Dua Tersangka Provokator Ditahan, Meliana Mungkin Dipindah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Suasana di Kota Tanjungbalai sudah kondusif. Dari 21 tersangka, tinggal dua tersangka yang masih ditahan Polresta Tanjungbalai, yakni Budi Herianto dan Aldo. Keduanya masih ditahan karena disangkakan sebagai provokator. Sementara Meliana yang dianggap sebagai pemicu kerusuhan, belum tersangka. Namun, ada wacana untuk memindahkan Meliana dari Kota Tanjungbalai. Hingga kemarin, Pemko Tanjungbalai masih […]

Lanjutkan..

Muhammadiyah Minta Para Pelaku Tidak Dijerat Pidana, Melainkan…

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut, Faisal Piliang meminta aparat kepolisian, khususnya Kapoldasu agar menyelesaikan kasus kerusuhan di Tanjungbalai dengan mengedepankan UU tentang Penanganan Konflik Sosial. Menurutnya, jika polisi masih terus melakukan proses hukum pidana dalam penanganan kerusuhan tersebut, tentu hal tersebut tak dapat menyelesaikan persoalan. Malah yang […]

Lanjutkan..

Meliana dan Dua Tersangka Provokator Minta Maaf

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial menemui Meliana (41), –wanita yang meminta volume suara azan Masjid Al Maksum dikurangi–, di Mapolres Tanjungbalai, Kamis (4/8) malam. Hadir pula dua tersangka provokator kerusuhan yang berujung pada perusakan dan pembakaran sejumlah wihara, Budi Herianto dan Aldo. Di hadapan wali kota dan Kapolres Tanjungbalai, Meliana bersama Budi […]

Lanjutkan..

MUI Minta Islam Jangan Disalahkan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut tak mau umat Islam disalahkan dalam kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai, Jumat (29/7) malam lalu. Sebab, perusakan dan pembakaran sejumlah wihara itu bermula dari Meliana yang meminta nazir masjid mengecilkan volume pengeras suara, saat azan berkumandang. Padahal, kata MUI, suara azan merupakan syiar Islam yang harus dilakukan. […]

Lanjutkan..

Polisi Cari Saksi yang Mendengar Meliana Bicara Volume Azan

TANJUNGBALAI, SUMUTPOS.CO – Polres Tanjungbalai belum menetapkan Meliana sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP Yayang Rizki Pratama mengatakan, hingga kini mereka masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Menurut dia, polisi masih terus mengumpulkan saksi-saksi dan berencana akan memanggil saksi ahli bahasa dari Universitas Sumatera Utara (USU). “Kendalanya mencari saksi-saksi. Kami sudah panggil Wak Lobe. Dari […]

Lanjutkan..