SERGAI – Fenomena pasang air laut (rob) kembali merendam ruas jalan di Dusun I dan Dusun II, Desa Bagankuala, Kecamatan Tanjungberingin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.45 WIB. Air laut sempat meluap hingga ke badan jalan dan menggenangi akses utama warga. Namun demikian, kondisi pasang rob kali ini dilaporkan tidak terlalu parah. Tidak adanya gelombang besar membuat aktivitas masyarakat masih berjalan normal dan belum terganggu secara signifikan.
Kepala Desa (Kades) Bagankuala, Sapril, mengatakan bahwa pasang rob yang terjadi masih dalam kategori aman dan merupakan fenomena rutin yang kerap dialami masyarakat pesisir.
“Pasang rob kali ini tidak begitu parah dan tidak mengkhawatirkan karena tidak ada gelombang. Ini masih tergolong pasang dua puluh sembilan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi air laut diperkirakan akan segera surut dalam waktu singkat, terutama menjelang malam hari. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak panik.
“Air pasang sore ini diperkirakan akan segera surut, jadi masyarakat tidak perlu terlalu khawatir,” tambahnya.
Meski demikian, Sapril mengingatkan bahwa potensi pasang yang lebih tinggi kemungkinan terjadi pada keesokan hari seiring memasuki fase pasang tiga puluh. Untuk itu, warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air laut yang lebih besar.
“Pasang rob besar kemungkinan terjadi besok. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi kawasan wisata Pantai Merdeka ‘Kampung Kito’ dilaporkan masih aman untuk dikunjungi. Tidak adanya gelombang tinggi membuat wisatawan tetap dapat menikmati suasana pantai dengan nyaman.
Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, agar terus memantau perkembangan kondisi air laut serta mengantisipasi dampak yang mungkin timbul, terutama terhadap akses jalan dan aktivitas sehari-hari. (fad/azw)

