Prestasi gemilang ditorehkan mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Potensi Utama di panggung kewirausahaan internasional. Sebanyak 28 mahasiswa berhasil meraih 10 medali dalam Kualalumpur Entrepreneur Youth Summit (KEYS) 2026 yang digelar di Malaysia baru-baru ini.
Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi Universitas Potensi Utama karena seluruh mahasiswa yang dikirim untuk mengikuti ajang tersebut berhasil membawa pulang penghargaan. Mereka berkompetisi melalui gagasan bisnis dan karya akademik yang dipresentasikan dihadapan peserta dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional.
KEYS 2026 diselenggarakan oleh ARP Foundation bersama Multimedia University Malaysia (MMU) dengan mengusung tema From Side Hustle to Empire: Turn Your Hobby Into Business. Rangkaian kegiatan meliputi business plan competition, essay presentation, international conference, presentasi karya, pengembangan jejaring dan kunjungan edukatif ke International Islamic University Malaysia (IIUM).
Dari 10 medali yang diraih, dua diantaranya merupakan medali emas kategori essay yang diraih Suci Ramadhani melalui karya Menjaga Nyala Mimpi Entrepreneur di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global: Implementasi Framework SPARK dalam Menyeimbangkan Ketahanan Finansial dan Psikologis.
Medali emas kedua diraih Fibri Dwi Amanda Gunawan, Deah Ananda dan Imayuri Sandy Putri melalui business plan berjudul PT Geely Fibers Tech: Perusahaan Manufaktur Tekstil Berbasis Teknologi. Karya tersebut menunjukkan upaya mahasiswa mengembangkan gagasan bisnis yang memadukan perspektif kewirausahaan dan teknologi.
Pada kategori medali perak, mahasiswa Universitas Potensi Utama juga menunjukkan kekuatan gagasan melalui karya-karya inovatif. Diantaranya B-Park: Mewujudkan Parkir Cepat, Aman, dan tanpa Tunai Melalui Teknologi Terintegrasi karya Retno Dwi Hapsari, Aisyah Agustini Purba dan Intan Permata Bunda serta Foilpack: Inovasi Kemasan Premium untuk Memperpanjang Masa Simpan dan Meningkatkan Kualitas Produk karya Jihan Saidah, Miranda Syahrani dan Jody Fren Buulolo.
Medali perak essay juga diraih Amanda Handayani melalui Kewirausahaan untuk Masa Depan: Membangun Ekonomi Tangguh melalui Inovasi dan Zanna Chairani Lubis melalui Think Local, Scale Global: Strategies for Young Entrepreneurs in the International Market serta Doddy Christian Yehezkiel melalui Business Leadership: Creating Value Beyond Profit.
Lima kelompok lainnya memperoleh medali perunggu melalui gagasan bisnis yang mengangkat pengolahan minyak jelantah, produk ikan siap saji, kaldu alami berbahan kepala udang, dimsum beku bercita rasa Nusantara dan abon kepiting.
Tak hanya mahasiswa. Dua dosen yang mengikuti presentasi essay, juga memperoleh penghargaan individual. Kepala Program Studi Manajemen Universitas Potensi Utama Aisyah Azhar Adam, S.E, M.M menerima penghargaan social impact womenpreneur of the year dan Kabag Inkubator Universitas Potensi Utama Dr. Hj. Kartika Sari Lubis, M.Sc meraih social heritagepreneur of the year.
Pengakuan di level institusi juga mengiringi capaian tersebut. Program Studi Manajemen Universitas Potensi Utama memperoleh penghargaan entrepreneur-aware program studies of the year. Sedangkan Universitas Potensi Utama meraih entrepreneur-aware university of the year.
Kepala Program Studi Manajemen Universitas Potensi Utama Aisyah Azhar Adam, S.E, M.M di Medan kemarin mengatakan bahwa capaian tersebut lahir dari kolaborasi mahasiswa, program studi, fakultas inkubator bisnis Butterfly, pimpinan universitas, yayasan dan seluruh pihak yang mendukung persiapan peserta.
“Alhamdulillah, seluruh mahasiswa yang mengikuti KEYS 2026 berhasil memperoleh medali. Capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun gagasan, menganalisis peluang usaha, bekerja dalam tim dan mempresentasikan karya pada forum internasional,” ujarnya.
Ia berharap karya-karya tersebut dapat terus dikembangkan melalui mentoring, inkubasi bisnis dan kompetisi lanjutan. Disebutkannya, keikutsertaan dalam KEYS 2026 bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa mengasah komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, pemecahan masalah, analisis peluang usaha, strategi pemasaran, pemanfaatan teknologi hingga penyusunan business plan.
Pengalaman internasional itu diperkuat dengan kunjungan edukatif ke IIUM. Peserta berkesempatan memperluas wawasan akademik, mengenal lingkungan pendidikan internasional dan membangun jejaring yang dapat mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa ke depan.
Program Studi Manajemen Universitas Potensi Utama akan menindaklanjuti capaian KEYS 2026 melalui diseminasi hasil kegiatan, pencatatan prestasi mahasiswa, pemetaan capaian terhadap Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan pendampingan terhadap business plan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha mahasiswa.
Bagi Universitas Potensi Utama, capaian di KEYS 2026 menjadi bagian dari komitmen membangun mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berani berinovasi, mampu membaca peluang, siap berwirausaha dan memiliki pengalaman bersaing di tingkat internasional.
Dari Kualalpumpur, ide-ide mahasiswa Universitas Potensi Utama membuktikan bahwa ruang belajar dapat berkembang menjadi panggung untuk melahirkan karya dan prestasi. (dmp)

