25 C
Medan
Wednesday, May 15, 2024

Tengku Erry Kemungkinan Dilantik Jumat Pekan Depan

Foto: Imam Husein/Jawa Pos Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10/2015). Ketua DPD Partai NasDem Sumut itu dimintai keterangan terkait pertemuan yang melibatkan Gatot antara Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho, OC Kaligis, Surya Paloh dan Tengku Erry, yang membahas deal pengamanan penyelidikan kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Pemprov Sumatera Utara) oleh Kejaksaan, mengingat Jaksa Agung HM Pasetyo adalah kader NasDem.
Foto: Imam Husein/Jawa Pos
Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pelantikan Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumatera Utara defenitif kemungkinan akan digelar sehari setelah kepulangan Presiden Joko Widodo dari lawatannya ke luar negeri. 

Pelantikan akan digelar bersamaan dengan penobatan Gubernur Riau dan Kepulauan Riau definitif, serta pasangan gubernur Kalimantan Tengah hasil pilkada 2016. 

“Sudah (selesai proses administrasinya,red). Sudah ada keputusan DPRD. Baik itu untuk Kepri, Sumut, Riau, ditambah Kalimantan Tengah dan Wakil Gubernur DIY,” ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis (12/5) malam.

Menurut Tjahjo, pelantikan kemungkinan bakal digelar sehari setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke luar negeri. Hal tersebut berdasarkan hasil rapat yang sebelumnya digelar dengan pihak sekretariat negara. 

“Kami sudah rapat dengan sekretariat negara kemarin. Jadi mudah-mudahan begitu (prediden,red) pulang, sehari kemudian bisa dilantik,” ujarnya. 

Informasi yang diperoleh, Presiden Joko Widodo bakal melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan pada 15-18 Mei mendatang. Mengacu pada penjelasan Tjahjo, maka pelantikan kemungkinan sudah dapat digelar pada Jumat (19/5) pekan depan. 

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, pihaknya saat ini hanya tinggal mendalami lebih jauh, apakah pelantikan Wakil Gubernur DIY juga bisa digelar bersamaan dengan pelantikan empat kepala daerah lainnya.

“Saya lagi mengecek ke Dirjen Otda (Direktur Jenderal otonomi Daerah,red), apakah pelantikan wagub DIY bisa dilakukan di Jakarta. Perlu dicek terlebih dahulu, apakah undang-undang keistimewaannya  (UU Keistimewaan Yogyakarta,red), itu bisa enggak,” ujar Tjahjo.(gir)

Foto: Imam Husein/Jawa Pos Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10/2015). Ketua DPD Partai NasDem Sumut itu dimintai keterangan terkait pertemuan yang melibatkan Gatot antara Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho, OC Kaligis, Surya Paloh dan Tengku Erry, yang membahas deal pengamanan penyelidikan kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Pemprov Sumatera Utara) oleh Kejaksaan, mengingat Jaksa Agung HM Pasetyo adalah kader NasDem.
Foto: Imam Husein/Jawa Pos
Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pelantikan Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumatera Utara defenitif kemungkinan akan digelar sehari setelah kepulangan Presiden Joko Widodo dari lawatannya ke luar negeri. 

Pelantikan akan digelar bersamaan dengan penobatan Gubernur Riau dan Kepulauan Riau definitif, serta pasangan gubernur Kalimantan Tengah hasil pilkada 2016. 

“Sudah (selesai proses administrasinya,red). Sudah ada keputusan DPRD. Baik itu untuk Kepri, Sumut, Riau, ditambah Kalimantan Tengah dan Wakil Gubernur DIY,” ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis (12/5) malam.

Menurut Tjahjo, pelantikan kemungkinan bakal digelar sehari setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke luar negeri. Hal tersebut berdasarkan hasil rapat yang sebelumnya digelar dengan pihak sekretariat negara. 

“Kami sudah rapat dengan sekretariat negara kemarin. Jadi mudah-mudahan begitu (prediden,red) pulang, sehari kemudian bisa dilantik,” ujarnya. 

Informasi yang diperoleh, Presiden Joko Widodo bakal melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan pada 15-18 Mei mendatang. Mengacu pada penjelasan Tjahjo, maka pelantikan kemungkinan sudah dapat digelar pada Jumat (19/5) pekan depan. 

Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, pihaknya saat ini hanya tinggal mendalami lebih jauh, apakah pelantikan Wakil Gubernur DIY juga bisa digelar bersamaan dengan pelantikan empat kepala daerah lainnya.

“Saya lagi mengecek ke Dirjen Otda (Direktur Jenderal otonomi Daerah,red), apakah pelantikan wagub DIY bisa dilakukan di Jakarta. Perlu dicek terlebih dahulu, apakah undang-undang keistimewaannya  (UU Keistimewaan Yogyakarta,red), itu bisa enggak,” ujar Tjahjo.(gir)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/