Home Blog Page 894

KPK Periksa Wamenkumham 5 Jam Lebih

FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS GEDUNG KPK: Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi, Senin (4/12/203). Edward telah ditetapkan sebagai tersangka.

SUMUTPOS.CO – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej memenuhi panggilan KPK kemarin. Diperiksa sebagai saksi, Eddy sapaan akrabnya, dia seribu bahasa ketika ditodong puluhan wartawan yang menunggu.

Mengenakan kameja merah dilipat lengan dan kacamata yang dicentelkan ke jidat, Eddy tak seperti biasa kemarin. Dia tak ramah dan berani berbicara lugas dan tenang seperti saat tampil dipengadilan maupun arena publik lain.

Keluar dari ruangan penyidik pukul 16.12 WIB, Eddy langsung bergegas menuju mobil. Di depan, Eddy dikawal oleh pengacaranya. Di belakang, ada dua orang yang seolah melindungi Eddy dari kerumunan media yqng menunggunya sejak pagi.

Dia juga tak bergeming saat diberondong pertanyaan wartawan. Eddy hanya menjawab saat masuk pemeriksaan di KPK pukul 9.36 WIB. “Sehat walafiat,” katanya saat ditanya kabar.

Sejak Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta menyebut namanya sebagai tersangka pada 9 November lalu, Eddy memang seolah mengindar dari media. Dia tak pernah menjawab terang-terangan di publik. Dia seperti tahu statusnya dalam kasus itu.

Ketua KPK Sementara Nawawi Pomolango pada 30 November lalu juga telah menyebut, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap para tersangka sudah ditandatangi. Surat tersebut juga telah diberikan kepada presiden.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kembali memaparkan bahwa Eddy dipanggil kapasitasnya sebagai saksi. Untuk memberikan kesaksian atas tersangka lain yang telah ditetapkan KPK terkait kasus suap dan gratifikasi tersebut.

“Terutama para tersangka yang rumahnya telah digeledah oleh tim penyidik KPK beberapa waktu yang lalu,” ucapnya dalam konferensi pers kemarin. Sedang Eddy diperiksa kemarin untuk kebutuhan pengetahuannya terkait kasus tersebut.

Dia belum berani memaparkan terkait proses pemeriksaan oleh penyidik. Dia berjanji akan menyampaikan hasil tersebut usai pemeriksaan oleh tim penyidik rampung digelar. Ali juga menghimbau soal status Eddy dalam perkara ini. “Penetapan tersangka akan diumumkan dalam konferensi pers,” paparnya.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso agak kecewa saat melihat proses pengusutan perkara yang mereka laporkan ke KPK Maret lalu. “Saya kok agak pemisimis lihat perkembangan yang ada,” celetuknya. Seharusnya, jika sudah ditetapkan sebagai tersangka Eddy bisa ditahan oleh KPK. Namun, kenyataan saat ini, Eddy masih bebas seperti biasa.

IPW juga menyoroti soal penerapan pasal suap dan gratifikasi dalam kasus ini. Sebab, saat mereka laporkan ke KPK, sebenarnya perkara yang menjerat Wamenkumham ini adalah pemerasan. Terkait pengurusan badan hukum di Kemenkumham. “Tapi kami lihat saja lah perkembangannya ke depan,” ucapnya. (elo/jpg/ila)

Fokus ke Kalangan Milenial, Arus Ganjar Siap Menangkan Ganjar-Mahfud MD

DEKLARASI : Deklarasi relawan Aliansi Rakyat untuk Sumut - Ganjar (Arus Ganjar). di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam Medan, Minggu (3/12).Tim Arus Ganjar .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasangan capres-cawapres, Ganjar Pranowo – Mahfud MD terus mendapat tambahan dukungan dari pendukung. Kali ini dari pendukung yang mengatasnamakan relawan Aliansi Rakyat untuk Sumut – Ganjar (Arus Ganjar).

Relawan Arus Ganjar telah mendeklarasikan diri dan ikrar untuk mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut tiga itu di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam Medan, Minggu (3/12).

Ketua DPD Sumut Relawan Arus Ganjar, Ir Romi HS mengatakan siap mengkampanyekan Ganjar – Mahfud hingga pelosok daerah yang ada di Sumut.

Deklarasi ini dipelopori oleh Hj. Dr Fitriani Manurung & Ir. Romi HS beserta jajaran pengurus lainnya. Acara tersebut turut dihadiri oleh tamu undangan termasuk Sobat Gan’Pran Sumut, Sergap, Tim Sumut Rumah Kita, Anak Motor Ganjar Sumut, dan lainnya.

Dikatakan Romi, kehadiran para relawan dan jajaran Arus Ganjar nantinya akan tegak lurus kepada Ganjar-Mahfud. ‘’Walaupun ketiga Paslon bagus semua, akan tetapi kita tetap mencari yang terbaik, yang bisa menjaga toleransi, dan tetap kita mengedepankan mencari pemimpin yang kualifikasi tinggi. Jadi kenapa kita membentuk relawan namanya “Arus Ganjar ‘’ yang artinya Aliansi Rakyar untuk Sumut Sumut – Ganjar, ini kita bicara kepanjangannya, tapi Arus Ganjar secara hakiki adalah semacam satu dorongan yang tidak bisa dibendung dari kelas grassroots,” ujarnya.

Ditanya apa langkah ke depannya setelah Deklarasi Arus Ganjar di Sumatera Utara, Romi mengatakan, akan fokus menggandeng kaum milenial. “Langkah kita adalah kita akan menemukan para kaum milenial untuk bergabung ke Arus Ganjar, karena mereka ini kaum milenial merupakan kaum yang energik yang tampil prima untuk bisa mengajak masyarakat agar memilih pasangan Ganjar-Mahfud dan kaum milenial ini mempunyai cara tersendiri yang tidak dimiliki orang tua dalam hal strategi, yaitu caranya dengan menekan satu tombol perangkat medsosnya, maka akan menggetarkan satu bangsa, jadi tidak lagi bermain face to face,” ungkap Romi.

Ditambahkan Roni, sebelum ia membuka Arus Ganjar di Sumut, ia sudah membuka di tiga negara, yaitu Bangkok, Kuala Lumpur dan Vietnam.

“Kita masyarakat harus bangkit agar sama-sama berjuang. Harus ada semacam satu lompatan secara Ilmiah agar bisa meraih sesuatu. Kita akan turun ke kampus, karena kita juga ada yang namanya milenial kreatif, yang tujuannya akan memberikan penerangan, supaya anak milenial bisa melihat apa yang terjadi dan apa yang dibutuhkan,’’ ujarnya. (rel/sih)

Dance Sport Sumut Butuh Tambahan Atlet

BERSAMA: Ketua IODI Sumut dr Tetty bersama atlet dan pelatih dance sport Sumut. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Provinsi (Pengrov) Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Sumatera Utara (Sumut) meminta kepada KONI Sumut tambahan atlet. Itu sesuai dengan kuota 30 atlet yang akan bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

Hal ini dikatakan Ketua Pengrov IODI Sumut, drg Tetty saat visitasi tim Publikasi PON XXI/2024 Wilayah Sumut meninjau lokasi latihan di Jalan Merbau Medan, Senin (4/12). Peninjauan tempat atlet latihan dihadiri Sakino (Dispora Sumut), dan Dahlia SKM MSi (Wasping KONI Sumut).

“Sebagai tuan rumah meminta kuota penuh 30 atlet untuk melakoni 21 nomor pertandingan di PON 2024. Saat ini kita memiliki 16 atlet, jadi butuh 14 lalu. Dari 14 atlet itu, minimal kita harus ada enam atlet. Kita juga mempersiapkan atlet untuk memenuhi kuota,” ujar Tetty.

Untuk saat ini ada sebanyak 16 atlet yang menjadi penghuni pelatda yang terdiri dari 1 atlet dari Deliserdang dan 15 atlet dari Medan. Latihan fokus ke teknik dan fisik sudah mencapai 70 persen. Saat ini para atlet sedang berusaha mempertajam latihan sehingga dapat mencapai 100 persen.

IODI juga akan mengirimkan atlet mengikuti kejuaraan untuk melatih mental. Sebab suasana latihan berbeda dengan suasana pertandingan. “Kebetulan saya membawa anak-anak ikut pertandingan ke Malaysia. Sebelum bertanding si atlet tampak sudah gelisah secara mental si atlet sudah terganggu sebelum pertandingan,” ungkapnya..

Sebagian atlet sudah try out ke Cina dan Jepang atas bantuan KONI Sumut. Hasil evaluasi setelah atlet mengikuti try out semakin percaya diri.

Tetty juga mengeluhkan fasilitas tempat latihan, karena mereka menyewa di studio. “Memang IODI Sumut diberi sarana latihan di UPT Dispora Sumut. Namun, sarana dan prasarana latihan kurang dingin atau udara ruangan panas sehingga mengganggu kosentrasi atlet latihan. IODI Sumut berharap ini segera di atasi,” terang Tetty.

Selain itu, Tetty butuh dana untuk aransemen lagu. Aransemen itu tidak bisa digunakan untuk musik yang telah dipakai. Aransemen lagu harus mengandung tiga budaya di Indonesia yang digabungkan dan dikoreokan serta dimoderisasikan, selain itu mempunyai unsur sport dan tiga lagu tersebut diaransemen dan dikoreokan serta digabung-gabung. Hal itulah yang sulit didapakan untuk latihan para atlet.

Di tempat yang sama, Sakino dari Dispora Sumut mengatakan dalam olahraga prestasi faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga antara lain faktor internal dan faktor eksternal antara lain fasilitas sarana dan prasarana.

“Masalah kurang dingin tempat latihan atlet akan diatasi dengan penambahan AC sehingga atlet fokus latihan dan dapat mendulang prestasi terbaik pada PON 2024”, pungkas Sakino
PON 2024 Cabor dance sport dilatih drg Tetty untuk nomor dansa, sedangkan nomor tradisionil dance ditangani oleh Agus Salim Samosir, dan untuk nomor hiphop dance dipegang Fabian Suma Putra.

Saat ini sebanyak 16 atlet dansa yang tergabung dalam Pelatda yakni Muhammad Farhan (breaking), Stevany (latin), Khairunnisa (latin), M. Ikhsan Prayogi (traditional), Zidan Pratama Putra (traditional), Gerry Alexander Tandy (hip hop), Aji Prihartanto (hip hop), Ervina (hip hop), Hendra (hip hop duo), Yoga Kuswara Guspan (standart ballroom), Sheka Prananda (ballroom/latin), M. Kevin Devisco (ballroom/latin), Rosalinda Nasution (ballroom/latin), Najmina Azzahra (ballroom/latin), Alwin Giovano (breaking) dan Joelly Lai Yi Wen (breaking). (dek)

Tuahman Ingin Bahagiakan Keluarga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persiapan pegulat Kota Medan, Tuahman Daniel Purba menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut tidaklah main-main. Dia fokus latihan demi meraih medali emas.

“Target saya adalah meraih medali emas pada PON 2024 mendatang. Karena itu, saat ini saya fokus untuk mempersiapkan diri,” ujar Tuahman Daniel Purba kepada Sumut Pos, Senin (4/12).

Tuahman merupakan pegulat Sumut yang dipersiapkan menuju PON 2024 mendatang. Dia sudah masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) menuju PON 2024 sejak akhir 2022 lalu.

Karena ingin fokus mempersiapkan diri, atlet berusia 22 tahun itu memutuskan tidak bekerja. Dia hanya fokus latihan. “Sekarang saya tidak bekerja, hanya fokus latihan,” ungkapnya.

Tekad Tuaman semakin bulat karena keluarga sangat mendukung. Sang istri Selvi Fadillah Saragih mendukung keputusan tersebut. Begitu juga dengan kedua orang tuanya, Jhon Masdri Purba dan Helidah Sepriana Saragih tetap memberikan dukungan.

“Saya berterima kasih kepada istri, anak, dan kedua orang tua yang tetap memberikan dukungan. Saya ingin membalas dukungan mereka dengan meraih medali emas pada PON 2024 mendatang,” tegasnya.

Sebagai langkah untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Tuahman berlatih keras bersama tim Pelatda PON Sumut. Dia menjalani latihan 11 sesi dalam seminggu di Unimed dan Aula Sekolah Advent Jalan Air Bersih.

“Saya sadar persaingan di PON 2024 mendatang bakal sengit. Jadi perlu persiapan matang dengan latihan keras,” tegas anak pertama dari dua bersaudara tersebut.

Tuahman mulai berlatih gulat dari SMP tahun 2015 lalu. Saat itu, dia pertama kali mengenal gulat dari seorang pelatih bernama Immanuel Sirait. Karena merasa tertarik, Tuahman memutuskan bergabung dengan klub Sumber Juara.

Keputusannya tersebut tidak salah. Hanya berselang setahun, dia mulai meraih sejumlah prestasi. Pertama kali meraih medali perak pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Sumatera Utara tahun 2016.

Dia juga pernah juara Piala Gubsu 2017, juara Porprovsu 2018, juara Selekda Sumut 2022, peringkat ketiga Kejurnas Puan Maharani 2022 dan meraih emas pada Pomnas 2023. Namun Tuahman belum puas. Dia ingin prestasi lebih tinggi.

“Selain medali emas PON 2024, saya ingin meraih gelar internasional. Bisa seperti SEA Games dan lainnya. Saya sudah memutuskan fokus ke gulat,” pungkasnya. (dek)

Pemko Medan Diminta Perjelas Status Warga Miskin Penerima Keringanan Pajak Dalam Perwal

PARIPURNA: DPRD Medan gelar rapat paripurna dengan agenda Pendapat Fraksi DPRD Medan terhadap Ranperda Kota Medan tentang Pajak dan Retribusi Daerah di gedung dewan, Senin (4/12/23).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Status warga miskin yang mendapatkan keringanan, pengurangan, dan pembebasan pajak yang tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pajak dan Retribusi Daerah harus diperjelas di dalam Peraturan Walikota (Perwal) Medan.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Mulia Syahputra Nasution dalam rapat paripurna dengan agenda Pendapat Fraksi DPRD Medan terhadap Ranperda Kota Medan tentang Pajak dan Retribusi Daerah di gedung dewan, Senin (4/12/23).

“Sesuai Pasal 134 ayat 3 dalam Ranperda itu, status warga miskin harus diperjelas. Yang mendapat keringanan pajak harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Medan. Begitu juga dengan bilal dan guru maghrib mengaji, mereka juga harus mendapatkan keringanan PBB serta diperjelas di dalam Perwal,” ucapnya.

Mulia mengatakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan harus terus berinovasi menyusun strategi dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah. Tujuannya, agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat dan pembangunan semakin baik.

“Kami (Fraksi Gerindra) berpendapat masih ada beberapa objek yang memungkinkan untuk ditingkatkan, salah satunya Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) yang selama ini dikutip PT PLN. Kami juga berharap di tahun depan semakin banyak masyarakat Kota Medan yang sadar untuk kewajiban pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Dalam melakukan pengutipan, sambung Mulia, Fraksi Gerindra meminta Bapenda bisa berkolaborasi dengan OPD lain agar realisasi pajak yang diperoleh bisa semakin optimal dan menambah PAD Kota Medan.

“Pengawasan terhadap segala sumber objek pajak juga harus ditingkatkan. Pastikan mereka telah memenuhi kewajibannya membayar pajak tepat waktu. Pemko Medan harus tegas terhadap pelaku yang tidak ttat pajak,” katanya.

Kedepannya, Fraksi Gerindra mendukung Pemko Medan melalui Bapenda untuk terus menagih piutang pajak dari 2018 sampai 2022 sebesar 947 miliar untuk menjadi program prioritas dalam mendongkrak PAD Kota Medan di tahun 2023.

“Fraksi Gerindra mengapresiasi Pemko Medan yang telah melakukan langkah optimal dalam mensosialisasikan ajakan untuk taat bayar pajak. Kami juga menerima serta menyetujui Perda Pajak dan Retribusi Daerah dengan memperhatikan semua kritik yang disampaikan,” tutupnya.
(map/ram)

BRI BO Medan Putri Hijau Kembali Gelar Panen Hadiah Simpedes Semester 1

Tim BRI BO Medan Putri Hijau saat memberikan hadiah kepada pemenang. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Putri Hijau kembali menggelar undian Panen Hadiah Simpanan Pedesaan (Simpedes) Semester I tahun 2023, di Hotel Grand Mercure Medan, Minggu (3/12).

Perwakilan Branch Office BRI Medan Putri Hijau, Imran Nuryadin Lubis mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutinitas BRI yang dilaksanakan dua kali setahun.

“Ini sebagai bentuk penghargaan kita kepada nasabah setia BRI. Banyak hadiah yang diundi, tentunya menjadi penyemangat bagi nasabah kita,” ujarnya.

Adapun, hadiah Simpedes BRI tersebut, yakni hadiah utama berupa Sepeda Motor All New N-Max STD, hadiah utama II Sepeda Motor Mio M3 CW, hadiah utama III Fazzio Neo.

Selain itu, ada juga hadiah lainnya, yaitu Televisi Sharp 50 Inch, Televisi Polytron 34 Inch, Televisi LG 30 Inch, Kulkas Aqua AQR D181, Mesin Cuci Sharp EST dan Multimedia Speaker Polytron. (dwi)

Rafdinal Maliki Resmi Jadi Ketua PSI Batubara, Siap Menangkan PSI dan Prabowo-Gibran

Ketua DPD PSI Kabupaten Batubara, Rafdinal Maliki. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Batubara, Rafdinal Maliki bertekad untuk memenangkan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka di Batubara, pada Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan, secara tegas Rafdinal Maliki bersama seluruh jajaran kepengurusan dan kader PSI di Batubara akan all out memenangkan Prabowo-Gibran.
“Kita siap dan akan all out menangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Selanjutnya, kami segera berkonsolidasi dan merapatkan barisan untuk merebut hati masyarakat Batubara,” tegasnya usai menerima Surat keputusan (SK) sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Batubara oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP-PSI) secara resmi menjadi Nomor: 1045/SK/DPP/2023 pada tanggal 24 November 2023 lalu.

SK penunjukan itu diteken oleh Kaesang Pangarep selaku ketua umum PSI dan juga Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni yang juga Wakil Menteri ATR/BPN RI.

Usai Penyerahan SK, Rafdinal Maliki berharap kepada pengurus PSI Batubara untuk segera merapatkan barisan dalam rangka memenangkan PSI di Batubara.
Terakhir, Maliki berharap kepada seluruh pengurus PSI Batubara untuk bekerja serius dalam rangka pemenangan PSI Batubara dan menangkan Prabowo-Gibran.

“PSI adalah partai terbuka, apalagi bagi kawula muda di Batubara. Kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada generasi muda Batubara bergabung bersama kami, untuk sama-sama memenangkan PSI dengan gaya politik santun dan santui,” katanya.

Disamping itu, Rafdinal Maliki juga mewajibkan kepada DPD PSI Batubara untuk memenangkan kursi di DPRD Batubara. “Setelah ini, saya dan seluruh pengurus dan kader akan bekerja full untuk pemenangan kursi di DPRD Batubara serta memenangkan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran,” imbuhnya.

Rafdinal Maliki yang baru saja didapuk menjadi ketua menuturkan, akan membawa PSI Batubara ke arah kemenangan. “Tinggal fokus untuk persiapan kampanye dan Pemilu 2024. Kami optimis dengan struktur kepemimpinan yang baru ini bisa membawa PSI Batubara di 2024 menang, dan mengusung eksekutif pada Pilkada kedepan dari PSI Batubara,” sebutnya.

Dia juga siap menjalankan instruksi dari DPW PSI Sumut dalam rangka memenangkan Pileg Batubara, menyumbang suara untuk kursi DPR-RI dan siap bekerja maksimal dalam pemenangan Prabowo-Gibran di Batubara.

“Insya Allah, ini menjadi penyemangat kami dalam bekerja. Dengan adanya target seperti ini, kami pengurus DPD PSI Batubara akan tegak lurus dengan instruksi DPW PSI Sumut dan DPP PSI,” tutupnya. (dwi)