33 C
Medan
Sunday, July 14, 2024

Cabe-cabean Dimaenkan di Hotel

Foto: Oki/PM
Tersangka dan korban.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Dengan tangan diikat, Aditia (27) diboyong keluarga cewek cabe-cabean bernama RI (16) ke Mapolrestabes Medan, Minggu (9/4). Warga Jl Mabar Pasar I itu dituduh mencabuli RI sebulan yang lalu di Hotel Abadi, Jl KL Yos Sudarso, Brayan Medan.

RI mengatakan, sakit hati dengan perlakukan tersangka. “Aku di sana (hotel) dibawanya dan dibukanya celana dan baju aku. Katanya dia mau belikan hape dan nikah sama aku,” ucap cewek yang tinggal di Dolok Sanggul itu.

Namun, katanya, setelah menyetubuhinya Aditia melarikan diri dengan alasan membeli nasi.”Habis kayak gitu. Dia keluar katanya beli nasi. Tapi habis itu nggak balek-balek lagi,” kata korban.

Merasa ditipu mentah-mentah korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Hotel. Hingga pihak hotel langsung menghubungi keluarga korban.

Usai diberi informasi oleh pihak hotel, keluarga Ria meminta tolong untuk mencari tau keberadaan Aditia.

“Jadi pas adekku ditinggalinya di hotel kami cari dia tapi nggak jumpa. Barulah tadi sore pihak hotel menghubungi kami kalau dia datang ke hotel lagi sama cewek,” kata Andre, abang kandung RI.

Rupanya, Aditia sendiri sering membawa cewek ke Hotel Abadi.”Pas lagi mau maen dia kurasa sama cewek lain. Pihak hotel menghubungi kami, makanya langsung kami sergap dan bawa ke mari (Mapolrestabes),” kata Andre.

“Adekku (RI) di Medan jadi pembantu bang. Nggak terima aku adekku dicabuli dia,” terang Andre sembari memegang ikatakan di tangan tersangka.

Sayangnya, polisi tidak menerima laporan RIA. “Nggak tahu kenapa tidak bisa buat laporan. Akte nggak dibawa kata polisi di dalam. Makanya kami nggak tahu ini mau pulang lagilah kayaknya,” kata seorang keluarga RI.

Aditia mengaku mengenal RI ketika Ria hendak membeli karcis angkutan umum di daerah Padang Bulan. “Sebulan setengah udah kenal bang. Kenalnya saat dia beli karcis. Di situlah kami komunikasinya,” kata Aditia dengan tangan yang masih diikat keluarga Ria di depan Mapolrestabes Medan.

Dikatakannya, dia nekat menyetubuhi RI karena ingin menikah.”Aku kayak gitu hanya mau menikah bang. 80 ribu harga hotel itu kemarin,” katanya sambil menunduk.

Ketika ditanya kru koran ini apakah dirinya mau bertanggung jawab terhadap RI. Pria tegap itu hanya diam saja. (oki)

Foto: Oki/PM
Tersangka dan korban.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Dengan tangan diikat, Aditia (27) diboyong keluarga cewek cabe-cabean bernama RI (16) ke Mapolrestabes Medan, Minggu (9/4). Warga Jl Mabar Pasar I itu dituduh mencabuli RI sebulan yang lalu di Hotel Abadi, Jl KL Yos Sudarso, Brayan Medan.

RI mengatakan, sakit hati dengan perlakukan tersangka. “Aku di sana (hotel) dibawanya dan dibukanya celana dan baju aku. Katanya dia mau belikan hape dan nikah sama aku,” ucap cewek yang tinggal di Dolok Sanggul itu.

Namun, katanya, setelah menyetubuhinya Aditia melarikan diri dengan alasan membeli nasi.”Habis kayak gitu. Dia keluar katanya beli nasi. Tapi habis itu nggak balek-balek lagi,” kata korban.

Merasa ditipu mentah-mentah korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Hotel. Hingga pihak hotel langsung menghubungi keluarga korban.

Usai diberi informasi oleh pihak hotel, keluarga Ria meminta tolong untuk mencari tau keberadaan Aditia.

“Jadi pas adekku ditinggalinya di hotel kami cari dia tapi nggak jumpa. Barulah tadi sore pihak hotel menghubungi kami kalau dia datang ke hotel lagi sama cewek,” kata Andre, abang kandung RI.

Rupanya, Aditia sendiri sering membawa cewek ke Hotel Abadi.”Pas lagi mau maen dia kurasa sama cewek lain. Pihak hotel menghubungi kami, makanya langsung kami sergap dan bawa ke mari (Mapolrestabes),” kata Andre.

“Adekku (RI) di Medan jadi pembantu bang. Nggak terima aku adekku dicabuli dia,” terang Andre sembari memegang ikatakan di tangan tersangka.

Sayangnya, polisi tidak menerima laporan RIA. “Nggak tahu kenapa tidak bisa buat laporan. Akte nggak dibawa kata polisi di dalam. Makanya kami nggak tahu ini mau pulang lagilah kayaknya,” kata seorang keluarga RI.

Aditia mengaku mengenal RI ketika Ria hendak membeli karcis angkutan umum di daerah Padang Bulan. “Sebulan setengah udah kenal bang. Kenalnya saat dia beli karcis. Di situlah kami komunikasinya,” kata Aditia dengan tangan yang masih diikat keluarga Ria di depan Mapolrestabes Medan.

Dikatakannya, dia nekat menyetubuhi RI karena ingin menikah.”Aku kayak gitu hanya mau menikah bang. 80 ribu harga hotel itu kemarin,” katanya sambil menunduk.

Ketika ditanya kru koran ini apakah dirinya mau bertanggung jawab terhadap RI. Pria tegap itu hanya diam saja. (oki)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/