TEBINGTINGGI – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang difungsikan sebagai kafe di Dusun X, Desa Payabagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Kamis (23/4) sekitar pukul 00.30 WIB.
Bangunan milik Taripar Siburian itu diketahui dalam keadaan kosong saat api mulai membesar. Sekitar pukul 00.15 WIB, pemilik sempat menghubungi petugas setempat untuk melaporkan bahwa tempat usahanya terbakar.
Petugas dari Polsek Tebingtinggi kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari warga. Dua saksi, Hari Nopiawan dan Sutrisno, mengaku pertama kali melihat kobaran api saat sedang berada di teras rumah.
Menurut keterangan mereka, api muncul dari bagian belakang bangunan, tepatnya area dapur yang berdinding tepas. Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual, namun api dengan cepat membesar hingga akhirnya melahap seluruh bangunan.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Dari lokasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran.
Pihak kepolisian menyatakan saat kejadian tidak ada korban jiwa karena bangunan sedang tidak ditempati. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. (mag-3/azw)
TEBINGTINGGI – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang difungsikan sebagai kafe di Dusun X, Desa Payabagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Kamis (23/4) sekitar pukul 00.30 WIB.
Bangunan milik Taripar Siburian itu diketahui dalam keadaan kosong saat api mulai membesar. Sekitar pukul 00.15 WIB, pemilik sempat menghubungi petugas setempat untuk melaporkan bahwa tempat usahanya terbakar.
Petugas dari Polsek Tebingtinggi kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari warga. Dua saksi, Hari Nopiawan dan Sutrisno, mengaku pertama kali melihat kobaran api saat sedang berada di teras rumah.
Menurut keterangan mereka, api muncul dari bagian belakang bangunan, tepatnya area dapur yang berdinding tepas. Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual, namun api dengan cepat membesar hingga akhirnya melahap seluruh bangunan.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Dari lokasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran.
Pihak kepolisian menyatakan saat kejadian tidak ada korban jiwa karena bangunan sedang tidak ditempati. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. (mag-3/azw)