33 C
Medan
Sunday, July 14, 2024

Rapat Paripurna Hasil Reses Minim Dewan dan SKPD

Juru bicara anggota DPRD Medan Dapil II, Irsal Fikri, juga menyampaikan persoalan senada. Di antaranya mengenai infrastruktur jalan dan drainase yang masih belum bisa diatasi secara maksimal oleh Pemko Medan. “Kami berharap hasil reses ini dapat ditindaklanjuti segera oleh Pemko Medan,” katanya.

Sementara dalam sambutan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang dibacakan Sekda Syaiful Bahri Lubis, menyebutkan bahwa pelaksanaan reses DPRD Medan salah satu fungsi yang sangat penting dan strategis dalam rangka membangun komunikasi pembangunan secara timbal balik guna lebih menyelaraskan arah kebijakan dan program pembangunan kota dengan aspirasi masyarakat.

“Kita tahu bahwa keberhasilan pembangunan yang kita capai untuk menjadikan Medan sebagai kota metropolitan tidak terlepas dari masalah dan tantangan pembangunan yang harus kita hadapi.Untuk itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan kota agar terus meningkatkan komitmen membangun kota, bersinergi membangun kota sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah- tengah masyarakat,” katanya.

Pemko Medan mengakui bahwa berbagai hal program pembangunan belum sepenuhnya tercapai. Oleh karena itu, kata Syaiful, dimensi penting dalam pembangunan kota pada masa yang akan datang adalah mendorong penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan kota yang semakin efektif, produktif dan terukur yang selalu bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan. (prn/ila)

 

Juru bicara anggota DPRD Medan Dapil II, Irsal Fikri, juga menyampaikan persoalan senada. Di antaranya mengenai infrastruktur jalan dan drainase yang masih belum bisa diatasi secara maksimal oleh Pemko Medan. “Kami berharap hasil reses ini dapat ditindaklanjuti segera oleh Pemko Medan,” katanya.

Sementara dalam sambutan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang dibacakan Sekda Syaiful Bahri Lubis, menyebutkan bahwa pelaksanaan reses DPRD Medan salah satu fungsi yang sangat penting dan strategis dalam rangka membangun komunikasi pembangunan secara timbal balik guna lebih menyelaraskan arah kebijakan dan program pembangunan kota dengan aspirasi masyarakat.

“Kita tahu bahwa keberhasilan pembangunan yang kita capai untuk menjadikan Medan sebagai kota metropolitan tidak terlepas dari masalah dan tantangan pembangunan yang harus kita hadapi.Untuk itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan kota agar terus meningkatkan komitmen membangun kota, bersinergi membangun kota sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah- tengah masyarakat,” katanya.

Pemko Medan mengakui bahwa berbagai hal program pembangunan belum sepenuhnya tercapai. Oleh karena itu, kata Syaiful, dimensi penting dalam pembangunan kota pada masa yang akan datang adalah mendorong penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan kota yang semakin efektif, produktif dan terukur yang selalu bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan. (prn/ila)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/