30 C
Medan
Monday, March 9, 2026

Siswa SD Hanyut di Sungai Lae Simbelin Dairi, Pencarian Masih Berlanjut

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Seorang siswa kelas VI SD, Ferry Sinaga (12), asal Dusun 2, Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, dilaporkan hanyut di Sungai Lae Simbelin, Minggu (8/3/2026). Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus berlangsung.

Camat Silima Pungga-Pungga, Edwin Nababan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Ferry bersama empat rekannya pergi berenang di sungai sekitar pukul 11 siang setelah pulang sekolah. Namun, secara tiba-tiba Ferry hanyut dan tidak mampu berenang hingga terseret arus. “Empat teman Ferry langsung memberitahu warga. Kami kemudian diinformasikan ke Polsek Parongil,” ujar Edwin.

Pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk diteruskan ke Basarnas. Sementara itu, Polsek Parongil bersama masyarakat setempat menyisir sepanjang aliran sungai untuk mencari Ferry.

“Sampai saat ini, Ferry belum ditemukan. Kami juga sudah memasang jaring di beberapa titik aliran sungai sebagai upaya pencarian,” kata Edwin.

Warga sekitar dan petugas berharap Ferry segera ditemukan dalam kondisi selamat. Pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh kemungkinan di sepanjang aliran sungai dapat dijangkau. (rud/ila)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Seorang siswa kelas VI SD, Ferry Sinaga (12), asal Dusun 2, Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, dilaporkan hanyut di Sungai Lae Simbelin, Minggu (8/3/2026). Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus berlangsung.

Camat Silima Pungga-Pungga, Edwin Nababan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Ferry bersama empat rekannya pergi berenang di sungai sekitar pukul 11 siang setelah pulang sekolah. Namun, secara tiba-tiba Ferry hanyut dan tidak mampu berenang hingga terseret arus. “Empat teman Ferry langsung memberitahu warga. Kami kemudian diinformasikan ke Polsek Parongil,” ujar Edwin.

Pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk diteruskan ke Basarnas. Sementara itu, Polsek Parongil bersama masyarakat setempat menyisir sepanjang aliran sungai untuk mencari Ferry.

“Sampai saat ini, Ferry belum ditemukan. Kami juga sudah memasang jaring di beberapa titik aliran sungai sebagai upaya pencarian,” kata Edwin.

Warga sekitar dan petugas berharap Ferry segera ditemukan dalam kondisi selamat. Pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh kemungkinan di sepanjang aliran sungai dapat dijangkau. (rud/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru