27 C
Medan
Wednesday, July 24, 2024

Aksi Partai Buruh Tolak Tapera dan Kenaikan HET Beras

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi, di depan Kantor DPRD Sumut, Selasa (11/6).

Dalam aksi tersebut, buruh mengusung dua poin tuntutan utama, yakni batalkan Peraturan Pemerintah Tabungan Perumahan Rakyat (PP Tapera) dan turunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang mengalami kenaikan di Sumut.

Dalam orasinya, Ketua Partai Buruh Sumut, Willly Agus Utomo dengan pengeras suara di atas mobil komando aksi menyampaikan, seluruh buruh di Sumut tegas menolak PP Tapera yang makin memiskinkan buruh dengan potongan upah yang tidak direstui kaum buruh.

Selain itu, PP Tapera hanya akan menjadi lahan korupsi bagi para penyelenggara negara terkait Tapera Tersebut.

“Tidak hanya sebagai ladang korupsi, rumah yang dijanjikan untuk rakyat itu juga mustahil diwujudkan dengan dana 3 persen, tak cukup walau buruh bekerja di atas 30 tahun lamanya. Jadi kami tegas menolak PP Tapera,” tegas Willy.

Selain itu, lanjutnya, Partai Buruh juga menuntut agar DPRD Sumut dapat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Wilayah Bulog Sumut, untuk merevisi kebijakan kenaikan HET beras yang makin menyusahkan rakyat Sumut.

Satu jam berorasi, para buruh diterima Sekretaris Komisi D DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan buruh, pihaknya berjanji akan menyahuti tuntutan kaum buruh di Sumut.

“Terkait tuntutan penolakan Tapera, kami hari ini juga akan meneruskannya ke DPR RI dan Presiden, sedang untuk RDP Kabulog akan segera kita jadwalkan berkordinasi dengan komisi yang membidanginya di DPRD Sumut,” ujar Rudi Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN ini.

Usai disahuti Anggota DPRD Provinsi Sumut, sekira Pukul 12.00 WIB, massa aksi Partai Buruh terlihat bergegas kembali melanjutkan aksinya menuju Kantor Bulog Sumut di Jalan Gatot Subroto Medan. (Dwi/han)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi, di depan Kantor DPRD Sumut, Selasa (11/6).

Dalam aksi tersebut, buruh mengusung dua poin tuntutan utama, yakni batalkan Peraturan Pemerintah Tabungan Perumahan Rakyat (PP Tapera) dan turunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yang mengalami kenaikan di Sumut.

Dalam orasinya, Ketua Partai Buruh Sumut, Willly Agus Utomo dengan pengeras suara di atas mobil komando aksi menyampaikan, seluruh buruh di Sumut tegas menolak PP Tapera yang makin memiskinkan buruh dengan potongan upah yang tidak direstui kaum buruh.

Selain itu, PP Tapera hanya akan menjadi lahan korupsi bagi para penyelenggara negara terkait Tapera Tersebut.

“Tidak hanya sebagai ladang korupsi, rumah yang dijanjikan untuk rakyat itu juga mustahil diwujudkan dengan dana 3 persen, tak cukup walau buruh bekerja di atas 30 tahun lamanya. Jadi kami tegas menolak PP Tapera,” tegas Willy.

Selain itu, lanjutnya, Partai Buruh juga menuntut agar DPRD Sumut dapat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Wilayah Bulog Sumut, untuk merevisi kebijakan kenaikan HET beras yang makin menyusahkan rakyat Sumut.

Satu jam berorasi, para buruh diterima Sekretaris Komisi D DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan buruh, pihaknya berjanji akan menyahuti tuntutan kaum buruh di Sumut.

“Terkait tuntutan penolakan Tapera, kami hari ini juga akan meneruskannya ke DPR RI dan Presiden, sedang untuk RDP Kabulog akan segera kita jadwalkan berkordinasi dengan komisi yang membidanginya di DPRD Sumut,” ujar Rudi Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN ini.

Usai disahuti Anggota DPRD Provinsi Sumut, sekira Pukul 12.00 WIB, massa aksi Partai Buruh terlihat bergegas kembali melanjutkan aksinya menuju Kantor Bulog Sumut di Jalan Gatot Subroto Medan. (Dwi/han)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/