurutnya, dilihat dari pengabdian yang dilakukan kepada negara sejak usia muda. Bahkan, bukan tidak mungkin jika terpilih nanti menjadi presiden dalam satu putaran, percepatan pembangunan terlaksana. “Transformasi positif di Indonesia bakal terjadi. Seluruh rakyat Indonesia bakal merasakan dampaknya. Cita cita bersama menuju negara yang lebih adil dan sejahtera bakal tercapai,” tambahnya.

Dia menambahkan, Prabowo tidak hanya menunjukkan sosok pemimpin yang siap berkorban untuk masyarakat, tapi juga sosok yang kuat. “Memiliki aspirasi besar untuk membawa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik,” tandasnya. (dwi/ram)

Food Estate, Modernisasi Pertanian dan Persiapan Pangan Masa Depan

Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mendukung penuh dilanjutkannya program food estate dan swasembada pangan. Sebab, program ini bisa menjawab keresahan masyarakat, khususnya terkait ketahanan pangan.

Menurut pria yang akrab disapa Jona ini, pihaknya telah melakukan kajian apa saja yang menjadi keresahan masyarakat.

“Kegagalan food estate hanya sebuah narasi yang dibesar besarkan. Ini namanya eco chamber. Ini yang bahaya. Pengetahuan masyarakat terhadap hal ini sangat terbatas. Makanya, kami akan edukasi apa saja yang menjadi kekuatan food estate ini,” ujarnya, Selasa (30/1/2024).

Pria yang maju di Pileg DPR RI Dapil Sumut 1, nomor urut 2 dari Partai Gerindra ini mengakui adanya tantangan dalam keberlanjutan program ini kedepan. Namun, begitupun program ini adalah jawaban tantangan ketahanan pangan di masa depan.

“Food estate ini merupakan modernisasi pertanian dan persiapan pangan masa depan. Apa coba tantangan kita?. Perubahan iklim, SDA yang tidak memadai dan SDM yang minatnya berkurang di pertanian. Tantangan ini sudah dijawab di visi dan misi Prabowo-Gibran mengenai modernisasi pertanian. Masa sih masyarakat takut sama program sebagus ini?. Yah, intinya kami akan terus mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak pada narasi yang sifatnya black campaign. Insya Allah Prabowo-Gibran menang satu putaran,” tutupnya. (dwi/ram)

FK UISU Sunat Massal di SDIT Misbahul Ummah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK-UISU) menggelar sunatan masal di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Misbahul Ummah, kemarin.

Sunatan masal yang digelar di SDIT Misbahul Ummah, Dusun 1 Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) itu merupakan bagian dari pengabdian masyarakat FK-UISU.

Kegiatan ini dihadiri Dekan FK UISU dr Tri Makmur SpS, Wakil Dekan II dr Marzuki Samion MA (K3), Wakil Dekan III dr Ismurizal SH MH SpFD Bioeth.

Tidak ketinggalan, turut hadir Kadis Kesehatan Kabupaten Sergai, dr Yohnly Boelian Dachban.

Ketua Panitia Kegiatan Muhammad Adib Al Wafa mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Januari 2024 itu merupakan bakti sosial atau pengabdian masyarakat dari FK-UISU dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK-UISU.

“Dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang kami laksanakan ini adalah sunat masal, pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan,” ujar Muhammad Adib Al Wafa, Selasa, (30/1).

Ia menambahkan, kegiatan ini diperuntukan bagi masyarakat Kecamatan Teluk Mengkudu.

“Dan kita berharap semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua terkhusus masyarakat Kecamatan Teluk Mengkudu,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Sergai, dr Yohnly Boelian Dachban dalam sambutannya memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada FK-UISU yang telah menyelenggarakan sunatan masal, pemeriksaaan dan penyuluhan kesehatan secara gratis.

“Terus terang kegiatan ini sangat membantu sekali bagi pemerintahan Sergai, terkhusus masyarakat Teluk Mengkudu tentang pentingnya untuk menjaga kesehatan,” kata Kadis Kesehatan Sergai.

Dengan adanya kegiatan secara gratis ini, katanya, warga merasa terbantu sekali. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian FK-UISU yang telah mengadakan kegiatan ini di Kecamatan Teluk Mengkudu demi membantu masyarakat bisa hidup sehat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, mewakili Dekan Fakultas Kedokteran UISU, dr Ismurizal SH MH SpFD Bioeth, mengatakan selain menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan diri.

“Kepada masyarakat, saya mewakili FK-UISU mengucapkan terima kasih kepada masyarakat khususnya warga Teluk Mengkudu yang begitu antusias membawa anaknya untuk disunat, serta mengikuti semua rangkaian kegiatan yang ada,” ucapnya.(rel/azw)