Jemput Bola! Dodi Simangunsong Boyong Layanan Perlinsos dan Adminduk Keliling Dapil 4

MEDAN, sumutpos.co – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Dodi Robert Simangunsong, resmi meluncurkan posko pelayanan masyarakat keliling di Jalan Turi, Kelurahan Sitirejo 1, Medan Kota, Jumat (21/8/2026). Posko jemput bola ini hadir, selain untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di tengah pemukiman warga, juga membantu Pemko Medan dalam mencapai target pendaftaran portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebanyak 760.000 Kepala Keluarga (KK).

Diketahui, hingga pertengahan Agustus 2026, capaian pendaftaran Perlinsos masih menyentuh angka 35 persen atau sekitar 265.000 KK. Mengingat tenggat waktu yang ditetapkan oleh pemerintah pusat semakin dekat, Dodi Robert Simangunsong mengerahkan tim relawannya “jemput bola” agar target Pemko Medan tersebut dapat rampung sepenuhnya sebelum 31 Agustus 2026.

Pantauan wartawan di lokasi, ratusan warga sejak pagi telah memadati area posko. Kehadiran tenda pelayanan ini menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian data bantuan sosial maupun administrasi yang kerap menyita waktu jika harus diurus ke kantor dinas.

Program inovatif ini akan beroperasi setiap Hari Jumat secara bergilir di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kota Medan. Cakupan wilayahnya meliputi Kecamatan Medan Kota, Medan Denai, Medan Amplas, dan Medan Area.

Dalam pelaksanaannya, Tim Relawan Dodi Robert Simangunsong berkolaborasi dengan petugas Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Kepala Lingkungan (Kepling). Sinergi ini bertujuan mempercepat proses verifikasi data warga di tempat secara aktual.

Dodi Robert Simangunsong menegaskan komitmennya untuk mengawal program digitalisasi perlindungan sosial agar tepat sasaran dan inklusif. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga di Dapil 4 yang berhak menerima bantuan tetapi terkendala masalah administrasi. Melalui posko keliling ini, kita bantu warga memanfaatkan portal digital pemerintah atau aplikasi Cek Bansos Kemensos secara langsung. Jika ada kendala sistem, petugas dinas dan kepling di sini siap mendampingi hingga tuntas,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan ini.

Pendamping PKH Medan Kota M Iqbal Prasetya mewakili Dinas Sosial menyambut baik inisiatif Dodi Robert Simangunsong yang dinilai dapat meringankan beban birokrasi. “Apresiasi setinggi-tingginya untuk Pak Dodi. Posko Perlinsos keliling ini sangat membantu tugas kami di kecamatan. Kolaborasi ini membuat pendataan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menjadi lebih transparan dan meminimalkan salah sasaran akibat data yang usang,” kata Iqbal.

Senada dengan itu, Ari perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan juga merasakan dampak instan dari kehadiran posko ini dalam mengurai antrean pelayanan reguler. “Hari ini kami melihat langsung bagaimana warga terbantu menyinkronkan NIK mereka dengan data terpadu kesejahteraan sosial. Lokasi yang berpindah setiap pekan ini akan membuat pelayanan menjadi sangat fleksibel dan menyentuh kantong-kantong pemukiman yang padat,” ungkapnya.

Sementara bagi masyarakat, kehadiran posko di ini menjadi solusi praktis di tengah kesibukan harian mereka. Kesulitan teknis dalam mengakses platform digital perlinsos mandiri kini teratasi berkat panduan para agen di posko.

“Sangat bersyukur ada posko ini dekat rumah. Biasanya saya bingung kalau mau cek atau daftar bansos secara online karena kurang mengerti HP. Di sini tadi langsung diajari sama petugasnya sampai selesai dan tidak dipungut biaya sama sekali,” ujar R Lumbangaol, warga yang hadir di lokasi.

Warga juga berharap, Posko Perlinsos keliling ini diharapkan bisa menjadi percontohan sinergi yang efektif antara anggota legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam menyukseskan era digitalisasi pelayanan publik di Kota Medan. (adz)

MEDAN, sumutpos.co – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Dodi Robert Simangunsong, resmi meluncurkan posko pelayanan masyarakat keliling di Jalan Turi, Kelurahan Sitirejo 1, Medan Kota, Jumat (21/8/2026). Posko jemput bola ini hadir, selain untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di tengah pemukiman warga, juga membantu Pemko Medan dalam mencapai target pendaftaran portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebanyak 760.000 Kepala Keluarga (KK).

Diketahui, hingga pertengahan Agustus 2026, capaian pendaftaran Perlinsos masih menyentuh angka 35 persen atau sekitar 265.000 KK. Mengingat tenggat waktu yang ditetapkan oleh pemerintah pusat semakin dekat, Dodi Robert Simangunsong mengerahkan tim relawannya “jemput bola” agar target Pemko Medan tersebut dapat rampung sepenuhnya sebelum 31 Agustus 2026.

Pantauan wartawan di lokasi, ratusan warga sejak pagi telah memadati area posko. Kehadiran tenda pelayanan ini menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian data bantuan sosial maupun administrasi yang kerap menyita waktu jika harus diurus ke kantor dinas.

Program inovatif ini akan beroperasi setiap Hari Jumat secara bergilir di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kota Medan. Cakupan wilayahnya meliputi Kecamatan Medan Kota, Medan Denai, Medan Amplas, dan Medan Area.

Dalam pelaksanaannya, Tim Relawan Dodi Robert Simangunsong berkolaborasi dengan petugas Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Kepala Lingkungan (Kepling). Sinergi ini bertujuan mempercepat proses verifikasi data warga di tempat secara aktual.

Dodi Robert Simangunsong menegaskan komitmennya untuk mengawal program digitalisasi perlindungan sosial agar tepat sasaran dan inklusif. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga di Dapil 4 yang berhak menerima bantuan tetapi terkendala masalah administrasi. Melalui posko keliling ini, kita bantu warga memanfaatkan portal digital pemerintah atau aplikasi Cek Bansos Kemensos secara langsung. Jika ada kendala sistem, petugas dinas dan kepling di sini siap mendampingi hingga tuntas,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan ini.

Pendamping PKH Medan Kota M Iqbal Prasetya mewakili Dinas Sosial menyambut baik inisiatif Dodi Robert Simangunsong yang dinilai dapat meringankan beban birokrasi. “Apresiasi setinggi-tingginya untuk Pak Dodi. Posko Perlinsos keliling ini sangat membantu tugas kami di kecamatan. Kolaborasi ini membuat pendataan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) menjadi lebih transparan dan meminimalkan salah sasaran akibat data yang usang,” kata Iqbal.

Senada dengan itu, Ari perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan juga merasakan dampak instan dari kehadiran posko ini dalam mengurai antrean pelayanan reguler. “Hari ini kami melihat langsung bagaimana warga terbantu menyinkronkan NIK mereka dengan data terpadu kesejahteraan sosial. Lokasi yang berpindah setiap pekan ini akan membuat pelayanan menjadi sangat fleksibel dan menyentuh kantong-kantong pemukiman yang padat,” ungkapnya.

Sementara bagi masyarakat, kehadiran posko di ini menjadi solusi praktis di tengah kesibukan harian mereka. Kesulitan teknis dalam mengakses platform digital perlinsos mandiri kini teratasi berkat panduan para agen di posko.

“Sangat bersyukur ada posko ini dekat rumah. Biasanya saya bingung kalau mau cek atau daftar bansos secara online karena kurang mengerti HP. Di sini tadi langsung diajari sama petugasnya sampai selesai dan tidak dipungut biaya sama sekali,” ujar R Lumbangaol, warga yang hadir di lokasi.

Warga juga berharap, Posko Perlinsos keliling ini diharapkan bisa menjadi percontohan sinergi yang efektif antara anggota legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam menyukseskan era digitalisasi pelayanan publik di Kota Medan. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru