TADI malam saya bermimpi bertemu Alan Greenspan. Ya, Alan Greenspan. Ketua Federal Reserve Amerika Serikat yang selama hampir dua dekade menjadi salah satu orang paling berpengaruh dalam sistem keuangan dunia.
Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Pada perdagangan kemarin (3/6), mata uang Garuda sempat menembus level Rp 17.900 per dolar Amerika Serikat (USD). Hal itu mencerminkan tingginya tekanan eksternal dan meningkatnya kebutuhan USD di dalam negeri.
Forum Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (FPM-SU) menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi nilai tukar rupiah yang terus mengalami tekanan. Situasi ini dinilai menjadi sinyal bahwa pengelolaan ekonomi nasional
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup menguat, ditopang ekspektasi berkurangnya agresivitas bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), usai rilis data inflasi AS.
JAKARTA, SUMUTPOS.COÂ -Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkirakan Bank Indonesia (BI) bakal memangkas suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI 7DRR).
Itu...
MEDAN, SUMUTPOS.CO - Makin babak belurnya nilai tukar rupiah dimanfaatkan sebagian warga Medan untuk mengeruk keuntungan. Masyarakat mulai ramai-ramai menukarkan uang dolar masing-masing ke...
JAKARTA, SUMUTPOS.CO - Menkeu Bambang Brodjonegoro menilai pelemahan rupiah tersebut disebabkan penguatan dollar AS atau yang disebut super dollar. Dia menekankan, kondisi depresiasi tersebut...