Home Blog Page 879

PWI Sumut Umumkan Hasil Ujian Kenaikan Status Anggota Biasa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara mengumumkan hasil ujian kenaikan status anggota muda menjadi biasa. Dari 40 peserta ujian, sebanyak 38 peserta dinyatakan lulus.

Hasil pengumuman itu disampaikan Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik SE didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean, Wakil Ketua Bidang Organisasi Rifki Warisan, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Sugiatmo, serta Wakil Ketua Bidang Media Siber dan Multimedia Austin Tumengkol, Sabtu (9/12).

Rifki Warisan mengatakan pengumuman ini merupakan hasil ujian yang dilaksanakan pada Kamis (9/11) lalu di Hotel Swiss-Belinn, Medan. Bagi peserta yang lulus, sebut Rifki, diharapkan segera melengkapi berkas yang dibutuhkan guna selanjutnya diajukan ke PWI Pusat untuk penerimaan kartu anggota biasa.

“Bagi yang tidak melengkapi berkasnya, maka tidak akan kita proses penerbitan kartunya,” tegas Rifki.

Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik SE mengucapkan selamat kepada peserta yang lulus menjadi anggota biasa PWI Sumut. “Dengan ditetapkannya 38 peserta ujian lulus, maka bertambah lagi anggota biasa PWI Sumut,” katanya.

Pria yang akrab disapa Nanda itu mengimbau tidak hanya kepada anggota yang baru lulus, tetapi juga seluruh anggota PWI agar tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas kewartawanan setiap hari, sehingga menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan tetap dalam rambu-rambu Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Soal etika, sebut Nanda, merupakan hal terpenting karena berhubungan erat atau tidak terlepas dari sumber daya manusia (SDM). Karena itu, salah satu program PWI Sumut di bawah kepemimpinannya fokus peningkatan SDM wartawan anggota PWI.

“Harapannya akan terbentuk wartawan yang berkualitas dan profesional. Yang terpenting, jaga nama baik PWI,” pesannya.

Dari 38 yang lulus ujian kenaikan status anggota biasa PWI, terdapat tiga wartawan Sumut Pos. Mereka adalah Markus Pasaribu yang biasa bertugas di Pemko Medan, Darmawan di Kabupaten Asahan, dan Rudy Hartono Sitanggang di Kabupaten Dairi. (dek)

M Nuh Kembali Dipercaya Nakhodai Persis Sumut hingga 2028

MEDAN, SUMUTPOS.CO – KH M Nuh MSP kembali mendapat amanah sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (Pesis) Sumatera Utara (Sumut) periode 2023-2028. M Nuh terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Persis Sumut di Asrama Haji Medan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (9-10/12/2023).

Selain M Nuh, Wakil Ketua I diamanahkan kepada Dr Dany Arianto MPD, Wakil Ketua 2 diamanahkan kepada Muhammad Ali Fikri. Lalu Mawardi Tanjung, Zulkifli dan Abdul Azis ST diamanahi sebagai Dewan Penasihat.

Dalam sambutannya ketika dilantik, M Nuh mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan Muswil dengan sangat baik, sehingga dapat berjalan sesuai rencana. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumut ini berharap, Persis Sumut ke depan dapat lebih solid dan tetap semangat dalam kerja-kerja dakwah.

“Persis merupakan ormas Islam yang tercatat dalam sejarah Indonesia. Sebab, Persis juga memiliki peran penting dalam berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Sedangkan di Sumatera Utara sendiri, Persis sudah ada sejak 1969 di Tanjung Tiram, Batubara, dan pada 1970 di Simalungun,” kata Nuh dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persis DR Jeje Zaenudin ini.

“Alhamdulillah perkembangan PERSIS di Sumatera Utara cukup baik ini dibuktikan dengan sudah banyak kader Persis yang tersebar di berbagai lembaga seperti MUI Sumut dan MUI kabupaten,” kata M Nuh yang juga diamanahi sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumut ini.

Sedangkan Ketua PP Persis DR Jeje Zaenudin dalam sambutannya mengatakan, siapa saja yang tergabung dalam Persis harus bangga, kerena ikut menjadi pelaku dakwah bukan hanya menjadi penonton. ”Saya yakin dengan sumber daya dan koordinasi yang baik Persis Sumut akan menjadi pelopor atau teladan bagi perngurus wilayah lainnya,” ujar DR Jeje.

Surya Darma, selaku Ketua panitia Muswil VII Persis Sumut mengatakan, selain menggelar Muswil VII, Persis Sumut juga menggelar secara paralel Muswil V Persistri Sumut di lokasi yang sama yakni Gedung Madinah Al Munawaroh, Asrama Haji Medan. Untuk Muswil VII Persis Sumut digelar di lantai 4, sedangkan Muswil V Persistri Sumut di lantai 5.

Menurut Surya, adapun Pengurus Daerah (PD) yang hadir pada Muswil kali ini di antaranya PD Medan, PD Deliserdang, PD Serdangbedagai, PD Karo, PD Labusel, PD Phakphak Barat, PD Labuhan Batu dan PD Simalungun. Sedangkan dari Pengurus Cabang (PC) yang hadir yakni PC Hamparan Perak, PC Bosar Maligas, PC Bandar, PC Lima Puluh, PC Tanjung Tiram, PC Rantauprapar, PC Datuk Tanah Datar, PC Bilahhilir, PC Kualuhhilue, PC Torgamba, PC Salak, PC Munte, PC Kerajaan, PC Tanjung Morawa, dan PC STM Hulu. (adz)

Di Reses Robi Barus, Warga Keluhan Jalan Rusak dan Buruknya Kualitas Air Tirtanadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Medan Helvetia mengaku miris melihat kondisi Jalan Helvetia Raya di Kelurahan Helvetia Tengah, Lingkungan 17 yang rusak parah akibat galian pipa. Pasalnya, galian pipa hanya ditutup begitu saja tanpa dilakukan pengaspalan kembali yang mengakibatkan jalan tidak rata.

“Beberapa bulan lalu, di sana ada penggalian pipa. Setelah selesai dikerjakan, jalan di sana jadi hancur. Tidak diperbaiki, tidak diaspal kembali, jalannya jadi rusak dan tidak rata,” kata Noni, warga Helvetia Tengah kepada Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus saat menggelar Reses Masa Sidang III Tahun Keempat di Jalan Laboratorium, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Minggu (10/12/2023) sore.

Kepada Robi yang menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Medan itu, Noni pun menjelaskan, akibat kondisi jalan yang hanya ditutup tanah tersebut, jalan Helvetia Raya kerap becek saat hujan turun dan berdebu saat cuaca panas menyengat. “Jalannya jadi sempit. Banyak pengendara yang jatuh saat melintas karena jalannya nggak rata, licin saat hujan. Kalau panas jalannya berdebu, nggak sehat lah untuk dilintasi,” keluh Noni pada kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Camat Medan Barat, Kelurahan Kesawan, Dinas Perhubungan, Dinas SDABMBK, dan Dinas Sosial Kota Medan tersebut.

Untuk itu, warga pun meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki dengan diaspal kembali agar dapat dilintasi secara normal seperti sebelum dilakukan penggalian tanah untuk pemasangan pipa. Tak hanya Noni, pada kegiatan yang turut dihadiri Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting itu, Melva Deliana Silalahi selaku warga yang tinggal di Jalan Setiabaru, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat juga menyampaikan keluhannya. Ia mengeluhkan kondisi buruknya ketersediaan air bersih Perumda Tirtanadi.

“Airnya kotor, tidak layak dikonsumsi. Saya minta tolong sampaikan ke Perumda Tirtanadi, tolong supaya kualitas airnya diperbaiki. Ini sebentar saja, airnya dipasang kecil saja ada cacing-cacing kecil di dasar bak mandi. Airnya kotor pak, sementara airnya kita bayar, bukan gratis,” keluh Melva.

Atas aspirasi yang masuk, Robi pun langsung meminta perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan yang hadir pada kegiatan reses tersebut untuk segera mengecek lokasi jalan Helvetia Raya.

“Tolong segera cek Jalan Helvetia Raya, saya minta supaya jalan itu segera diaspal kembali. Jangan biarkan semakin banyak pengendara yang celaka karena kondisi jalan itu,” tegas Robi.

Terkait kualitas dan kuantitas air Perumda Tirtanadi yang dikeluhkan warga Medan, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting yang hadir pada kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pihaknya di DPRD Sumut telah meminta Pemprov Sumut untuk memperbaiki kualitas air yang dikelola Perumda Tirtanadi sebagai BUMD milik Pemprov Sumut.

“Kita akui bahwa secara kualitas dan kuantitas air bersih dari Tirtanadi untuk warga Kota Medan memang belum memadai, tapi hal ini sudah kita komunikasikan langsung ke Pemprov Sumut dan Dirut Perumda Tirtanadi. Kabar baiknya, dalam waktu dekat Perumda Tirtanadi akan dialirkan pasokan air dari Binjai, ini akan sangat membantu pasokan air untuk warga Kota Medan,” pungkas Baskami. (map)

Wali Kota Binjai Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP

Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja HKBP Baru di Jalan Mawar, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai H Amir Hamzah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Binjai Baru di Jalan Mawar, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Minggu (10/12/2023). Wali Kota Binjai memberikan apresiasi kepada seluruh Jemaat HKBP Binjai Baru yang telah bekerja sama, sehingga acara peletakan batu pertama dapat berjalan dengan baik.

“Kunci dari keberhasilan pembangunan gedung gereja ada pada dukungan dan partisipasi seluruh jemaat. Perlu adanya kekompakan seluruh jemaat untuk dapat bersama-sama mewujudkan pembangunan gedung gereja ini. Saya meminta seluruh Jemaat HKBP Binjai Baru agar terus bekerjasama, menjaga kekompakan dan kesatuan hati, sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Amir.

Foto bersama Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja HKBP Baru. (Istimewa/Sumut Pos)

Dia menyebut, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai mendukung sepenuhnya pembangunan Gereja HKBP Binjai Baru. Sebab, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Binjai yang lebih maju, berbudaya dan religius. “Saya berharap gedung Gereja HKBP Binjai Baru ini nantinya dapat betul-betul dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sebagai sarana tempat beribadah serta sebagai sarana pelayanan kepada warga khususnya di Kota Binjai dan sekitarnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, H Saparuddin mengucapkan selamat dan sukses atas dimulainya pembangunan Gereja HKBP Binjai Baru. Dia berharap dengan dibangunnya gereja ini, seluruh jemaatnya dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Pada kegiatan itu, Wali Kota Binjai, Ketua FKUB dan Kakan Kemenag menerima ulos sebagai bentuk penghormatan dari Jemaat HKBP Binjai Baru. (ted)

Banjir di Jalan Garu VI Mulai Teratasi, Warga Ucapkan Terima Kasih kepada Dedy Aksyari

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Warga Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra, Dedy Aksyari Nasution ST karena dinilai telah menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya soal masalah banjir yang kerap dikeluhkan warga. Ucapan terima kasih itu disampaikan warga kepada Dedy Aksyari saat dirinya menggelar Reses Masa Sidang III Tahun Keempat Tahun Anggaran 2023 di Jalan Garu VI, Minggu (9/12/2023).

“Dulu kami disini banjirnya parah pak, sekarang mulai teratasi. Saat ini Alhamdulillah, kalaupun hujan deras, paling tinggal genangan air saja pak. Tidak lama juga surut dan tidak sampai masuk ke rumah lagi. Terimakasih Pak Dedy sudah memperjuangkan keluhan kami selama ini,” ucap warga Jalan Garu VI Gang Seriti, Sarah.

Dalam kesempatan itu, warga juga berharap agar Dedy Aksyari terus memperjuangkan aspirasi warga, khususnya masalah banjir yang masih terjadi di wilayah lainnya di Medan Amplas. “Tolong bantu wilayah yang lain pak, seperti di Gg Cenderawasih. Disana masih banjir pak, mereka butuh pertolongan Pak Dedy,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, salah seorang warga Medan Amplas, Erika memohon kepada Dedy Aksyari agar membantu dirinya dan warga di sekitar tempat tinggalnya untuk pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk). “Masih banyak warga yang anaknya belum punya Akte Kelahiran pak. Ada yang KK dan KTP nya belum diurus, mohon dibantu pak,” katanya.

Mendengar ucapan terima kasih warga, Dedy mengaku bahwa memperjuangkan aspirasi merupakan tanggung jawabnya. “Dan ini semua tidak terlepas dari kolaborasi yang baik dengan Pemko Medan. Saya juga ucapkan terimakasih kepada Pemko Medan,” jawab Anggota Komisi IV DPRD Medan tersebut.

Terkait masalah adminduk, Dedy mengaku siap membantu masyarakat dalam mengurus seluruh dokumen kependudukan yang dibutuhkan. “Untuk masalah Adminduk, kita siap membantu pengurusannya. Kalau ada bapak/ibu yang anaknya tidak punya akte kelahiran ataupun dokumen kependudukan lainnya, silakan hubungi tim saya. Kami akan bantu hingga dokumen kependudukan tersebut selesai,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga juga menyampaikan aspirasinya, mulai dari kondisi parit, bantuan sosial, dan sejumlah aspirasi lainnya. Atas aspirasi yang masuk, Dedy mengaku akan membawanya dalam sidang paripurna laporan reses DPRD Medan.

“Kita akan menindaklanjuti seluruh aspirasi bapak/ibu. Akan kita sampaikan saat sidang paripurna laporan reses DPRD Medan dan memasukkannya ke dalam pokok pikiran DPRD Medan,” pungkasnya. (map)

Pekan Literasi di PKBM Generasi Amanah

Inspektur Pemkab Deliserdang H Edwin Nasution SH MSi CGCAE (kemeja putih - tengah), bersama Ketua PKBM Generasi Amanah Indra Prawira ST MM (batik - kanan), pada acara Pekan Literasi PKBM pada Minggu (10/12)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka peningkatan minat baca dan wawasan kebangsaan peserta didik, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Generasi Amanah, Deliserdang menyelenggarakan Pekan Literasi bertema wawasan kebangsaan. Kegiatan yang dilakukan berupa aneka lomba bagi peserta didik Paket B setara SMP dan Paket C setara SMA di aula PKBM Generasi Amanah Deliserdang.

Berbagai lomba tersebut, yaitu Lomba Pidato: “Aku Cinta Indonesia”, Lomba Membuat Poster Berwawasan Kebangsaan, dan Lomba Esai Berwawasan Kebangsaan pada Minggu (26/11). Selain itu juga dilakukan Dialog Literasi berwawasan kebangsaan pada Minggu (10/12).

Inspektur Pemkab Deliserdang H Edwin Nasution SH MSi CGCAE yang menghadiri acara, memotivasi para peserta didik untuk giat belajar agar di masa depan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa. Selain itu, Edwin Nasution juga meminta peserta didik untuk menjauhi narkoba, karena dapat merusak masa depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang Yudy Hilmawan SE MM yang diwakili Kepala Seksi Pembinaan Pendidikan Nonformal Madiman MPd menyampaikan, pendidikan Paket A, B dan C disetarakan dengan pendidikan formal. Sehingga mereka dapat melanjutkan ke pendidikan tinggi ataupun berkarir di masa depan.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik, dengan meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi, agar kemampuan setelah lulus nanti bisa diandalkan,” tegas Madiman.

Ketua PKBM Generasi Amanah Indra Prawira, ST, MM menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah agar para peserta didik di PKBM dapat mengeksplorasi wawasan dan kemampuannya, juga untuk meningkatkan rasa cinta tanah air.

“Karena literasi bukan hanya tentang baca tulis dan hitung, tapi juga terkait sains, digital, keuangan dan budaya serta kewargaan. Terkait kewargaan inilah kita semua harus memahami kewajiban dan hak sebagai warga negara. Juga berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tegas Indra.

Pada rangkaian acara, dilakukan juga pembagian hadiah lomba bagi para pemenang, juga penampilan pidato, presentasi poster berwawasan kebangsaan dan pembacaan esai kebangsaan oleh para peserta didik. Turut hadir pada kegiatan Kasi Pembinaan GTK PAUD PNF Arief Budiman, MPd, Penilik PKBM Maknajir Simatupang, MPd, para tutor dan peserta didik di PKBM Generasi Amanah. (adz)

Hadiri Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemilu 2024, Kajari Medan Siap Mendukung Bawaslu

Para stakeholder menghadiri apel siaga Bawaslu Kota Medan di Lapangan Sejati Pratama, Sabtu (10/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Muttaqin Harahap menghadiri kegiatan Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye dan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024. Kegiatan Apel Siaga digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan di Lapangan Sejati Pratama, Jalan Karya Jaya, Pangkalan Mansyur, Medan Johor, Sabtu (9/12).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Medan David Reynold sebagai inspektur upacara (Irup) yang dihadiri sejumlah stakeholder terkait, pengurus partai politik dan jajaran dari Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) se-Kota Medan serta perwakilan dari KPU Kota Medan.

Dari pantauan di lokasi, apel siaga tersebut juga dilakukan pembacaan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 dan pelepasan Balon Pemilu Damai Tahun 2024.

Usai acara apel siaga, Kajari Medan Muttaqin Harahap ketika dimintai keterangannya mengatakan bahwa kampanye merupakan salah satu tahapan dalam Pemilu yang cukup krusial dan memiliki potensi permasalahan yang cukup tinggi.

“Sehingga pengawasan kampanye menjadi pilar utama dalam mewujudkan kontestasi politik yang sehat dan berkualitas,” kata mantan Asisten Kejati Banten itu.

Ia menegaskan, Kejari Medan akan selalu bersinergi dengan Bawaslu untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilu. “Kami siap mendukung Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu,” sebut Muttaqin Harahap.

Muttaqin berharap, pesta demokrasi yang dilakukan 5 tahun sekali itu dapat berjalan sukses, damai dan tertib. Sehingga nantinya, masyarakat bersuka cita dan riang gembira dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

“Kita berharap Pemilu 2024 nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Agar tercipta suasana yang kondusif di daerah kita tercinta ini,” pungkasnya. (man)

Mantan Wakil Ketua PN Medan Dr Dahlan Dilantik jadi Ketua PN Jakbar

Mantan Wakil Ketua PN Medan, Dahlan, dilantik menjadi Ketua PN Jakarta Barat. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Medan, Dr Dahlan SH MH resmi dilantik sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat Kelas IA Khusus. Ia dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, pada Jumat (8/12/2023).

Dahlan yang mantan Asisten Dosen (Asdos) pada Fakultas Hukum (FH) Universitas Sumatera Utara (USU) itu menggantikan posisi A Bondan SH MH yang dipromosikan sebagai Hakim Tinggi di PT Denpasar, Bali. Sementara jabatan Wakil Ketua PN Medan yang sebelumnya dijabat Dahlan akan diisi oleh Agus Walujo Tjahjono SH MHum, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PN Gresik.

Dahlan adalah sosok yang kharismatik, cerdas, jenius, visioner, dan inspiratif. Selain itu, Ia juga dikenal sebagai penulis buku yang berjudul Problematika Keadilan dalam Penerapan Pidana terhadap Penyalahguna Narkotika. Buku tersebut terbit pada tahun 2017 di Yogyakarta.

Ia merupakan anak dari pasangan Almarhum Tatang Tarigan dan Almarhumah Bujurmin Pinem. Pria kelahiran 25 Maret 1964 silam itu, dari kecil hingga remaja mengenyam pendidikan di Kabupaten Asahan, Sumut.

Dahlan tamat di Sekolah Dasar (SD) Negeri 7 Kisaran pada tahun 1975. Kemudian melanjutkan sekolahnya di SMP Taman Siswa Kisaran dan tamat pada Tahun 1979.

Suami dari Jusnelli SE itu, kemudian melanjutkan sekolahnya di SMAN 1 Kisaran. Dahlan menjadi kebanggaan guru-guru maupun teman sekolahnya, sebab, Ia berhasil meraih rangking satu umum dari kelas 1 sampai 3.

Tak sampai disitu, ayah dari Dandy Rizkian Tarigan SH, Dita Wahyuni Tarigan, S.Ked dan Dibya Fadlan Tarigan itu melanjutkan sekolahnya di Fakultas Hukum di Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 1986.

Keinginan yang selalu ingin belajar, mengantarkannya ke Fakultas Hukum (FH) jurusan Pidana USU melalui Proyek Perintis 2 atau jalur undangan.

Selanjutnya pada tahun 1989, pria dikenal baik hati dan ramah ini menjadi Asisten Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) dan berhenti pada Tahun 1992, karena mencoba tes seleksi calon hakim untuk mewujudkan keinginan sang ayah.

Kegigihannya untuk mencapai keinginan sang ayah, Dahlan pun berhasil lulus seleksi Hakim Peradilan Umum Angkatan VI tahun 1992. Kemudian, ia melanjutkan Pendidikan Calon Hakim (Cakim) sekaligus Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dari Desember 1992 sampai April 1993 di Jakarta. Kala itu, Dahlan menjadi Calon Hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Binjai, Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 1993.

Perjuangannya hingga menjadi seorang hakim pun tidaklah mudah. Kariernya di dunia peradilan pun sudah malang melintang. Sejak diangkat menjadi hakim pada tahun 1996, ia pertama bertugas di PN Tanjungbalai, Sumut. Pada tahun 2000, Dahlan dipindah tugaskan menjadi hakim pada PN Kabanjahe, Sumut.

Meskipun dirinya telah diangkat menjadi hakim, Dahlan berkomitmen untuk menambah pengetahuannya tentang hukum dan memutuskan untuk melanjutkan program Magister Hukumnya di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, tahun ajaran 2005/2006.

Namun pada tahun 2006, Ia dimutasi menjadi hakim pada PN Pamekasan, Jawa Timur. Dahlan pun kembali melanjutkan Magister Hukumnya di Universitas Islam Malang, Jawa Timur dan menyelesaikannya pada tahun 2008.

Pada tahun 2009, Dahlan kembali dimutasi menjadi Hakim di PN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua tahun kemudian, Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Majalengka, Jawa Barat. Selanjutnya pada tahun 2012, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Idi, Aceh Timur.

Satu tahun menjabat sebagai Ketua PN Idi, Aceh Timur, Dahlan kembali ke Sumut tepatnya pada tahun 2013, Ia dipercaya menjabat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai.

Kemudian pada tahun 2016, ia dipindah tugaskan menjadi Hakim pada Pengadilan Negeri/Perikanan sekaligus Hakim Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri/Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat sampai tahun 2017.

Meskipun dirinya sebagai hakim sering menjalani hidup dari satu kota ke kota lainnya, Dahlan berhasil menyelesaikan program Doktor Ilmu Hukum (S3) di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa Tengah, dan selesai pada tahun 2016.

Setelah meraih gelar Doktor, Dahlan kembali ditugaskan di Sumatera Utara (Sumut) dan menjabat sebagai Wakil Ketua PN Kabanjahe. Kemudian, pada tahun 2018, Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua PN Kabanjahe Kelas IB. Pada tahun 2019, Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Banda Aceh Kelas IA.

Lalu pada tahun 2020, Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua PN Pekanbaru Kelas 1A. Dua tahun kemudian, Ia kembali ke Sumut dan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua PN Medan.

Selama menjabat sebagai Wakil Ketua PN Medan, Dahlan terus memberikan kinerja yang terbaik. Bersama Ketua PN Medan Victor Togi Rumahorbo, Dahlan membuat PN Medan Kelas IA Khusus meraih peringkat pertama dalam kategori layanan pengadilan 2023 antara Pengadilan Negeri se-wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, PN Medan juga meraih peringkat pertama dalam kategori pelayanan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu antar pengadilan se-wilayah Sumatera Utara.

Atas kinerja terbaiknya di dunia peradilan, pada Jumat (8/12/2023), Dahlan pun dipercaya dan dilantik sebagai Ketua PN Jakarta Barat Kelas IA Khusus.

Dr Dahlan SH MH memiliki sejumlah sertifikasi hakim yakni Hakim Peradilan Anak, Hakim Tindak Pidana Korupsi, Hakim Tindak Pidana Perikanan, Hakim Niaga Kepailitan dan PKPU, Hakim Hak Kekayaan Hak Intelektual dan Hakim Persaingan Usaha.

Sebelumnya, Ia juga sudah menjalani beberapa pelatihan seperti Pedoman Perilaku Hakim, Teknis Peradilan, Kepemimpinan, Tindak Pidana Perbankan, Penyelesaian Sengketa Konsumen dan Penyelesaian Persaingan Usaha. (man)

AKP Hafis Paesal Gelapkan Uang Koperasi, PT Medan Kuatkan Hukuman 4,5 Tahun

AKP Hafis Paesal Lubis terdakwa penggelapan uang koperasi, saat menjalani sidang di PN Medan. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan, terhadap AKP Hafis Paesal Lubis. Eks Ketua Primer Koperasi Polisi (Primkoppol) Sat Brimob Polda Sumut itu, tetap dihukum 4,5 tahun penjara atas kasus penggelapan uang koperasi sebesar Rp3,7 miliar.

Majelis hakim banding diketui John Pantas L Tobing dalam amar putusannya, menerima permintaan banding dari terdakwa dan jaksa penuntut umum. “Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Minggu (10/12).

Sebelumnya, hakim PN Medan menghukum terdakwa oknum perwira itu, selama 4,5 tahun penjara. Terdakwa diyakini bersalah melanggar Pasal 374 KUHPidana, tentang penggelapan dalam jabatan.

Sementara, JPU asal Kejati Sumut semula meminta hakim agar menghukum terdakwa Hafis Paesal selama 5 tahun penjara. Diketahui, perkara ini berawal pada 25 Pebruari 2022, Ketua Primkoppol AKP Hafis Paesal Lubis menjelaskan bahwasannya ada dana di kas Primkoppol sebesar 4.046,559,431,39 direkening BSI No Rekening 7891041416 atas nama Primer Koperasi Polisi (Primkoppol) Satuan Brimob Polda Sumut.

Kasus penggelapan yang diduga dilakukan Hafiz pun terbongkar ketika AKP Hotlan Sihombing menjabat ketua koperasi yang baru. Hotlan memeriksa rekening koperasi di Bank BSI. Kemudian terkuak bahwa tabungan koperasi hanya sebesar Rp6 juta.

Selanjutnya, Drs Salmon Sihombing selaku Auditor menemukan kerugian yang dialami PRIMKOPPOL Sat Brimob Polda Sumut sejak tahun 2019 sampai 2022 dengan kerugian sebesar Rp3.751.322.024. (man)

Abdidaya Ormawa, UMSU Bawa 3 Medali

ABDIDAYA ORMAWA: UMSU meraih tiga medali pada Abdidaya Ormawa di Universitas Jember.ISTIMEWA.

UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) membawa pulang tiga medali pada Malam Penganugerahan Abdidaya Ormawa di Universitas Jember, Sabtu (9/12).

Satu medali emas untuk kategori tim pelaksana terbaik, satu medali perak untuk organisasi kemahasiswaan terbaik dan satu medali perunggu untuk dosen pendamping terbaik.

Untuk medali emas tim pelaksana terbaik diraih Tim PPK Ormawa HMJ Pendidikan Akuntansi UMSU. Mereka mengangkat judul: Ternak Hub, Teknologi Hilirisani Agribisris Peternakan Sebagai Intervensi BUM Desa Solusi CCG (Connect-Colaborate Grow) Ekonomi SDGs Desa Kolam.

Untuk medali perak Ormawa terbaik diraih HMJ Pendidikan Akuntansi UMSU. Sedangkan medali perunggu dosen pendamping terbaik diraih Sahran Saputera S Sos MSP dari Kesos FISIP UMSU.

UMSU berhasil meloloskan empat tim dalam ajang puncak kompetisi PPK Ormawa yang diberi nama Abdidaya Ormawa. Empat tim tersebut dari IMM fakultas kedokteran, HMJ pendidikan akuntansi, HMJ manajemen, HMJ kesejahteraan sosisl. Sebelumnya ada enam proposal PPK Ormawa UMSU yang didanai.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP mengapresiasi keberhasilan tim PPK Ormawa UMSU. Hal ini menunjukkan kreativitas dan kapasitas mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan di UMSU sangat baik.

”Selamat kepada para pemenang. Kreativitas mahasiswa kita memang sangat luar biasa ditambah daya juang yang tinggi,” ungkap rektor. (dmp)