Home Blog Page 870

Lewat Digitalisasi, Ganjar-Mahfud Bakal Tingkatkan Transparansi Pelayanan Publik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan, pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD bakal meningkatkan transparansi pelayanan publik dengan digitalisasi pada berbagai sektor birokrasi.

“Meningkatkan transparansi pelayanan publik, apabila berbagai sektor birokrasi dikuatkan dengan digitalisasi,” kata Seno kepada wartawan, Kamis (14/12).

Seno menyebut, pihaknya juga mengutamakan strategi GASPOL yakni Gandakan Anggaran, Sikat Korupsi, Poles Birokrasi dengan Digitalisasi. Menurutnya, apabila korupsi disikat, pihaknya bisa melakukan efisiensi anggaran dan menetapkan prioritas dengan lebih baik. “Pak Ganjar punya target pertumbuhan ekonomi yg paling optimis di akhir periode kepemimpinan beliau nanti, yaitu di angka 7 persen,” ujarnya.

“Angka ini bukan semata optimisme belaka, tetapi suatu keharusan apabila kita serius ingin mengelola bonus demografi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambah Seno.

Dengan demikian, kata Seno, program-program tersebut masyarakat akan mudah mencari kerja. Selain itu, investasi bisa dipermudah tanpa kehilangan orientasi kebermanfaatan untuk rakyat. “Hilirisasi bisa diperkuat, masyarakat juga mudah mengakses kemudahan ekonomi,” ujarnya. (rel/adz)

Relawan Squad Ganjar Gelar Pasar Murah dan Jaran Kepang di Labuhanbatu

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Tim Relawan Squad Ganjar menggelar Pasar Murah dan pertunjukan Jaran Kepang di Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (14/12)

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menurut Ketua Relawan Squad Ganjar, Rifi Hamdani, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Relawan Squad Ganjar agar masyarakat dapat terbantu dengan harga bahan pokok yang jauh lebih murah dari harga pasar. Seperti yang kita tahu bahwa harga bahan pokok akhir-akhir ini cenderung naik, terlebih menjelang Natal dan Tahun baru.

“Sebagaimana sifat dan karakter Mas Ganjar yang peduli kepada rakyat kecil, sebagai Relawan Pendukung Mas Ganjar kami berupaya untuk berbuat semampu kami supaya masyarakat dapat terbantu. Alhamdulillah masyarakat tadi sangat antusias, dari sekitar 600 paket yang kami sediakan semuanya habis terbeli oleh warga. Kita tadi mulai buka jam 11.00 dan tutup pada jam 14.00,” ungkap Ketua Squad Ganjar Rifi Hamdani.

Selain Pasar Murah, Relawan Squad Ganjar juga menggelar pertunjukan Jaran Kepang di tempat yang sama. Pertunjukan Jaran Kepang dimulai pada Jam 13.00 hingga berakhir pada jam 18.00. Masyarakat sangat antusias hadir melihat pertunjukan Jaran Kepang mengingat semakin minimnya hiburan tradisional yang eksis di masyarakat.

“Selain Pasar Murah, kami juga menyuguhkan hiburan tradisional bagi masyarakat yaitu Jaran Kepang. Jaran Kepang merupakan hiburan rakyat yang masih eksis di tengah masyarakat, dan sampai saat ini masih cukup diminati. Ini juga sejalan dengan semangat mas Ganjar yang peduli terhadap seni tradisonal dan budaya. Dengan menghadiran pertunjukan Jaran Kepang harta warisan nenek moyang kita ini, semoga dapat membantu semakin eksisnya komunitas-komuntas seni budaya Jawa”, ungkap Rifi Hamdani.

Hadir dalam pembukaan kegiatan Jaran Kepang dan Pasar Murah beberapa tokoh, baik Tokoh Kabupaten maupun Tokoh Masyarakat setempat. Ketua Serikan Buruh Labuhanbatu Muhammad Ishak dalam sambutanya menyampaikan bahwa, ini merupakan kegiatan yang sangat positif bagi masyarakat. Sebaiknya beginilah cara-cara kita berkampanye, yang langsung menyentuh kebutuhan Rakyat.

“Sebagai aktivis dan tokoh Buruh saya sangat simpatik dengan Mas Ganjar. Semangat kepedulian dan kerakyatannya patut kita contoh dan teladani. Saya kira kegiatan Relawan Ganjar ini merupakan bagian spirit dari Mas Ganjar. Itulah kenapa saya tidak rau-ragu untuk medukung mas Ganjar”, terang M. Ishak.

Pak Parman selaku Tokoh Masyarakat setempat yang didaulat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan, menyampaikan ucapan terimakasih atas adanya kegiatan Pasar Murah dan Jaran Kepang ini. Karena kegiatan ini sangat positif dan membantu kebutuhan masyarakat, apa lagi ada hiburan Jaran Kepang dihadirkan ditengah-tengah masyarakat kami. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih kepada Relawan Ganjar dan juga kepada Mas Ganjar, karena baru kali ini ada kegiatan dari pasangan Capres-Cawapres hadir ditempat kami.

Pasar Murah memang momen yang ditunggu-tunggu warga. Sebelum Pasar Murah dimulai, sebagian warga sudah mulai menunggu untuk membeli. Salah satunya Ibu Parni, warga Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu, saat Pasar Murah dibuka langsung datang membeli. Awalnya mau membeli banyak paket sembako, namun karena pihak panitia membatasi jadi hanya membeli beberapa paket saja.

“Saya menunggu-nunggu kesempatan seperti Pasar Murah ini, karena bagi kami emak-emak sangat membantu. Kalau bisa sering-sering lah membuat kegiatan semacam ini, dan kalau bisa sembakonya bisa lebih diperbanyak lagi,” ungkap Bu Parni. (rel/tri)

Aksi Sumut for Palestine Kumpulkan “Hadiah” Senilai Rp1,6 Miliar Lebih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sampai hari ini perang antara Palestina dan Zionis Israel sudah memasuki hari ke-68. Selama itu pula, tentara zionis Israel terus melakukan pembunuhan dan pembantaian terhadap warga sipil Palestina, baik itu anak-anak, wanita dan para orang tua.

Tentu ini menjadi perhatian dunia, dimana masyarakat dunia mengecam segala macam tindakan pembantaian dan pembunuhan yang dilakukan zionis Israel terhadap warga sipil Palestina yang bertujuan Genosida Bangsa Palestina, begitu juga di Negara Indonesia.

Menyikapi kondisi ini, seluruh tokoh masyarakat, ulama, tokoh agama yang terdiri dari berbagai lintas agama, lintas suku dan lintas kepentingan yang ada di Sumatera Utara, dengan tegas dan kebulatan tekad menyampaikan dukungannya kepada kemerdekaan Palestina dan mengecam pendudukan dan kekejaman Zionis Israel terhadap warga sipil Palestina.

Bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina tersebut digelar suatu gerakan kemanusiaan yang disebut dengan “Sumut For Palestine” di Halaman Istana Maimun, Kota Medan, bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia, Minggu (10/12/2023). Kegiatan ini juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Sumatera Utara, MUI Kota Medan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Ormas Islam beserta Komunitas di Sumatera Utara.

Ulama, umaro, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan masyarakat Sumatera Utara yang hadir tidak hanya dari Kota Medan, tapi juga datang dari berbagai daerah seperti dari Kabupaten Labuhanbatu, Tapanuli Selatan, Langkat, Kota Tebingtinggi, dan lain lain. Mereka satu tujuan; mengecam pendudukan, pembunuhan dan pembantaian warga sipil serta mendukung Kemerdekaan Palestina.

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, telah terkumpul “hadiah”, baik yang ditransfer sebelum aksi, diserahkan pada saat aksi, dan terkumpul pasca aksi dari berbagai lembaga, komunitas, masjid, majelis taklim maupun perseorangan, yang sampai Hari Kamis, 14 Desember 2023, sebesar Rp1,622.290.000. “Hadiah” ini terkumpul melalui Bank Sumut dengan Rekening No. 61002300000009 An. Majelis Ulama Indonesia Propinsi Sumatera Utara. (rel/adz)

Jaga Pasokan Listrik Perayaaan Nataru 2024, PLN UID Sumut Siagakan 3.207 Personel

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid memberikan arahan pada apel siaga kelistrikan natal dan tahun baru 2024 (13/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk memastikan kesiapan petugas dan peralatan dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru), PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar apel siaga pagi tadi (13/12/2023).

Apel siaga dilakukan di halaman parkir kantor PLN UID Sumatera Utara di ikuti oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan Utara dan Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) di pimpin langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara.

Dalam arahannya, General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid menegaskan apel siaga adalah bukti kebersamaan dan semangat persatuan kita dalam memberikan pelayanan kelistrikan dalam menyambut perayaan natal dan memeriahkan pergantian malam tahun baru.

“Apel siaga Natal dan Tahun Baru dilakukan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dan petugas dalam menjaga pasokan listrik selama perayaan tersebut. Saat ini kondisi kelisrikan di Sumatera Utara dalam kondisi normal/aman. Daya mampu pembangkit sebesar 2.852 Megawatt, dengan beban puncak sebesar 2.413 Megawatt dan cadangan daya 239 Megawatt,” kata Awaluddin.

Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2024, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan sebanyak 3.207 personel pelayanan teknik, 269 posko dan 51 petugas PDKB yang tersebar di 67 Unit Layanan Pelanggan yang ada di Sumatera Utara. Dengan jumlah personel dan posko tersebut mampu menyelesaikan setiap gangguan dan keluhan dengan cepat sehingga perayaan natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan hikmat dan nyaman.

Ia juga menambahkan, PLN juga telah mempersiapkan peralatan peripheral untuk mendukung keandalan berupa Uninterruptible Power Supply (UPS) sebanyak 8 unit, Uit Gardu Bergerak sebanyak 67 unit dan mobil sebanyak 127 unit serta sepeda motor sebanyak 194 unit.

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat selama perayaan natal dan tahun baru 2024. Masyarakat dapat mengakses layanan PLN melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini merupakan salah satu transformasi PLN lewat Costumer Focused untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Tidak hanya memberikan kemudahaan kepada masyarakat dalam mengakses layanan PLN. Melalui aplikasi PLN Mobile masyarakat dapat mengetahui lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sebanyak 10 titik SPKLU yang tersebar di 9 lokasi yang ada di Sumatera Utara.

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang akan melakukan liburan natal dan tahun baru untuk mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan sebelum meninggalkan rumah agar terhindar dari kebakaran. (ila)

LMKN dan IRW Lira Gelar Sosialisasi, Edukasi Hak Cipta dan Royalti Musik

LMKN dan IRW Lira gelar sosialisasi edukasi tentang hak cipta dan royalti bidang musik.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) melakukan sosialisasi edukasi dan bimbingan teknis mengenai hak cipta dan royalti dibidang musik untuk kepentingan hak ekonomi pencipta.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Indonesia Royalti Watch (IRW) LSM Lira. Kegiatan berlangsung di Hotel Danau Toba Medan, Jalan Imam Bonjol, Rabu (13/12) kemarin. Adapun peserta sosialisasi ini adalah kader LSM Lira Sumatera Utara (Sumut) dan Kota Medan.

Ketua LMKN, Dharma Oratmangun mengatakan, kegian ini merupakan lanjutan dari kerjasama yang dibangun dengan LSM Lira Pusat. Dimana Kota Medan menajadi daerah pertama yang dilakukan sosialisasi.

Dharma mengatakan, LMKN sendiri merupakan lembaga yang memiliki kewenangan untuk menarik dan menghimpun royalti serta mengelola kepentingan hak ekonomi pencipat lagu atau musik.

“Kita mulai start untuk kerjasama seluruh indonesia, dimulai dari Kota Medan, sebagai penggerak utama, karena, kita melihat industri musik pertunjukan di Kota Medan tumbuh dengan baik,” kata Dharma, di Hotel Danau Toba.

Dia mengatakan, LMKN juga bukan hanya menghimpun royalti saja untuk kepentingan bagi dunia musik indonesia, tapi justru menyadarkan masyarakat pengguna musik, untuk sadar royalti karena merupakan perintah undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta.

“Kedua juga tentu kita memberikan proteksi karya cipta untuk para seniman musik indonesia terkhusus, juga yang di Sumatera Utara. Oleh karena itu, kita melakukan kerjasama dengan IRW Lira, karena memang sudah terbukti punya karya nyata dan punya perwakilan di seleruh indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Sumut, Teddy John Marbun mengaku sangat mendukung kegiatan sosialisasi yang digelar LMKN ini. Apalagi memang ini sangat berkaitan dengan bidang yang ditangani Subbid Hak Cipta di Polda Sumut.

“Harapannya masalah royalti ini, hak cipta seseorang yang harus dipenuhi, ini juga bagaian dari tugas kami, dimana kalau memang ada kira-kira korban penjiplakan, atau mengambil tanpa seizin, kami selalu membantu untuk lakukan penegakan hukum,” ungkap Teddy.

“Dan memang ini delik aduan, kalau memang ada korbannya ya mengadu, semoga semuanya bisa terealisasi, semoga kegiatan ini berjalan dengan baik,” sambungnya.

Komisioner LMKN Bidang Hak Terkait, Johnny Maukar menyebutkan, ada 14 spesifikasi yang wajib membayar royalti musik. Dimana menurutnya lagu-lagu yang diputar di 14 tempat ini tidak pernah dibayar royaltinya kepada pencipta lagu.

Sehingga, hadirnya LMKN untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Apalagi jika tidak membayar royalti lagu-lagu ini telah memiliki dasar dan ketentuan hukum yang diatur dalam pasal 13 ayat 2 UU nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta.

“Jadi seseui dengan pasal 9 UU Hak Cipta itu, pengguna lagu itu, harus seijin dari penciptanya. Dan ada lagu yang perpoming raight artinya lagu lagu yang diputar ditempat umum (publik) dan itu izinnya tidak usah langsung ke pencipta

“Tetapi melalui LMKN, jadi pembayaran semua ke LMKN, kategorinya apa apa saja, jadi 14 itu, lagu lagu yang diperdengarkan di room sepeti di Hotel, Cafe-Cafe, Restoran, Karaoke, tempat lainnya yang memutar itu,” ungkapnya.

Berikut Tempat Yang Wajib Bayar Royalti Musik ke LMKN :

1. Seminar dan Konfrensi Komersil
2. Restoran, Kafe, Pub, Bar, Bistro, Club Malam dan Diskotek
3. Peswat Udara, Bus, Kereta Api, dan Kapal Laut
4. Konser Musik
5. Pameran dab Bazar
6. Bioskop
7. Nada Tunggu Telepon
8. Bank dan Kantor
9. Pertokoan
10. Pusat Rekreasi
11. Lembaga Penyiaran Televisi
12. Lembaga Penyiaran Radio
13. Hotel, Kamar Hotel, dan Fasilitas Hotel
14. Usaha Karaoke

(rel)

Pesan Ketua PW Al-Washliyah Sumut: Pendidikan dan Dakwah Jaga Eksistensi Organisasi

Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Ust H Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pendidikan dan dakwah Islam menjadi dua kunci utama organisasi Al-Jam’iyatul Washliyah (Al-Washliyah) bisa bertahan sejak 1930 hingga sekarang dengan usia 93 tahun. Karenanya seluruh pengurus di setiap tingkatan harus berfikir bagaimana melahirkan generasi Islami yang siap membela Agama.

Pesan tersebut, disampaikan Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) Ust H Dedi Iskandar Batubara dalam kunjungan silaturahmi sekaligus konsolidasi dengan Pengurus Daerah (PD) Al-Washliyah Kabupaten Mandailingnatal, Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan, Senin-Selasa (11-12/12).

Menurut Dedi Iskandar Batubara, Al-Washliyah merupakan ormas Islam terbesar ketiga di Indonesia setelah NU dan Muhammadiyah. Sebab, di Sumatera Utara saja, ada 600-an Madrasah dan Sekolah yang tersebar di berbagai daerah, serta lima kampus. Yang kesemuanya, melahirkan generasi terdidik.

“Saya kira ada 18 ribu lulusan dari Madrasah Al-Washliyah (setingkat SLTA) di seluruh Sumatera Utara. Dan ada ribuan alumni yang lahir dari berbagai kampusnya. Itu semua adalah kader kita,” ujar Dedi Iskandar Batubara.

Ia pun menyampaikan bahwa hadirnya lembaga pendidikan, merupakan satu upaya dalam rangka melahirkan dan menjaga generasi Al-Washliyah, sebagai pemimpin masa depan, melanjutkan perjuangan para pendahulu. Sebagaimana kepengurusan sekarang yang juga akan digantikan kelak oleh generasi berikutnya.

“Saya yakin, lulusan dari sekolah Al-Washliyah akan siap menjadi dai, dan berdakwah. Setidaknya, ia bisa menjadi imam dan memimpin doa. Ini yang menjaga Al-Washliyah bisa bertahan,” jelas Dedi yang juga Anggota DPD RI.

Dengan amal Ittifaq (usaha) tersebut kata Dedi Iskandar Batubara, ia berharap di semua pengurus daerah bahkan pengurus cabang (tingkat kecamatan), menjadikan pendidikan sebagai faktor penting, agar generasi dakwah terus lahir serta menjaga eksistensi organisasi, yang juga punya misi amal sosial.

Selain itu, Dedi Iskandar Barubara menjelaskan bahwa Al-Washliyah juga tidak bisa dipisahkan dengan kawasan Tabagsel. Sebab sebagian besar para pendiri organisasi ini berdarah Mandailing. Sebut saja Tuan Arsjad Thalib Lubis, serta para pengurus dari masa ke masa, tidak terlepas dari peran orang-orang dari Tabagsel.

“Karenanya keberadaan Al-Washliyah di Tabagsel ini juga menjadi perhatian kita. Walaupun sebagian besar berada di sepanjang Pantai Timur, mulai dari Langkat hingga Labuhanbatu (Raya), namun di Pantai Barat ini juga bagian penting,” tegasnya.

Untuk itu lanjut Dedi Iskandar Batubara, konsolidasi bersama Pengurus Daerah ini, adalah langkah mengoptimalkan peran Al-Washliyah di tingkat kabupaten kota hingga kecamatan. Apa yang menjadi program prioritas, akan didorong untuk terus berkembang, hingga ormas ini bisa bertambah maju di masa mendatang. Sebagaimana slogan “Hiduplah Washliyah Zaman Berzaman”.

Sementara Ketua PD Al-Washliyah Kabupaten Madina Jufri Nasution, Ketua PD Tapsel Ust Nurpin Sihotang dan Ketua PD Padangsidimpuan H Irfan Harahap yang menyambut kunjungan rombongan Ketua PW Al-Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara, menilai bahwa penguatan pendidikan dalam sebuah Ormas merupakan keniscayaan.

Sehingga mereka masing-masing akan memprioritaskan membangun basis pendidikan guna mencetak para generasi penerus Washliyah.

Ratusan Orang Hadir saat Perayaan HUT ke-93 Al-Washliyah di Sibolga

Sebelumnya, Ketua PW Al-Washliyah Sumut Ust H Dedi Iskandar Batubara juga hadir pada perayaan HUT ke-93 Al-Washliyah yang digelar PD Al-Washliyah Sibolga, sekaligus pelantikan Pengurus Cabang (PC) Sibolga di Gedung Baznas kota tersebut, Minggu (10/12) malam.

Dalam peringatan HUT tersebut, ratusan orang antusias mengikut rangkain acara. Turut hadir perwakilan Pemko Sibolga, pengurus daerah, warga Washliyah, serta tokoh masyarakat.

Ketua PD Al-Washliyah Sibolga, Supratman menyampaikan terimakasih kepada Ust Dedi Iskandar Batubara selaku Ketua PW Sumut karena berhadir dan membersamai kegiatan tersebut. Serta kepada Pemko Sibolga, pihaknya mengapresiasi dukungan pemerintah atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini.

Acara peringatan HUT yang diisi tausiah oleh Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara, diakhiri dengan pemberian sumbangan berupa bahan makanan kepada anak yatim dan dhuafa.(gus)

Agincourt Resources Diganjar Tamasya Award dari Kementerian ESDM  

Direktur & Chief Financial Officer PT Agincourt Resources Noviandri Hakim (kiri) dan Manager Community Development PT Agincourt Resources Rohani Simbolon (kanan) berfoto bersama usai Penganugerahan Penghargaan Kinerja PPM/ Tamasya Award 2023 di Jakarta, Jumat (8/12/2023). (Dok: PTAR)

JAKARTA, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, meraih Penghargaan Kinerja Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Tamasya (Tambang Menyejahterakan Masyarakat) Award 2023, kategori implementasi bidang kesehatan melalui intervensi berbasis bukti dan revitalisasi Posyandu untuk penanganan stunting.

Piala penghargaan diterima Direktur & Chief Financial Officer (CFO) PT Agincourt Resources Noviandri Hakim dari Kepala Balai Besar Pengujian Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Julian Ambassadur Shiddiq.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkolaborasi menjalankan program kesehatan ini, juga kepada Kementerian ESDM atas penganugerahan Tamasya Award. Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan terus mengembangkan inisiatif, bekerja sama dengan semua pihak terkait, dan menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas dalam operasional perusahaan,” kata Noviandri usai menerima penghargaan pada Jumat (8/12/2023) di Jakarta.

Menurutnya, Tamasya Award menjadi pengakuan terhadap komitmen jangka panjang PTAR dalam mengubah paradigma kesehatan masyarakat. Dengan fokus pada upaya pencegahan dan edukasi, PTAR berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

“Kami meyakini bahwa dengan terus menjaga komitmen dan kolaborasi yang kuat, kita bisa bersama-sama menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan seperti dalam mengatasi masalah stunting, gizi buruk, penguatan peran lembaga atau institusi kesehatan di masyarakat serta memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” tutur Noviandri.

Penghargaan Kinerja PPM atau Tamasya Award yang perdana digelar tahun ini merupakan apresiasi pemerintah kepada badan usaha pertambangan minerba yang telah menjalankan kinerja PPM dengan baik. Tamasya Award 2023 yang perdana diselenggarakan Ditjen Minerba Kementerian ESDM ini diharapkan memacu semangat dan komitmen badan usaha pertambangan minerba dalam menerapkan program PPM. Dengan demikian, kegiatan pertambangan dapat berjalan baik dan optimal serta turut membantu menyejahterakan masyarakat sekitar tambang secara berkelanjutan.

Secara umum, tahap dalam kegiatan penilaian prestasi kinerja PPM/Tamasya Award terbagi menjadi 5 tahap, yaitu seleksi administrasi, wawancara penilaian kinerja PPM secara daring, wawancara klarifikasi akhir dengan tim penilai sekaligus ajang eksposisi badan usaha bagi komoditas mineral dan verifikasi lapangan bagi komoditas batubara sebagai upaya memberikan gambaran utuh kinerja program PPM, rapat pleno, dan penentuan peraih penghargaan.

Mengutip situs web Ditjen Minerba Kementerian ESDM, pemerintah telah mengatur PPM dalam beberapa regulasi turunan dari Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba, antara lain Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018, Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018, serta Keputusan Menteri ESDM Nomor 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan PPM.

Direktur & Chief Financial Officer PT Agincourt Resources Noviandri Hakim menerima piala dari Kepala Balai Besar Pengujian Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Julian Ambassadur Shiddiq saat Penganugerahan Penghargaan Kinerja PPM/ Tamasya Award 2023 di Jakarta, Jumat (8/12/2023). (Dok: PTAR)

Penanganan Kasus Stunting

Kesehatan merupakan salah satu pilar PPM PTAR, selain pendidikan, tingkat pendapatan riil/pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, pengelolaan lingkungan hidup, kelembagaan, dan infrastruktur. Stunting menjadi salah satu masalah yang mendapat perhatian khusus dari PTAR. Sebab, Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2022 menjadi wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Sumatra Utara, yakni 39,4% atau 293 anak. Angka ini melonjak 8,6 poin dari 2021 yang sebesar 30,8%.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, mengatakan revitalisasi Posyandu telah menjadi fokus utama PTAR dalam upaya menangani masalah stunting di Batangtoru dan Muara Batangtoru. PTAR memulai penuntasan stunting pada tahun 2022 melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan penyelenggaraan Posyandu dan kesehatan dasar tentang Posyandu, pemetaan kompetensi kader dan bidan Posyandu, serta penyediaan fasilitas pelayanan dasar di Posyandu.

“Tahun ini kami menginisiasi Posyandu Terintegrasi dan akan dilanjutkan tahun 2024 dengan inisiasi Posyandu Prima. Kami menargetkan pada 2025 telah terwujud Posyandu mandiri di Batangtoru dan Muara Batangtoru,” ujar Christine.

Untuk menuntaskan problem stunting ini, PTAR secara aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan, Dinas Kesehatan Daerah dan Propinsi, tenaga ahli Synergy, serta melibatkan Puskesmas Batangtoru dan Muara Batangtoru, kepala desa, PKK Desa dan kader desa, juga masyarakat.

Kerja keras selama 2 tahun terakhir ini berbuah manis. Program Bapak Asuh Anak Stunting telah berdampak pada pengurangan jumlah anak stunting. Dari 32 anak suspect stunting, 7 anak masuk kategori stunting setelah diperiksa kesehatannya. Dari 7 anak tersebut, 3 anak telah dinyatakan sehat dan sisanya masih dalam tahap pendampingan. Selain itu, sejak Juni 2023 PTAR mendampingi 31 anak kurang gizi dari 12 desa di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru. Dari 31 anak yang didampingi, 9 di antaranya sudah sehat. (rel)

Kasus Korupsi Yasin Limpo, KPK Duga Ketua Komisi IV DPR RI Terima Aliran Uang

istimewa WAWANCARA: Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudin saat diwawancarai wartawan dalam suatu kesempatan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Sudin menerima aliran dana terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). KPK juga sudah memeriksa Sudim terkait dugaan itu beberapa waktu lalu.

“(Berkaitan kasus) pemerasan. Kita harus konfirmasi proyek-proyek dan lain-lain. Pengawasan anggaran dan lain-lain,” kata kepala bagian pemberitaan KPK Ali Fikri di Istora Senayan, Jakarta, dalam agenda peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia (Hakordia), Rabu (13/12).

“Kemudian ada juga anggota Komisi IV yang diduga juga menerima aliran dana. Waktu itu sudah disebutkan yang PDIP, yang rumahnya digeledah, Sudin,” sambungnya.

Juru bicara KPK berlatar belakang jaksa ini memastikan, tim penyidik sedang mengembangkan kasus Syahrul Yasin Limpo tersebut. Saat ini, Yasin Limpo terjerat kasus dugaan pemerasan, penerimaan gratifikasi dan pencucian uang. “Kasus SYL terus dikembangkan. Kan ada pemerasan, suap, gratifikasi yang sedang berjalan di SYL. Kemudian yang klaster kedua hortikultura, kemudian ketiga sapi,” tegas Ali.

Dalam proses penyidikan, KPK juga telah menggeledah rumah kediaman Sudin di Cimanggis, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Sudin juga sudah diperiksa KPK sebagai saksi, pada Rabu (15/11).

Saat itu, Sudin mengaku ditanya tim penyidik KPK perihal anggaran dan pengawasan dari Komisi IV terhadap Kementan. “Hanya ditanya mengenai anggaran dan pengawasan saja, itu saja. Yang lain nanti tanyakan ke penyidik. Coba tanya penyidik sudah saya jawab,” ucap Sudin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (15/11).

Dalam kasusnya, KPK menetapkan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka. KPK juga turut menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Muhammad Hatta sebagai tersangka.

Ketiga pejabat di Kementan itu diduga menikmati hasil pungutan sebesar Rp 13,9 miliar. Sumber uang yang digunakan di antaranya berasal dari realisasi anggaran Kementerian Pertanian yang sudah di mark up, termasuk permintaan uang pada para vendor yang mendapatkan proyek di Kementerian Pertanian.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e dan 12B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (jpg/ila)

Bahas Isu Rohingya, Menlu Temui Komisioner Tinggi UNHCR

net BERTEMU: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertemu Komisioner Tinggi UNHCR, Filippo Grandi guna membahas isu pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah Indonesia.

SUMUTPOS.CO – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi bertemu dengan Komisioner Tinggi UNHCR, Filippo Grandi guna membahas isu pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Senin (11/12), di sana Retno menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini dengan kedatangan bertubi-tubi para pengungsi Rohingya.

“Dan saya sampaikan, terdapat dugaan kuat masalah penyelundupan dan perdagangan manusia,” ungkap Retno.

Dalam pembicaraan empat mata yang dilakukan dengan sangat terbuka tersebut, Retno menyebutkan bahwa Grandi sangat memahami tantangan yang dihadapi Indonesia.

Grandi berjanji bahwa UNHCR akan berusaha semaksimal mungkin membantu untuk menyelesaikan masalah ini, seperti dengan memberikan bantuan untuk mendukung kehidupan para pengungsi tersebut.

“Saya juga menyampaikan kepada UNHCR untuk terus mendesak negara pihak Konvensi Pengungsi untuk segera mulai menerima resettlement sehingga beban tidak bergeser ke negara lain, seperti Indonesia,” kata Retno.

Jumlah pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah Indonesia meningkat. UNHCR mengatakan ada lebih dari 1.200 orang Rohingya yang telah mendarat di Indonesia sejak November 2023, dengan setidaknya 300 orang tiba di Aceh pekan lalu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan lalu menyatakan adanya dugaan kuat keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang dalam peningkatan jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia.

Meskipun bukan pihak Konvensi Pengungsi PBB, Republik Indonesia tetap membantu dan menampung sementara para pengungsi dengan alasan kemanusiaan.

Presiden Jokowi mengarahkan agar bantuan kemanusiaan sementara kepada pengungsi diberikan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal. (jpg/ila)

Nobar Debat Capres, Kaum Milenial Makin Kagum Dengan Ganjar

Nobar: Ratusan kaum milenial nonton bareng (nobar) debat Capres di kantor Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo - Mahfud MD Sumatera Utara di Jalan Sei Serayu No.52 Medan, Selasa (12/12) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan kaum milenial memadati kantor Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo – Mahfud MD Sumatera Utara di Jalan Sei Serayu No.52 Medan, Selasa (12/12) malam. Mereka tampak antusias saat nonton bareng yang digelar TPD Ganjar – Mahfud MD di lokasi tersebut.

Pantauan di lokasi, kalangan milenial ini antusias merespon beberapa jawaban yang disampaikan oleh tiga calon presiden saat menjawab pertanyaan para panelis.

Tidak jarang, mereka memberikan aplaus saat Ganjar Pranowo memberikan jawaban tegas atas pertanyaan yang menyangkut sejumlah tema, yakni Hukum, HAM, Pemerintahan dan Pemberantasan Korupsi, serta penguatan demokrasi yang menjadi topik debat.

Salah seorang anak muda bernama Berry mengatakan, dari debat yang berlangsung, sudah memperlihatkan kapasitas dari masing-masing capres yang akan bertarung pada pemilu 2024 mendatang.

“Dari paparan mereka atas berbagai persoalan Hukum, HAM, Pemerintahan hingga pemberantasan korupsi dan penguatan demokrasi, terlihat pak Ganjar sebagai sosok yang sangat menguasai masalah dan mampu memberikan solusinya,” kata Berry.

Berry mengatakan, dari beberapa pertanyaan yang diajukan oleh panelis, terlihat jika Ganjar Pranowo merupakan sosok negarawan yang mumpuni sebagai presiden.

Ia yakin, sosok yang paling tepat menjadi presiden adalah Ganjar Pranowo.”Kita bisa melihat bagaimana cerdasnya pak Ganjar dan bagaimana ide-idenya dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Kami semakin melihat panggung kali ini milik pak Ganjar Pranowo,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumut Paul Baja M Siahaan yang diwakil Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumut, Ramses Simbolon mengatakan, nobar yang mereka gelar diharapkan semakin membuka mata kaum muda mengenai sosok calon pemimpin. Mereka sengaja mengajak kalangan milenial agar mereka dapat menjadi pemilih yang cerdas.

“Kami melaksanakan nobar ini untuk mengajak masyarakat khususnya kaum muda untuk semakin mengenal calon presiden. Dan saya kira dari performa ketiganya, kita bisa melihat siapa yang terbaik yakni pak Ganjar Pranowo,” ungkap Ramses Simbolon.

Seperti diketahui, nonton bareng di posko TPD Ganjar-Mahfud Sumatera Utara ini dihadiri para kader partai politik, maupun para relawan dan simpatisan dari seluruh partai politik pengusung Ganjar-Mahfud di Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib meskipun disertai dengan berbagai keriuhan saat merespon jawaban-jawaban dari para calon presiden. (map)