Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki kompetensi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memberikan pengalaman pembelajaran yang mendukung peningkatan kompetensi internasional mahasiswa.
Rektor Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Dr. H. Ismail Efendy, M.Si mengatakan bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah melalui program magang internasional. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa mempelajari sistem pendidikan, penelitian dan praktik kefarmasian diluar negeri. Kemudian budaya sekaligus memperluas jejaring akademik dengan institusi internasional.
Untuk itu Program Studi Farmasi IKH menyelenggarakan kegiatan magang internasional di Universiti Sains Malaysia (USM) Pusat Kanser Tun Abdullah Ahmad Badawi di Kepala Batas (PKTAAB) Penang Malayasia dibawah arahan Prof. Madya DR. Eshaifol Azam Omar selaku penyelaras kolaborasi antarabangsa dan ENSU Lifesciences SDN BHD.
Magang internasional meningkatkan mutu pendidikan dengan memperoleh wawasan mengenai praktik kefarmasian di rumah sakit, industri suplemen makanan dan industri kosmetik. Mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim serta pemahaman terhadap budaya dan sistem pelayanan kesehatan di negara lain.
IKH juga melakukan MoU dengan Sekolah Menengah Agama Daeratul Maarifil Wataniah 1 (SMADMW) Penang Malaysia. Kerja sama dilakukan oleh Mohd Nor Azli Bin Salleh (pengetua Sek. Men. Agama Daeratul Maarifil) dengan apt. Siti Fatimah Hanum, S.Si, M.Kes (dosen Program Studi Farmasi IKH).
Pada hari yang sama tanggal 17 Juli 2026, dosen dan mahasiswa melakukan kegiatan community service in health dengan memberi pengetahuan tentang bentuk sediaan obat, cara pemakaian obat, aspek hukum tentang obat terlarang dan penggunaan obat antibiotik yang tepat kepada siswa kelas 4,5 dan 6.
Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari siswa dengan memahami bentuk sediaan obat padat, setengah padat maupun cair. Siswa juga dapat memahami cara penggunaan obat dan memahami sanksi hukum terhadap penggunaan obat-obat terlarang.
Seminar internasional juga dilakukan dengan pembicara dosen IKH dan dosen USM di Auditorium USM untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dengan penyajian hasil penelitian yang dilakukan dan luaran yang telah dicapai.
IKH sebagai institusi pendidikan tinggi berkomitmen menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, kompeten dan berdaya saing global, mendukung pelaksanaan program internasional sebagai bagian dari pengembangan mutu pendidikan. Program magang internasional menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa melalui pengalaman belajar secara langsung di lingkungan internasional. (dmp)

