Pengaduan

Yudisium dan Sumpah Dokter FKIK UMSU: Tertinggi Luluskan UKNPDPD bagi PTS se-Indonesia

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU) melaksanakan yudisium dokter angkatan ke-47 bagi 71 peserta dan mengambil sumpah janji dokter muda Angkatan ke-35 bagi tiga dokter muda. Kegiatan berlangsung di Auditorium UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, Senin (12/10).

FKIK UMSU juga menyampaikan hasil Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) yang mencapai 75 persen. Capaian ini menjadi yang tertinggi diantara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia. UMSU juga berencana mengembangkan fakultas kedokteran gigi dan membangun rumah sakit pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd, Dekan FKIK UMSU dr. Siti Masliana Siregar, Wakil Dekan I FKIK UMSU dr. Rahmanita Sinaga, M.Ked. (OG), Sp.OG, Wakil Dekan III FKIK UMSU dr. Edy Syahputra Nasution, perwakilan Basarnas, pimpinan rumah sakit pendidikan dan rumah sakit jejaring antara lain RS Haji Medan, RS Bhayangkara, RS Pirngadi dan RSU Muhammadiyah serta orangtua para dokter yang mengikuti yudisium.

Acara diawali dengan pembacaan surat keputusan kelulusan dokter angkatan ke-47 dan dokter muda angkatan ke-35 oleh Dekan I FKIK UMSU dr. Rahmanita Sinaga, M.Ked. (OG), Sp.OG. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan janji dokter dan penandatanganan naskah sumpah dokter yang disaksikan rektor UMSU, dekan FKIK, serta para wakil dekan.

Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd bersyukur atas pencapaian FKIK UMSU yang secara konsisten menghasilkan lulusan dokter. FKIK UMSU terus berkembang, termasuk melalui pembukaan sejumlah program pendidikan dokter spesialis. Diantaranya spesialis paru dan spesialis obstetri dan ginekologi (kandungan).

Rektor menyampaikan bahwa FKIK UMSU mendapat dorongan untuk membuka fakultas kedokteran gigi sebagai bagian dari pengembangan institusi. Selain itu, lanjutnya, akuisisi STIKes Indah akan menjadi bagian dari pengembangan FKIK UMSU. Kompleks STIKes Indah direncanakan menjadi kampus FKIK UMSU.

Pengembangan tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung pembangunan rumah sakit pendidikan yang diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran klinis. Kemudian meningkatkan pelayanan kesehatan dan menunjang pendidikan tenaga medis.

Pada kegiatan ini rektor UMSU juga memberi beasiswa berupa potongan biaya pendidikan kepada lulusan dokter terbaik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.

Dekan FKIK UMSU dr. Siti Masliana Siregar juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian FKIK UMSU. “Alhamdulillah, hasil UKMPPD FKIK UMSU merupakan yang tertinggi diantara PTS di Indonesia. Capaian tersebut harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

dr. Siti Masliana Siregar memaparkan empat hal penting yang menjadi perhatian para dokter. Pertama, pemahaman terhadap regulasi kesehatan, khususnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Kedua, sebut dekan, peningkatan literasi digital dimana kemampuan memanfaatkan teknologi dan memahami informasi digital diperlukan agar dokter dapat menyampaikan informasi kesehatan secara lebih jelas, lengkap dan mudah dipahami masyarakat.

Ketiga, kesiapan menghadapi kompetisi yang semakin terbuka. Para dokter dituntut mampu bersaing dan terus meningkatkan kualitas diri ditengah perkembangan dunia kedokteran. Termasuk mobilitas tenaga medis lintas negara. “Keempat, penguasaan 144 kompetensi dokter sebagai bekal untuk menjalankan profesi secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dekan juga menyoroti pertumbuhan jumlah fakultas kedokteran di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi institusi pendidikan kedokteran untuk terus meningkatkan kualitas lulusan.

Perwakilan lulusan dokter angkatan ke-47 dr. Farhan Abdullah Rizal mengapresiasi seluruh dosen yang telah mendidik serta membimbing mereka selama menempuh pendidikan yang diwarnai berbagai suka dan duka. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi dan karakter para lulusan.

dr. Farhan Abdullah Rizal berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk memasuki pengabdian yang sesungguhnya. “Kelulusan ini menjadi langkah awal menuju pengabdian sesungguhnya. Doakan kami agar bisa tumbuh dan berkembang menjadi dokter yang bertanggung jawab,” ujarnya. (dmp)

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FKIK UMSU) melaksanakan yudisium dokter angkatan ke-47 bagi 71 peserta dan mengambil sumpah janji dokter muda Angkatan ke-35 bagi tiga dokter muda. Kegiatan berlangsung di Auditorium UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, Senin (12/10).

FKIK UMSU juga menyampaikan hasil Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) yang mencapai 75 persen. Capaian ini menjadi yang tertinggi diantara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia. UMSU juga berencana mengembangkan fakultas kedokteran gigi dan membangun rumah sakit pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd, Dekan FKIK UMSU dr. Siti Masliana Siregar, Wakil Dekan I FKIK UMSU dr. Rahmanita Sinaga, M.Ked. (OG), Sp.OG, Wakil Dekan III FKIK UMSU dr. Edy Syahputra Nasution, perwakilan Basarnas, pimpinan rumah sakit pendidikan dan rumah sakit jejaring antara lain RS Haji Medan, RS Bhayangkara, RS Pirngadi dan RSU Muhammadiyah serta orangtua para dokter yang mengikuti yudisium.

Acara diawali dengan pembacaan surat keputusan kelulusan dokter angkatan ke-47 dan dokter muda angkatan ke-35 oleh Dekan I FKIK UMSU dr. Rahmanita Sinaga, M.Ked. (OG), Sp.OG. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan janji dokter dan penandatanganan naskah sumpah dokter yang disaksikan rektor UMSU, dekan FKIK, serta para wakil dekan.

Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd bersyukur atas pencapaian FKIK UMSU yang secara konsisten menghasilkan lulusan dokter. FKIK UMSU terus berkembang, termasuk melalui pembukaan sejumlah program pendidikan dokter spesialis. Diantaranya spesialis paru dan spesialis obstetri dan ginekologi (kandungan).

Rektor menyampaikan bahwa FKIK UMSU mendapat dorongan untuk membuka fakultas kedokteran gigi sebagai bagian dari pengembangan institusi. Selain itu, lanjutnya, akuisisi STIKes Indah akan menjadi bagian dari pengembangan FKIK UMSU. Kompleks STIKes Indah direncanakan menjadi kampus FKIK UMSU.

Pengembangan tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung pembangunan rumah sakit pendidikan yang diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran klinis. Kemudian meningkatkan pelayanan kesehatan dan menunjang pendidikan tenaga medis.

Pada kegiatan ini rektor UMSU juga memberi beasiswa berupa potongan biaya pendidikan kepada lulusan dokter terbaik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.

Dekan FKIK UMSU dr. Siti Masliana Siregar juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian FKIK UMSU. “Alhamdulillah, hasil UKMPPD FKIK UMSU merupakan yang tertinggi diantara PTS di Indonesia. Capaian tersebut harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

dr. Siti Masliana Siregar memaparkan empat hal penting yang menjadi perhatian para dokter. Pertama, pemahaman terhadap regulasi kesehatan, khususnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Kedua, sebut dekan, peningkatan literasi digital dimana kemampuan memanfaatkan teknologi dan memahami informasi digital diperlukan agar dokter dapat menyampaikan informasi kesehatan secara lebih jelas, lengkap dan mudah dipahami masyarakat.

Ketiga, kesiapan menghadapi kompetisi yang semakin terbuka. Para dokter dituntut mampu bersaing dan terus meningkatkan kualitas diri ditengah perkembangan dunia kedokteran. Termasuk mobilitas tenaga medis lintas negara. “Keempat, penguasaan 144 kompetensi dokter sebagai bekal untuk menjalankan profesi secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dekan juga menyoroti pertumbuhan jumlah fakultas kedokteran di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi institusi pendidikan kedokteran untuk terus meningkatkan kualitas lulusan.

Perwakilan lulusan dokter angkatan ke-47 dr. Farhan Abdullah Rizal mengapresiasi seluruh dosen yang telah mendidik serta membimbing mereka selama menempuh pendidikan yang diwarnai berbagai suka dan duka. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi dan karakter para lulusan.

dr. Farhan Abdullah Rizal berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk memasuki pengabdian yang sesungguhnya. “Kelulusan ini menjadi langkah awal menuju pengabdian sesungguhnya. Doakan kami agar bisa tumbuh dan berkembang menjadi dokter yang bertanggung jawab,” ujarnya. (dmp)

Artikel Terkait

Pengaduan

Terpopuler

Artikel Terbaru