30 C
Medan
Saturday, June 15, 2024

Edy Rahmayadi Tegas untuk Kebaikan tapi Berhati Lembut

Cagubsu Edy Rahmayadi bersama pengurus HIKMA di acara Konferda IV di Asrama Haji Medan, beberapa hari lalu.

SUMUTPOS.CO – Gordang Sembilan ditabuh, Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Nasution yang hadir lebih awal di Aula Gedung Madina Asrama Haji Medan terlihat sangat menikmatinya. Dari tempat duduknya, sesekali kepalanya bergerak mengikuti alunan Gordang sembilan dan seruling yang dimainkan secara apik oleh para pemusik.

KehadiranEdy Rahmayadi Nasution dan istri Nawal Lubis di penutupan acara Konfrensi Daerah (Konferda) VI Himpunan Keluarga Besar Mandailing (HIKMA) memang telah dinanti-nanti. Selain merupakan bagian dari keluarga besar Mandailing, peserta Konferda HIKMA juga ingin mengenal lebih dekat dengan calon pemimpin yang akan membawa Provinsi Sumut Bermartabat.

Sejumlah pujian dan harapan pun keluar dari mulut para tokoh HIKMA yang hadir malam itu. Seperti halnya Ketua Panitia Pengarah Konferda VI HIKMA, Ahmad Parlindungan Batubara.

Meskipun mengakui bahwa dalam Konferda tidak secara khusus melahirkan kesepakatan terkait sikap HIKMA terhadap dukungan kepada salah satu calon ,namun dirinya berkeyakinan ia dan bersama warga Mandailing lain menginginkan pemimpin yang bermartabat Sumut mewujudkan Eramas.

“Seperti saya meskipun saya hijau, tapi hati saya tetap nomor satu. Tapi kita ingin meminimalisir adanya gesekan karena di dalam HIKMA ini ada berbagai partai. Tapi kita sadar hampir semua Kabupaten Kota menginginkan nomor satu.  Apalagi Ketua terpilih adalah Ketua Tim Pemenangan Eramas, “ujar Ahmad Parlindungan Batubara.

Ditegaskan Parlindungan, selain alasan Edy Rahmayadi Nasution dan istri Nawal Lubis bagian dari masyarakat Mandailing,  alasan lainnya bahwa Mandailing adalah identik dengan Islam. Dan Mandailing tidak akan ingkar dengan Al-Quran.

“Untuk itu saya berpesan jangan tidak datang ke TPS nanti tanggal 27 Juni. Setelah datang ke TPS, pertama pilih satu, kedua pulang,” ujar Parlindungan disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Ketua Umum HIKMA Sumut terpilih Aswin Parinduri menegaskan bahwa masyarakat Mandailing memegang teguh pepatah atau ungkapan “somba ma mora, molong namarak boru manat markahanggi.

Cagubsu Edy Rahmayadi bersama pengurus HIKMA di acara Konferda IV di Asrama Haji Medan, beberapa hari lalu.

SUMUTPOS.CO – Gordang Sembilan ditabuh, Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Nasution yang hadir lebih awal di Aula Gedung Madina Asrama Haji Medan terlihat sangat menikmatinya. Dari tempat duduknya, sesekali kepalanya bergerak mengikuti alunan Gordang sembilan dan seruling yang dimainkan secara apik oleh para pemusik.

KehadiranEdy Rahmayadi Nasution dan istri Nawal Lubis di penutupan acara Konfrensi Daerah (Konferda) VI Himpunan Keluarga Besar Mandailing (HIKMA) memang telah dinanti-nanti. Selain merupakan bagian dari keluarga besar Mandailing, peserta Konferda HIKMA juga ingin mengenal lebih dekat dengan calon pemimpin yang akan membawa Provinsi Sumut Bermartabat.

Sejumlah pujian dan harapan pun keluar dari mulut para tokoh HIKMA yang hadir malam itu. Seperti halnya Ketua Panitia Pengarah Konferda VI HIKMA, Ahmad Parlindungan Batubara.

Meskipun mengakui bahwa dalam Konferda tidak secara khusus melahirkan kesepakatan terkait sikap HIKMA terhadap dukungan kepada salah satu calon ,namun dirinya berkeyakinan ia dan bersama warga Mandailing lain menginginkan pemimpin yang bermartabat Sumut mewujudkan Eramas.

“Seperti saya meskipun saya hijau, tapi hati saya tetap nomor satu. Tapi kita ingin meminimalisir adanya gesekan karena di dalam HIKMA ini ada berbagai partai. Tapi kita sadar hampir semua Kabupaten Kota menginginkan nomor satu.  Apalagi Ketua terpilih adalah Ketua Tim Pemenangan Eramas, “ujar Ahmad Parlindungan Batubara.

Ditegaskan Parlindungan, selain alasan Edy Rahmayadi Nasution dan istri Nawal Lubis bagian dari masyarakat Mandailing,  alasan lainnya bahwa Mandailing adalah identik dengan Islam. Dan Mandailing tidak akan ingkar dengan Al-Quran.

“Untuk itu saya berpesan jangan tidak datang ke TPS nanti tanggal 27 Juni. Setelah datang ke TPS, pertama pilih satu, kedua pulang,” ujar Parlindungan disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Ketua Umum HIKMA Sumut terpilih Aswin Parinduri menegaskan bahwa masyarakat Mandailing memegang teguh pepatah atau ungkapan “somba ma mora, molong namarak boru manat markahanggi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/