26 C
Medan
Thursday, July 18, 2024

Bingung Mendapat 2 Kesempatan

Vischa Dara Anwar, Dara Intelegensia Kota Medan 2012

Mengetahui pentingnya bahasa Inggris, gadis cantik ini bertekad untuk menguasai bahasa dunia tersebut. Berkat kefasihannya berbahasa Inggris, berbagai prestasi membanggakan berhasil disabet gadis kelahiran Medan tahun 1994 ini. Yang teranyar, Vischa Dara Anwar memenangkan predikat Dara Intelegensia Kota Medan 2012.

Sebelumnya, gadis berkulit putih ini juga terpilih sebagai pemenang dalam pertukaran siswa ke Kanada. “Padahal pada saat itu, umur Vischa belum masuk kategori. Tetapi, karena menurut juri bahasa Inggrisnya lumayan bagus, jadi Vischa yang ke Kanada,” ujarnya kepada Sumut Pos.

Sejak kelas 2 SMA, Vischa memang sudah mempraktekkan bahasa Inggris dalam  kesehariannya. Anak bungsu dari 2 bersaudara pasangan Khairul Anwar dan Erfina ini merasa penting  menguasai bahasa asing, selain akan memudahkan untuk bersosialisasi, juga akan memudahkan beradaptasi. “Bahasa merupakan faktor penting dalam berkomunikasi,” lanjut Vischa.

Walau sudah mendapat predikat sebagai Dara Intelegensia Medan 2012, tetapi saat ini  Vischa masih dilanda kebimbangan. “ Vischa mendapat beasiswa dari Politekhnik Padjajaran. Kalau diambil, berarti kontrak sebagai Dara harus lepas. Masih bingung,” lanjutnya.
Dirinya menyadari, kesempatan beasiswa tidak datang setiap saat. Sama seperti dengan predikat yang saat ini disandangnya. Apalagi, bisa mengecap pendidikan di Padjajaran merupakan dambaan banyak orang. “Saya sadar, keberuntungan yang sedang saya dapat ini merupakan harapan setiap orang,” lanjutnya.

Gadis berambut sebahu ini mengandaikan, bila mengambil beasiswa tersebut, akan memakan waktu selama 2 tahun, dan dapat disambung mengambil S1 di Universitas yang sama selama 1 tahun. “Jadi bayangkan, untuk menyelesaikan S1, saya hanya membutuhkan waktu selama 3 tahun.” lanjutnya.
Tetapi, kalau dirinya mengambil tugas sebagai Dara Intelegensia, maka akan dikontrak selama 1 tahun. Dalam masa tersebut dia akan  mendapat banyak pengalaman yang berharga. Seperti bertemu dengan pejabat Medan, provinsi, dan lainnya. “Serius, saya benar-benar bingung,” lanjutnya.

Berbicara soal keberhasilannya meraih predikat Dara Intelegensia, selain karena talentanya yang mengagumkan, juga karena kecantikannya yang selama ini terawat  baik. “Sebulan sekali luluran, untuk menjaga warna kulit  tetap stabil. Kalau untuk menghaluskan, cukup memakai handbody setiap malam, saat mau tidur,” tambahnya. (ram)

Vischa Dara Anwar, Dara Intelegensia Kota Medan 2012

Mengetahui pentingnya bahasa Inggris, gadis cantik ini bertekad untuk menguasai bahasa dunia tersebut. Berkat kefasihannya berbahasa Inggris, berbagai prestasi membanggakan berhasil disabet gadis kelahiran Medan tahun 1994 ini. Yang teranyar, Vischa Dara Anwar memenangkan predikat Dara Intelegensia Kota Medan 2012.

Sebelumnya, gadis berkulit putih ini juga terpilih sebagai pemenang dalam pertukaran siswa ke Kanada. “Padahal pada saat itu, umur Vischa belum masuk kategori. Tetapi, karena menurut juri bahasa Inggrisnya lumayan bagus, jadi Vischa yang ke Kanada,” ujarnya kepada Sumut Pos.

Sejak kelas 2 SMA, Vischa memang sudah mempraktekkan bahasa Inggris dalam  kesehariannya. Anak bungsu dari 2 bersaudara pasangan Khairul Anwar dan Erfina ini merasa penting  menguasai bahasa asing, selain akan memudahkan untuk bersosialisasi, juga akan memudahkan beradaptasi. “Bahasa merupakan faktor penting dalam berkomunikasi,” lanjut Vischa.

Walau sudah mendapat predikat sebagai Dara Intelegensia Medan 2012, tetapi saat ini  Vischa masih dilanda kebimbangan. “ Vischa mendapat beasiswa dari Politekhnik Padjajaran. Kalau diambil, berarti kontrak sebagai Dara harus lepas. Masih bingung,” lanjutnya.
Dirinya menyadari, kesempatan beasiswa tidak datang setiap saat. Sama seperti dengan predikat yang saat ini disandangnya. Apalagi, bisa mengecap pendidikan di Padjajaran merupakan dambaan banyak orang. “Saya sadar, keberuntungan yang sedang saya dapat ini merupakan harapan setiap orang,” lanjutnya.

Gadis berambut sebahu ini mengandaikan, bila mengambil beasiswa tersebut, akan memakan waktu selama 2 tahun, dan dapat disambung mengambil S1 di Universitas yang sama selama 1 tahun. “Jadi bayangkan, untuk menyelesaikan S1, saya hanya membutuhkan waktu selama 3 tahun.” lanjutnya.
Tetapi, kalau dirinya mengambil tugas sebagai Dara Intelegensia, maka akan dikontrak selama 1 tahun. Dalam masa tersebut dia akan  mendapat banyak pengalaman yang berharga. Seperti bertemu dengan pejabat Medan, provinsi, dan lainnya. “Serius, saya benar-benar bingung,” lanjutnya.

Berbicara soal keberhasilannya meraih predikat Dara Intelegensia, selain karena talentanya yang mengagumkan, juga karena kecantikannya yang selama ini terawat  baik. “Sebulan sekali luluran, untuk menjaga warna kulit  tetap stabil. Kalau untuk menghaluskan, cukup memakai handbody setiap malam, saat mau tidur,” tambahnya. (ram)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/