Home Blog Page 827

Warga Medan Keluhkan Dampak Proses Pembangunan, Bobby Nasution Minta Maaf

MALAM: Bobby Nasution dan isteri serta Aulia Rachman saat menghadiri malam pergantian tahun yang dikemas dalam acara 'Pesona Harmoni Semarak dan Berkah Malam Pergantian Tahun 2024 Kota Medan', Minggu (31/12/2023) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution menanggapi banyaknya keluhan masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul akibat proses sejumlah proyek pembangunan yang gencar dilakukan Pemko Medan sejak kepemimpinannya.

Untuk itu, atas nama Pemko Medan, Bobby Nasution meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat sejumlah pembangunan yang dilakukan di Kota Medan.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution dihadapan ribuan warga saat menghadiri malam pergantian tahun yang dikemas dalam acara ‘Pesona Harmoni Semarak dan Berkah Malam Pergantian Tahun 2024 Kota Medan’, Minggu (31/12/2023) malam.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul, bukan ingin menyusahkan, justru kami ingin berupaya menyenangkan masyarakat. Kami mohon doa dan dukungan, sehingga apa yang hari ini kita lakukan bisa terselesaikan,” ucap Bobby Nasution seraya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2024 kepada seluruh warga Kota Medan.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda Kota Medan, tokoh agama, stakeholder, dan pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, camat serta lurah se-Kota Medan tersebut, Bobby Nasution juga menyampaikan doa dan harapannya. Ia berharap di tahun 2024, Kota Medan bisa menjadi kota metropolitan yang lebih baik lagi.

Dikatakan Bobby, sejatinya dalam pembangunan sebuah daerah, termasuk Kota Medan, membutuhkan sebuah pengorbanan, baik itu waktu dan proses pengerjaannya. Untuk itu, Bobby berharap agar seluruh masyarakat dapat bersabar selama masa pembangunan yang dilakukan di Kota Medan hingga selesai.

Bobby pun berjanji, di tahun 2024 ini, semua proyek pekerjaan yang tengah berlangsung dapat segera diselesaikan. Dengan begitu, keluhan masyarakat atas ketidaknyamanan dari dampak pembangunan tersebut dapat segera teratasi.

“Tahun 2024, semua kita selesaikan. Jalan yang tadinya diputar-putar, dialihkan, kita kembalikan seperti semula. Mohon bersabar, sekaligus kami ingin menyampaikan bahwa mungkin ini pesta tahun baru terakhir kita di masa jabatan kami (Saya dan Pak Wakil Wali Kota Medan) yang akan berakhir di 2024,” pungkasnya.
(map/ram)

Dishub Medan Kerahkan 1.125 Personel Jaga Arus Lalulintas pada Malam Pergantian Tahun 2024

Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan mengerahkan seluruh personel, yakni berjumlah 1.125 orang di malam pergantian Tahun Baru 2024. Lebih dari seribu personel itu dikerahkan untuk mengatur kelancaran arus lalulintas guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Kota Medan yang merayakan malam pergantian tahun baru 2024.

“Ini sudah menjadi tugas rutin kami. Di malam pergantian tahun baru kemarin seluruh personel telah kita kerahkan, tidak ada yang diperbolehkan libur,” ucap Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, Selasa (2/1/2024).

Dikatakan Iswar, seluruh personel bertugas sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing, baik itu yang berada di kantor maupun di lapangan.

“Semua personel kita sebar sesuai dengan tugas pokoknya, misalnya yang mengatur lalu lintas kita sebar diseluruh titik persimpangan, karena kita sudah memprediksi bahwa pada malam pergantian tahun seluruh masyarakat akan bergerak,” ujarnya.

Diungkapkan Iswar, pada malam pergantian tahun baru 2024, terdapat sejumlah kegiatan yang digelar Pemko Medan, diantaranya tabligh akbar dan doa bersama, bazar UMKM, serta sejumlah hiburan lainnya. Demi kelancaran rangkaian acara tersebut, Dishub Kota Medan melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi acara.

“Rekayasa lalu lintas tetap kita lakukan, khususnya di lokasi berlangsungnya acara, salah satunya di seputaran lapangan Benteng Medan. Sedangkan untuk ruas jalan lainya kita sesuaikan dengan kebutuhan dengan tetap kita pantau melalui CC Room ITS,” ungkapnya.

Alhasil, lanjut Iswar, malam pergantian tahun baru 2024 berjalan dengan baik. Pihaknya tidak menemukan adanya kendala yang berarti, arus lalulintas pun terpantau aman dan terkendali.

“Sejak awal kita di Pemko Medan telah mempersilakan masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun baru dengan riang gembira, namun tetap harus mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan diri. Alhamdulillah, semua berjalan lancar,” pungkasnya.
(map/ram)

Hari Pertama Masuk Kerja Tahun 2024, Kehadiran ASN Pemko Medan Capai 92,8%

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Sutan Tolang Lubis.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Sutan Tolang Lubis, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan mengikuti aturan Pemerintah Pusat terkait penetapan libur Tahun Baru 2024.

“Pemko Medan tentunya ikut aturan Pemerintah Pusat, bahwa libur Tahun Baru 2024 hanya satu hari, yakni tanggal 1 Januari 2024. Hari ini 2 Januari 2024, semua ASN Pemko Medan wajib sudah kembali bekerja seperti biasa,” ucap Sutan kepada Sumut Pos, Selasa (2/1/2024).

Dikatakan Sutan, berdasarkan data yang dihimpun BKPSDM Kota Medan dari setiap perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemko Medan pada 2 Januari 2024, jumlah kehadiran ASN Pemko Medan mencapai 92,8 persen.

“Di hari pertama kerja usai libur tahun baru 2024 ini, tingkat kehadiran ASN Pemko Medan sebesar 92,8 persen. Artinya ada sekitar 7,2 persen yang tidak hadir,” ujarnya.

Diterangkannya, adapun ASN Pemko Medan yang tidak hadir tersebut disebabkan karena beberapa hal. Diantaranya karena cuti, sakit, hingga tanpa keterangan.

“Rata-rata memang karena cuti dan sakit. Akan tetapi kita memang masih menemukan ASN yang tidak hadir tanpa keterangan,” terangnya.

Lantas, bagaimana sanksi yang akan diberikan kepada ASN yang tidak hadir tanpa keterangan? Sutan mengatakan bahwa setiap ASN yang tidak hadir tanpa keterangan akan diberikan sanksi.

“Tentu akan ada sanksi bagi yang tidak hadir tanpa keterangan. Perlu kita ketahui bahwa hal ini jenisnya adalah pelanggaran kode etik ASN, tentu sanksinya juga sanksi pelanggaran kode etik. Biasanya berupa sanksi teguran,” jawabnya.

Terkait pemberian sanksi tersebut, lanjut Sutan, Pemko Medan akan menyerahkannya kepada masing-masing Pimpinan OPD.

“Namun untuk pemberian sanksi, itu bukan kita yang memberikan, tapi kita serahkan langsung kepada masing-masing pimpinan OPD nya. Sanksi diberikan masing-masing pimpinan OPD,” ungkapnya.

Sutan pun mengimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan untuk meningkatkan kedisiplinan bekerja.

“Bagi yang sudah menunjulkan kedisiplinannya, kita imbau untuk terus dipertahankan,” tutupnya. (map/ram)

Unpar Buka Jalur USM 1 Bagi Calon Mahasiswa Baru 2024

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung membuka jalur Ujian Saringan Masuk (USM) 1 bagi calon mahasiswa baru 2024 hingga 16 Januari 2024. Unpar juga menyediakan beasiswa awal masuk kuliah sampai dengan 35 persen bagi calon maba yang lulus seleksi USM 1.

Kepala Kantor Pemasaran dan Admisi (KPA) UNPAR Stefanus Edy Panca mengatakan, pendaftaran jalur USM 1 dibuka untuk semua program studi dan peminatan S1 dan D3 melalui website pmb.unpar.ac.id.

Ditambahkan Stefanus, calon maba dapat mengisi dan melengkapi formulir yang tersedia sesuai dengan petunjuk.
Lebih lanjut, persyaratan umum jalur USM 1 yaitu: dapat memilih sampai 3 (tiga) pilihan program studi. (Program Studi Manajemen, Hukum, Hubungan Internasional dan Arsitektur tidak dapat dijadikan pilihan ke-3). Biaya formulir pendaftaran sebesar Rp. 250.000 (untuk Sarjana) dan Rp. 150.000 (untuk Diploma).

Persyaratan khusus bagi beberapa program studi yaitu:
Program Studi Teknik Kimia: tidak buta warna (dibuktikan dengan mengupload Surat Hasil Pemeriksaan Buta Warna dari dokter umum/instalasi kesehatan resmi)

Program Studi Teknik Elektro: (mengupload Surat Hasil Pemeriksaan Buta Warna dari dokter umum/instalasi kesehatan resmi). Sementara itu, dokumen yang wajib disiapkan oleh calon maba 2024 yaitu: Fotokopi Akta Kelahiran, Surat Keterangan Aktif/Jurusan SMA atau Legalisir Ijazah SMA (bagi yang sudah memiliki ijazah).
Fotokopi Nilai Raport Kelas X – XI.

Ditambahkan Stefanus, pendaftaran peserta USM 1 dimulai 13 November 2023 – 16 Januari 2024 dan pembayaran biaya pendaftaran USM 1 melalui Bank maupun ATM : 13 November 2023 – 17 Januari 2024. Upload berkas pendaftaran dengan cara log in ke pmb.unpar.ac.id pada 13 November 2023 – 17 Januari 2024.
Ujian Saringan Masuk : 22 Januari 2024 – 26 Januari 2024.
Pengumuman hasil Ujian Saringan Masuk – 1 (USM – 1) (dapat dilihat di web www.unpar.ac.id atau pmb.unpar.ac.id) : 1 Februari 2024.

” Informasi selengkapnya bisa dilihat di laman pmb.unpar.ac.id atau melalui Layanan Informasi PMB Unpar dengan mengirimkan pesan pada e-email admisi@unpar.ac.id, atau info lebih lanjut di akun @unparofficial (Instagram). Juga melalui hotline PMB Unpar 0815-7010-000 (Chat Only), ” sebut Stefanus. (*/rel/sih)

HM Husni: DPP Aceh Sepakat Tak Mengetahui Pemasangan Portal di Masjid Raya Aceh Sepakat

KETERANGAN: DPP Aceh Sepakat memberi keterangan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Aceh Sepakat melalui kuasa hukumnya Sopian Adami menegaskan bila DPP Aceh Sepakat keberatan atas pemakaian logo yang dilakukan oleh oknum tertentu tanpa ijin. Maka bila pemakaian itu tidak segera dicabut maka akan dilakukan tindakan hukum.

“Pemakaian logo Aceh Sepakat tanpa ijin berarti tindakan melawan hukum. Karena memang kami sudah memiliki sertifikat resmi atas logo tersebu di bawah kepemimpinan HM Husni Mustafa,” katanya dalam konfrensi pers, Senin (1/1) malam.

“Kami dari DPP Aceh sepakat akan segera membuat somasi atas tindakan melawan hukum terhadap pemakai logo secara tidak dan bertentangan dengan hukum. Selanjutnya kami akan melaporkan kepada pihak yang berwenang untuk di proses hukum,” tambah Sopian.

Lalu, tambah Sopian, pihaknya juga keberatan atas dugaan adanya pemasangan portal di Masjid Raya Aceh Sepakat. “Soal pemasangan portal tersebut bagi kami sesuatu yang tidak wajar dan sangat menggangu masyarakat Aceh. Karena masjid itukan sesungguhnya sifatnya wakaf yang diakukan oleh para orang tua kita,” tegasnya.

“Kepada siapapun yang membangun portal tersebut kami mengimbau untuk segera melakukan pembongkaran. Karena bila tidak segera dibongkar maka kami akan melakukan tindakan hukum,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua DPP Aceh Sepakat, HM Husni Mustafa, menegaskan bila soal pemasangan portal di Masjid Raya Aceh Sepakat, DPP Aceh sepakat sama sekali tidak mengetahuinya. “Saya berharap kepada oknum yang memasang portal itu agar segera membongkarnya secara permanen. Ini agar ke depannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

“Karena memang soal pemasangan portal ini sudah ramai di tengah-tengah masyarakat khususnya masyarakat Aceh dan media sosial. Ditambah lagi terkait masalah ini ada penggunakan logo dan nama Aceh Sepakat tanpa ijin,” tegasnya.

Dirinya berharap agar permasalahan ini segera selesai dengan dibongkarnya portal tersebut. “Sekali lagi saya tegaskan bila soal pemasangan portal di Masjid Raya Aceh Sepakat, DPP Aceh sepakat sama sekali tidak mengetahuinya,” tutup Husni. (dek)

Teks

TPN Ganjar Desak Komnas HAM Usut Kasus Penganiayaan Relawan oleh TNI

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang dianiaya oknum TNI di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Minggu (31/12/2023) malam.

JAKARTA, SUMUTPOS-CO – Sejumlah relawan Ganjar-Mahfud diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota TNI. Insiden ini terjadi di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12).

Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud MD Chico Hakim mendorong Komnas HAM ikut mengusut kasus penganiyaan tersebut. Chico menyebut, penganiayaan seperti itu tak boleh terulang. “Terkait penganiayaan oleh aparat TNI, kami juga mendesak Komnas HAM untuk mengambil sikap dan bertindak sesuai kapasitasnya untuk turut mengusut kejadian hingga tuntas,” kata Chico kepada wartawan, Senin (1/1/2024).

Chico mengatakan, penganiayaan oleh sejumlah anggota TNI ini harus diekspos secara luas. Ia ingin masyarakat melihat dan menyadari konsekuensi jika salah memilih di Pemilu 2024. “Kejadian kejadian seperti ini, dan kebiadaban ini harus diekspos secara luas sehingga rakyat dapat melihat dan menyadari potensi konsekuensinya bila salah memilih di pemilu 2024,” ujarnya.

Chico mengutuk kerasa kebiadaban yang dilakukan kepada relawan Ganjar-Mahfud. Menurutnya, tim hukum TPN Ganjar-Mahfud akan membawa kasus ini ke ranah hukum. “Tim advokasi hukum kami akan membawa ini ke ranah hukum, dan mendorong aparat dan semua institusi hukum yang terkait untuk memproses, mengadili dan menghukum seberat-beratnya para pelaku,” katanya.

Sebelumnya relawan Ganjar menjadi korban penganiayaan prajurit TNI di depan markas Kompi B Yonif Raider 408/SBH di Boyolali pada Sabtu (30/12). Peristiwa itu disebut terjadi secara spontan karena kesalahpahaman dua belah pihak. Sebab, saat prajurit sedang bermain bola voli, terdengar suara knalpot brong yang gasnya digeber oleh pemotor yang sedang melintas.

Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturu menyebut hal yang sama juga dirasakan masyarakat sekitar yang turut mengaku terganggu dengan suara knalpot brong tersebut. “Seketika itu beberapa anggota yang sedang bermain bola voli tersebut keluar gerbang dan menghentikan, lalu menegur pengendara motor yang menggeber knalpotnya tersebut sehingga terjadi cek-cok mulut dan berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota,” katanya.

Buntut peristiwa itu, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak telah memerintahkan jajarannya untuk menahan 15 prajurit TNI AD guna proses pemeriksaan dan penyelidikan. “Telah memerintahkan Danyonif Raider 408/Sbh dan Denpom IV/4 Surakarta untuk menahan 15 prajurit terduga kasus penganiayaan guna memeriksa, menyelidiki dan mendalami keterlibatan oknum prajurit tersebut serta melakukan proses hukum, sesuai prosedur yang berlaku,” tutur Kristomei. (rel/adz)

Konvoi Becak Sambut Tahun Baru 2024, Alween Ong Tancap Gas untuk Pariwisata Tebingtinggi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Alween Ong dan abang becak di Tebingtinggi menyambut tahun baru 2024 dengan kegiatan konvoi becak sebagai wujud peningkatan pariwisata di Tebingtinggi.

Dengan semangat baru, Alween Ong, calon legislatif DPR RI Sumut 1 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomor urut 6, memimpin konvoi becak Tebingtinggi yang bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk mengangkat citra Tebingtinggi sebagai destinasi pariwisata yang menarik dan pusat pendidikan usia dini yang unggul.

Pagi cerah menyapa Tebingtinggi ketika konvoi becak yang diprakarsai oleh Alween Ong, mulai melintasi jalanan kota. Becak-becak yang dihiasi dengan warna-warni menggema di setiap sudut, menciptakan pemandangan yang menarik dan mengundang decak kagum dari warga yang menyaksikan. Tebingtinggi, yang kerap dijuluki sebagai Kota Lemang, kini merayakan keberagaman dan keunikan melalui konvoi becak ini.

Alween Ong yang tengah memasuki pertarungan di dapil Neraka Sumut 1, tidak hanya memandang konvoi becak sebagai acara hiburan semata. Dalam sambutannya sebelum konvoi dimulai, Alween Ong menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pariwisata Tebingtinggi.

“Becak bukan hanya kendaraan tradisional, tapi juga menjadi ikon kota kita. Melalui konvoi ini, kita ingin menyampaikan kepada dunia bahwa Tebingtinggi siap menjadi destinasi wisata yang berbeda dan menarik,” ujarnya.

Konvoi becak ini juga sejalan dengan visi Alween Ong untuk meningkatkan branding Tebingtinggi sebagai kota pariwisata dan pusat pendidikan usia dini. “Saya percaya bahwa pariwisata dan pendidikan adalah dua aspek penting untuk mengembangkan kota kita. Tebingtinggi memiliki potensi besar, dan kita ingin menggali itu bersama-sama,” ujar Alween Ong.

Tidak hanya Alween Ong yang terlibat, tetapi konvoi becak ini juga melibatkan Gerakan Kawan Awen dan Sahabat Sapriadi. Kedua gerakan ini mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan visi Tebingtinggi yang lebih maju dan berdaya saing. Mereka ikut serta dalam konvoi, memberikan pesan kebersamaan dan dukungan terhadap upaya pengembangan kota.

Setelah konvoi yang meriah, Alween Ong melanjutkan kegiatan dengan makan bersama para pengemudi becak. Acara ini sebagai bentuk apresiasi dan kedekatan pribadi dengan abang-abang becak.

Alween Ong berbicara dengan setiap pengemudi, mendengarkan cerita dan aspirasi mereka, menciptakan suasana akrab dan hangat. Dalam percakapan dengan beberapa pengemudi becak, terungkap bahwa mereka tidak hanya melihat konvoi ini sebagai kegiatan hiburan semata. Mereka berharap bahwa dengan meningkatnya pariwisata, akan terjadi peningkatan ekonomi di kota mereka.

Selain itu, komitmen Alween Ong untuk mendukung pendidikan usia dini juga mendapat apresiasi tinggi. Beberapa pengemudi becak menyampaikan bahwa mereka berharap generasi muda Tebingtinggi dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Didukung Penuh Masyarakat

Masyarakat Tebingtinggi turut serta merayakan konvoi becak ini. Warga berkumpul di sepanjang rute konvoi, melambaikan tangan dan bergembira melihat parade becak yang membawa semangat baru bagi kota mereka. Beberapa di antara mereka menyampaikan harapannya agar konvoi semacam ini dapat menjadi tradisi tahunan yang memperkuat identitas kota.

Dengan konvoi becak yang meriah dan makan bersama yang sarat makna, Alween Ong dan masyarakat Tebingtinggi bersatu untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.

Konvoi becak bukan hanya sebuah acara, melainkan langkah nyata untuk mengangkat potensi pariwisata dan pendidikan kota Lemang. Seiring dengan dukungan dari Gerakan Kawan Awen dan Sahabat Sapriadi, Tebingtinggi bersiap menjadi destinasi terkemuka di Sumatera Utara yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi dan pendidikan lokal.

“Hal ini juga memiliki peranan untuk mendukung para wirausaha lokal di tengah kondisi Tebingtinggi yang menghadapi akses tol yang telah terintegrasi dan kekhawatiran masyarakat akan sepi Kota Tebingtinggi efek dari tol. Keadaan ini harus segera ditangani dengan meningkatkan pariwisata dan branding Tebingtinggi yang tepat,” pungkas Alween Ong.

Alween Ong juga menyampaikan Selamat Tahun Baru 2024 dengan harapan baru, perubahan negeri lebih baik dan ekonomi masyarakat meningkat. (ila)

Komitmen Alween Ong Jadikan Becak dan RBT Moda Transportasi Wisata Sergai

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Suasana desa yang tenang di malam tahun baru di Desa Pelintahan Bedagai menjadi semarak saat Alween Ong, calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan nomor urut 6, berkumpul dengan para abang becak dan RBT (abang ojek sepada motor).

Pertemuan ini bukan hanya sebuah peristiwa politik, namun juga sejatinya menjadi momentum penting dalam perjalanan politik Alween Ong yang memiliki visi besar untuk memajukan pariwisata pesisir dan menjadikan becak serta RBT sebagai armada wisata dengan sentuhan sejarah dan kearifan lokal di wilayah Serdang Bedagai.

Ketika Alween Ong berdiri di depan para abang becak dan RBT, sorot mata penuh semangat dan tekadnya mencerminkan komitmennya untuk melangkah lebih jauh dalam dunia politik. Dalam sambutannya, Alween Ong menyoroti peran vital para abang becak dan pengemudi RBT dalam mendukung visinya memajukan sektor pariwisata pesisir. Alween Ong memberikan penghormatan kepada mereka, mengakui bahwa mereka bukan hanya pengemudi, tetapi pula penjaga tradisi dan sejarah di wilayah ini.

“Pertemuan kita hari ini bukan hanya sebagai acara politik biasa, tetapi sebagai wujud komitmen bersama untuk mengangkat kesejahteraan daerah kita. Abang becak dan RBT memiliki peran penting dalam memperkenalkan keindahan dan kekayaan sejarah di sekitar kita. Saya sebagai putri daerah Serdangbedagai yang besar di Gubang Gajah akan berjuang untuk meningkatkan pariwisata dan keterlibatan becak sekaligus RBT,” ujar Alween Ong.

Alween Ong memaparkan visinya untuk menjadikan daerah pesisir Serdang Bedagai sebagai destinasi wisata unggulan. Dalam wawancara eksklusif, Alween Ong berbagi pemikirannya tentang potensi pariwisata yang belum sepenuhnya tergali di wilayah ini.

“Wilayah kita kaya akan warisan sejarah dan keindahan alam pesisir. Namun, potensinya belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat lokal. Saya melihat abang becak dan RBT sebagai duta pariwisata yang dapat membawa tamu menjelajahi pesona-pesona tersembunyi di sekitar kita,” tambah Alween Ong.

Salah satu poin penting dalam visi Alween Ong adalah menjadikan becak dan RBT sebagai armada wisata yang identik dengan sejarah dan kearifan lokal. Alween Ong menyampaikan rencananya untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada para pengemudi, agar mereka tidak hanya menjadi pengemudi handal tetapi juga pemandu wisata yang mampu menyajikan cerita dan nilai-nilai lokal kepada wisatawan.

“Pengemudi becak dan RBT tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga pemandu wisata yang berpengetahuan tentang sejarah dan keunikan setiap tempat. Saya ingin melibatkan mereka secara aktif dalam mempromosikan kekayaan budaya dan alam daerah kita,” kata Alween Ong.

Sambutan hangat dan antusiasme terpancar dari para abang becak dan RBT saat mendengarkan visi dan misi Alween Ong. Mereka merasa diakui dan diberdayakan sebagai bagian integral dari perubahan yang diinginkan oleh calon legislator tersebut.

“Kami sangat senang melihat perhatian dari Ibu Alween Ong terhadap kami. Kami bukan hanya pekerja, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat di sini. Dengan dukungan Ibu Alween, kami yakin dapat memberikan kontribusi positif untuk daerah ini,” ujar Nono, seorang abang becak yang terbilang senior.

Sementara itu, Hidayat, seorang pengemudi RBT, menyatakan rasa bangganya bahwa profesi mereka diangkat menjadi bagian dari industri pariwisata yang berkembang. “Kami siap mendukung Ibu Alween Ong untuk mewujudkan visi ini,” kata Hidayat berjanji.

Setelah serangkaian dialog dan interaksi hangat, pertemuan dilanjutkan dengan sesi makan malam bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa, dan Alween Ong turut serta dalam suasana akrab tersebut. Melalui momen ini, hubungan antara calon legislator dan komunitas lokal semakin erat, menciptakan fondasi yang kuat untuk kerjasama di masa depan.

Tidak hanya itu, Alween Ong juga menyajikan cinderamata kepada para abang becak dan RBT sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan mereka. Tenda becak, kaos, dan kalender berisi gambar-gambar ikonik daerah tersebut menjadi simbol apresiasi Alween Ong terhadap peran mereka dalam mendukung perubahan positif.

Dalam sesi tanya jawab, Alween Ong memberikan penekanan pada pemantapan komitmen bersama. Ia menegaskan bahwa dukungan dari abang becak dan RBT bukan hanya sekadar retorika politik, tetapi akan diwujudkan melalui langkah-langkah konkrit yang akan diambil setelah terpilih.

“Perjalanan ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang kita semua. Setiap langkah yang saya ambil di DPR RI nantinya akan membawa dampak langsung bagi masyarakat di sini. Saya berkomitmen untuk terus mendengar dan melibatkan kalian dalam proses pembangunan yang berkelanjutan,” kata Alween Ong.

Seiring dengan komitmen memajukan sektor pariwisata, Alween Ong juga komitmen meningkatkan budaya melayu di tanah pesisir yang tentunya menjadi bagian penggerak ekonomi masyarakat dan menjadi kearifan lokal.

Dengan dialog ini semakin menguatkan kebersamaan masyarakat dan tujuan besar membangun daerah pesisir. Malam tahun baru Alween Ong bersama abang becak dan RBT menghasilkan komitmen bersama untuk memajukan Serdangbedagai, terutama Bedagai. (ila)

PLN UID Sumatera Utara Berhasil Amankan Pasokan Listrik Malam Tahun Baru 2024

Jajaran management PLN UID Sumatera Utara melakukan siaga kelistrikan bersama Direktur Utama PT PLN (Persero) saat malam pergantian tahun (31/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara sukses menjaga pasokan Listrik saat pergantian malam tahun baru 2024.

Momen pergantian tahun Bersama keluarga, teman dan orang tersayang memberikan nuansa indah dalam mengakhiri tahun.

Untuk memastikan keandalan Listrik tersebut, PLN UID Sumatera Utara melaksanakan siaga malam pergantian tahun bersama Direktur Utama PT PLN (Persero) dan seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) secara hybrid pada Minggu (31/12/2023).

Siaga malam pergantian tahun dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid di Unit Pelaksana Distribusi Sumatera Utara (UP2D SU) didampingi seluruh Senior Manager, Manager UP2D SU Fahmy Albar, Manager PLN UP3 Medan Ricki Yakob, Manager PLN UP3 Medan Utara Edy Saputra.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi pasokan Listrik menjelang malam pergantian tahun dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini diikuti oleh 10 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 67 Unit Layanan Pelanggan (ULP).

“Terdapat beberapa titik perayaan malam pergantian tahun yang tersebar di Sumatera Utara. Salah satunya doa Bersama Masyarakat dan drone show yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Medan di Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara. Tercatat beban puncak malam pergantian tahun di Sumatera Utara sebesar 2.094 MW dengan daya mampu pasok sebesar 3.062 MW dan Cadangan daya sebesar 895 MW,” kata Awaluddin.

Awaluddin merinci untuk menjaga keandalan pasokan listrik saat pergantian tahun, PLN UID Sumatera Utara telah mempersiapkan posko siaga sebanyak 269 posko yang dapat dipergunakan masyarakat.
PLN juga mempersiapkan personel sebanyak 3.258 personel pelayanan Teknik dan personel PDKB, peralatan peripheral untuk mendukung keandalan berupa Uninterruptible Power Supply (UPS) sebanyak 8 unit, Unit Gardu Bergerak (UGB) sebanyak 67 unit, mobil crane sebanyak 9 unit dan kendaraan pendukung sebanyak 321 unit.

Perayaan pergantian Tahun 2024 di Sumatera Utara berlangsung dengan aman dan sukses. PLN terus berkomitmen untuk menjaga pasokan listrik handal dalam pergelaran acara apapun di Sumatera Utara. PLN juga siap melayani kebutuhan listrik para investor yang akan berinvestasi di Sumatera Utara.

PLN UID Sumatera Utara juga telah menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tetap beroperasi selama tahun baru dan libur sekolah. Terdapat 15 lokasi SPKLU yang dapat diakses digunakan oleh pemilik kendaraan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat dapat mengakses seluruh layanan PLN hanya dalam satu genggaman. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui appstore dan playstore.(ila)

FH USU: Hukum Adat Dalam Pandangan Filsafat Hukum Dipertahankan Hingga Kini

Mahasiswi Prodi Doktor Ilmu Hukum FH USU, Ivana Novinda Rambe SH MH.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hukum adat merupakan salah satu bentuk hukum yang berlaku di Indonesia, berupa hukum tidak tertulis yang berlaku dalam kehidupan masyarakat. Di mana hukum adat menjadi hukum positif yang tumbuh dan berkembang dari kebiasaan maupun kebudayaan masyarakat Indonesia.

“Dari segi wujud kebudayaan, hukum adat termasuk dalam kebudayaan yang berwujud sangat kompleks, dengan substansi yang mengatur tingkah laku manusia dalam berkehidupan di masyarakat. Sehingga hukum adat menjadi salah satu aspek kehidupan masyarakat dalam kebudayaan bangsa Indonesia,” kata Mahasiswi Prodi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU), Ivana Novinda Rambe SH MH bersama Dosen FH USU, Dr Affila SH MHum, Minggu (31/12).

Menurutnya, hukum adat dapat terlihat eksistensinya di berbagai wilayah hingga saat ini. Adanya perkumpulan adat serta perangkat hukum adat. “Jika membahas sejarah dari hukum adat sendiri, lanjut Ivana, maka akan membahas lintas masa, yaitu masa sebelum dijajah oleh Belanda, masa saat kolonial Belanda berkuasa hingga masa setelah Indonesia meraih kemerdekaannya.

Zaman sebelum kolonial Belanda berada di Indonesia, sambungnya, pada masa itu ditandai dengan hukum adat sebagai hukum positif, yang berlaku sebagai hukum dan ditata oleh rakyat di berbagai kerajaan yang hidup dan berkembang di beberapa kepulauan antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

“Peraturan-peraturan yang berasal dari hukum adat pun dikeluarkan dan berlaku sebagai hukum yang nyata. Saat kolonial Belanda berada di Indonesia, hukum adat diperhitungkan oleh kolonial Belanda. Namun seiring berjalan waktu, hukum adat dianggap hukum pribumi yang primitif dan tidak sejalan dengan hukum eropa,” bebernya.

Dijelaskannya, setelah Indonesia meraih kemerdekaannya, Pemerintah Indonesia menyatakan negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam Undang-Undang (Pasal 18B ayat 2 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945).

“Dapat dikatakan hukum adat adalah aturan hukum yang unik. Ia berlaku walau tidak tertulis dan bersumber dari kebiasaan. Hal ini sejalan dengan pandangan filsafat hukum. Dimana, hukum adalah ilmu pengetahuan yang dapat dipelajari secara keilmuan namun bersifat abstrak,” jelasnya.

Jika kita mengkaji dalam filsafat hukum, terangnya, hukum bersumber dari manusia. Manusia lah yang menciptakan hukum tersebut, bersumber dari dalam diri manusia dan dari luar manusia. Dari dalam diri manusia yaitu proses berfikir manusia maupun pengalaman hidup. Namun juga berasal dari luar diri manusia, yaitu Tuhan, kitab dan alam semesta.

Hal ini sejalan dengan Hukum adat, paparnya, Hukum Adat lahir bersamaan dengan adanya manusia sebagai pembuatnya. Di mana ada masyarakat di situ ada hukum (Ibi Ius Ibi Societas). Sebagaimana dikatakan oleh Aristoteles, bahwa adanya hukum adat sebagai fondasi penting dari suatu sistem hukum pada hakikatnya merupakan kesatuan atau himpunan dari berbagai cita-cita dan cara-cara manusia yang berusaha untuk mengatasi masalah nyata maupun yang timbul dari pergaulan sehari-hari yang menyangkut kedamaian masyarakat itu sendiri.

“Semakin kompleks susunan suatu masyarakat semakin luas dan mendalam pengaruh hukum adat dalam mengatur kehidupan manusia,” sebutnya.

Berbicara hukum adat dalam pandangan filsafat hukum, Ivana menilai, di dalam filsafat hukum terdapat mazhab yang sangat penting dalam perkembangan filsafat hukum yaitu mazhab sejarah yang dipopulerkan oleh Friedrich Karl Von Savigy sebagai tokoh mazhab sejarah (historical school jurisprudence).

“Von Savigny mengemukakan konsepsi yang mengedepankan jiwa bangsa (volkgeis), dengan filosofi das recht wird nicht gemacht, est ist und wird mit dem volke†yaitu hukum itu tidak dibuat, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” urainya.

Pada konsepsi mazhab sejarah ini, kata Ivana lagi, mampu memandang bahwa hukum-hukum yang berasal dari masa lalu merupakan hukum yang pernah dijalankan di masa lalu, dan sedikit banyak akan mempengaruhi hukum yang berlaku di masa sekarang, karena jiwa bangsa (volkgeist) sesuai dengan jiwa masyarakatnya yang merupakan sumber dari segala hukum yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat tersebut dari waktu ke waktu dan dari masa ke masa.

“Filsuf-filsuf yang lahir dan menjadi pelopor bagi mazhab sejarah ini mendasarkan pemikirannya bahwa hukum terbentuk di luar legislasi, artinya hukum tidak dibuat oleh lembaga formal, tetapi tumbuh dan berkembang di masyarakat secara alami. Hal ini sangat mencerminkan Hukum Adat yang kita miliki” tandasnya. (dwi)