25 C
Medan
Wednesday, July 24, 2024

Nasionalis – Religius, PDIP – PKS Beri Sinyal Koalisi di Pilkada Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua partai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) tingkat DPRD Kota Medan periodesasi 2024-2029, yakni PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saling memberikan sinyal untuk berkoalisi di Pilkada Kota Medan bulan November 2024 mendatang.

Hal itu diketahui dari harapan kedua pimpinan partai tersebut di tingkat Kota Medan. DPC PDIP Kota Medan dan DPD PKS Kota Medan sama-sama berharap, keduanya bisa berkoalisi di Pilkada Medan tahun ini dengan mengusung koalisi ‘Nasionalis – Religius’.

Diketahui, PDIP merupakan partai politik yang sangat dikenal sebagai partai nasionalis. Sementara, PKS merupakan partai politik yang sangat religius dengan nilai-nilai keislamannya.

“PDIP berharap bisa berkoalisi di Pilkada Medan dengan PKS. Koalisi PDIP – PKS ini akan menjadi koalisi Nasionalis – Religius. Tentu ini akan menjadi kekuatan besar untuk memenangkan Pemilihan Wali Kota Medan di tahun ini,” ucap Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE kepada Sumut Pos, Selasa (18/6/2024).

Dikatakan Hasyim yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Medan itu, meskipun PDIP dikenal sebagai partai nasionalis dan PKS dikenal sebagai partai yang religius, namun keduanya memiliki persamaan yang menjadi kekuatan masing-masing partai.

“PDIP dan PKS sama-sama punya ‘akar rumput’ yang kuat. Inilah yang membawa kami (PDIP dan PKS) sama-sama bisa meraih kemenangan di pemilihan legislatif, khususnya di Kota Medan,” ujarnya.

Terkait wacana berkoalisinya PDIP-PKS di Pilkada Medan, Hasyim mengatakan bahwa kedua partai telah saling berkomunikasi satu sama lain. Meskipun nantinya, yang memutuskan koalisi itu bisa terwujud atau tidak adalah masing-masing DPP.

“Komunikasi dengan PKS sudah berjalan sejak cukup lama, dan hubungan PDIP dengan PKS juga sangat baik. PDIP terbuka dengan partai politik manapun, termasuk dengan teman-teman di PKS. Nantinya, DPP lah yang akan memutuskan siapa yang akan menjadi koalisi kita di Pilkada Medan,” tutupnya.

Bak gayung bersambut, DPD PKS Kota Medan juga menunjukkan ketertarikannya untuk bisa berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Medan 2024. PKS juga mengatakan bahwa koalisi Nasionalis – Religius akan menjadi kekuatan besar untuk Pilkada Medan tahun ini.

“PKS juga berharap untuk di Pilkada Medan bisa berkolaborasi dengan PDIP, antara Nasionalis – Religius,” kata Ketua DPD PKS Kota Medan, H. Kasman Marasakti Lubis kepada Sumut Pos, Selasa (18/6/2024).

Senada dengan Hasyim, Kasman juga mengatakan bila kedua partai telah saling berkomunikasi.

“PKS berkomunikasi dengan semua pihak, termasuk PDIP. Tentunya ini masih sangat dinamis, untuk itu kita membuka komunikasi dengan semua partai politik. Nantinya DPP lah yang akan memutuskan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PDIP berhasil menjadi jawara Pileg DPRD Medan periodesasi 2024-2029 dengan raihan 9 kursi. Sementara, PKS meraih posisi kedua dengan raihan 8 kursi. Dengan bersatunya PDIP-PKS, maka kedua partai tersebut dipastikan telah memenuhi syarat minimal dukungan kursi parlemen untuk mengusung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada Medan 2024.
(map)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua partai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) tingkat DPRD Kota Medan periodesasi 2024-2029, yakni PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saling memberikan sinyal untuk berkoalisi di Pilkada Kota Medan bulan November 2024 mendatang.

Hal itu diketahui dari harapan kedua pimpinan partai tersebut di tingkat Kota Medan. DPC PDIP Kota Medan dan DPD PKS Kota Medan sama-sama berharap, keduanya bisa berkoalisi di Pilkada Medan tahun ini dengan mengusung koalisi ‘Nasionalis – Religius’.

Diketahui, PDIP merupakan partai politik yang sangat dikenal sebagai partai nasionalis. Sementara, PKS merupakan partai politik yang sangat religius dengan nilai-nilai keislamannya.

“PDIP berharap bisa berkoalisi di Pilkada Medan dengan PKS. Koalisi PDIP – PKS ini akan menjadi koalisi Nasionalis – Religius. Tentu ini akan menjadi kekuatan besar untuk memenangkan Pemilihan Wali Kota Medan di tahun ini,” ucap Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE kepada Sumut Pos, Selasa (18/6/2024).

Dikatakan Hasyim yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Medan itu, meskipun PDIP dikenal sebagai partai nasionalis dan PKS dikenal sebagai partai yang religius, namun keduanya memiliki persamaan yang menjadi kekuatan masing-masing partai.

“PDIP dan PKS sama-sama punya ‘akar rumput’ yang kuat. Inilah yang membawa kami (PDIP dan PKS) sama-sama bisa meraih kemenangan di pemilihan legislatif, khususnya di Kota Medan,” ujarnya.

Terkait wacana berkoalisinya PDIP-PKS di Pilkada Medan, Hasyim mengatakan bahwa kedua partai telah saling berkomunikasi satu sama lain. Meskipun nantinya, yang memutuskan koalisi itu bisa terwujud atau tidak adalah masing-masing DPP.

“Komunikasi dengan PKS sudah berjalan sejak cukup lama, dan hubungan PDIP dengan PKS juga sangat baik. PDIP terbuka dengan partai politik manapun, termasuk dengan teman-teman di PKS. Nantinya, DPP lah yang akan memutuskan siapa yang akan menjadi koalisi kita di Pilkada Medan,” tutupnya.

Bak gayung bersambut, DPD PKS Kota Medan juga menunjukkan ketertarikannya untuk bisa berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Medan 2024. PKS juga mengatakan bahwa koalisi Nasionalis – Religius akan menjadi kekuatan besar untuk Pilkada Medan tahun ini.

“PKS juga berharap untuk di Pilkada Medan bisa berkolaborasi dengan PDIP, antara Nasionalis – Religius,” kata Ketua DPD PKS Kota Medan, H. Kasman Marasakti Lubis kepada Sumut Pos, Selasa (18/6/2024).

Senada dengan Hasyim, Kasman juga mengatakan bila kedua partai telah saling berkomunikasi.

“PKS berkomunikasi dengan semua pihak, termasuk PDIP. Tentunya ini masih sangat dinamis, untuk itu kita membuka komunikasi dengan semua partai politik. Nantinya DPP lah yang akan memutuskan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PDIP berhasil menjadi jawara Pileg DPRD Medan periodesasi 2024-2029 dengan raihan 9 kursi. Sementara, PKS meraih posisi kedua dengan raihan 8 kursi. Dengan bersatunya PDIP-PKS, maka kedua partai tersebut dipastikan telah memenuhi syarat minimal dukungan kursi parlemen untuk mengusung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada Medan 2024.
(map)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/