25.6 C
Medan
Sunday, May 19, 2024

Bentengi Diri dengan Attitude yang Sopan

Menjadi model mungkin merupakan impian sebagian besar wanita dan pria. Dari penampakan luar, model menampilakan imej seorang dengan tubuh sempurna, meraih penghasilan besar dengan mudah dan bisa menjadi batu loncatan untuk berbagai profesi lainnya.

Maria Elisabeth Sitorus
Maria Elisabeth Sitorus

Maria Elisabeth Sitorus yang merupakan salah satu gadis Medan yang berprofesi sebagai seorang  model mengatakan bahwa dunia model so far so good. “Sudah hampir 10 tahun saya jalani dunia model ini. Banyak pengalaman, banyak relasi dan banyak pengetahuan,” ujar Ibeth sapaan akrabnya.

Gagis berdarah Batak kelahiran tanggal 25 September 1990 ini pernah menjadi anak didik Management Kensington dan Bang Amri Contoh Management namun sekarang memilih freelans karena kesibukan kuliah. ‘’Kalau berbicara soal model dan entertainment pasti banyak pro dan kontra. Itu wajar ya, bukan hanya model. Para pekerja hiburan lainnya juga. Nah sekarang tinggal kita sendiri yang membangun opini tersebut. Kalau kita mampu menjadi contoh dan teladan, apapun profesi kita, orang lain pasti bisa mengerti dan memahaminya. Dan menepis opini buruk kebanyakan orang,” ungkap Mahasiswa Unimed Program Study Disain Tata Busana saat diwawancarai Sumut Pos.

Profesi model ini tentunya juga memiliki suka duka. Untuk dukanya salah satunya kerap pulang malam. Sebagai keluarga yang menjunjung tinggi kedisplinan, tentunya sangat sering bertolak belakang dengan pendapat keluarga mengenai tuntutan pekerjaan yang dijalankannya. “Jadi, saya menyiasatinya dengan mengajak mama ikut setiap ada acara saya. Nah, sedikit demi sedikit keluarga gak was-wak lagi. Saya juga berusaha untuk memberi contoh yang baik buat keluarga dan orang-orang sekitar,” tuturnya sembari mengatakan untuk senangnya akan banyak, banyak ilmu dan pastinya keliling sumatra dan luar sumatra dan bisa menjadi Icon.

Sambungnya, selama menjadi seorang model belum pernah memiliki pengalaman bertemu klien nakal. Dikatakannya hanya orang-orang pendukung acara, ataupun bos-bos yang punya pengaruh dalam acara. Namun dirinya saat awal  kenalan  sudah membentengi diri dengan cara dan attitude yang sopan. “Sehingga mereka enggan untuk berbuat atau sekedar menawarkan hal yang tidak-tidak. Ya tanda kutip seperti kebanyakan pengalaman teman-teman. Seperti kata bijak yang mengatakan bagaimana orang dapat menghargai diri kita, sedangkan kita tidak mencerminkan sifat menghargai diri sendiri. Kalau jumlah honor sejauh ini, semua sesuai dengan kesepakatan,” tukasnya.

Ibeth yang memang sudah memiliki hobby dibidang modeling, menari, desain, dan baca ini tentunya juga punya rencana untuk berkarir di luar Sumut. Ditanya soal pola makan, gadis cantik ini tidak terlalu menjaga atau memilih-milih makanan. “Kalau makanan gak ada ya di jaga-jaga. Tapi memang syukurnya perutnya gak mau makan banyak-banyak, cukup cicip aja udah puas,” ucapnya tertawa kecil sembari mengujar kalau ingin berkarir di Jayapura, atau Papua dan saat ini tengan merintis bisnis fashion bernama Elizabeth Clothing Line. (mag-12)

Menjadi model mungkin merupakan impian sebagian besar wanita dan pria. Dari penampakan luar, model menampilakan imej seorang dengan tubuh sempurna, meraih penghasilan besar dengan mudah dan bisa menjadi batu loncatan untuk berbagai profesi lainnya.

Maria Elisabeth Sitorus
Maria Elisabeth Sitorus

Maria Elisabeth Sitorus yang merupakan salah satu gadis Medan yang berprofesi sebagai seorang  model mengatakan bahwa dunia model so far so good. “Sudah hampir 10 tahun saya jalani dunia model ini. Banyak pengalaman, banyak relasi dan banyak pengetahuan,” ujar Ibeth sapaan akrabnya.

Gagis berdarah Batak kelahiran tanggal 25 September 1990 ini pernah menjadi anak didik Management Kensington dan Bang Amri Contoh Management namun sekarang memilih freelans karena kesibukan kuliah. ‘’Kalau berbicara soal model dan entertainment pasti banyak pro dan kontra. Itu wajar ya, bukan hanya model. Para pekerja hiburan lainnya juga. Nah sekarang tinggal kita sendiri yang membangun opini tersebut. Kalau kita mampu menjadi contoh dan teladan, apapun profesi kita, orang lain pasti bisa mengerti dan memahaminya. Dan menepis opini buruk kebanyakan orang,” ungkap Mahasiswa Unimed Program Study Disain Tata Busana saat diwawancarai Sumut Pos.

Profesi model ini tentunya juga memiliki suka duka. Untuk dukanya salah satunya kerap pulang malam. Sebagai keluarga yang menjunjung tinggi kedisplinan, tentunya sangat sering bertolak belakang dengan pendapat keluarga mengenai tuntutan pekerjaan yang dijalankannya. “Jadi, saya menyiasatinya dengan mengajak mama ikut setiap ada acara saya. Nah, sedikit demi sedikit keluarga gak was-wak lagi. Saya juga berusaha untuk memberi contoh yang baik buat keluarga dan orang-orang sekitar,” tuturnya sembari mengatakan untuk senangnya akan banyak, banyak ilmu dan pastinya keliling sumatra dan luar sumatra dan bisa menjadi Icon.

Sambungnya, selama menjadi seorang model belum pernah memiliki pengalaman bertemu klien nakal. Dikatakannya hanya orang-orang pendukung acara, ataupun bos-bos yang punya pengaruh dalam acara. Namun dirinya saat awal  kenalan  sudah membentengi diri dengan cara dan attitude yang sopan. “Sehingga mereka enggan untuk berbuat atau sekedar menawarkan hal yang tidak-tidak. Ya tanda kutip seperti kebanyakan pengalaman teman-teman. Seperti kata bijak yang mengatakan bagaimana orang dapat menghargai diri kita, sedangkan kita tidak mencerminkan sifat menghargai diri sendiri. Kalau jumlah honor sejauh ini, semua sesuai dengan kesepakatan,” tukasnya.

Ibeth yang memang sudah memiliki hobby dibidang modeling, menari, desain, dan baca ini tentunya juga punya rencana untuk berkarir di luar Sumut. Ditanya soal pola makan, gadis cantik ini tidak terlalu menjaga atau memilih-milih makanan. “Kalau makanan gak ada ya di jaga-jaga. Tapi memang syukurnya perutnya gak mau makan banyak-banyak, cukup cicip aja udah puas,” ucapnya tertawa kecil sembari mengujar kalau ingin berkarir di Jayapura, atau Papua dan saat ini tengan merintis bisnis fashion bernama Elizabeth Clothing Line. (mag-12)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/