Tiga Cagubsu Tunggu Keputusan Jakarta

JAKARTA- Tiga nama kini tengah berputar kencang di Jakarta menjelang pendaftaran pasangan calon asal parpol di KPUD Sumut. Adalah Dr RE Nainggolan yang saat ini tengah menuju tahap penetapan di PDIP, Gus Irawan dan Cornel yang tiba-tiba dikabarkan masuk pembahasan serius

RE Nainggolan, Gus Irawan,  Cornell Simbolon
RE Nainggolan, Gus Irawan, dan Cornell Simbolon
untuk diusung partai Demokrat. Sebelumnya nama Gus Irawan dan Cornel Simbolon dikabarkan sempat terpental dari daftar cagub partai berlambang mercy tersebut.

Perubahan peta pencalonan di internal partai tidak hanya terjadi di tubuh Partai Demokrat. Di kandang banteng mulut putih, juga terjadi dinamika yang mengejutkan.

Muncul aspirasi yang berkembang di internal PDIP, mengenai perlunya mengelus cagubsu dari kalangan kader sendiri. Anggota DPR Effendi Simbolon dari dapil DKI Jakarta akhirnya ikut disodorkan kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sumber koran ini dari kalangan dalam DPP PDIP memastikan hanya dua nama yang saat ini dikantongi Megawati, untuk akhirnya nanti diputuskan satu nama. Dua nama itu yakni RE Nainggolan dan Effendi Simbolon.

Berbeda dengan Demokrat dimana keputusan diambil di forum rapat Majelis Tinggi, di PDIP urusan penetapan nama mutlak di tangan Megawati.
Dari dua nama itu, mana yang paling berpeluang? Sumber yang enggan ditulis namanya di koran ini meyakini, mantan Sekdaprov Sumut itu masih menduduki posisi teratas, paling berpeluang diusung PDIP. “Hampir final,” cetusnya. Sekitar Senin atau Selasa (13/11), diperkirakan Megawati sudah menetapkan satu nama.

Sebelumnya, sempat muncul rumor bahwa PDIP akan mengusung calon dari etnis Jawa. Nama yang disebut-sebut adalah Tri Tamtomo dan mantan Kapolda Sumut, Oegroseno.

Namun rupanya rumor ini pun mentah. Tri Tamtomo tidak berminat maju lagi, sedang Oegroseno sebagai tokoh non-kader tidak ikut mendaftar di PDIP. Justru. Tri Tamtomo saat ini malah menjadi samacam penasehat Megawati untuk urusan pencalonan nama-nama Pilgubsu. Mantan Pangdam I/BB yang yang pernah bertarung di Pilgubsu tahun 2008 silam dimintai pendapat oleh Megawati mengenai sosok para kandidat yang pas untuk diusung PDIP.

Hanya saja, koran ini belum berhasil minta konfirmasi ke petinggi PDIP mengenai munculnya nama Effendi Simbolon ini. Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo dan Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, tak mengangkat telepon saat dihubungi.

Isu lain yang beredar juga berhembus di tubuh Demokrat. Kabar muncul, Gus Irawan berhasil melobi petinggi Demokrat. Hanya saja, isu ini sudah dibantah secara tak langsung oleh Wakil Ketua Umum Demokrat, Jhony Allen Marbun, kepada koran ini, Jumat tengah malam.

“Kami komitmen mengusung kader sendiri,” ujar Jhony selepas  menggelar rapat Majelis Tinggi Demokrat. Seperti sudah diberitakan, Majelis Tinggi pada rapat tersebut belum menetapkan satu nama karena rapat hanya dihadiri tujuh dari sembilan anggota Majelis Tinggi.

Namun, rapat memutuskan, memasukkan nama Cornel Simbolon untuk ikut dibahas dalam rapat Majelis Tinggi berikutnya. Jadi, tiga nama kader internal Demokrat yang menjadi kandidat kuat menjadi tiga, yakni Cornel, Sutan Bathoegana Siregar, dan Amri Tambunan. (sam)

JAKARTA- Tiga nama kini tengah berputar kencang di Jakarta menjelang pendaftaran pasangan calon asal parpol di KPUD Sumut. Adalah Dr RE Nainggolan yang saat ini tengah menuju tahap penetapan di PDIP, Gus Irawan dan Cornel yang tiba-tiba dikabarkan masuk pembahasan serius

RE Nainggolan, Gus Irawan,  Cornell Simbolon
RE Nainggolan, Gus Irawan, dan Cornell Simbolon
untuk diusung partai Demokrat. Sebelumnya nama Gus Irawan dan Cornel Simbolon dikabarkan sempat terpental dari daftar cagub partai berlambang mercy tersebut.

Perubahan peta pencalonan di internal partai tidak hanya terjadi di tubuh Partai Demokrat. Di kandang banteng mulut putih, juga terjadi dinamika yang mengejutkan.

Muncul aspirasi yang berkembang di internal PDIP, mengenai perlunya mengelus cagubsu dari kalangan kader sendiri. Anggota DPR Effendi Simbolon dari dapil DKI Jakarta akhirnya ikut disodorkan kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sumber koran ini dari kalangan dalam DPP PDIP memastikan hanya dua nama yang saat ini dikantongi Megawati, untuk akhirnya nanti diputuskan satu nama. Dua nama itu yakni RE Nainggolan dan Effendi Simbolon.

Berbeda dengan Demokrat dimana keputusan diambil di forum rapat Majelis Tinggi, di PDIP urusan penetapan nama mutlak di tangan Megawati.
Dari dua nama itu, mana yang paling berpeluang? Sumber yang enggan ditulis namanya di koran ini meyakini, mantan Sekdaprov Sumut itu masih menduduki posisi teratas, paling berpeluang diusung PDIP. “Hampir final,” cetusnya. Sekitar Senin atau Selasa (13/11), diperkirakan Megawati sudah menetapkan satu nama.

Sebelumnya, sempat muncul rumor bahwa PDIP akan mengusung calon dari etnis Jawa. Nama yang disebut-sebut adalah Tri Tamtomo dan mantan Kapolda Sumut, Oegroseno.

Namun rupanya rumor ini pun mentah. Tri Tamtomo tidak berminat maju lagi, sedang Oegroseno sebagai tokoh non-kader tidak ikut mendaftar di PDIP. Justru. Tri Tamtomo saat ini malah menjadi samacam penasehat Megawati untuk urusan pencalonan nama-nama Pilgubsu. Mantan Pangdam I/BB yang yang pernah bertarung di Pilgubsu tahun 2008 silam dimintai pendapat oleh Megawati mengenai sosok para kandidat yang pas untuk diusung PDIP.

Hanya saja, koran ini belum berhasil minta konfirmasi ke petinggi PDIP mengenai munculnya nama Effendi Simbolon ini. Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo dan Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, tak mengangkat telepon saat dihubungi.

Isu lain yang beredar juga berhembus di tubuh Demokrat. Kabar muncul, Gus Irawan berhasil melobi petinggi Demokrat. Hanya saja, isu ini sudah dibantah secara tak langsung oleh Wakil Ketua Umum Demokrat, Jhony Allen Marbun, kepada koran ini, Jumat tengah malam.

“Kami komitmen mengusung kader sendiri,” ujar Jhony selepas  menggelar rapat Majelis Tinggi Demokrat. Seperti sudah diberitakan, Majelis Tinggi pada rapat tersebut belum menetapkan satu nama karena rapat hanya dihadiri tujuh dari sembilan anggota Majelis Tinggi.

Namun, rapat memutuskan, memasukkan nama Cornel Simbolon untuk ikut dibahas dalam rapat Majelis Tinggi berikutnya. Jadi, tiga nama kader internal Demokrat yang menjadi kandidat kuat menjadi tiga, yakni Cornel, Sutan Bathoegana Siregar, dan Amri Tambunan. (sam)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru