LABUSEL – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara (Sumut), terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui peluncuran Sistem Informasi Perjalanan Dinas (SIPD) dan Sistem Informasi Jaringan Online Kepegawaian (SIJOGI). Kedua aplikasi tersebut diluncurkan di Aula Command Center, Lantai II Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Rabu (16/9).
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Labusel mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengatakan, kehadiran SIPD dan SIJOGI merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurut Fery, digitalisasi diperlukan untuk menyederhanakan proses administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan pemerintahan.
“Melalui SIPD, proses administrasi perjalanan dinas yang sebelumnya dilakukan secara manual dan berjenjang dapat dilakukan secara digital, mulai dari pengajuan, persetujuan hingga pelaporan,” ujar Fery.
Ia menjelaskan, penerapan SIPD diharapkan dapat mendukung Gerakan Efisien dan Rasionalisasi Anggaran Keuangan (GERAK).
Dengan sistem tersebut, proses administrasi perjalanan dinas diharapkan menjadi lebih sederhana, cepat, dan mendukung pengelolaan anggaran yang lebih efisien.
Selain SIPD, Pemkab Labusel juga meluncurkan SIJOGI sebagai aplikasi pendukung sistem kepegawaian dan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Aplikasi ini dirancang untuk mendukung pengelolaan administrasi kepegawaian secara lebih terintegrasi.
Salah satu fitur yang diperkenalkan dalam SIJOGI adalah sistem penilaian 360 derajat sebagai bagian dari indikator manajemen talenta ASN.
Melalui sistem tersebut, penilaian terhadap perilaku ASN tidak hanya dilakukan oleh atasan langsung, tetapi juga melibatkan rekan sejawat dan bawahan.
Dengan demikian, penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap kinerja dan perilaku ASN dalam lingkungan kerja.
Bupati Fery berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat beradaptasi dan memanfaatkan kedua aplikasi tersebut secara optimal.
Ia menekankan pentingnya perubahan pola kerja dari sistem manual menuju sistem digital untuk mendukung pelayanan pemerintahan yang lebih baik.
“Mari kita tinggalkan cara lama dan sambut efisiensi baru demi pelayanan pemerintahan yang lebih baik,” kata Fery.
Ia juga berharap penerapan SIPD dan SIJOGI dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan efektivitas administrasi pemerintahan serta mendukung pengelolaan ASN yang lebih terintegrasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para Camat, serta undangan lainnya.(mag-5/azw)

