Bupati Dairi Temui Menkes, Revitalisasi RSUD Sidikalang dan Puskesmas Dikebut

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus mendorong percepatan revitalisasi fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan Bupati Dairi Vickner Sinaga dengan menemui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (16/9). Pertemuan itu secara khusus membahas penguatan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Dairi.

Dalam pertemuan tersebut, Vickner didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dairi Henry Manik dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang Benny Purba.

Di hadapan Menkes, Vickner menyampaikan sejumlah usulan strategis Pemkab Dairi untuk mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan. Salah satu fokus utama adalah revitalisasi dan pengembangan RSUD Sidikalang.

Pengembangan tersebut mencakup peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit hingga pemenuhan kebutuhan alat kesehatan.

Menurut Vickner, penguatan rumah sakit daerah penting untuk meningkatkan kemampuan pelayanan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan rujukan.

Tak hanya rumah sakit, Pemkab Dairi juga mengusulkan revitalisasi dan pengembangan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta Puskesmas Pembantu (Pustu).

Penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut dinilai penting karena Puskesmas dan Pustu menjadi fasilitas yang paling dekat dengan masyarakat, terutama bagi warga di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan maupun rumah sakit.

“Kita berharap dukungan Kementerian Kesehatan dapat mempercepat penguatan infrastruktur dan fasilitas kesehatan di Dairi, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Kita doakan permohonan kita ini bisa terealisasi di tahun 2027 atau maksimal 2028,” kata Vickner.

Menanggapi usulan tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan proposal yang disampaikan Pemkab Dairi akan menjadi perhatian dan prioritas Kementerian Kesehatan.

Budi berharap berbagai usulan tersebut dapat direalisasikan mulai 2027. “Berdoalah supaya usulan ini bisa kita realisasikan tahun 2027, jika tidak, pasti di 2028,” kata Budi.

Selain membahas dukungan infrastruktur dan fasilitas, Menkes juga mengingatkan pentingnya memperkuat fungsi Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Puskesmas, kata Budi, tidak boleh hanya berorientasi pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit. Fungsi promotif dan preventif juga harus diperkuat agar masyarakat dapat melakukan pencegahan dan mendeteksi potensi penyakit lebih awal.

Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Dairi diminta memastikan Puskesmas menjalankan fungsi pelayanan secara menyeluruh, tidak semata-mata menjadi tempat pengobatan.

Kementerian Kesehatan juga mendorong peningkatan cakupan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga berbagai gangguan kesehatan dapat diketahui sedini mungkin.

“Kita berharap langkah Pemkab Dairi untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas rujukan di RSUD Sidikalang hingga pelayanan kesehatan dasar melalui Puskesmas dan Pustu bisa tercapai,” pungkas Menkes. (rud/ila)

DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus mendorong percepatan revitalisasi fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan Bupati Dairi Vickner Sinaga dengan menemui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (16/9). Pertemuan itu secara khusus membahas penguatan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Dairi.

Dalam pertemuan tersebut, Vickner didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dairi Henry Manik dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang Benny Purba.

Di hadapan Menkes, Vickner menyampaikan sejumlah usulan strategis Pemkab Dairi untuk mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan. Salah satu fokus utama adalah revitalisasi dan pengembangan RSUD Sidikalang.

Pengembangan tersebut mencakup peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit hingga pemenuhan kebutuhan alat kesehatan.

Menurut Vickner, penguatan rumah sakit daerah penting untuk meningkatkan kemampuan pelayanan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan rujukan.

Tak hanya rumah sakit, Pemkab Dairi juga mengusulkan revitalisasi dan pengembangan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta Puskesmas Pembantu (Pustu).

Penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut dinilai penting karena Puskesmas dan Pustu menjadi fasilitas yang paling dekat dengan masyarakat, terutama bagi warga di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan maupun rumah sakit.

“Kita berharap dukungan Kementerian Kesehatan dapat mempercepat penguatan infrastruktur dan fasilitas kesehatan di Dairi, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Kita doakan permohonan kita ini bisa terealisasi di tahun 2027 atau maksimal 2028,” kata Vickner.

Menanggapi usulan tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan proposal yang disampaikan Pemkab Dairi akan menjadi perhatian dan prioritas Kementerian Kesehatan.

Budi berharap berbagai usulan tersebut dapat direalisasikan mulai 2027. “Berdoalah supaya usulan ini bisa kita realisasikan tahun 2027, jika tidak, pasti di 2028,” kata Budi.

Selain membahas dukungan infrastruktur dan fasilitas, Menkes juga mengingatkan pentingnya memperkuat fungsi Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Puskesmas, kata Budi, tidak boleh hanya berorientasi pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit. Fungsi promotif dan preventif juga harus diperkuat agar masyarakat dapat melakukan pencegahan dan mendeteksi potensi penyakit lebih awal.

Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Dairi diminta memastikan Puskesmas menjalankan fungsi pelayanan secara menyeluruh, tidak semata-mata menjadi tempat pengobatan.

Kementerian Kesehatan juga mendorong peningkatan cakupan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga berbagai gangguan kesehatan dapat diketahui sedini mungkin.

“Kita berharap langkah Pemkab Dairi untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas rujukan di RSUD Sidikalang hingga pelayanan kesehatan dasar melalui Puskesmas dan Pustu bisa tercapai,” pungkas Menkes. (rud/ila)

Artikel Terkait


Terpopuler

Artikel Terbaru