30 C
Medan
Friday, July 12, 2024

Stiker Narkoba untuk Anak SD Itu Hoax

Inilah penampakan stiker lucu untuk anak SD, yang dikabarkan mengandung narkoba. Kata BNNP, kabar itu hoax.

SUMUTPOS.CO – Jagat dunia maya dihebohkan dengan beredarnya kabar soal narkoba yang bebas diperjulbelikan di kalangan anak sekolah dasar (SD). Bentuknya seperti stiker hologram. Kabar yang menyebar, stiker ini merupakan narkoba yang dimodifikasi semenarik mungkin dan semudah mungkin didapat anak-anak SD.

Stiker narkoba itu disebut-sebut pun sengaja dibagikan secara gratis. Tujuan pembuat, dalam kabar itu, agar sejak usia dini anak-anak SD tadi kecanduan. Usai kondisi tersebut, mereka yang menjual kemudian membandrol harga tinggi bagi anak-anak SD yang kecanduan dan mencari narkoba tersebut.

Tentunya, pasca informasi ini menyebar di dunia maya, sejumlah orangtua resah. Takut anaknya bakal menjadi korban orang yang dengan sengaja memberikan ini secara gratis kepada anak-anak di tingkat SD. Namun, informasi yang tengah viral di media sosial ini, tak menyerbu di mana dan kapan kejadian itu terungkap.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto yang dikonfirmasi soal kabar ini mengaku belum mendapat laporan adanya kasus tersebut di Sumut, khususnya Kota Medan. Dia berasumsi, kabar itu bohong alias hoax. “Tidak benar Pak, itu hoax,” kata Andi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, jenis narkoba seperti ini disebut-sebut memang ada. Namanya LSD arau Elsit. Motifnya seperti stiker di buku mirip hologram. Cara mengonsumsinya tinggal ditempel di lidah dan akan lumer dalam beberapa menit. Efek halusinogennya cukup dahsyat dan bagi sebagian orang memicu kreativitas. Tapi dampak setelahnya adalah kecemasan dan paranoid berkepanjangan.

LSD disebut-sebut sudah ada sejak tahun 70-an, dipakai di era flower generation (generasi bunga). Narkoba ini dikonsumsi para musisi rock seperti Beatles, Rolling Stone dan banyak lagi. Namun, yang tidak masuk akal dengan harga yang sangat mahal, didistribusikan terbatas ditambah bahan bakunya cukup sulit di Indonesia. Tidak masuk akal kalau narkoba seperti stiker ini dijual kepada anak SD. (dvs/adz)

Inilah penampakan stiker lucu untuk anak SD, yang dikabarkan mengandung narkoba. Kata BNNP, kabar itu hoax.

SUMUTPOS.CO – Jagat dunia maya dihebohkan dengan beredarnya kabar soal narkoba yang bebas diperjulbelikan di kalangan anak sekolah dasar (SD). Bentuknya seperti stiker hologram. Kabar yang menyebar, stiker ini merupakan narkoba yang dimodifikasi semenarik mungkin dan semudah mungkin didapat anak-anak SD.

Stiker narkoba itu disebut-sebut pun sengaja dibagikan secara gratis. Tujuan pembuat, dalam kabar itu, agar sejak usia dini anak-anak SD tadi kecanduan. Usai kondisi tersebut, mereka yang menjual kemudian membandrol harga tinggi bagi anak-anak SD yang kecanduan dan mencari narkoba tersebut.

Tentunya, pasca informasi ini menyebar di dunia maya, sejumlah orangtua resah. Takut anaknya bakal menjadi korban orang yang dengan sengaja memberikan ini secara gratis kepada anak-anak di tingkat SD. Namun, informasi yang tengah viral di media sosial ini, tak menyerbu di mana dan kapan kejadian itu terungkap.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto yang dikonfirmasi soal kabar ini mengaku belum mendapat laporan adanya kasus tersebut di Sumut, khususnya Kota Medan. Dia berasumsi, kabar itu bohong alias hoax. “Tidak benar Pak, itu hoax,” kata Andi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, jenis narkoba seperti ini disebut-sebut memang ada. Namanya LSD arau Elsit. Motifnya seperti stiker di buku mirip hologram. Cara mengonsumsinya tinggal ditempel di lidah dan akan lumer dalam beberapa menit. Efek halusinogennya cukup dahsyat dan bagi sebagian orang memicu kreativitas. Tapi dampak setelahnya adalah kecemasan dan paranoid berkepanjangan.

LSD disebut-sebut sudah ada sejak tahun 70-an, dipakai di era flower generation (generasi bunga). Narkoba ini dikonsumsi para musisi rock seperti Beatles, Rolling Stone dan banyak lagi. Namun, yang tidak masuk akal dengan harga yang sangat mahal, didistribusikan terbatas ditambah bahan bakunya cukup sulit di Indonesia. Tidak masuk akal kalau narkoba seperti stiker ini dijual kepada anak SD. (dvs/adz)

Artikel Terkait

Undangan Nobar Palsu dari Panglima TNI

Label ‘Anak PKI’ Sasar Fahri Hamzah

Kabar Permen Susu PCC yang Meresahkan

Gunung Soputan kok Dibilang Gunung Agung

Terpopuler

Artikel Terbaru

/