Home Blog Page 843

Pengamat Politik Sebut Mahfud MD Tampil Keren dan To The Point di Debat Cawapres

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD tampil luar biasa saat tampil dalam debat perdana Cawapres yang digelar KPU, Jumat (22/12/2023) malam lalu.

“Mahfud tampil keren dan meyakinkan serta menyampaikan fakta yang terjadi di lapangan secara riil,” kata Adi kepada wartawan, Minggu (24/12).

Adi menyebut, Mahfud konsisten dengan positioning bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi adalah kunci dalam urusan investasi, ekonomi, pembangunan, dan lainnya. Menurutnya, argumentasi Mahfud juga sangat meyakinkan, meski bukan berlatar belakang ekonomi. “Seperti biasa, Mahfud tampil apa adanya, tak ada gimick, to the point ke pokok persoalan,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik itu menyatakan, gagasan yang disampaikan Mahfud dalam debat kemarin dibutuhkan. Ia menawarkan gagasan kongkret soal peningkatan ekonomi dengan penegakan hukum yang adil dan tak pandang bulu. “Ekonomi, investasi, dan pembangunan tanpa penegakan hukum bisa repot. Mahfud konsisten dengan gagasan orisinalitas, gagasannya hukum jadi panglima,” katanya.

Sementara Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang menyebut, dari hasil riset perbincangan di media sosial selama debat berlangsung dalam rentang waktu 18.00-23.00 WIB, Mahfud merupakan cawapres dengan tingkat perbincangan positif tertinggi sekitar 65 persen, dibandingkan Gibran Rakabuming 48 persen dan Muhaimin Iskandar 33 persen.

Tingginya sentimen positif Mahfud juga diikuti dengan emotion trust yang besar hingga mencapai 65 persen. Tertinggi diantara cawapres lainnya. Selanjutnya diikuti emotion anticipation 13 persen.

Penampilan Mahfud dinilai sebagai hasil dari pengalaman dengan ketenangan dalam setiap jawaban. Mahfud dinilai mampu menjawab pertanyaan sulit yang dilontarkan oleh Gibran menggunakan Helicopter view.

“Pengalaman, keyakinan, track record, jam terbang menjadi salah satu landasan keyakinan publik. Ini yang ditunjukan pada Mahfud. Hal inilah yang membuat netizen mengapresiasi Mahfud dengan ketenangan, jawaban debat yang menggunakan pendekatan rasional dan argumentatif,” kata Rustika.

Mahfud akan melawan Cak Imin dan Gibran lagi pada debat selanjutnya 21 Januari 2024. Tema debat yakni Pembangunan berkelanjutan, Sumber daya alam, Lingkungan hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat adat, dan Desa. (rel/adz)

Kelahiran Cucu Pertama Ketua PWI 2016-2021 Disambut Haru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rasa bahagia tak terhingga dirasakan Andrey Shehab Herman dan istri, Illiah Cholilah Iskandariah S Kom. Andrey yang merupakan putra dari Almarhum H Hermansjah, Ketua PWI Sumatera Utara (Sumut) 2016-2021 ini bisa menimang sang buah hati yang lahir Sabtu, 23 Desember 2023 di Rumah Sakit (RS) Murni Teguh, Medan pukul 16.22 WIB.

Bayi berjenis kelamin laki-laki ini lahir dengan berat badan 26.5 kilogram (kg) dan panjang 47 centimeter. “Alhamdulillah, sejak menikah 2019 lalu, atau tepatnya empat tahun kemudian, akhirnya kami dianugerahi anak lelaki diberi nama Muhammad Emmril Hawwari Shehab. Ini cucu pertama papa dan mama (almarhum H Hermansjah dan Halimatussadiah SE MAP,” sebut Andrey.

Di kesempatan itu, Andrey menyampaikan ribuan terima kasih kepada dr Irwansyah Putra Sp OG karena selama ini memberikan pelayanan terbaik dan fast respons dari WhatsApp. “Alhamdulillah dan terima kasih karena respons dan penanganan terbaik kami dapatkan,” tegasnya.

Selain itu, Andrey menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar. “Doa seluruh keluarga menjadi hal yang menguatkan dan melancarkan persalinan ini,” katanya.

Dia berharap, cucu pertama Almarhum H Hermansjah ini menjadi anak saleh, berbakti pada orangtua, berguna bagi agama, keluarga, nusa dan bangsa.(rel/azw)

Dedi Iskandar: Memberi Banyak Kontribusi Bagi Pembangunan

Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Tasyakuran Milad ke-93 Al Jam’iyatul Washliyah yang digelar pengurus daerah (PD) Deliserdang, di Gedung Convention Hall Lubukpakam, Sabtu (23/12), ditandai dengan penyematan jas dan pemberian kartu anggota Al-Washliyah kepada Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar.

Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut), Ust Dedi Iskandar Batubara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PD Al-Washliyah Deliserdang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, serta seluruh keluarga besar Washliyah di Kabupaten ini, atas terselenggaranya kegiatan peringatan Milad ke-93 tahun berdirinya Ormas Islam terbesar di Sumut.

“Al-Washliyah didirikan pada 30 November 1930 silam. Sejak dari tanggal itu, hingga Desember ini, hampir seluruh daerah menggelar acara perayaan HUT ke-93 Al-Washliyah. Tentu kegiatan tersebut adalah sebagai tanda rasa syukur kita atas nikmat dan ridho yang Allah berikan untuk organisasi ini,” ujar Dedi Iskandar Batubara.

Sebagai Ketua Pengurus Wilayah, Ust Dedi Iskandar Batubara juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pengurus daerah yang telah berjuang menjaga, mempertahankan serta meningkatkan aset umat milik Al-Jam’iyatul Washliyah.

Sebagai penghargaan, Washliyah memberikan penghargaan kepada para guru, tokoh-tokoh yang berjasa kepada Ormas ini, serta pemberian Jubah untuk Ulama Al-Washliyah di Deliserdang.

“Saya juga mengimbau kepada para pengurus di Deliserdang, agar terus menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah. Mengingat Washliyah punya makna menghubungkan, maka kita harus menjadi penghubung yang mampu me-moderasi,” sebutnya.

Sementara Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar menjelaskan bahwa peran dan perjuangan Al Jam’iyatul Washliyah begitu besar bagi bangsa ini. Bahkan sejak bangsa Indonesia belum merdeka, sumbangsihnya sudah bisa dirasa.

“Keberadaan Al Washliyah telah memberi banyak kontribusi bagi pembangunan, dibuktikan melalui berbagai aktivitas sosial keagamaan, baik bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, sosial, agama dan lainnya,” ungkap Yusuf.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Deliserdang menerima jas dan kartu anggota Al-Washliyah. Turut hadir Ketua PD Al-Washliyah Deliserdang HM Soleh, Sekretaris PW Al-Washliyah Sumut H Alim Nur Nasution, Ketua Panitia yang juga anggota DPRD Deliserdang Imran Obos.

Kemudian, Ketua MUI Deliserdang, Kyai H Amir Panatagama, Kepala Kantor Kementerian Agama Deliserdang, Drs Abdul Haris Harahap, Ketua Baznas Deliserdang, H Surya Putra, Ketua PD Muhammadiyah Deliserdang, Ibnu Hajar serta seribuan orang keluarga besar Al Jam’iyatul Washliyah.(gus)

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Bank Mestika Resmikan Desa Wisata Karang Anyar di Simalungun

Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita saat meresmikan Desa Wisata Karang Anyar (Dewika), di Kabupaten Simalungun.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) bingung mau kemana?. Anda bisa mengunjungi Desa Wisata Karang Anyar (Dewika) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dewika ini, merupakan desa wisata didampangi dan dibina oleh PT Bank Mestika Dharma Tbk (Bank Mestika) dan diresmikan pada Kamis 21 Desember 2023. Dewika ini, didampingi dan dibina Bank Mestika, sebagai komitmen mendorong ekonomi masyarakat di sektor pariwisata.

Dewika tersebut, objek wisata pemandian dengan air bersih dan sejuk. Ditambah lagi, alam yang indah, membuat Dewika layak dan wajib dikunjungi masyarakat.

Dewika diresmikan langsung oleh Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita bersama Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Reza Leonhard.

Peresmian desa wisata ditandai dengan penandatanganan Prasasti Desa Wisata Karang Anyar, acara diisi pula dengan kick off program UMKM Vaganza yang diikuti oleh 15 UMKM unggulan serta bantuan sumur air bersih oleh Lions Club Medan.

Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita mengungkapkan bahwa kontribusi Bank Mestika dalam pengembangan Dewika ini, sebagai komitmen dukungan Bank Mestika terhadap program Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI yang diinisiasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumatera Utara.

Achmad S. Kartasasmita, menjelaskan Dewika ini sebagai salah satu tujuan destinasi wisata di Simalungun. Kehadiran Bank Mestika, sebagai Lembaga Jasa Keuangan mengembangkan dan mendampingi Dewika merupakan bentuk kepedulian sosial Perseroan, terhadap sosial kemasyarakatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Pengembangan Dewika ini telah berjalan sejak awal tahun 2023 dan diakhiri tahun 2023, diresmikan. Kita harus terus menjaga dan mengembangkan potensi yang ada di wilayah Dewika ini,” ucap Achmad S. Kartasasmita.

Atas dasar hal ini, kata Achmad S. Kartasasmita, Bank Mestika ingin mempromosikan dan meningkatkan kembali tingkat pengunjung yang datang dengan menata, merapikan, mendampingi dan memajukan daerah wisata ini agar memiliki daya tarik yang tinggi untuk semua orang yang ingin berlibur. Bahkan untuk perusahaan-perusahaan yang akan melakukan kegiatan-kegiatan dapat menjadikan Dewika sebagai pilihan utamanya.

“Saya rasa tujuan kami ini juga pasti dinginkan oleh semua pihak. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang baik dari semua pihak, agar program EKI ini dapat berhasil dan berjalan baik,” harap Achmad S. Kartasasmita.

Achmad S. Kartasasmita melanjutkan, tahun depan pihaknya akan fokuskan pengembangan Dewika dari sisi SDM dengan memberikan pendampingan intensif dari akademisi maupun praktisi. Hal itu akan membantu mengembangkan kerangka berfikir dan mengembangkan kreativitas insan Dewika.

“Kita ingin insan Dewika memberikan pelayanan terbaik dan mengembangkan Dewika ini dengan menggali potensi-potensi baru untuk dapat tetap memberikan sarana liburan yang nyaman dan memberikan kesan indah kepada setiap pengunjung yang datang,” ungkap Achmad.

Selain itu, yang harus menjadi perhatian semua pihak adalah kembali merebaknya Covid-19 dengan dikeluarkan kembali imbauan untuk melakukan pencegahan-pencegahan seperti yang telah semua lakukan pada tahun 2020 hingga 2022 yang lalu.

“Insan Dewika sebagai pengelola tempat wisata, harus tetap mewaspadai dan mengikuti arahan Pemerintah untuk memberikan kenyamanan berwisata seperti yang tertuang dalam Sapta Pesona,” harap Achmad S.Kartasasmita.

Sementara, Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bank Mestika hadir dalam pengembangan Dewika ini.

“Menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya, kepada Bank Mestika. Telah berkomitmen, sebagai Bank pendamping dan penataan desa wisata ini, di Simalungun,” kata Radiapoh.

Ia menjelaskan Bank Mestika yang telah berkomitmen sebagai bank pendamping dalam pengembangan dan penataan Desa Wisata Karang Anyar di Simalungun sesuai dengan kesepakatan atau MoU pada April 2023, lalu.

Radiapoh mengungkapkan bahwa Desa Wisata inklusi salah satu pilot projek TPAKD Provinsi dan daerah tahun 2023. Karang Anyar salah satu dari 9 desa di Kecamatan Gunung Maligas, yang mempunyai potensi perekonomian unggul, yaitu pariwisata pemandian sehingga ditetapkan sebagai salah satu dari 7 Desa Wisata Inklusi di Sumatera Utara, pada tahun 2023 oleh OJK Provinsi Sumatera Utara dan TPAKD Sumatera Utara.

“Sektor pariwisata bilang merupakan mesin penggerak pertumbuhan ekonomi daerah karena sektor pariwisata memiliki multiplier effect sangat besar. Selain itu, mampu mendorong sektor lain untuk tumbuh dan berkembang seperti sektor UMKM, akomodasi, transportasi, makanan hingga minuman,” jelas Radiapoh.

Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Reza Leonhard juga mengapresiasi Bank Mestika, Pemkab Simalungun dan berbagai pihak seperti BUMDES yang awalnya menandatangani MoU pada bulan April 2023.

Menurut Reza, Kabupaten Simalungin sangat berpeluang ditingkatkan menjadi Kabupaten dengan literasi dan iklusi keuangan yang baik mengingat sumber daya alam serta produk-produk UMKM nya di Desa Karang Anyar.

“Pelaku UMKM di Desa Karang Anyar telah dibina oleh Bank Mestika dan diikutsertakan dalam berbagai even Provinsi, produk-produknya juga dihadirkan pada saat itu,” kata Reza.

“Termasuk pada bulan Inklusi Keuangan. Mari kita mengembangkan UMKM di Desa Karang Anyar ini sekaligus menjaga dan merawat apa yang telah dibangun oleh Bank Mestika dan diperjuangkan Pemkab Simalungun,” tandas Reza.(gus)

Paul Baja: Nobar Cawapres Jadi Sarana TPD Semakin Mengenalkan Kualitas Mumpuni Ganjar – Mahfud

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Posko Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo-Mahfud MD Sumatera Utara terus kembali dipenuhi masyarakat yang mengikuti nonton bareng debat calon wakil presiden (cawapres), Jumat (22/12/2023). TPD Ganjar Pranowo-Mahfud MD Sumatera Utara memang tetap memfasilitasi kegiatan nobar debat Capres maupun Cawapres di posko TPD yang terletak di Jalan Sei Serayu 52 Medan.

“Memfasilitasi masyarakat melihat langsung debat cawapres ini menjadi bagian dari cara kita memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Mengapa, karena dengan melihat langsung debat calon pemimpin, maka kita bisa melihat secara langsung kualitas masing-masing,” kata Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumut, Paul Baja M Siahaan kepada wartawan.

Politisi muda PDI Perjuangan yang juga caleg DPR RI dari dapil Sumut 1 ini mengatakan, TPD Sumut terus mensosialiasikan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD kepada masyarakat. Hal ini mereka lakukan lewat sosialisasi tatap muka untuk mengenalkan sosok Ganjar Pranowo dan Mahfud MD selaku calon presiden dan wakil presiden yang mereka usung.

“Dalam setiap sosialisasi kita menyampaikan seperti apa sosok Ganjar-Mahfud. Nah, dengan memfasilitasi nobar ini, masyarakat akan bisa melihat bahwa kita tidak berbohong soal kualitas capres dan cawapres yang kita usung,” ungkapnya.

Artinya kata Paul Baja M Siahaan, Nobar debat capres dan cawapres ini juga menjadi bagian dari pengabdian politik TPD Ganjar-Mahfud Sumut untuk memfasilitasi masyarakat menjadi pemilih yang cerdas. Karena menurutnya dengan melihat langsung visi dan misi, program serta ide gagasan masing-masing calon, akan terlihat jelas siapa yang berpihak kepada masyarakat atau siapa yang hanya haus kekuasaan saja.

“Pendidikan politik itu penting bagi masyarakat. Dan kami siap untuk tetap memfasilitasi masyarakat untuk itu. Soal siapa yang menguasai panggung debat, silahkan masyarakat yang melihat,” pungkasnya.

Nobar di Posko TPD Ganjar-Mahfud MD Sumatera Utara dihadiri oleh kalangan masyarakat baik dari kalangan relawan maupun kalangan generasi milenial. Mereka terlihat sangat menyimak berbagai pemaparan para cawapres pada debat yang mengambema “Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur dan Perkotaan tersebut”.
(map)

Burhanuddin Sitepu: Tak Ada Lagi Penggusuran Pedagang

SOSIALISASI: Ketua Fraksi P Demokrat DPRD Medan Burhanuddin Sitepu ketika Sosialisasi Perda di Jalan Bunga Mawar Kelurahan PB Selayang II Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (23/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pedagang kaki lima (PKL) saat ini tak perlu khawatir lagi dalam menjalankan usahanya. Pasalnya, sudah ada payung hukum yang mendukung para pelaku UMKM yang berjualan di pinggir jalan agar tidak digusur.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Burhanuddin Sitepu menyosialisasikan Perda Nomor 5 Tahun 2022 tentang penetapan zonasi aktivitas pedagang kaki lima di Kota Medan dan Perda Nomor 10 Tahun 2021 tentang ketenteraman dan ketertiban umum di Jalan Bunga Mawar Kelurahan PB Selayang II Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (23/12).

Burhanuddin mengatakan, lahirnya kedua Perda tersebut mendukung pedagang UMKM yang berjualan di pinggir jalan agar tidak digusur. Lahirnya kedua Perda tersebut kata anggota Komisi 4 ini lebih mencakup pada penataan pedagang, bukan lagi mengusir atau menggusur.

Dia mencontohkan kondisi pedagang di Jalan Pasar 5 Padangbulan, meski kondisinya semrawut, tapi lewat kedua Perda harus ada perbaikan lewat penataan pedagang oleh pemko. “Artinya, pedagang tidak dirugikan dan pengguna jalan tidak terganggu. Itulah kegunaan Perda ini dibentuk guna mensejahterakan pedagang,” kata Burhanuddin.

Menurut dia, perlindungan terhadap pedagang kecil sangat diperlukan. Karena pelaku UMKM adalah tonggak ekonomi bangsa yang hadir dari lapisan terbawah tapi sangat dirasakan rakyat. “Mereka hanya untuk menafkahi keluarga, bukan mau menjadi kaya raya,” tandasnya.

Turut hadir Andi Sukur Harahap, mewakili Kasatpol PP Rakhmat Harahap. Dia mengatakan, kedua Perda melakukan perbaikan tata letak para pedagang melalui zonasi. Dikatakannya, pedagang banyak menggunakan badan jalan, di atas parit dan trotoar untuk berjualan. Untuk menyiasatinya, Perda mengatur tentang zonasi.

“Untuk zona merah tidak boleh ada PKL, kawasan zona merah harus bersih dari pedagang. Sedangkan zona kuning boleh berdagang tapi harus memenuhi syarat yang ditentukan Pemko Medan. Sedangkan zona hijau adalah lokasi yang memang diperuntukkan untuk pedagang,’ terang Andi Sukur.

Lebih lanjut dikatakannya Kabag Umum Sekretariat DPRD Medan ini, kehadiran Satpol PP bukan untuk menakut-nakuti pedagang. Satpol PP difungsikan menata pedagang bahkan sampai pengembangan pedagang. “Artinya, jika di lokasi tempat pedagang berjualan dilarang camat dan lurah dikarenakan lokasi tersebut melanggar Perda, Satpol PP, camat dan lurah wajib mencarikan lokasi berjualan, bukan sekedar tempat, tapi tempat yang ada pembelinya,” ungkap Andi. (adz)

DPRD Medan Pastikan Program Penanggulangan Kemiskinan Sebagai Upaya Sejahterakan Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi III DPRD Medan, Mulia Syahputra Nasution, menegaskan bahwa program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan bukanlah program pembodohan, melainkan upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Program tersebut dibuat agar angka kemiskinan di Indonesia, khususnya Kota Medan bisa semakin ditekan.

Hal itu disampaikan Mulia guna menepis isu negatif yang beredar di daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Maimun dan Medan Polonia saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penangulangan Kemiskinan, di Jalan Pipa IV Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (23/12) sore.

“Sudah 57.000 kepala keluarga di Kota Medan yang menerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan). Menurut bapak dan ibu, bermanfaat gak program ini? Bagi yang tidak dapat, pasti terprovokasi dengan isu negatif ini. Tapi bagi yang menerima bantuan, sangat bermanfaat,” ungkap Mulia.

Politisi muda Partai Gerindra ini menambahkan, ada banyak program penanggulangan kemiskinan yang diluncurkan pemerintah pusat maupun Pemko Medan. Beberapa diantaranya yakni PKH, Program Pendidikan Gratis Anak Putus Sekolah, Program Universal Health Coverage (UHC), dan Program Bantuan Lanjut Usia (Lansia).

“Memang program-program yang diluncurkan itu tak serta merta membuat bapak dan ibu langsung sejahtera, tapi paling tidak dapat mengurangi beban hidup bapak dan ibu untuk saat ini,” ujarnya.

Diterangkan Anggota Komisi III DPRD Medan tersebut, agar masyarakat miskin atau kurang mampu bisa mendapatkan bantuan dari program-program yang diluncurkan pemerintah pusat dan Pemko Medan, maka masyarakat tersebut harus terdata terlebih dahulu ke dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Saya minta partisipasi masyarakat untuk ‘menjemput bola’ informasi pendataan DTKS ini ke kantor lurah setempat. Jangan menunggu didata sama Kepling, gak bakal dapat-dapat bapak dan ibu program bantuan ini. Temui operatornya di kantor lurah, minta masukkan ke dalam DTKS. Setelah lolos verifikasi, barulah program bantuan yang diluncurkan bisa bapak dan ibu terima,” pungkasnya. (map)

Dedi Iskandar Berbagi Tips Aman Saat Perjalanan Mudik dan Liburan Nataru 2023/2024

Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Ust H Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Ust H Dedi Iskandar Batubara mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memanfaatkan masa liburan perayaan hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024 ini untuk berlibur atau pulang kampung, agar mempersiapkan sekaligus mengantisipasi segala sesuatu yang penting.

Dedi Iskandar Batubara melihat bahwa masa perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, juga diiringi dengan cuti bersama serta masa libur sekolah. Sehingga kemungkinan akan terjadi peningkatan arus pergerakan masyarakat. Baik yang pergi berlibur ke tempat-tempat wisata, maupun ke rumah kerabat/mudik.

“Barangkali kepada masyarakat yang ingin berwisata atau mudik, untuk mempersiapkan bekal, terutama stamina badan. Karena perjalanan seperti ini biasanya melelahkan, dengan jumlah kendaraan yang padat dan kemacetan lalulintas pasti tak terhindarkan,” ujar Dedi Iskandar Batubara, Sabtu (23/12).

Kepada para petugas di lapangan yang berjaga di sejumlah titik pos pengamanan dan pelayanan, Dedi menyampaikan apresiasi dan terimakasih. Untuk itu, ia berharap seluruh petugas gabungan, baik unsur TNI/Polri, Dishub dan Satpol PP tetap bertugas maksimal, apalagi saat ini ancaman bencana alam di beberapa wilayah sangat mengkhawatirkan.

“Ya mudah-mudahan aktifitas liburan masyarakat tidak terganggu karena kendala alam. Tetapi kita tetap harus antisipasi, terutama mengutamakan perjalanan pagi hingga sore hari. Serta menghindari perjalanan saat cuaca kurang baik,” imbau Ketua PPUU DPD RI ini.

Saat intensitas hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir, Dedi pun berharap petugas juga siaga di lokasi rawan bencana, seperti longsor, banjir, pohon tumbang dan sebagainya, yang mengganggu kelancaran lalu lintas.(gus)

BRI Medan Gatot Subroto Dorong Literasi Digital Pedagang Pasar Petisah

Tim BRI BO Medan Gatot Subroto saat turun langsung ke Pasar Petisah Medan, Sabtu (23/12). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Gatot Subroto melaksanakan kegiatan bertemu langsung kepada para pedangang di Pasar Petisah Medan, Sabtu (23/12).

Kegiatan itu dihadiri, Branch Manager BRI Medan Gatot Subroto Wisnu Wirawan, Manager Bisnis Mikro Medan Gatot Subroto Ismail Ghofur Daulay dan Kepala Unit BRI Pasar Petisah Undangenta Ginting.

Branch Manager BRI Medan Gatot Subroto Wisnu Wirawan mengatakan, pihaknya turun langsung menemui para pedagang di Pasar Petisah Medan, dengan tujuan bersilaturahmi dan mengetahui sejauh mana mereka familiar terhadap aplikasi Newpasar.id.

“Ternyata banyak pedagang di sana antusias menggunakan aplikasi Newpasar.id dalam menjual dagangannya. Dan mereka sangat mengapresiasi atas kedatangan tim BRI BO Medan Gatot Subroto ke Pasar Petisah,” ujar Wisnu. (dwi)