315 Driver Online Dapat Subsidi SIM A

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 315 pengemudi atau driver taksi online di Medan mendapat subsidi pengurusan SIM A Umum dan uji KIR (kendaraan berkala) atau speksi secara gratis, dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat. Direktur Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengatakan, subsidi pengurusan SIM dan uji KIR yang diberikan ini, untuk membantu para pengemudi angkutan sewa […]

Lanjutkan..

Polisi Lacak Driver Nakal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aparat kepolisian akan terus melakukan penangkapan terhadap sejumlah driver taksi online yang melakukan praktik curang untuk meraup keuntungan. Polrestabes Medan menegaskan, penangkapan kemarin berdasarkan pemberian informasi dari Grab. Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha yang diwawancarai menerangkan, penangkapan delapan driver taksi online kemarin menjadi salahsatu atensi mereka. Menurutnya, penangkapan […]

Lanjutkan..

Taksi Online Janji Tak Rekrut Driver Baru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Medan membuktikan ancaman mereka untuk mogok masal, Rabu (13/12). Aksi mogok ini mereka lakukan sebagai protes atas semakin maraknya ojek dan taksi online. Akibatnya, ribuan anak sekolah, mahasiswa, pegawai swasta dan lainnya terlantar karena tak ada angkutan, Rabu (13/12). Namun mulai tadi malam, para sopir kembali beraktivitas […]

Lanjutkan..

Sopir Taksi Online Tak Khawatir

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Driver taksi online di Medan ternyata tidak takut akan peristiwa perampokkan berujung pembunuhan, yang belakangan marak terjadi. Meski dihantui rasa was-was, mereka tetap berpikir positif untuk mencari rezeki. “Ya, Medan belakangan ini sangat tidak nyaman buat kami driver taksi online. Tapi jujur saya tidak khawatir,” kata Abdul, seorang driver Go Car kepada Sumut […]

Lanjutkan..

Driver Online Berpeluang Lepas dari Jeratan Aturan

MEDAN, SUMUTPOSCO – Pengamat transportasi, Medis Sejahtera Surbakti menilai, kewajiban membayar Rp2 juta plus uang iuran perminggu yang dipatokkan vendor kepada driver taksi online yang ingin bergabung, sangat memberatkan. Bahkan, hal ini juga bakal memicu para sopir taksi online menjadi sopir taksi gelap. “Semuanya ini tergantung pemerintah. Bagaimana memberlakukan azas keadilan terhadap angkutan berbasis aplikasi. […]

Lanjutkan..