Perkuat Ketahanan Keluarga, PW Salimah Sumut Gelar Rakornas dan PKPS 2026

MEDAN, SumutPos.co – Persaudaraan Muslimah (Salimah) Sumatera Utara terus menancapkan taringnya dalam penguatan peran perempuan dan ketahanan keluarga. Mengusung tema strategis “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak,” Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Sumut sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) sekaligus Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS).

Perhelatan yang berlangsung selama dua hari (18-19 April 2026) di Hotel Sulthan, Medan ini, menjadi momentum krusial bagi para pengurus untuk menyelaraskan visi dalam membina umat sesuai nilai-nilai Islam.

Acara ini terasa spesial dengan kehadiran langsung dua tokoh sentral dari Pimpinan Pusat (PP) Salimah: Sekretaris Umum Siti Rahma Fauzul Muna dan Ketua Departemen Jaringan & Lembaga Diana Widyasari. Kehadiran mereka memberikan energi baru sekaligus penguatan materi bagi para peserta di wilayah.

Ketua PW Salimah Sumut, Tengku Amiliza, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran utusan pusat di “Tanah Deli”.
“Kehadiran langsung PP Salimah sangat berarti bagi kami di wilayah. Ini adalah kesempatan langka bagi para pengurus untuk mendengar, berdiskusi, dan membedah kebijakan program kerja 2026 secara langsung,” ujar Amiliza dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa meski kehadiran belum mencapai 100%, seluruh departemen telah terwakili secara solid.

Selama dua hari intensif, para peserta tidak hanya sekadar duduk mendengar. Mereka terlibat dalam agenda padat yang meliputi:
Bedah Tata Kelola Organisasi: Memperkuat fondasi administrasi dan manajemen. Pemahaman Konstitusi: Penguatan AD/ART dan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).
Diskusi Kewilayahan: Evaluasi kritis terhadap perjalanan kepengurusan serta sosialisasi Program Kerja 2026.

Sekretaris Umum Salimah, Siti Rahma Fauzul Muna, dalam arahan penutupnya mengingatkan bahwa Salimah memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan sosial.
“Program Salimah tidak hanya menyentuh aspek sosial, tapi juga pendidikan, kesehatan, dan ketahanan keluarga. Ini adalah pilar utama pembangunan umat. Kita butuh komitmen dan tanggung jawab penuh dari setiap pengurus,” tegas Siti Rahma.

Melalui Rakornas dan PKPS ini, PW Salimah Sumatera Utara optimis mampu membangun kesolidan internal yang lebih kokoh. Targetnya jelas: melahirkan inovasi program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas, khususnya dalam menciptakan keluarga-keluarga berkualitas di Sumatera Utara. (rel/adz)

MEDAN, SumutPos.co – Persaudaraan Muslimah (Salimah) Sumatera Utara terus menancapkan taringnya dalam penguatan peran perempuan dan ketahanan keluarga. Mengusung tema strategis “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak,” Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Sumut sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) sekaligus Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS).

Perhelatan yang berlangsung selama dua hari (18-19 April 2026) di Hotel Sulthan, Medan ini, menjadi momentum krusial bagi para pengurus untuk menyelaraskan visi dalam membina umat sesuai nilai-nilai Islam.

Acara ini terasa spesial dengan kehadiran langsung dua tokoh sentral dari Pimpinan Pusat (PP) Salimah: Sekretaris Umum Siti Rahma Fauzul Muna dan Ketua Departemen Jaringan & Lembaga Diana Widyasari. Kehadiran mereka memberikan energi baru sekaligus penguatan materi bagi para peserta di wilayah.

Ketua PW Salimah Sumut, Tengku Amiliza, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran utusan pusat di “Tanah Deli”.
“Kehadiran langsung PP Salimah sangat berarti bagi kami di wilayah. Ini adalah kesempatan langka bagi para pengurus untuk mendengar, berdiskusi, dan membedah kebijakan program kerja 2026 secara langsung,” ujar Amiliza dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa meski kehadiran belum mencapai 100%, seluruh departemen telah terwakili secara solid.

Selama dua hari intensif, para peserta tidak hanya sekadar duduk mendengar. Mereka terlibat dalam agenda padat yang meliputi:
Bedah Tata Kelola Organisasi: Memperkuat fondasi administrasi dan manajemen. Pemahaman Konstitusi: Penguatan AD/ART dan Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).
Diskusi Kewilayahan: Evaluasi kritis terhadap perjalanan kepengurusan serta sosialisasi Program Kerja 2026.

Sekretaris Umum Salimah, Siti Rahma Fauzul Muna, dalam arahan penutupnya mengingatkan bahwa Salimah memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan sosial.
“Program Salimah tidak hanya menyentuh aspek sosial, tapi juga pendidikan, kesehatan, dan ketahanan keluarga. Ini adalah pilar utama pembangunan umat. Kita butuh komitmen dan tanggung jawab penuh dari setiap pengurus,” tegas Siti Rahma.

Melalui Rakornas dan PKPS ini, PW Salimah Sumatera Utara optimis mampu membangun kesolidan internal yang lebih kokoh. Targetnya jelas: melahirkan inovasi program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas, khususnya dalam menciptakan keluarga-keluarga berkualitas di Sumatera Utara. (rel/adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru