Home Blog Page 954

Telkomsel Bersama PNM Dukung Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera dan Akselerasikan Digitalisasi

Telkomsel Enterprise menghadirkan produk dan layanan unggulan sebagai solusi dalam mendukung PNM untuk meningkatkan produktivitas dan taraf hidup perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memperkuat digitalisasi Program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) guna mengakselerasi pemberdayaan perempuan prasejahtera pelaku usaha Ultra Mikro.

Kolaborasi ini sejalan dengan peran terdepan Telkomsel sebagai penggerak ekosistem digital yang secara konsisten menghadirkan ragam solusi inovatif bagi para pelaku UMKM, yang kali ini diwujudkan melalui produk dan layanan unggulan Telkomsel Enterprise, yakni paket Device BundlingMobile Device Management dan Seamless Mobile Authentication sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas dan taraf hidup perempuan prasejahtera pelaku usaha.

Selain itu, Telkomsel juga menyediakan paket komunikasi baik untuk account officer, ketua kelompok, maupun nasabah PNM untuk membantu berkoordinasi di lapangan dan meningkatkan produktivitas.

Vice President Corporate Account Management Telkomsel, Cheppy Djakaria mengatakan, “Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 64% dari total pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan dengan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai 61 persen[1]. Tantangan UMKM bagi perempuan dalam mengembangkan usahanya masih cukup besar seperti penetrasi digital dan eksistensi di pasar berbasis digital yang terus mengalami tren peningkatan.

Kolaborasi kami bersama PNM melalui pemanfaatan solusi teknologi, selaras dengan semangat Telkomsel yang terinspirasi dari Semangat Indonesia untuk bergotong royong menggerakkan kemajuan bangsa, dengan mendorong pemberdayaan perempuan prasejahtera agar lebih berdaya dan dapat mengatasi permasalahan sosial ekonomi. Kami berharap kolaborasi yang merupakan bagian dari komitmen implementasi ESG ini dapat meningkatkan kesejahteraan para perempuan yang nantinya dapat turut mendukung perekonomian bangsa melalui sektor UMKM dan ultra mikro.”

Corporate Secretary PT Permodalan Nasional Madani (Persero), L. Dodot Patria menjelaskan, “PNM berkomitmen menjadi lembaga pembiayaan group lending yang terkemuka dan terbesar di dunia dalam meningkatkan nilai tambah secara berkelanjutan bagi sektor ultra mikro.  Kolaborasi dengan pemanfaatan solusi digital Telkomsel, program PNM Mekaar dapat semakin meningkatkan produktivitas para pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan melalui transformasi digital. Selain itu, kolaborasi ini juga turut meningkatkan efisiensi proses pinjaman mikro secara signifikan, meningkatkan jumlah nasabah PNM dan kemudahan akses permodalan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan, pembiayaan modal tanpa agunan, serta kompetensi dalam kewirausahaan dan pengembangan bisnis.”

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel menghadirkan pemanfaatan solusi digital, yakni paket Device Bundling, yang memberikan kemudahan dalam pembelian beragam pilihan perangkat dan paket konektivitas dengan harga terjangkau sesuai kebutuhan pelanggan. Kemudian menghadirkan solusi Mobile Device Management, yang memberikan perlindungan perangkat dan aplikasi dari pelanggaran data, menghindari kerugian finansial akibat kebocoran data, serta konfigurasi penggunaan aplikasi harian secara lebih mudah. Serta solusi Seamless Mobile Authentication, yang dapat mendukung keamanan aplikasi dari penyalahgunaan kode OTP dan pengambilalihan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab secara seamless dengan kemudahan autentikasi otomatis, serta memungkinkan pelanggan mengintegrasikan fitur Seamless Mobile Authentication dengan solusi autentikasi lainnya. Sedangkan paket komunikasi yang ditawarkan memungkinkan bebas telepon ke sesama grup, akses ke aplikasi PNM, untuk melengkapi paket telepon dan data.

PNM memberikan dukungan bagi pemberdayaan para nasabahnya melalui 3 pilar modal, yaitu Modal Finansial, Modal Intelektual, dan Modal Sosial. PNM Mekaar merupakan layanan pinjaman modal bagi perempuan prasejahtera pelaku sektor ultra mikro yang diluncurkan pada 2015. PNM Mekaar difokuskan kepada perempuan pelaku usaha ultra mikro dengan kondisi keluarga yang memiliki indeks pendapatan per kapita maksimal USD 1,99 per hari atau Rp800 ribu per bulan serta memenuhi indeks rumah (Cashpoor Index House). Untuk dapat membantu pelaku usaha ultra mikro, PNM bersinergi bersama dengan BRI dan Pegadaian dalam membentuk Holding Ultra Mikro untuk mewujudkan layanan keuangan yang lengkap, terintegrasi, dan memenuhi kebutuhan pelaku usaha.

Selain itu juga, dalam rangka merespons kebutuhan pasar, PNM Mekaar menghadirkan PNM Mekaar Syariah pada akhir 2018 di beberapa cabang PNM Mekaar seperti Aceh, Padang, dan Nusa Tenggara Barat. Hingga akhir Oktober 2023, PNM Mekaar Syariah telah memiliki 11,0 juta nasabah atau 73,7 persen dari total 14,9 juta jumlah akun nasabah PNM Mekaar. Informasi lebih lanjut terkait PNM dapat di akses melalui https://www.pnm.co.id/.

Telkomsel Enterprise merupakan bagian dari Telkomsel yang menjadi penyedia solusi digital berbasis teknologi terbesar di Indonesia. Telkomsel Enterprise merupakan mitra bisnis untuk bertransformasi dan mengakselerasi pertumbuhan puluhan ribu bisnis nasional maupun multinasional, termasuk UMKM dan perusahaan rintisan, melalui ragam solusi unggulan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut terkait solusi bisnis perusahaan, optimalisasi operasional, meningkatkan produktivitas, dan mengembangkan bisnis, kunjungi https://www.telkomsel.com/enterprise.(rel)

Ribuan Rumah Tergenang Banjir

BANJIR: Plt Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar didampingi Kadis SDABMBK Janso Sipahutar meninjau lokasi banjir sekaligus menyerahkan bantuan ke warga terdampak banjir di Desa Tanjungmorawa A.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur di seputaran Kabupaten Deliserdang, Selasa (14/11) dini hari, mengakibatkan ribuan rumah warga di beberapa kecamatan, terendam banjir. Selain rumah, ada juga beberapa ruas jalan provinsi mengalami longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang, Amos Karokaro, mengatakan yang terparah banjir di wilayah Kecamatan Batangkuis. Disebutkan, ada 11 desa yang terdampak banjir.

“Sebanyak 5.868 rumah terendam banjir di 11 desa di Batangkuis. Dengan yang terdampak sebanyak 28.472 jiwa. Sudah kita dirikan 4 posko pengungsian, dan 3 dapur umum untuk di Batangkuis,” kata Amos.

Selain Batangkuis, tambah Karokaro, Kecamatan Tanjungmorawa juga terdampak banjir. Untuk Desa Tanjungmorawa B yang terdampak banjir yaitu di Dusun II yaitu 64 jiwa, Dusun III sebanyak 216 jiwa dan di Dusun V khusus sekolah SD Negeri yang terdampak.

Kemudian di Desa Tanjungmorawa A yang terdampak di Dusun I. Yaitu Gang Merak 120 jiwa, gang Melayu 35 jiwa, gang pribadi 160 jiwa, gang setia 160 jiwa, gang sentosa 60 jiwa dan gang sejahtera terdampak 140 jiwa.

“Untuk Tanjungmorawa sudah kita dirikan 2 posko pengungsian,” tutur Amos.

Selain dua kecamatan tersebut, tambah Amos lagi, Kecamatan STM Hilir juga terdampak akibat curah hujan tersebut. Namun di Kecamatan STM Hilir tidak rumah warga yang terdampak melainkan jalan provinsi.

“Jadi di Kecamatan STM Hilir yang terdampak yaitu di Desa Gunung Rintih, titik longsor terdapat pada Jalan Provinsi Talun Kenas – Tiga Juhar dan Jembatan Batas Desa Gunung Rintih. Kemudian di Desa Siguci terdampak jalan Provinsi Talun Kenas – Tiga Juhar di Dusun 6 Penggaruten,” terang Amos.

Camat Batangkuis, Romi Surya Dharma saat dikonfirmasi membenarkan dari pendataan yang dilakukan oleh pihaknya terdapat 5868 unit rumah warga di wilayahnya yang kebanjiran.

Dikatakan, hampir seluruh desa mengalami kejadian tersebut. Untuk yang paling parah terjadi di Desa Tanjung Sari, Sugiarjo maupun Bintang Meriah.

“Merata ini (tiap desa). Total saat ini ada 5.868 unit rumah yang terendam. Ketinggiannya paling tinggi 40 cm. Kalau sekolah kami belum data karena ini yang didata masih rumah saja dulu untuk bisa dapat bantuan dari BPBD,” kata Romi.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar bersama Kapolresta Deliserdang, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo meninjau dan memberikan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga terdampak banjir di Desa Tanjungmorawa B, Kecamatan Tanjungmorawa.

Dijelaskan Plt Bupati di Desa Tanjungmorawa B, pihak Pemerintah Kecamatan Tanjungmorawa telah mendirikan posko kesehatan dan dapur umum. Selain itu, Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan logistik dan lainnya.

“Ini adalah salah satu upaya melihat apa yang harus kita lakukan. Untuk memikirkan bagaimana masyarakat dengan kondisi seperti ini jangan sempat makan pun tidak bisa,” tegas Plt Bupati.

Plt Bupati berharap Kepala Dinas (Kadis) Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deliserdang dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk melakukan upaya-upaya yang bisa meringankan beban masyarakat, khususnya warga terdampak banjir.

Pemkab Deliserdang, tambah Yusuf, terus berusaha agar masyarakat khususnya yang terdampak banjir tidak terkena penyakit.

Plt Bupati mengimbau masyarakat, agar selalu waspada atas cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini. Terlebih lagi, cuaca ekstrem dan banjir kerap terjadi hampir setiap tahun.

“Seperti tadi malam, hujan berkepanjangan turun sekitar jam dua malam. Seperti yang terjadi di desa ini, volume air meluap hingga menggenangi rumah warga 1,5 meter. Karena ini setiap tahunnya sering terjadi, supaya masyarakat berhati-hati ketika curah hujan tinggi atau berkepanjangan agar dapat mengantisipasi atau mengungsi sementara ke tempat lebih tinggi,” imbau Plt Bupati. (btr/han)

Pemkab Dairi Bagikan Bantuan Nutrisi Program Penurunan Stunting

BANTUAN NUTRISI: Kepala Dinas Kesehatan Dairi Henry Manik, dan Ketua TP PKK Dairi Romy Mariani Simarmata, diabadikan bersama masyarakat penerima bantuan nutrisi program penurunan stunting.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi membagikan paket nutrisi bagi keluarga berisiko terkena stunting di Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Senin (13/11) lalu. Adapun paket nutrisi yang dibagikan, bersumber dari Dana Corporate Social Responsibility (CSR) Indomaret, bekerja sama dengan Bebelac.

Paket tersebut diserahkan langsung Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik, bersama Ketua TP-PKK Dairi Romy Mariani Simarmata.

Pada kesempatan itu, Henry mengatakan, Kabupaten Dairi terpilih dari 30 kabupaten/kota se-Indonesia dalam pemberian bantuan nutrisi ini.

“Bantuan ini diberikan untuk mendukung program prioritas nasional, percepatan penurunan stunting. Indomaret memilih Dairi, karena pertumbuhan ekonomi cukup baik, dilihat dari banyaknya jumlah gerai Indomaret yang ada. Hal ini juga menjadi satu hal positif bagi Dairi,” ungkap Henry.

Pemkab Dairi berharap, bantuan nutrisi dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya yang memiliki balita. Karena balita penting untuk mendapatkan suplai gizi yang baik guna mencegah terjadinya stunting.

“Stunting harus dicegah sejak usia dini. Pemerintah telah menggerakkan Program ‘I Love Monday’. Pada program ini, pelajar perempuan wajib mengonsumsi tablet penambah darah di seluruh SMP dan SMA,” beber Henry.

Sementara itu, Ketua TP PKK Dairi, Romy Mariani Simarmata mengatakan, Indomaret memberikan tanggung jawab sosialnya ke kabupaten Dairi, karena memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang baik. Dia juga mengatakan, dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) Dairi, indeks pembangunan manusia (IPM) di daerah ini, bertumbuh dengan baik.

“Hadirnya Indomaret di Dairi, membuktikan tingkat konsumsi masyarakat meningkat,” ujarnya.

Bantuan nutrisi ini sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan anak serta mencegah terjadinya stunting. “Anak-anak inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa kita kelak. Karena itu, mari kita rawat anak kita. Para ibu juga harus sehat, sehingga melahirkan generasi sehat,” jelasnya.

Adapun bantuan nutrisi yang diberikan, yakni berupa sembako serta susu formula untuk balita.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Siempat Nempu Hilir Jangihut Nadeak, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Imelda Purba, Kepala Puskesmas Sopobutar Rudy Purba, dan lainnya. (rud/saz)

Biaya Pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh Tak Boleh Berbentuk Hibah

RAPAT: Suasana pelaksanaan rapat di Komisi 3 DPRD Pematangsiantar, Selasa (14/11).Istimewa.

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Dinas PUPR Kota Pematangsiantar menganggarkan Rp5 miliar untuk biaya pembangunan Tugu Sangnaualuh pada Tahun Anggaran (TA) 2024. Hal ini terungkap, saat Rapat Pembahasan Rancangan APBD 2024 di Komisi 3 DPRD Pematangsiantar, Selasa (14/11).

Plt Kepala Dinas PUPR, Sopian Purba menyampaikan, rencananya tugu tersebut akan dibangun di Jalan Sangnauluh, tepanya di depan Ramayana. Anggaran pembangunan tersebut ditaksir mencapai Rp5 miliar, dan dihibahkan kepada yayasan.

Mendengar usulan itu, seluruh Angggota Komisi 3 DPRD Pematangsiantar, tidak sepakat, jika anggaran pembangunan itu dalam bentuk hibah. Alasannya, lokasi pembangunan merupakan aset pemerintah.

“Kami sepakat soal rencana dan biaya pembangunan Tugu Sangnaualuh. Tapi yang membangun itu, harus pemerintah, bukan yayasan,” ungkap Astronout Nainggolan, diamini anggota dewan lainnya.

Menurut Astronout, ada aturan yang harus dipertimbangkan, jika mengucurkan anggaran dalam bentuk hibah.

“Nanti bisa jadi temuan jika dihibahkan. Sebab aset itu adalah milik pemerintah. Jadi kami minta pemerintah yang membangun,” tuturnya.

Ketua Komisi 3 DPRD Pematangsiantar, Denny Siahaan menegaskan, usulan rencana anggaran biaya pembangunan Tugu Sangnaualuh disepekati, namun yang membangun adalah pemerintah, bukan dalam bentuk hibah ke yayasan.

Mendengar tanggapan DPRD, Plt Kepala Dinas PUPR Sopian Purba, tidak memberikan argumen lain. Dia pun menerima masukan para anggota dewan. (mag-7/saz)

Badan Jalan Tertutup Longsor, Akses ke Desa Hutagugung Putus Total

TERTUTUP LONGSOR: Sejumlah warga saat berada di lokasi ruas jalan yang tertutup longsor di Desa Hutagugung, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Selasa (14/11).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Akses jalan ke Desa Hutagugung, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, putus total akibat tertimbun tanah longsor, Selasa (14/11) dini hari.

Seorang warga sekitar, Sahat Matanari (50) mengatakan, akibat bencana alam itu, anak mereka yang sekolah di Sumbul, tidak dapat pergi ke sekolah. Dia pun berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan atau membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan, sehingga anak-anak bisa ke sekolah esok hari.

“Badan jalan yang tertimbun tanah longsor disertai pepohonan ada sepanjang lebih kurang 20 meter. Kalau hanya mengandalkan gotong-royong masyarakat untuk menyingkirkan tanah longsoran itu, kecil kemungkinan bisa dilakukan. Harus memakai alat berat,” ungkap Sahat.

Sahat juga menjelaskan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju pekan Sumbul, maupun ke kantor kecamatan, termasuk ke berapa sekolah, baik SD, SMP, dan SMA.

Adapun bencana longsor ini terjadi, disebabkan kawasan tersebut terus diguyur hujan deras berkepanjangan.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, Roy Tumanggor mengaku, sudah mendapat informasi terkait kejadian dimaksud.

“Butuh waktu untuk penanganan, karena alat berat milik BPBD, sedang berada di Kecamatan Tanah Pinem, melakukan penanganan bencana juga. Pun demikian, akan kami koordinasikan dengan Dinas PUTR, supaya segera menurunkan alat ke lokasi kejadian, demi bisa membuka akses jalan,” pungkasnya. (rud/saz)

Technical Delegate 34 Cabor Finalisasi Venue PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara H Baharuddin Siagian mengatakan pertemuan selama empat hari ke depan dengan Technical Delegate (TD) 34 Cabor PON XXI Aceh- Sumut 2024 bersifat final.

“Jadi tidak ada lagi pertemuan berikutnya. Saya harapkan Pendamping TD mencatat semua kebutuhan yang diperlukan untuk 34 cabor yang dipertandingkan Wilayah.Sumut,” kata Baharuddin saat memimpin Rapat Koordinasi Visitasi
dan Finalisasi 34 Cabor PON XXI Wilayah Sumut di Aula Disporasu, Selasa (14/11).

Didampingi Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Disporasu Budi Syahputra, Wakil Ketua Umum II KONI Sumut H Sakiruddin dan Wasekum Dr Mesnan MKes, Bahar mengatakan untuk pembelian peralatan harus ada nama, spesifikasi dan persyaratan lainnya dari Pengprov Cabor sesuai regulasi dari TD.

“Termasuk untuk peralatan dan perangkat pertandingan, walaupun nilainya sangat kecil, supaya semua anggarannya disiapkan nantinya. Anggaran yang diperlukan untuk menggelar 34 Cabor Pertandingan sebesar Rp800 miliar. Tapi dana yang tersedia di Pemprovsu sebesar Rp600 miliar, itulah untuk akomodasi, trans-lportasi, medis, peralatan, honor panitia dan sebagainya,” beber Bahar.

Menurutnya, ada pemahaman dari pusat bahwa PON itu adalah bidding. Tapi waktu bidding hanya ada 47 cabor yang siap dipertandingkan pada kedua provinsi (Aceh dan Sumut), sekarang sudah bertambah menjadi 64 cabor. “Bidding itu hanyalah bagian dari kesiapan tuan ru-
mah. Kalau semuanya siap dan lengkap, gak mungkin. Namun setidaknya ada satu atau dua venue andalan,” katanya.

Bahar pun memaparkan progres venue yang dibangun atau direnovasi untuk pelaksaaan ke-34 cabor dimaksud. “Sekarang di Desa Sena Kualanamu sedang dibangun lima venue, yakni Stadion Utama, Stadion Madya Atletik, Martial Art Arena, Voli Indoor dan Arena Motocross,” jelasnya.

“Ada venue Berkuda di Tahura, Tanah Karo. Kita juga sudah bantu rehabilitasi GSG Unimed sebesar Rp2 M untuk menggelar dua cabor martial art. Di Stadion Unimed nantinya ada Cabor Drumband, Cabor Binaraga di Auditorium Unimed dan Cabor Kabbadi di Gelanggang Mahasiswa Unimed,” tambah Bahar.

Ditegaskannya bahwa Pemprovsu sudah membangun 5 venue baru serta merenovasi 9 venue sepanjang sepanjang tahun 2023 dengan waktu yang sangat sempit. “Ini semua untuk olahraga, bukan untuk kepentingan lainnya,” klaim Bahar.

Menurut Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis melalui Waketum II H Sakiruddin, Pengprov Cabor sebaiknya segera berhubungan dengan masing-masing TD. “Kita semua, yakni Pemerintah, KONI Sumut dan Pengprov Cabor, harus bersama-sama bergandengan tangan mempertahankan venue yang sudah disiapkan, walaupun
dengan catatan-catatan perbaikan,” pinta Sakir.

“Kalau ada gedung yang belum siap terutama di luar kota, saya harapkan petugas Disporasu maupun Dispora Kabupaten/Kota, berperan aktif menjelaskan kondisinya sekaligus memberikan garansi,” katanya lagi.

Sebelumnya Kabid PPO Disporasu Budi Syahputra melaporkan, visitasi dan finalisasi oleh TD 34 Cabor PON XXI Wilayah Sumut menyangkut venue, kebutuhan overlay, rencana panitia cabor, kebutuhan hari pertandingan dan spek teknis peralatan pertandingan.

“Kita sudah koordinasi dengan KONI Sumut untuk menghadirkan Pengprov Cabor yang terkait dan melekat saat visitasi TD. Ini bagian dari tugas Dispora sebagai panitia pelaksana pertandingan yang langsung diketuai Kadisporasu. Setelah visitasi, langsung workshop untuk finalisasinya sampai tanggal 18 November di Hotel Emerald Garden,” pungkasnya. (dek)

Networking Session Bersama Startup di Medan, Bisnis Digital Tumbuh Positif di Sumut

BERSAMA: Kepala Diskominfo Sumut Ilyas Sitorus diabadikan bersama peserta acara Networking Session HUB.ID Accelerator 2023 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (14/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin menyampaikan, bisnis digital telah tumbuh positif di Sumut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga terus mendorong agar perusahaan rintisan atau startup terus meningkatkan daya saing.

Hal tersebut disampaikan Hassanudin, diwakili Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) Ilyas Sitorus, pada acara Networking Session HUB.ID Accelerator 2023 di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (14/11).

“Bila dilihat dari kontribusinya bagi perekonomian daerah, bisnis digital tumbuh positif di Sumut,” ungkap Ilyas di hadapan para penyedia teknologi startup hasil kurasi Kementerian Kominfo dalam HUB.ID Accelerator.

Menurut Ilyas, berbagai elemen dan usur juga sangat mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan keberlanjutan perusahaan rintisan atau startup di Sumut. Bisa dilihat dari adanya berbagai pemangku kepentingan, sumber daya, dan infrastruktur yang saling terkait dan saling mendukung di wilayah ini.

“Demikian pula investor, inkubator dan akselerator, komunitas dan jaringan, lembaga pendidikan dan penelitian, perusahaan coorporate, co-working spaces, serta media dan publikasi. Semua saling mendukung,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Sumut akan terus berupaya menjaga ekosistem kondusif. Sehingga tercipta lingkungan yang merangsang pertumbuhan startup, membantu meningkatkan daya saing regional, dan mendorong inovasi di berbagai sektor ekonomi.

“Mari kita semua, tidak hanya memberikan tepuk tangan untuk pencapaian para startup, tapi juga mengakui kekuatan kolektif kita untuk membentuk masa depan bersama-sama, mari kita ciptakan lingkungan yang merawat inovasi, mendukung pengambilan risiko, dan merayakan semangat kewirausahaan,” harap Ilyas.

Kementerian Kominfo telah sukses menyelenggarakan HUB.ID Accelerator pada 2021 dan 2022. Pada tahun ini, program tersebut kembali diselenggarakan dan telah memilih 25 startup yang dibagi dalam 5 vertikal bisnis. Yakni Healthtech, Agritech & Fisheries, ESG Related, SME Enablers & Logistic, dan Financial Technology.

Adapun startup digital yang hadir pada Networking Session di Kota Medan ini, yakni TruClimate, BepahKupi, Logice, Pintar, Broom.id, Mindtera, Soul Parking, Redy dan My Skill.

Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, tugas dari pemerintah adalah bagaimana menciptakan ekosistem teknologi dan inovasi yang dapat mendukung Indonesia menjadi negara yang memiliki kekuatan sebagai tuan rumah, dengan pelaku industri teknologi yang didominasi oleh anak bangsa sendiri.

“Untuk itu Pemerintah Indonesia mendorong terwujudnya transformasi digital yang melingkupi 3 elemen penting. Yakni pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat. Ketiga elemen tersebut dibingkai dalam framework Indonesia Digital Nation,” bebernya. (gus/saz)