STABAT – Sejumlah pejabat utama di jajaran Polres Langkat mengalami rotasi. Mutasi tersebut tertuang dalam telegram rahasia Polda Sumatera Utara yang mencakup sejumlah jabatan kasat dan kapolsek.
Dua di antaranya yakni Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi dan Kasatres Narkoba AKP Amrizal Hasibuan. Keduanya mendapat penugasan baru di lingkungan Polda Sumut.
AKP Ghulam Yanuar Lutfi dimutasi sebagai PS Kasipammat Subditgasum Ditsamapta Polda Sumut. Posisi Kasat Reskrim Polres Langkat selanjutnya ditempati PS Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumut, AKP Rifi Noor Faizal Tombolotutu.
Selama bertugas di Langkat, Ghulam bersama jajarannya menangani berbagai kasus kriminal yang menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah kasus 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor, berhasil diungkap Satreskrim Polres Langkat.
Sementara itu, Kasatres Narkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan dimutasi sebagai Paur Subbagminopsnal Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Sumut. Jabatan yang ditinggalkannya akan diisi Kanit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan, AKP Ruspian.
Di bawah kepemimpinan Amrizal, Satresnarkoba Polres Langkat juga melakukan sejumlah pengungkapan kasus narkotika. Sepanjang Agustus 2026, sebanyak 34 tersangka diamankan dari 33 kasus narkotika.
Ghulam dan Amrizal menyampaikan terima kasih atas dukungan serta komunikasi yang terjalin dengan insan media selama bertugas di Polres Langkat.
Di sisi lain, mutasi tersebut juga membawa kabar promosi bagi Kapolsek Kuala AKP Syamsul Bahri. Ia dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kasatres Narkoba Polres Pematangsiantar.
Promosi tersebut menyusul sejumlah prestasi yang ditorehkan Syamsul bersama jajarannya selama memimpin Polsek Kuala. Salah satunya pengungkapan kasus pembunuhan dalam waktu 3×24 jam bersama tim serse yang mendapat dukungan Jatanras Polres Langkat. Syamsul juga pernah mengungkap keberadaan ladang ganja di wilayah hukum Polsek Kuala.
Sebelumnya, Syamsul pernah menjabat Kasatres Narkoba Polres Binjai. Saat bertugas di sana, ia bersama tim mengungkap kasus peredaran sabu seberat 1 kilogram yang melibatkan oknum polisi yang bertugas di Polda Sumut.
Atas amanah barunya tersebut, Syamsul meminta doa dan dukungan agar dapat menjalankan tugas dengan baik. “Terima kasih, mohon doanya,” ujar Syamsul.
Posisi Kapolsek Kuala yang ditinggalkan Syamsul selanjutnya diisi Iptu Widayat. Selain itu, Kanit II Satreskrim Polres Langkat Ipda Herio Simanjuntak juga dimutasi untuk bertugas di Polres Humbang Hasundutan.
Rotasi dan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta pengembangan karier personel. (ted/ila)

