HUT ke-80 Bhayangkara, MAI Medan Apresiasi Transformasi Polri

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks, Polri dinilai mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah tanpa mengabaikan tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, mengatakan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, dinilai semakin tercermin melalui berbagai langkah nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program prioritas nasional.

“Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo terbukti mampu mengawal berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto. Selain menjaga keamanan, Polri juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, program gizi, hingga menciptakan stabilitas yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Suwarno di Medan, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, peningkatan kepercayaan masyarakat menjadi indikator bahwa transformasi Polri mulai dirasakan publik. Mengacu pada hasil Survei Litbang Kompas periode 9–18 April 2026, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri mencapai 67,6 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 65,1 persen. Sementara tingkat kepercayaan publik tercatat mencapai 82,4 persen, dengan citra positif institusi berada pada 71,5 persen.

Suwarno menilai capaian tersebut tidak terlepas dari peran Polri yang kini semakin aktif mengawal berbagai kebijakan strategis pemerintah. Menurutnya, keamanan yang kondusif menjadi fondasi penting dalam mendukung investasi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi industri, hingga terwujudnya swasembada pangan dan energi.

Ia juga mengapresiasi langkah Polri membentuk berbagai satuan tugas khusus, seperti Satgas Asri yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan serta satgas pengawalan distribusi pangan untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Harapan kami, Polri terus mempertahankan kinerja tersebut sehingga semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi yang bekerja untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MAI Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, mengingatkan bahwa tugas utama Polri tetap berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurut Khalil, sesuai Pasal 13 undang-undang tersebut, Polri memiliki tiga tugas pokok, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan sikap profesional, humanis, transparan, dan akuntabel.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri. Karena itu, pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan harus terus menjadi prioritas agar Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat,” pungkasnya. (map/ila)

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks, Polri dinilai mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah tanpa mengabaikan tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, mengatakan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, dinilai semakin tercermin melalui berbagai langkah nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program prioritas nasional.

“Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo terbukti mampu mengawal berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto. Selain menjaga keamanan, Polri juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, program gizi, hingga menciptakan stabilitas yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Suwarno di Medan, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, peningkatan kepercayaan masyarakat menjadi indikator bahwa transformasi Polri mulai dirasakan publik. Mengacu pada hasil Survei Litbang Kompas periode 9–18 April 2026, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri mencapai 67,6 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 65,1 persen. Sementara tingkat kepercayaan publik tercatat mencapai 82,4 persen, dengan citra positif institusi berada pada 71,5 persen.

Suwarno menilai capaian tersebut tidak terlepas dari peran Polri yang kini semakin aktif mengawal berbagai kebijakan strategis pemerintah. Menurutnya, keamanan yang kondusif menjadi fondasi penting dalam mendukung investasi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi industri, hingga terwujudnya swasembada pangan dan energi.

Ia juga mengapresiasi langkah Polri membentuk berbagai satuan tugas khusus, seperti Satgas Asri yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan serta satgas pengawalan distribusi pangan untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Harapan kami, Polri terus mempertahankan kinerja tersebut sehingga semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi yang bekerja untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MAI Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, mengingatkan bahwa tugas utama Polri tetap berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurut Khalil, sesuai Pasal 13 undang-undang tersebut, Polri memiliki tiga tugas pokok, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan sikap profesional, humanis, transparan, dan akuntabel.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri. Karena itu, pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan harus terus menjadi prioritas agar Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat,” pungkasnya. (map/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru