27 C
Medan
Wednesday, July 24, 2024

UMSU Wisuda 1.934 Lulusan, Rektor Minta Sivitas Akademika Berkontribusi Nyata pada Pilkada Serentak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mewisuda 1.934 doktor, magister dan sarjana, Selasa (9/7). Terdapat pula korban gempa Palu penerima beasiswa UMSU yang ikut diwisuda.

Wisuda yang berlangsung dua hari ini dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni MA, Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD ketua BPH UMSU, Staf Ahli Prof Dr Ibrahim Gultom MPd, keluarga dan wisudawan.

Rektor mengutarakan kebahagiaan karena lulusan perdana program doktor ilmu hukum juga diwisuda sehingga melengkapi jenjang wisuda mulai dari sarjana dan magister. Ia menegaskan bahwa UMSU sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi institusi yang unggul mendorong para lulusan untuk terus berinovasi sehingga mampu menghadapi tantangan global.

Rektor mengutarakan bahwa perkembangan teknologi digital juga membawa dampak negatif. Diantaranya berkembangnya judi online dan pencurian data. Untuk itu dibutuhkan langkah kebijakan publik yang berbasis riset akademik.

Dalam kesempatan ini, rektor memaparkan bahwa Poldasu telah mengandeng kerja sama UMSU terkait evaluasi kinerja selama tahun 2023. Poldasu juga gandeng UMSU untuk bekerja sama dengan Polres-Polres di wilayah Tapanuli.

Menghadapi Pilkada serentak tahun 2024, rektor meminta sivitas akademika UMSU dapat berkontribusi nyata. Selain itu mendapatkan solusi menyejahterakan masyarakat melalui mahasiswa dan alumni UMSU yang berkiprah menjadi anggota legislatif dan eksekutif.

Rektor juga menyinggung tentang pelaksanaan muktamar Muhammadiyah pada tahun 2027. ”Telah laksanakan peletakan batu pertama lokasi muktamar dan kampus IV UMSU di Sampali Deliserdang. Disini juga akan dibangun auditorium dan sport centre. Di Kampus UMSU Jalan Muktar Basri Medan juga akan bangun UMSU Tower setinggi 17 tingkat,” kata rektor.

Dalam kesempatan ini, Prof Dr Agussani MAP menjabarkan prestasi tingkat nasional dan internasional yang dicapai dosen dan mahasiswa. Kemudian peringkat UMSU secara nasional dan internasional.

Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengapresiasi capaian UMSU. Termasuk wisudawan akan terus menerima ijazah karena sebulan sebelum wisuda semua proses administrasi sudah dipenuhi.

UMSU, menurut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, salah satu perguruan tinggi swasta di Sumut dengan jumlah kektor kepala dan guru besar terbanyak. Kemudian perguruan tinggi dengan best practise Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan adaptif terhadap kebijaksaan Kemendikbudristek RI.

Kepala LLDikti Sumut juga meminta UMSU yang berkontribusi pada masyarakat sekitar kampus juga melakukan akreditasi internasional sehingga alumni dapat bekerja di luar negeri. Ia pun mendorong lulusan UMSU
berkiprah ke Indonesia Timur dan negara tetangga.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga berbagi tips bahwa tamatan sarjana yang dilirik badan usaha dan instansi adalah yang memiliki kemampuan berkomunikasi (soft skill), memiliki jaringan dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni MA menegaskan bahwa pendidikan sangat penting sehingga wisudawan patut bersyukur karena dapat kuliah.

Ia pun mengingatkan para alumni untuk menjaga nama baik almamater yang telah membina dan merawat mereka. ”Selamat pada UMSU yang unggul dan ternama. Universitas ini dibangun atas dasar keikhlasan,” sebutnya.

Basra, wisudawati FK UMSU dari Singapura berterima kasih kepada rektor dan sivitas akademika UMSU sehingga dirinya dapat menjadi dokter. (dmp)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mewisuda 1.934 doktor, magister dan sarjana, Selasa (9/7). Terdapat pula korban gempa Palu penerima beasiswa UMSU yang ikut diwisuda.

Wisuda yang berlangsung dua hari ini dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni MA, Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD ketua BPH UMSU, Staf Ahli Prof Dr Ibrahim Gultom MPd, keluarga dan wisudawan.

Rektor mengutarakan kebahagiaan karena lulusan perdana program doktor ilmu hukum juga diwisuda sehingga melengkapi jenjang wisuda mulai dari sarjana dan magister. Ia menegaskan bahwa UMSU sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi institusi yang unggul mendorong para lulusan untuk terus berinovasi sehingga mampu menghadapi tantangan global.

Rektor mengutarakan bahwa perkembangan teknologi digital juga membawa dampak negatif. Diantaranya berkembangnya judi online dan pencurian data. Untuk itu dibutuhkan langkah kebijakan publik yang berbasis riset akademik.

Dalam kesempatan ini, rektor memaparkan bahwa Poldasu telah mengandeng kerja sama UMSU terkait evaluasi kinerja selama tahun 2023. Poldasu juga gandeng UMSU untuk bekerja sama dengan Polres-Polres di wilayah Tapanuli.

Menghadapi Pilkada serentak tahun 2024, rektor meminta sivitas akademika UMSU dapat berkontribusi nyata. Selain itu mendapatkan solusi menyejahterakan masyarakat melalui mahasiswa dan alumni UMSU yang berkiprah menjadi anggota legislatif dan eksekutif.

Rektor juga menyinggung tentang pelaksanaan muktamar Muhammadiyah pada tahun 2027. ”Telah laksanakan peletakan batu pertama lokasi muktamar dan kampus IV UMSU di Sampali Deliserdang. Disini juga akan dibangun auditorium dan sport centre. Di Kampus UMSU Jalan Muktar Basri Medan juga akan bangun UMSU Tower setinggi 17 tingkat,” kata rektor.

Dalam kesempatan ini, Prof Dr Agussani MAP menjabarkan prestasi tingkat nasional dan internasional yang dicapai dosen dan mahasiswa. Kemudian peringkat UMSU secara nasional dan internasional.

Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengapresiasi capaian UMSU. Termasuk wisudawan akan terus menerima ijazah karena sebulan sebelum wisuda semua proses administrasi sudah dipenuhi.

UMSU, menurut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, salah satu perguruan tinggi swasta di Sumut dengan jumlah kektor kepala dan guru besar terbanyak. Kemudian perguruan tinggi dengan best practise Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan adaptif terhadap kebijaksaan Kemendikbudristek RI.

Kepala LLDikti Sumut juga meminta UMSU yang berkontribusi pada masyarakat sekitar kampus juga melakukan akreditasi internasional sehingga alumni dapat bekerja di luar negeri. Ia pun mendorong lulusan UMSU
berkiprah ke Indonesia Timur dan negara tetangga.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga berbagi tips bahwa tamatan sarjana yang dilirik badan usaha dan instansi adalah yang memiliki kemampuan berkomunikasi (soft skill), memiliki jaringan dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni MA menegaskan bahwa pendidikan sangat penting sehingga wisudawan patut bersyukur karena dapat kuliah.

Ia pun mengingatkan para alumni untuk menjaga nama baik almamater yang telah membina dan merawat mereka. ”Selamat pada UMSU yang unggul dan ternama. Universitas ini dibangun atas dasar keikhlasan,” sebutnya.

Basra, wisudawati FK UMSU dari Singapura berterima kasih kepada rektor dan sivitas akademika UMSU sehingga dirinya dapat menjadi dokter. (dmp)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/