BINJAI- Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Majelis Ulama Indonesia Kota Binjai diresmikan Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan. Peresmian ini dihadiri Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, akhir pekan kemarin.
Kehadiran STIQ MUI Binjai menjadi langkah penting dalam penguatan pendidikan keagamaan di Kota Binjai. STIQ MUI Binjai disebut sebagai satu-satunya perguruan tinggi ilmu Al-Qur’an yang ada di Sumatera Utara.
Lembaga ini diharapkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an sekaligus tempat lahirnya generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak. Kegiatan peresmian dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara MUI Kota Binjai dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Juga serta perjanjian kerja sama antara STIQ MUI Binjai dan Baznas. Selain itu, dilakukan penyerahan tali asih kepada pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara serta dana pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) kecamatan se-Kota Binjai.
Amir berharap, STIQ MUI Binjai tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh gelar akademik. Namun juga, menjadi pusat pembentukan generasi yang memiliki kompetensi keilmuan dan karakter Islami.
“Saya ingin kampus ini menjadi tempat lahirnya para penghafal Al-Qur’an, para pendidik, akademisi, peneliti, dai, ulama, dan pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Ia juga berharap STIQ MUI Binjai terus berkembang, maju, dan menjadi pusat pendidikan, pengkajian, serta pengembangan ilmu Al-Qur’an yang memberi manfaat besar bagi masyarakat Kota Binjai, Sumatera Utara, dan Indonesia.
“Semoga Allah SWT memberikan keberkahan, kemudahan, dan kekuatan kepada seluruh pengelola serta civitas akademika dalam menjalankan amanah besar ini,” katanya.
Ketua MUI Kota Binjai H Rizaldi Saripudin Nasution dalam sambutannya menjelaskan bahwa izin operasional STIQ MUI Binjai telah diserahkan dan diterima pada 21 Juli 2026. “Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an MUI Binjai ini siap menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an dan tempat lahirnya generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya STIQ MUI Binjai, khususnya Pemerintah Kota Binjai. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan juga bahwa Baznas Kota Binjai akan memberikan beasiswa pendidikan selama empat tahun sekaligus membantu biaya operasional STIQ MUI Binjai.
Sementara, Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Amirsyah Tambunan, mengucapkan selamat atas peresmian STIQ MUI Binjai. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur dan Pemerintah Kota Binjai yang telah mendukung proses pembentukan perguruan tinggi tersebut.
Asisten Umum Pemprovsu, M Suib, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik lahirnya STIQ MUI Binjai sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan. “Peresmian STIQ MUI Binjai merupakan sebuah langkah penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Sumatera Utara,” katanya.
Kehadiran perguruan tinggi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu keislaman, khususnya Al-Qur’an. Tetapi juga, mempersiapkan generasi yang memiliki karakter, integritas, serta kemampuan menjawab berbagai tantangan kehidupan di tengah perkembangan zaman. (ted/ila)

