Home Blog Page 878

Kondisi Pasar Kapuas Belawan Memprihatinkan

PRIHATIN: Kondisi pasar Kapuas yang berada di Jalan Jawa, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, sangat memprihatinkan, itu terlihat dari amatan Sumut Pos, Senin (11/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kondisi Pasar Kapuas yang berada di Jalan Jawa, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, sangat memprihatinkan, pada Senin (11/12/2023).

Dari amatan wartawan Sumut Pos, pasar tersebut hanya tinggal lantai karena atap dan kayu kayunya sudah banyak yang dijarah. Bahkan, dibeberapa kios tampak sudah rata sama tanah, sedangkan yang masih utuh disewakan oleh oknum-oknum tertentu.

Kondisi pasar yang sudah tidak nyaman, membuat para pedagang memilih berjualan di luar Pasar Kapuas, tepatnya di sepanjang Jalan Jawa.

Tokoh masyarakat Belawan, H Suratman mengatakan hancurkan pasar tradisional di Belawan karena Dinas Pusat Pasar Medan terkesan tidak peduli dan melakukan pembiaran saat pelaku pencurian menghabisi material pasar, seperti atap dan rangka rangkanya.

“Saya berharap, Dinas Pasar Medan segera memperbaikinya dan dicarikan investor untuk mengelolanya,” ujarnya.

Dijelaskannya, beberapa tahun yang lalu Pasar Kapuas dan Pasar Pisang telah direnovasi oleh Dinas Pasar Medan. Tetapi, karena tidak dikelola dengan baik, bahan bangunan habis dicuri orang yang tidak bertanggung jawab. (mag-1/ram)

Tifatul: Setiap Warga Negara Sama Kedudukannya di Mata Hukum

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring menegaskan, tidak boleh adalagi yang namanya hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Pasalnya, semua warga negara sama kedudukannya di mata hukum.

“Masih segar dalam ingatan kita, kasus nenek yang dihukum 2,5 tahun karena mencuri singkong untuk cucunya yang kelaparan. Sedangkan di saat yang sama, banyak pendompleng uang negara masih bebas berkeliaran,” kata Tifatul ketika Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Jalan Tuamang, Medan Tembung, Sabtu (2/12) lalu.

Politisi senior PKS ini menegaskan, hukum yang adil adalah pengamalan dari Pancasila yaitu sila ke-5 yang berbunyi; Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. ”Artinya, keadilan yang merata untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

“Keadilan di sini, bisa beruapa perlakuan yang sama di depan hukum, perlakuan yang sama di bidang pendidikan, perlakuan yang sama di bidang ekonomi, dan perlakuan yang sama di bidang kesehatan,” imbuh mantan Presiden PKS ini.

Peserta yang hadir pada Sosialisasi 4 Pilar ini berasal dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada dikota Medan. Salah seorang peserta mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Tifatul. “Rasanya beda bertemu langsung dengan hanya melihat di televsi. Dengan bertemu langsung banyak hal yang bisa dibahas,” jelasnya.

Pada pemaparannya tentang 4 Pilar MPR RI ini, Tifatul menjelaskan beberapa point krusial yang terkandung di dalamnya seperti Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi dan ketetapan MPR RI, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara pungkasnya. (rel/adz)

Berhasil Ungkap Kasus Narkoba, AMBe Beri Apresiasi ke Polres Pelabuhan Belawan

PENGHARGAAN: Organisasi Suku Melayu yang tergabung dalam Anak Melayu Bersatu (AMBe) memberikan piagam penghargaan Kepada Kapolres dan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Senin (11/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Polres Pelabuhan Nelawan dan jajaran Satuan Narkoba, Anak Melayu Bersatu (AMBe) memberikan piagam penghargaan kepada Polres Pelabuhan karena berhasil mengungkap jaringan narkoba di wilayah Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Senin (11/12/2023).

Penghargaab yang diberikan oleh Organisasi Suku Melayu yang digawangi Ustaz Muhammad Adami Sulaiman ini diterima langsung Kapolres dan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, menyatakan pihaknya merasa terhormat dengan datangnya masyarakat yang mengatasnamakan organisasi AMBe.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita, Polres Pelabuhan Belawan untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

Presiden AMBe Muhammad Adami Sulaiman sekaligus anggota Komisi 1 DPRD kabupaten Deliserdang dari Fraksi PPP, memberikan suport untuk para jajaran polres Pelabuhan Belawan.

Khususnya kepada Kapolres dan Kasat Narkoba polres Pelabuhan Belawan yang baru AKP Muhammad Abdi Harahap. Ke depan untuk menekan peredaran narkoba yang marak di wilayah hukum polres, salah satunya di Kecamatan Hamparan perak.

“Saya mewakili masyarakat Hamparan perak dan AMBe mengucapkan terimakasih kepada pak Kapolres Pelabuhan Belawan Bang Josua dan Pak Kasat Narkoba, karena sudah berhasil mengungkap jaringan gembong narkoba di Kecamatan Hamparan perak pekan lalu. Kami atas nama AMBe mendukung penuh terhadap pemberantasan jaringan bandar narkoba lainya. Kalau bisa sikat sapu bersih semuanya bang, kami selalu mendukung,” tutup Adami. (mag-1/ram)

Era Baru Galaxy AI akan Segera Datang

SUMUTPOS.CO – Internet kini di ujung jari. Kamera di saku. Lalu, kecerdasan buatan meningkatkan kehidupan sehari-hari kita.

Samsung Galaxy membantu mendemokratisasi akses internet dan mengubah kamera menjadi alat komunikasi yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dan meskipun semua mata tertuju pada AI, beberapa manfaat terbaiknya belum masuk ke teknologi mobile. Galaxy akan mengubah hal ini.

Tidak ada perusahaan yang dapat memanfaatkan potensi AI seperti Galaxy. Mengapa? Karena Galaxy menempatkan keterbukaan dalam genggaman penggunanya. Dirancang untuk memberdayakan semua orang, di mana saja, Galaxy AI adalah kecerdasan universal pada ponsel yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Dalam segala aspek yang paling penting – mulai dari komunikasi tanpa hambatan, produktivitas yang disederhanakan, hingga kreativitas yang tak terbatas – Samsung Galaxy membuka berbagai kemungkinan baru.

Galaxy AI adalah pengalaman mobile AI yang komprehensif, didukung oleh AI on-device yang dikembangkan di Samsung dan AI berbasis cloud yang dimungkinkan oleh kolaborasi terbuka kami dengan para pemimpin industri yang berpikiran sama. Ini akan mengubah pengalaman mobile sehari-hari dengan ketenangan pikiran yang diperoleh dari keamanan dan privasi Galaxy.

Untuk melihat sekilas satu manfaat yang akan diberikan oleh Galaxy AI, kita lihat kegunaan ponsel pada awalnya, yaitu menelepon satu sama lain. AI Live Translate Call akan segera memberikan penerjemah pribadi bagi pengguna ponsel terbaru yang disertai Galaxy AI, kapan pun mereka membutuhkannya.

Karena fitur ini terintegrasi ke dalam fitur telepon, kerumitan dalam pengggunaan aplikasi pihak ketiga akan hilang. Terjemahan audio dan teks akan muncul secara real-time saat pengguna berbicara, sehingga menelepon seseorang yang berbicara bahasa lain semudah menyalakan teks saat kita menonton streaming. Dengan sifat on-device Galaxy AI, kita dapat percaya bahwa apa pun skenarionya, percakapan pribadi tidak akan pernah meninggalkan ponsel pengguna.

Hadir awal tahun depan, Galaxy AI akan membawa kita lebih dekat ke dunia di mana beberapa hambatan paling umum dalam bersosialisasi dapat dihilangkan, dan komunikasi menjadi lebih mudah dan lebih produktif dari sebelumnya.

Itulah AI yang mengubah dunia dan hidup menjadi lebih baik.

“Teknologi mobile memiliki kekuatan luar biasa untuk mendukung hubungan, produktivitas, kreativitas, dan banyak lagi untuk orang-orang di seluruh dunia, tetapi hingga saat ini, kami belum melihat mobile AI memicu hal tersebut dengan cara yang benar-benar berarti,” kata Wonjoon Choi, EVP and Head of R&D, Mobile eXperience Business.

“Galaxy AI adalah penawaran cerdas kami yang paling komprehensif hingga saat ini, dan ini akan mengubah cara kita berpikir tentang ponsel selamanya,” imbuhnya.

Pengalaman terobosan yang memberdayakan hubungan nyata dan membuka kemungkinan baru langsung dari ponselmu. Itulah janji Galaxy.

Ini hanyalah sekilas dari apa yang akan datang. Hidup semakin terbuka dengan Galaxy, jadi bersiaplah untuk era baru mobile AI. (rel/adz)

Antisipasi Kemacetan Akibat Peralihan Arus Lalin, PT KAI Imbau Penumpang Atur Waktu Keberangkatan

STASIUN: Aktivitas lalulintas di sekitar Stasiun Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara, mengimbau masyarakat atau calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan menuju Stasiun Kereta Api Besar, Kota Medan, agar tidak tertinggal KA.

“Pengaturan waktu tersebut, guna antisipasi keterlambatan para pengguna jasa kereta api menuju Stasiun Medan, karena pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan raya menuju area stasiun,” sebut Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin, Senin (11/12/2023).

Untuk diketahui, tengah dilakukan pembangunan underpass simpang Jalan HM Yamin dan pembangunan overpass depan Stasiun Medan, PT KAI Divre I Sumut.

Anwar berharap calon menumpang untuk melakukan penyesuaian pengaturan akses masuk calon penumpang KA melalui Jalan Jawa atau pintu masuk Stasiun Bandara, drop off Titi Gantung dan drop off Tugu Kereta Api.

“Dengan pengaturan tersebut, diharapkan masyarakat yang menunju Stasiun Medan dapat menyesuaikan dan memperhitungkan waktu keberangkatan agar dapat berangkat sesuai jadwal KA,” jelas Anwar.

PT KAI Divre I Sumut menghimbau agar calon penumpang dapat mengantisipasi pengalihan arus lalu lintas dengan memperkirakan waktu keberangkatan menuju stasiun, minimal 1 jam sebelum keberangkatan KA telah berada di stasiun sehingga tidak tertinggal.

Selain itu, para calon penumpang dapat mengetahui informasi perjalanan KA melalui Contact Center KAI di nomor telepon 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.(gus/ram)

Binjai Butuh 5.684 Orang KPPS

Koordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Binjai, Arie Nurwanto.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara di Kota Binjai.

“Pengumuman untuk pendaftaran calon petugas KPPS sudah kami umumkan di Kantor PPS atau kelurahan di Kota Binjai,” kata Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Binjai, Arie Nurwanto, Senin (11/12/2023).

Dia menjelaskan, pendaftaran penerimaan berkas untuk calon petugas KPPS ditutup pada Rabu (20/12/2023) mendatang. Setelah berkas diterima, kemudian dilakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan berkas calon petugas KPPS diumumkan Sabtu (23/12/2023),” kata Arie.

Petugas KPPS dibutuhkan 7 orang untuk setiap tempat pemungutan suara. Di Kota Binjai, ada 812 TPS.

“Nanti setelah ada hasil pemeriksaan berkas, juga dibuka kesempatan kepada masyarakat untuk menanggapi. Dijadwalkan pada akhir Januari 2024, penetapan anggota KPPS,” serunya.

Kepada masyarakat Kota Binjai, dia mengajak untuk mendaftarkan diri bagi yang berminat menjadi penyelenggara pemilu. “Ayo daftarkan diri bagi yang mau jadi penyelenggara. Syaratnya dapat dilihat di media sosial KPU Kota Binjai dan nanti berkas calon petugas KPPS yang mau melamar, dapat diantarkan ke Sekretariat PPS,” pungkasnya.

Adapun syarat menjadi petugas KPPS yakni, warga negara Indonesia, pelamar berusia paling rendah 17 tahun dan paling tinggi 55 tahun, berdomisili dalam wilayah kerja KPPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.

Selain itu, pelamar juga tidak merupakan tim kampanye atau tim pemenangan atau saksi peserta pemilu. (ted)

Tersangka Penipuan dan Penggelapan dari Polres Binjai Diusulkan RJ

RESTORATIVE JUSTICE: Tersangka Irwanto (kiri) saat bersalaman dengan korban dalam RJ yang digelar Kejari Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Irwanto (46) ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan oleh penyidik Unit Ekonomi Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai. Oleh penyidik, tersangka yang bermukim di Jalan Danau Sentani, Lingkungan VI, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur ini ditahan dan diproses ke jaksa penuntut umum.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi menguraikan, tersangka ditangkap bermula dari korban yang bernama Fahmi Aulia Sirait (23) melakukan pemesanan 1 unit sepeda motor Yamaha Nmax di showroom PT Alfa Scoorpi dengan membayar lunas senilai Rp32 juta. Namun sesuai waktu yang ditentukan, sepeda motor tak kunjung diberikan.

Karenanya, korban melaporkan hal ini ke Polres Binjai guna diproses hukum. Atas laporan korban sesuai nomor: LP/B/48/I/2023/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara, Satreskrim Polres Binjai melakukan penyelidikan.

“Tersangka ditangkap atas informasi dari masyarakat, sedang berada di rumah kawannya, Jalan Danau Sentani, Lingkungan VI, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur. Kemudian dilakukan penyelidikan dan tersangka ditangkap tanpa ada perlawanan,” kata Zuhatta, Senin (11/12/2023).

Dia menambahkan, penyidik kemudian melakukan pemberkasan kepada JPU dan dinyatakan lengkap. Setelahnya penyidik melakukan tahap II, penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada JPU Kejari Binjai pada awal Desember 2023,” urainya.

Oleh JPU, melakukan restorative justice (RJ) dalam penanganan perkara ini, yang berlangsung di Rumah RJ, Kecamatan Binjai Utara. RJ diikuti penyidik pembantu yang menangani perkara tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Binjai, Andri Dharma menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengusulan atau permohonan RJ terhadap tersangka Irwanto. “Masih pra RJ, masih diusulkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejagung. Belum tahu hasilnya diterima atau tidak,” kata Andri ketika dikonfirmasi.

Alasan JPU melakukan RJ, kata dia, karena tersangka sudah membayarkan nilai kerugian yang menimpa korban. “Kalau diterima kami keluarkan tersangka (dari Lapas Binjai), tapi ini belum tahu hasilnya apa. Kalau tidak diterima (permohonan RJ), kami lanjut perkaranya,” pungkasnya. (ted/ram)

Rosmaida Saragih Raih Anugerah PII 2023 dari Kabupaten Serdangbedagai

PENGHARGAAN: Hj. Rosmaidah Saragih, Ketua TP PKK Kabupaten Serdangbedagai menerima penghargaan dari IPEMI. (ISTIMEWA/SUMUTPOS.CO)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO- Berkat perannya dalam menginspirasi dan memberi kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sekaligus Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sergai Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya berhasil menerima Anugerah Perempuan Inspiratif Indonesia (PII) Tahun 2023. Penghargaan ini menjadikan nama Kabupaten Serdangbedagai menjadi harum di tingkat Nasional.

Penghargaan prestisius tingkat nasional ini diterima Rosmaida Saragih secara langsung di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (6/12/2023) kemarin.

Ditemui pasca acara, Rosmaida Saragih menyampaikan rasa sukacita dan bangga atas penghargaan yang dia terima langsung dari Ketua Umum IPEMI, Ingrid Kansil.

Ketua IPEMI Sergai menerangkan Anugerah PII 2023 diberikan kepada 48 perempuan tangguh Indonesia yang inspiratif dan memberikan kontribusi nyata.

Selain dirinya, ada tokoh-tokoh perempuan kenamaan seperti Fajriyah Usman, Elvi Rofiqotul Hidayah, Aviliani, Prof Marselina, Prof Siti Zuhro, Henri Saparini, Endang Setyowati Thohari, Triana Agustin, Tatong Bara, Sri Wahyuni Utami Herman, Yuni Setyawati, dan lainnya.

“Tidak hanya dari kalangan pengusaha, penghargaan ini juga diberikan kepada perempuan-perempuan hebat yang telah menunjukkan kualitas dan kompetensinya sebagai peneliti, pendidik, hingga politisi, berada di antara mereka semua, para perempuan yang luar biasa, tentu merupakan kehormatan bagi saya,” ucap Rosmaida Saragih.

Dirinya juga memberikan apresiasi tinggi kepada IPEMI yang telah berinisiatif memberikan apresiasi bagi perempuan-perempuan inspiratif dari seluruh penjuru negeri.

Menurut Ketua IPEMI Sergai, hal ini menjadi semacam motivasi yang terus mendorong perempuan untuk terus berkontribusi dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Sebelumnya dalam sambutannya, Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil, perempuan inspiratif tidak harus muncul dari sosok yang terkenal atau populer, alih-alih baginya keberhasilan seorang perempuan terletak dari kemampuannya mengaktualisasikan diri dengan bermanfaat bagi masyarakat.

“Lagipula, kita tentu lebih mengenal dekat orang di sekitar kita dibanding para tokoh, terlebih, kisah para tokoh tersebut ditulis seseorang yang sedikit banyak ada kadar subjektivitas,” terang Ingrid.

Baginya, perempuan inspiratif adalah perempuan yang berhasil menghadapi persoalan pelik dalam hidupnya.

“Mereka dihadapkan pada beberapa pilihan yang semuanya baik. Menjadi ibu rumah tangga atau menjadi seorang pekerja, seperti tren di negara maju,” urai Ingrid.

Ajang Anugerah PII 2023 yang diselenggarakan oleh IPEMI Pusat berbarengan dengan pameran pelaku UMKM se-Indonesia.

Acara ini juga dihadiri secara langsung oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (rel/fad/ram)

Jatayu Targetkan Emas PON 2024

Mohammad Jatayu Tri Rezka Vahlevi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet loncat indah Kota Medan, Mohammad Jatayu Tri Rezka Vahlevi sedang bersiap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Atlet berusia 15 tahun ini memiliki ambisi untuk meraih medali emas pada PON nanti.

“Target saya adalah meraih medali emas PON 2024. Saya ingin mengharumkan nama Kota Medan dan Sumatera Utara,” ujar Mohammad Jatayu Tri Rezka Vahlevi kepada Sumut Pos, Senin (11/12/2023).

Ya, Jatayu merupakan salah seorang atlet andalan Sumatera Utara pada PON 2024 nanti. Meski masih berusia muda, atlet kelahiran 17 Maret 2008 ini telah meraih segudang prestasi dan tampil di kejuaraan internasional.

Dia sudah pernah meraih juara di sejumlah Kejurnas. Terakhir, dia membela Indonesia pada SEA Age Grup Championship 2023. Namun itu semua belum memuaskan bagi siswa SMA Negeri 4 Medan ini.

“Persaingan di PON nanti pasti sengit. Karena semua atlet terbaik akan tampil di sana. Tapi saya percaya dengan persiapan dan latihan keras bisa meraih emas,” ungkap putra pasangan Mohammad Syah Reza Vahlevi dan Siti Aminah itu.

Sebagai persiapan menghadapi PON 2024, Jatayu sudah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak tahun 2022 lalu. Saat ini mereka juga melakukan training camp (TC) di Malaysia.

“Saya sedang menjalani TC di Malaysia. Di sini, saya bersama atlet Sumut lainnya latihan 10 sesi dalam seminggu. Latihannya pagi dan sore,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.

Tim loncat indah Sumut memilih TC ke Malaysia karena fasilitas di sana lebih lengkap. Fasilitas tersebut akan membantu proses latihan para atlet Sumut.

Pada PON 2024 nanti, Jatayu bala tampil di dua nomor, yakni Sinkro Man papan 3 Meter dan Sinkro Mix papan 3 Meter. “Saya berharap bisa menjadi juara dari dua nomor tersebut,” tambahnya.

Putra bungsu dari tiga bersaudara ini sendiri mulai berlatih loncat indah sejak 2015 lalu. Sebelumnya, dia juga sempat berlatih renang. Sebab sang ayah, Reza Vahlevi juga merupakan mantan perenang yang kini menjadi pengurus Pengcab PRSI Kota Medan.

“Awalnya saya berlatih renang dan dilatih oleh ayah sendiri. Namun karena saya orangnya yang tidak bisa diam, akhirnya oleh nenek di pindahkan ke loncat indah,” jelasnya.

Awal pindah ke loncat indah, Jatayu juga tidak berambisi menjadi atlet. Namun seiring waktu, pikiran itu berubah. “Kini setelah menjadi atlet, saya ingin meraih prestasi. Saya ingat pesan ayah, untuk tetap semangat dalam latihan dan menghadapi segala rintangan, karena itu akan menjadi pengalaman,” pungkasnya. (dek)

Pergub DOD Sumut Segera Diterbitkan, Peta Jalan Olahraga Daerah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong semua pihak untuk terlibat aktif dalam perwujudan Desain Olahraga Daerah (DOD) Sumut, yang diwujudkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Hal ini sebagai bentuk turunan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Keolahragaan (Kadispora) Sumut, Baharuddin Siagian dalam Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Keolahragaan Penyusunan Rancangan Desain Olahraga Daerah (DOD) di Medan, Senin (11/12). DOD ini sebagai pedoman pembangunan olahraga Sumatera Utara dan sukses PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Sumut sedang mempersiapkan Pergub yang berkaitan dengan desain olahraga daerah (DOD). Hari ini kita bersama semua stakeholder, baik akademisi mau pun praktisi melakukan rakor, supaya dalam DOD itu bisa termaktub semua hal-hal yang termasuk pembinaan,” sebutnya.

Rakor tersebut dihadiri KONI Sumut, Dispora Kabupaten/Kota se-Sumut, Pengprov Cabang Olahraga, SIWO PWI Sumut, KORMI, NPC dan stakeholder olahraga lainnya.

Baharuddin menyebutkan, DOD tersebut menekankan mewujudkan Pergub Sumut yang mengandung pembinaan terhadap atlet. Baik saat masih menjadi atlet aktif hingga menjamin masa depan dan ketika sudah pensiun sebagai patriot olahraga.

“Pada pembinaan atlet, baik atlet prioritas, pembinaan selama menjadi atlet bagaimana, hingga setelah menjadi atlet bagaimana. Disini dirangkum semua, bagaimana pendanaan, siapa saja yang terlibat di dalamnya,” sebutnya.

“Ini yang kita kolaborasi dan himpun semua sehingga menjadi peraturan gubernur dan ini akan kita desain semua dengan baik. Artinya bagaimana kita prestasi dan pembinaan olahraga di Sumut ini ada garis besarnya. Supaya pembinaan itu tidak parsial atau sendiri-sendiri macet di tengah jalan, jadi harus dilakukan terus menerus dan berkesinambungan,” jelas Bahar.

Hadir sebagai narasumber dalam Bimtek dan Rakor ini, yakni Kepala Bappelitbang Provsu diwakili Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ika Hardina Lubis, MSE Dekan FIK Unimed Prof Imran Akhmad, Ketua LPPMP Unimed Prof Dr Budi Valianto, dan Ketua Prodi Magister Ilmu Keolahragaan Unimed Prof Dr Rahma Dewi MPd.

Katanya, dengan DOD ini menjadi pemetaan bagi Sumut terhadap cabor andalan yang nantinya mewakili Indonesia ditingkat nasional. Dimana program disampaikan kepada semua yang berkepentingan, tak hanya bagi pemerintah saja.

“Kita harus real, tidak lagi hanya tulisan, tidak lagi hanya pernyataan, tapi bagaimana kita mengimplementasikan sesuai dengan DBON itu turunannya DOD dan siapa yang terlibat dan pemerintah menjadi prioritas,” tuturnya.

Menurutnya, DOD ini tidak berpengaruh signifikan dengan persiapan Sumut dan Aceh sebagai tuan rumah PON 2024. Tapi, DOD ini menjadi peta jalan bagi masa depan olahraga Sumut dan khususnya atlet Sumut dapat mewakili Indonesia.

“Tidak ada pengaruhnya secara signifikan. Tapi bagaimana kita memberdayakan potensi yang ada. Ada 250 atlet elit Sumut, ini harus kita dorong, harus kita kuatkan bagaimana dia menjadi atlet Sumut untuk 2024 dan berprestasi, itu yang menjadi tugas kita,” tandas Bahar.

Sedangkan Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis menuturkan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat dunia, seharusnya juga memiliki prestasi olahraga yang seimbang. Namun, pada kenyataannya prestasi Indonesia tidak signifikan, bahkan tingkat Asia.

“Kalau kita lihat jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia ini di tingkat Asia Tenggara saja belum bisa meraih emas. Mungkin dengan DOD ini nantinya prestasi Indonesia semakin baik dan meningkat,” katanya.

Katanya, DOD ini seharusnya sudah terealiasi dalam bentuk Pergub. Namun, karena kesibukan Sumut mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2024, sehingga DOD ini terbengkalai.

“Karena kesibukan kita semuanya mempersiapkan PON ke-21 tahun 2024, akhirnya DOD kita berjalan apa adanya. Walaupun sebenarnya pemerintah provinsi Sumatera Utara sudah punya Perda tentang olahraga,” tutur John Lubis.

Ia pun berharap DOD ini menghasilkan yang berguna bagi keolahragaan Sumut. John juga berharap semoga Sumut memperbaiki posisi sesuai dengan target kami di PON 2024, yaitu posisi lima besar.

“Tapi terpenting bagaimana kita mempersatukan, menyinkronkan Perda keolahragaan dengan turunannya dari pusat (DBON),” sebut John.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra M.Si, menambahkan pasca kegiatan ini, tim koordinasi segera menggelar pertemuan unruk mempercepat DOD sebagai pedoman pembangunan olahraga di daerah yang akan dituangkan dalam Pergub di awal 2024.

“Kemudian terbentuknya tim koordinasi DOD di Kabupaten/Kota se Sumatera Utara dan pelaksanaan program kegiatan berdasarkan Desain Olahraga Daerah (DOD) sesuai kebutuhan dan potensi olahraga di daerah kabupaten/kota,” tukasnya.

Ketua Panitia Dra Eny Siswati, menambahkan, kegiatan ini diikuti tim koordinasi yang terdiri dari Kepala OPD jajaran Pemprovsu, Kanwil Kemenag, KONI, NPC, KORMI Sumut, Ketua Kadin Sumut, BPS Sumut, Bapomi, Bapopsi, ISORI, IGORNAS, SIWO PWI Sumut dan pengurus Pengprov Cabang Olahraga dan Induk Olahraga. (dek)