MEDAN, SUMUT POS – Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan menyelenggarakan Seminar Nasional Pertanian dengan tema “Memperkuat Daya Saing dan Keberlanjutan Industri Perkebunan, Tantangan Masa Kini dan Peran Sumber Daya Manusia Profesional”. Acar digelar di Gedung Auditorium H. Syahruddin Siregar Kampus 2 UPMI Jalan Balai Desa Marindal II, Sabtu (27/6) kemarin.
Rekor UPMI Medan, Dr H Ali Mukti Tanjung SH MM dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi acara seminar nasional pertanian menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membahas strategi dan memperkuat industri perkebunan yang menjadi salah satu roda penggerak ekonomi dan ketahanan pangan. Semoga acara seminar ini bisa bermanfaat bagi mahasiswa dan tamu undangan semua serta nantinya materi yang disampaikan oleh para narasumber bisa kita jadikan tulisan karya ilmiah,” katanya.
Seminar Nasional Pertanian UPMI Medan dipandu oleh moderator Aries Sukariawan SP MP dari LPP Agro Nusantara dan menghadirkan Narasumber Utama Plt. Direktur jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Dr Ir H Ali Jamil MP PhD yang memaparkan materi secara zoom tentang Hilirisasi Komoditas Perkebunan Mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kemudian, Dr Ir Taslim Harefa MP dari PT. Indohayati Agro Sejahtera yang menyampaikan materi tentang Metode Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang (Ganoderma boninense) dengan Pemanfaatan LCPKS Organotri pada Tanaman Kelapa Sawit.
Kemudian, Manajer Kebun Sarang Giting Tri Imido Semartoto SP MSi menyampaikan materi dengan judul Membangun Masa Depan PTPN IV Regional 1 : SDM Unggul Penggerak Digitalisasi dan Transformasi Sawit Berkelanjutan, Adi Sumantri Arief (HR Region Sumatera Utara PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk dan Direktur Umum PT. Socfin Indonesia H Sugihartana HS dengan materi yang disampaikan seputar Strategi Integratif : Memperkuat Data Saing dan Keberlanjutan Industri Perkebunan.
Acara seminar nasional pertanian di hadiri 500 peserta baik dari kalangan mahasiswa UPMI dan masyarakat umum. Peserta seminar mendapatkan benefit berupa sertifikat, snack dan ilmu serta wawasan dari praktisi maupun akademisi tingkat nasional. Pada kesempatan itu digelar penandatanganan MoU kerjasama dengan para narasumber dan diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan dan cendremata plakat kepada para narasumber. (adz)
MEDAN, SUMUT POS – Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan menyelenggarakan Seminar Nasional Pertanian dengan tema “Memperkuat Daya Saing dan Keberlanjutan Industri Perkebunan, Tantangan Masa Kini dan Peran Sumber Daya Manusia Profesional”. Acar digelar di Gedung Auditorium H. Syahruddin Siregar Kampus 2 UPMI Jalan Balai Desa Marindal II, Sabtu (27/6) kemarin.
Rekor UPMI Medan, Dr H Ali Mukti Tanjung SH MM dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi acara seminar nasional pertanian menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membahas strategi dan memperkuat industri perkebunan yang menjadi salah satu roda penggerak ekonomi dan ketahanan pangan. Semoga acara seminar ini bisa bermanfaat bagi mahasiswa dan tamu undangan semua serta nantinya materi yang disampaikan oleh para narasumber bisa kita jadikan tulisan karya ilmiah,” katanya.
Seminar Nasional Pertanian UPMI Medan dipandu oleh moderator Aries Sukariawan SP MP dari LPP Agro Nusantara dan menghadirkan Narasumber Utama Plt. Direktur jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Dr Ir H Ali Jamil MP PhD yang memaparkan materi secara zoom tentang Hilirisasi Komoditas Perkebunan Mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kemudian, Dr Ir Taslim Harefa MP dari PT. Indohayati Agro Sejahtera yang menyampaikan materi tentang Metode Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang (Ganoderma boninense) dengan Pemanfaatan LCPKS Organotri pada Tanaman Kelapa Sawit.
Kemudian, Manajer Kebun Sarang Giting Tri Imido Semartoto SP MSi menyampaikan materi dengan judul Membangun Masa Depan PTPN IV Regional 1 : SDM Unggul Penggerak Digitalisasi dan Transformasi Sawit Berkelanjutan, Adi Sumantri Arief (HR Region Sumatera Utara PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk dan Direktur Umum PT. Socfin Indonesia H Sugihartana HS dengan materi yang disampaikan seputar Strategi Integratif : Memperkuat Data Saing dan Keberlanjutan Industri Perkebunan.
Acara seminar nasional pertanian di hadiri 500 peserta baik dari kalangan mahasiswa UPMI dan masyarakat umum. Peserta seminar mendapatkan benefit berupa sertifikat, snack dan ilmu serta wawasan dari praktisi maupun akademisi tingkat nasional. Pada kesempatan itu digelar penandatanganan MoU kerjasama dengan para narasumber dan diakhiri dengan pemberian piagam penghargaan dan cendremata plakat kepada para narasumber. (adz)