Home Blog Page 815

Konflik di Timur Tengah Makin Meluas, Hizbullah Tingkatkan Serangan ke Israel

PERBATASAN: Tentara Lebanon berdiri di sebuah bukit menghadap Kota Metula di Israel, ketika seorang pria mengibarkan bendera Palestina dan Hizbullah di Perbatasan Lebanon-Israel di Desa Selatan Kafr Kila, Lebanon.

SUMUTPOS.CO – Suara sirene meraung di wilayah utara Israel Sabtu (6/1). Itu terjadi setelah Hizbullah menembakkan puluhan roket dari Lebanon ke pangkalan militer Israel di utara. Serangan roket itu terjadi sehari setelah pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan, kelompoknya harus membalas pembunuhan wakil pemimpin politik Hamas, Saleh Al Arouri, Selasa (2/1) lalu.

SAYYED mengatakan, jika Hizbullah tidak melakukan pembalasan maka seluruh Lebanon akan rentan terhadap serangan Israel. ’’Sebagai bagian dari respons awal terhadap kejahatan pembunuhan pemimpin besar Sheikh Saleh Al Arouri, perlawanan Islam (Hizbullah) menargetkan pangkalan kendali udara Meron dengan 62 rudal dari berbagai jenis,’’ bunyi pernyataan yang dirilis Hizbullah seperti dikutip Agence France-Presse. Serangan Hizbullah tersebut berhasil menghantam 2 pos militer Israel.

Israel membalas dengan melakukan serangan udara di wilayah selatan Lebanon. Salah satu bom menghantam pinggiran Desa Kouthariyeh al-Siyad dan memakan korban jiwa. Serangan semacam ini jarang terjadi di wilayah Lebanon sejak konflik di perbatasan dimulai hampir tiga bulan lalu. Pasukan Israel juga menembaki daerah perbatasan lain termasuk kota Khiam. Enam orang anggota Hizbullah tewas dalam serangan balik Israel.

Menanggapi ulah Israel, pemimpin Hizbullah dalam pidatonya kemarin, memperingatkan Israel bahwa pihaknya akan merespons dengan cepat “di medan perang” terhadap pembunuhan Aruri. “Jika musuh melancarkan perang melawan Lebanon, pertempuran kita tidak akan terbatas, tanpa aturan. Jika perang diarahkan ke Lebanon, kepentingan Lebanon adalah perang terus-menerus tanpa kendali,” kata Nasrallah pada pidatonya, seperti dikutip New Arab.

Eskalasi lintas batas itu terjadi ketika Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell berkunjung ke Beirut, Lebanon. ’’Sangat penting untuk menghindari Lebanon terseret ke dalam konflik regional,’’ ujarnya.

Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga memulai tur diplomatiknya ke Timur Tengah dengan tujuan mencegah konflik meluas. Ini adalah lawatan ke Timur Tengah yang keempat sejak perang Israel-Hamas meletus.

Baik UE maupun AS ingin agar perang Israel-Hamas terkendali. Para pejabat AS khawatir bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mungkin melihat meluasnya konflik dan pertempuran di Lebanon sebagai kunci kelanjutan kiprah politiknya di tengah kritik dalam negeri. Dia dinilai gagal mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Israel telah memperjelas pandangannya bahwa baku tembak rutin antara pasukannya dan Hizbullah tidak dapat dipertahankan dan mungkin akan segera melancarkan operasi militer besar-besaran di Lebanon. ’’Kami lebih memilih jalan penyelesaian kesepakatan diplomatik tetapi kami semakin dekat dengan titik di mana keadaan akan berubah,’’ ujar Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Jumat (5/1).

The Washington Post melaporkan, AS telah memperingatkan Israel terhadap peningkatan eskalasi yang signifikan di Lebanon. Badan Intelijen Pertahanan (DIA) menemukan bahwa akan sulit bagi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk berhasil menang jika menyerang Lebanon dan Gaza sekaligus. Itu karena aset dan sumber daya militernya akan tersebar.

Namun di lapangan Israel justru kian memperluas eskalasi. Mereka kembali menyerang wilayah pendudukan Tepi Barat dan membuat 6 orang tewas, 2 di antaranya jurnalis. Pertumpahan darah di wilayah pendudukan Tepi Barat telah meningkat ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hampir dua dekade. (sha/bay/jpg)

Burhanuddin Sitepu Minta Pemko Gerakkan Lagi Menabung Sampah di Sekolah

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sampah hingga saat ini masih menjadi persoalan pelik di Kota Medan. Guna meminimalisir persoalan tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu meminta Pemko Medan untuk serius melakukan pengelolaan persampahan di Kota Medan.

Menurut Burhanuddin Sitepu, beberapa waktu lalu sudah ada program dari Pemko Medan terkait gerakan menabung sampah di bank sampah sekolah. Di mana para siswa dibudayakan menabung sampah di bank sampah sekolah. “Program ini sangat baik untuk mengedukasi pelajar sejak dini agar peduli kebersihan lingkungan,” kata Burhanuddin Sitepu dalam sosialisasi produk hukum daerah Nomor 6 Tahun 2015 di Jalan Bunga Mawar Nomor 104, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, Minggu (7/1/2024) petang.

Sayangnya, kata Burhanuddin, program ini nyaris tidak berjalan. Karenanya, dia kembali mengingatkan Pemko Medan untuk serius melaksanakan program tersebut melalui dinas pendidikan berkolaborasi dengan dinas lingkungan hidup. ”Dinas pendidikan mewajibkan para siswa untuk menabung sampah di sekolahnya masing-masing. Setiap sekolah melakukan pendataan anak didik yang telah menyerahkan kewajiban setoran sampahnya,” sebut politisi senior Partai Demokrat Sumatera Utara ini.

Dari sampah yang ditabung tersebut, lanjut Burhanuddin, hasilnya akan kembali lagi kepada siswa dalam bentuk tabungan uang. ”Jadi, uangnya bisa digunakan siswa untuk membayar uang sekolah atau keperluan lainnya. Jadi, selain membiasakan siswa menjaga kebersihan lingkungan, juga membudayakan mereka menabung. Program ini sangat positif sekali, dan harus kita dukung,” tegasnya.

Sementara Staf Ahli DPRD Medan, Arifin Siregar yang didaulat sebagai narasumber dalam sosialisasi ini menyebutkan, Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan ini diterbitkan DPRD dan Pemko Medan, secara umum untuk mengatur pengelolaan persampahan di Kota Medan. “Di dalam perda ini diatur hak dan kewajiban masyarakat Kota Medan dalam pengelolaan persampahan. Selain itu, ada juga sanksi yang diberikan kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan, termasuk membuang sampah ke sungai. Itu bisa dikenakan sanksi kurungan atau denda hingga Rp10 juta,” bebernya.

Narasumber lainnya, Direktur Pengolahan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, M Indra Utama mengungkapkan, setiap harinya masyarakat Kota Medan menghasilkan sampah 1.500 hingga 2.000 ton per hari. Karenanya dia mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke drainase atau sungai. ”Di Pasal 32 ayat 1 Perda Nomor 6 Tahun 2015, diatur larangan membuang sampah sembarangan. Dan di Pasal 35, diatur sanksi bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan. Sanksinya bisa berupa kurungan selama 3 bulan atau denda hingga Rp10 juta,” bebernya.

Menurut Indra, saat ini armada yang dimiliki Pemko Medan untuk mengangkut sampah milik masyarakat terbilang minim. Meski begitu, pihaknya tetap mengupayakan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Kita akui sarana Pemko Medan, masih terbilang minim. Idealnya, setiap lingkungan minimal punya satu becak sampah. Jumlah lingkungan di Kota Medan ada 2.001, sementara becak yang tersedia 1.200 unit becak. Kondisi ini membuat petugas kita dilapangan kelimpungan juga melayani masyarakat,” ungkapnya.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat, jika ada sampah yang tidak diangkut oleh petugas hingga berhari-hari, segera melaporkan ke nomor layanan 082272578320. “Kami upayakan, paling lama 15 menit setelah dilaporkan, petugas kami akan turun ke lokasi untuk mengangkut sampahnya,” tandasnya.(adz)

KP2K3 Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Medan, Sambil Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

KP2K3 gelar Gebyar Aksi Pemeriksaan Kesehatan Pekerja/Buruh Tahun 2024, di Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ribuan buruh yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Peduli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (KP2K3) menggelar Gebyar Aksi Pemeriksaan Kesehatan Pekerja/Buruh Tahun 2024, di Kota Medan, Minggu 7 Januari 2024.

Acara yang dilaksanakan oleh KP2K3 ini mengangkat tema ‘Dengan sehatnya pekerja buruh akan meningkatkan produktivitas kerja dan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju’

Ketua Panitia, Gimin mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dari komitmen bersama agar para buruh, tetap dalam keadaan sehat saat bekerja.

“Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada acara ini meliputi pemeriksaan pernapasan, gula darah, dan kolesterol. Hal ini dikarenakan pentingnya menjaga kesehatan pekerja dalam rangka menghindari kecelakaan kerja yang mungkin terjadi selama melakukan aktivitas kerja,” katanya.

Acara ini, kata Gimin juga didukung oleh 9 serikat pekerja yang memiliki visi yang sama dan menjunjung tinggi pentingnya kesehatan pekerja buruh.

“Sesuai dengan tema, dengan sehatnya pekerja buruh akan meningkatkan produktivitas kerja dan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju. Ini yang kami harapkan kedepannya,” ucapnya.

Selain itu, acara ini juga mencuri perhatian publik karena adanya pernyataan sikap untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden mendatang.

Gimin menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan rumah sakit dalam melaksanakan tes kesehatan ini dan berharap bahwa pasangan Prabowo-Gibran dapat membuat langkah-langkah yang lebih baik bagi para buruh.

“Kami satu visi, bahwa Prabowo-Gibran memiliki track record yang baik dan KP2K3 secara langsung, mendeklarasikan dukungan kepada pasangan ini,” jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh banyak pekerja buruh dari berbagai sektor dan mendapat respons yang positif dari masyarakat. Para peserta sangat mengapresiasi inisiatif KP2K3 dalam memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja para pekerja buruh.

“Kami berharap bahwa kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas kerja seluruh pekerja buruh di Indonesia,” jelas Gimin.(gus)

KPU Binjai Targetkan 90 Persen Partisipasi Pemilih

Komisioner KPU Binjai, Arie Nurwanto saat melakukan sosialisasi mengenai teknis dan tata cara pemungutan suara. (Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai menargetkan partisipasi pemilih dalam pemilihan umum tahun 2024 sebesar 90 persen. Persentase target ini meningkat dibandingkan pada pemilu 2019.

Karenanya, KPU Binjai melakukan sejumlah kegiatan untuk mendongkrak partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024, Minggu (7/1/2024). Salah satunya kegiatan sosialisasi yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Binjai Timur di kantor kecamatan.

Ketua KPU Binjai, Anton Indratno yang membuka kegiatan tersebut. “Bagi KPU, sosialisasi pemilu adalah kegiatan wajib, terutama dalam mendongkrak angka partisipasi pemilih. Apalagi untuk angka partisipasi pemilih, target KPU Kota Binjai tidak lagi 87 persen seperti pemilu sebelumnya, tapi harus mencapai 90 persen,” kata Anton.

Dia mengapresiasi sekaligus memberi dukungan dan kontribusinya PPK Binjai Timur, termasuk jajaran PPS dalam sosialiasi tahapan pemungutan suara pemilu 2024 kepada masyarakat. Menurut dia, PPK Binjai Timur menjadi yang pertama melaksanakan sosialisasi Pemilu 2024 kepada masyarakat.

Anton berharap PPK lainnya dapat melaksanakan kegiatan serupa untuk mendukung suksesi Pemilu 2024 di Kota Binjai, terutama dalam upaya meningkatkan angka partisipasi masyarakat. “Saya harap kegiatan ini dapat dilaksanakan berkelanjutan. Sebab banyak masyarakat yang belum tahu, Pemilu 2024 ini memilih apa, jenis surat suaranya seperti apa, dan bagaimana tata cara pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” papar Anton.

Sejak 40 hari jelang tahapan pemungutan suara yang jatuh pada 14 Februari 2024 mendatang, dia sebut, KPU Kota Binjai sudah melakukan beberapa kali sosialisasi. Di antaranya kepada rekan-rekan wartawan, para penyuluh agama, serta unsur pengurus dan kader organisasi perempuan.

Anton juga mengimbau badan adhoc penyelenggara pemilu se-Kota Binjai, baik PPK maupun PPS, untuk meningkatkan sinergitas, kerjasama, dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan serta kelurahan, sehingga sosialisasi tahapan pemungutan suara kepada masyarakat dapat terlaksana dengan lebih optimal. “Selain partisipasi masyarakat yang terus meningkat, kita berharap agar Pemilu dapat berjalan lancar, damai dan sukses seperti yang diharapkan,” tegas Anton.

Sementara, Camat Binjai Timur, Fajar Muflikh Lubis mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada KPU Kota Binjai dan PPK Binjai Timur, karena Pemerintah Kecamatan Binjai Timur turut dilibatkan dalam kegiatan sosialiasi tahapan pemungutan suara Pemilu 2024. “Mari kita saling berkolaborasi untuk mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kota Binjai dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, demokratis, serta diberkahi dan diridhai oleh Allah Subhanahu Wa Taala,” pungkasnya. (ted/tri)

Debat Capres Ketiga TKD Sumut Yakini Prabowo Bakal Unggul, Ade Jona: Kita Gelar Nobar

Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto. Istimewa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali menggelar Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) ketiga, pada Minggu (7/1) malam.

Materi debat terkait pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik.

Materi ini tentunya sangat dikuasai Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto. Prabowo diyakini akan mengungguli kedua pesaingnya dalam debat nanti.

Mengingat, selain saat ini menjadi Menteri Pertahanan RI, Prabowo merupakan salah satu jendral terbaik di Indonesia yang telah berpengalaman dalam mengemban berbagai tugas penting saat menjadi militer aktif.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Utara (Sumut) Pasangan Calon (Paslon) Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Ade Jona Prasetyo mengatakan, masyarakat Kota Medan beserta TKD Prabowo-Gibran Sumut sudah tidak sabar menunggu debat tersebut. Masyarakat sangat antusias menyambut debat ini.

Menurutnya, Prabowo diyakini akan memaparkan secara detail terkait apa yang dilakukan untuk pertahanan dan keamanan Indonesia nantinya. Sebab, Prabowo dianggap sangat paham betul dibandingkan capres lainnya.

“Pastinya Pak Prabowo sangat paham dengan materi debat pilpres ketiga ini. Beliau pastinya akan mudah menjawab materi-materi serta pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan tema debat tersebut,” tegas Ade Jona kepada wartawan, Minggu (7/1) siang.

Pria yang merupakan Caleg DPR RI nomor urut 2 dapil Sumut 1 dari Partai Gerindra ini sangat yakin Prabowo bisa memberikan gagasan-gagasan untuk pertahanan, keamanan, hubungan internasional maupun geopolitik yang baik dalam debat nanti.

Jona menilai, Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas serta memiliki sumber daya alam yang berlimpah, sangat penting memiliki pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik yang baik.

Hal ini guna menjaga SDA tetap aman dan tidak berpengaruh negatif oleh negara luar untuk Indonesia. Sebab, berdampak pada kerugian besar untuk Indonesia.

“Masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Sumut harus meyakini Prabowo-Gibran sangat pantas memimpin Indonesia ke depan,” kata pria yang juga menjabat Ketua HIPMI Sumut ini.

Untuk memeriahkan acara Debat Pilpres ketiga tersebut TKD Sumut Prabowo-Gibran menggelar acara nonton bareng (nobar) yang akan diadakan di kantor TKD Prabowo-Gibran Sumut, di Jalan Balai Kota Nomor 2 Medan. Nobar ini akan dihadiri jajaran TKD Sumut dan terbuka untuk masyarakat umum. (dwi/tri)

Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Markisa UMKM antar Kimberly Febrina Kodrat jadi Guru Besar

GURU BESAR: Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD menyalami Prof Dr Kimberly Febrina Kodrat MS MKes MT IPU ASEAN Eng didampingi keluarga saat dikukuhkan sebagai Guru Besar UISU, Sabtu (6/1).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

PROF Dr Kimberly Febrina Kodrat MS MKes MT IPU ASEAN Eng dikukuhkan menjadi guru besar Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) bersama dua guru besar lainnya, Sabtu (6/1).

Saat pengukuhannya, Kimberly Febrina Kodrat yang kelahiran Sabang pada 23 Februari 1968 ini menyampaikan pidato ilmiah berjudul: Kinerja Rantai Pasok Agroindustri Markisa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Green di Sumut.

Menurut Kimberly Febrina Kodrat, tanaman markisa (passifloraceae) di Tigapanah dan Barusjahe (Karo) memiliki potensi untuk dikembangkan karena memiliki kekhasan iklim dan tanah yang subur.

Ia mengutarakan usaha agroindustri sari markisa terdapat tiga pabrik di Berastagi. Sementara agroindustri pengolahan sari markisa menjadi sirup ada di Medan. Selain dipasarkan di tanah air, sirup markisa juga dipasarkan ke luar negeri.

Hal ini menciptakan ekosistem rantai pasok industri hilir yang cukup kompleks. ”Untuk itu perlu menjadi perhatian stakeholders demi meningkatkan level kompetitif agroindustri markisa baik di pasar domestik maupun di pasar global,” katanya.

Kimberly Febrina Kodrat juga mengungkapkan komoditi pertanian memiliki keterbatasan antara lain karena mudah rusak dan musiman. Rantai pasok berkelanjutan merupakan pengembangan dari rantai pasok konvensional yang didalamnya mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, teknologi dan hukum.

Guru besar dalam Bidang Ilmu Teknik Industri pada Fakultas Teknik UISU yang juga ibu dari Wasis Geraldo Sitorus SE Ak dan Winda Virdya Sitorus SPt ini menegaskan bahwa pelaku utama rantai pasok markisa yaitu: petani, pengepul, agroindustri dan retailer,” katanya.

Dibagian lain, Kimberly Febrina Kodrat menceritakan bahwa proses pencapaian guru besar butuh 10 tahun. Untuk itu, istri Prof Dr Hasan Sitorus MS ini berterima kasih atas dukungan semua pihak.

Dalam catatan sejarahnya, Kimberly Febrina Kodrat pernah menjadi dosen disejumlah perguruan tinggi. Lulusan S3 Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Kelautan dari IPB ini pernah jadi ketua jurusan, dekan dan wakil rektor.

Kimberly Febrina Kodrat pernah mengajar di Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Universitas Sisingamangaraja XII Medan, Universitas Sisingamangaraja XII Siborong-borong dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Kemudian Universitas Al-Azhar Medan, Institut Teknologi Medan, Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia Medan, Institut Kesehatan Helvetia, Institut Kesehatan Deli Husada Delitua dan Institut Kesehatan Medistra Lubukpakam.

Atas pengukuhan sebagai guru besar, Kimberly Febrina Kodrat bersama dua guru besar yang dikukuhkan secara bersama mendapat apresiasi dari kepala LLDikti Sumut, ketua umum pengurus Yayasan UISU dan rektor UISU. (dmp)

Khitanan Massal Aceh Sepakat dan Gerakan Gadget Sehat Indonesia

KHITANAN MASSAL: Peserta khitanan massal yang diadakan Aceh Sepakat dan Gerakan Gadget Sehat Indonesia di Masjid Darul Ikhwan Jalan Pinang Raya IV Kelurahan Mangga, Kecamatan Medantuntungan, Ahad (7/12).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – ACEH Sepakat dan Gerakan Gadget Sehat Indonesia melaksanakan kegiatan khitanan massal di Masjid Darul Ikhwan Jalan Pinang Raya IV Kelurahan Mangga, Kecamatan Medantuntungan, Ahad (7/1).

Khitanan massal yang dilaksanakan Anak Cabang VI DPW Cabang II Medan Baru ini ditangani tim medis RSUP H Adam Malik Medan. Khitanan massal diikuti 50 anak dari berbagai daerah disekitar Perumnas Simalingkar.

Hadir pada kegiatan ini, Suriadin Noernikmat ST MM (penasehat Aceh Sepakat), Prof Ridha Dharmajaya (inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia), Dr HM Sabri MT IPM Asean Eng (DPW Cabang II Medan Baru Aceh Sepakat), Muhammad Khairul (ketua BKM Darul Ikhwan), Donny SKM MKM (ketua panitia) dan undangan lainnya.

Suriadin Noernikmat ST MM yang juga Caleg DPRD Sumut mengapresiasi khitanan massal yang terlaksana dengan baik. Menurut dia, kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat dan mempererat silaturahim. Dr HM Sabri MT IPM Asean Eng juga menyebutkan khitanan massal mempererat silaturahim pengurus Aceh Sepakat dengan masyarakat.

Prof Ridha Dharmajaya yang juga dokter spesialis bedah syaraf mengutarakan pentingnya menyelamatkan masa depan generasi muda agar anak-anak tidak menjadi generasi yang lemah akibat bahaya gadget.

Inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia meminta peserta khitanan massal berjanji untuk jadi anak soleh, anak pintar, patuh pada orangtua, rajin salat rajin ke masjid. Hal ini agar menjadi generasi muslim yang berakhlak, sehat dan pintar untuk menjadi tulang punggung mewujudkan Indonesia kuat.

Muhammad Khairul mengatakan khitanan massal ini yang perdana dilaksanakan di Masjid Darul Ikhwan. Donny SKM MKM selaku ketua panitia berterima kasih atas dukungan semua pihak. (dmp)

LBH Medan Desak Poldasu Selidiki Penerimaan PPPK Guru di Langkat

Ratusan massa pelamar PPPK Guru menggeruduk Kantor Bupati Langkat. (Teddy Akbari)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Lembaga Bantuan Hukum Medan yang menerima pengaduan dari para guru honorer atau pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) Guru Kabupaten Langkat mendesak Polda Sumut untuk melakukan penyelidikan terkait proses seleksi tersebut. Pasalnya, LBH Medan menduga banyak kejanggalan terkait sistem seleksi kompetensi teknis tambahan (SKTT) yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Direktur LBH Medan, Irvan Saputra menguraikan kejanggalan dimaksud. Pertama, pengumuman tentang calon aparatur sipil negara PPPK Guru di Langkat semula secara jelas tidak ada penilaian SKTT. Namun saat pengumuman hasil seleksi atau kelulusan, secara mendadak ada tertuang penilaian SKTT.

“Kedua ketika pelamar mendapat nilai melebihi passing grade atau nilai batas minimum, banyak yang mendapat nilai tinggi tapi dinyatakan tidak lulus karena nilai SKTT yang rendah. Ketiga, setelah CAT baru terbit surat pengumuman nomor: 2772/BKD/2023 yang di dalamnya memuat adanya pelaksanaan SKTT yang dilaksanakan pada 15 November 2023 sampai 6 Desember 2023. Padahal pengumuman awal Plt Bupati Langkat, tidak ada dan SKTT dapat dilakukan jika diperlukan,” urai Irvan, Minggu (7/1/2024).

Berdasarkan pengaduan dari para pelamar PPPK Guru ini, kata dia, SKTT yang dilakukan penilaiannya oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, tidak pernah diikuti mereka. Namun anehnya saat pengumuman, nilai SKTT dari para pelamar tertera.

“Karena hal ini, para guru honorer ini melakukan aksi damai ke Kantor Bupati Langkat. Namun diduga sebelum melakukan aksi, para guru mendapat pesan berantai yang bermuatan intimidasi terhadap guru jika ikut melakukan aksi damai,” ujarnya.

“BKD Kabupaten Langkat juga secara terang-terangan menyatakan tidak memahami beberapa regulasi yang ada dari pemerintah pusat. Padahal untuk melaksanakan dan menilai SKTT, harus memenuhi aturan tersebut. Adapun regulasinya yakni Peraturan Menpan-RB Nomor 14 dan Keputusan Menpan-RB Nomor 648, 649, 651, 652 serta Kemendikbud Nomor 298,” sambungnya.

Selain Kepala BKD, sambung Irvan, Kadisdik Langkat juga menyatakan saat menerima massa aksi bahwa kelabakan melakukan penilaian SKTT tersebut. “Kadisdik Langkat juga mengakui adanya kelemahan dan kekurangan terkait penilaian SKTT serta menyatakan keterbatasan waktu. Selain itu, Kadisdik Langkat juga tidak mengetahui di mana kesalahan aplikasi tersebut dan parahnya, Kadisdik Langkat tidak mengetahui aplikasi namun tetap melaksanakan serta menilai SKTT,” bebernya.

Karenanya muncul dugaan, pelaksanaan SKTT diduga dipaksakan. Bahkan diduga menjadi ajang transaksional yang mencurigakan.

“Padahal tidak ada urgensinya dilakukan SKTT dan SKTT dilaksanakan tidak sesuai pedoman atau aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Jawaban Plt Bupati Langkat saat menerima massa aksi pun demikian. Kata Irvan, ajakan Plt Bupati Langkat untuk ke Jakarta menyoal hal tersebut bukan solusi dan diduga mau lepas tanggung jawab.

“Padahal penilaian terkait SKTT dan pengelolaan hasil nilai akhir pada seleksi PPPK dilakukan dan dipertanggungjawabkan oleh Dinas Pendidikan dan BKD Kabupaten Langkat, sebagaimana amanat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 298 tahun 2023 serta Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2023 tentang pengadaan PPPK,” serunya.

Karena sejumlah kejanggalan ini, Irvan bersama Kontras Sumut mendesak Plt Bupati Langkat untuk membatalkan hasil SKTT dalam pengadaan PPPK Guru tahun anggaran 2023. Selain itu, dia juga mendesak, Plt Bupati Langkat dan panitia seleksi nasional untuk mengumumkan kelulusan para guru honorer yang ikut seleksi PPPK dengan hasil nilai CAT saja.

“Kami juga mendesak Menpan-RB dan Panselnas untuk mengusut tuntas permasalahan seleksi PPPK Guru di Kabupaten Langkat. Juga kepada Polda Sumut untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap banyaknya dugaan kejanggalan dalam seleksi PPPK Guru di Kabupaten Langkat,” pungkasnya.

Ada 10 poin yang dinilai dalam penilaian SKTT. Di antaranya, kematangan moral dan spritual, kematangan emosional, keteladanan, interaksi pembelajaran dan sosial, keaktifan dalam organisasi profesi, kedisiplinan, tanggung jawab, perilaku inklusif, kepedulian terhadap perundungan serta kerjasama dan kolaborasi. Penilaian 10 poin tersebut dilakukan oleh Disdik serta BKD Kabupaten Langkat.

Sebelumnya, ratusan guru honorer yang merupakan pelamar atau peserta seleksi PPPK menggelar aksi demo ke Kantor Bupati Langkat di Stabat, Rabu (27/12/2023). Dalam aksi ini, massa menuntut agar pelaksanaan SKTT dihapuskan dalam sistem penilaian.

Alasannya, penilaian SKTT dituding tidak transparan atau terbuka. Bahkan di balik kisruh sistem penilaian SKTT PPPK tahun anggaran 2023 ini, muncul persoalan lainnya.

Adalah adanya dugaan guru siluman yang baru dua bulan pindah mengajar dari sekolah swasta ke negeri pada pelosok daerah terpencil di Kabupaten Langkat, malah dinyatakan lolos PPPK.

Diketahui Pemkab Langkat mengumumkan kebutuhan calon PPPK melalui Keputusan Bupati Langkat nomor 810-2187/BKD/2023. Dalam pengumuman ini, Pemkab Langkat membutuhkan 800 Guru PPPK. (ted/tri)