Home Blog Page 1028

Bertekad Bangun Rumah Industri Kompos

RUMAH KOMPOS: Kelompok Tani Sehat bersama wartawan Sumut Pos dan fotografer, foto bersama di depan Rumah Kompos di Desa Pasar VI Kwala Mencirim.

SUMUTPOS.CO – Sebuah bangunan sederhana berukuran 4×8 meter, berdiri di atas lahan pertanian di Jalan Raya Binjai-Namu Ukur, Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Bangunan sederhana yang berdiri tahun 2021 itu, merupakan Rumah Kompos yang dikelola Kelompok Tani Sehat.

LAILA AZIZAH, Langkat

TAK ada yang istimewa dari bangunan itu. Dindingnya hanya terbuat dari nipah bambu. Namun, di balik bangunan Rumah Kompos inilah Kelompok Tani Sehat menggantungkan sejuta harapan besar mereka. Harapan yang cukup sederhana. Ingin mensejahterakan petani yang ada di desa itu.

Kompos, satu kata kunci untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan petani. Begitulah kata Kelompok Tani Sehat. Dari Rumah Kompos itu, mereka secara gotong-royong mengolah kompos untuk lahan pertanian mereka. Sejak mengenal kompos dengan menjalankan pertanian sistem organik, Kelompok Tani Sehat maupun para petani di Desa Pasar VI, Kwala Mencirim, tak lagi terlilit utang tengkulak atau agen.

Itu karena bertani dengan sistem organik ongkos produksinya lebih murah dibanding menggunakan kimia. Tingginya biaya produksi menggunakan pupuk kimia sering tak sebanding dengan hasil panen yang didapat. Ujung-ujungnya, petani terlilit utang yang terus menumpuk. Namun sekarang ‘badai’ utang sudah berlalu.

Akrabnya Kelompok Tani Sehat dengan kompos tak terlepas dari peran Perusahaan AQUA Langkat yang berada di desa itu. AQUA lah yang mengenalkan mereka dan para petani di sana bagaimana menanam dengan sistem pertanian ramah lingkungan, yakni organik, yang sudah barang tentu bahan utamanya adalah kompos.

“Pupuk kimia itu seperti manusia. Kalau manusia terlalu banyak mengkonsumsi makanan mengandung zat kimia, tentu akan merusak kesehatan tubuh. Begitu juga pupuk kimia, sangat merusak pH tanah. Rata-rata, kalau sudah pakai pupuk kimia, maka pH tanah biasanya di ambang batas 4. Artinya, tingkat kesuburan tanahnya sangat rendah,” ujar anggota Kelompok Tani Sehat, Supriyanto kepada wartawan Sumut Pos saat menyambangi lokasi lahan pertanian mereka. Supriyanto ditemani Kelompok Tani Sehat lainnya, Yono, Buaming, Yogi, Tejo, dan Jamil.

Seperti yang kita ketahui, pH tanah adalah tingkat keasaman dan kebasaan suatu tanah pertanian yang ditunjukkan dengan skala angka 0-14. Tanah dikatakan netral ketika berada pada angka 7, tanaman dapat tumbuh subur pada tanah dengan tingkat pH kisaran angka 6,5-7,5.

Sedangkan Kompos merupakan bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja di dalam bahan organik tersebut.

Bahan organik yang dimaksud pada pengertian kompos adalah rumput, jerami, sisa ranting dan dahan, kotoran hewan, bunga yang rontok, air kencing hewan ternak, serta bahan organik lainnya. Kompos tidak hanya berfungsi untuk menambah unsur hara, tetapi juga menjaga fungsi tanah sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Dibandingkan pupuk dengan bahan anorganik, pupuk kompos jauh lebih memiliki manfaat.

Begitu berharga dan bermanfaatnya kompos untuk tanaman, para petani di Desa Pasar VI Kwala Mencirim tersebut saat ini berebut kandang atau berebut kotoran hewan kandang. “Sekarang sudah pada berebut kandang. Satu muatan motor kecil kotoran kandang harganya sekarang sudah Rp130 ribu. Itu pun beratnya paling hanya 300 Kg,” ungkap Supriyanto lagi.

Dulu, sebelum petani di desa itu mengenal kompos, mereka menjual kotoran ternaknya ke luar daerah. Di desa itu memang 80 persen petani juga sebagai peternak. Truk-truk pengangkut kotoran ternak yang berasal dari Tanah Karo, datang ke desa mereka waktu itu. “Kita belum paham manfaat kotoran ternak waktu itu, makanya kita jual. Ada truk dari Tanah Karo yang datang membeli. Sekarang para petani sudah memanfaatkan kotoran ternak kandangnya masing-masing untuk pupuk kompos di tanaman mereka,” ujar Supriyanto.

Supriyanto, Yono, Buaming, Yogi, Tejo, dan Jamil serta anggota Kelompok Tani Sehat yang beranggotakan sekitar 30 orang, saat ini bercita-cita ingin membangun rumah industri kompos di lahan itu. Tujuan mereka agar semua petani di desa mereka hingga di Kabupaten Langkat tak lagi menggunakan pupuk kimia.

Tapi, untuk mewujudkan rumah industri kompos itu, Kelompok Tani Sehat belum memiliki mesin pencacah kompos. “Kita belum memproduksi kompos untuk dijual karena belum punya alatnya. Harganya kalau tidak salah sekitar Rp50 juta satu unit. Kalau bahan bakunya seperti kotoran ternak kandang, sangat cukup kita dapatkan nanti. Kami bertekad ingin membangun rumah industri kompos,” kata Supriyanto penuh optimis.

Supriyanto bersama Kelompok Tani Sehat menyadari kalau membangun rumah industri kompos harus membentuk sebuah koperasi. Makanya ia bersama teman-teman petani tengah berupaya membentuk koperasi petani agar cita-cita mereka dapat terwujud. Memang, mendirikan sesuatu organisasi atau koperasi, menurut Supriyanto tidak mudah dan membutuhkan modal.

“Makanya kami berterima kasih kepada AQUA atas semua bantuan yang telah diberikan kepada petani. Saya bilang sama Pak Jimmi dari AQUA, tolong terus bimbing dan bantu kami. Kalau tidak ada pihak pendukung, nanti semangat kami bisa hilang. Jika kami nanti mampu menjadi distributor kompos dan bisa memenuhi kebutuhan petani, kami yakin petani di desa ini bahkan di Kabupaten Langkat akan sejahtera karena bisa bertani secara organik, dan pastinya AQUA akan bangga kepada kami nantinya,” pungkas Supriyanto bersemangat.

Ketua Kelompok Tani Sehat, Jamil menimpali, kalau saat ini Kelompok Tani Sehat sedang mengajukan bantuan kepada AQUA meminta alat pencacah kompos. Namun sebenarnya, kata Jamil, jauh dari lubuk hati para Kelompok Tani Sehat, mereka juga menginginkan peran pemerintah dengan melakukan pembinaan, pendampingan dan bantuan kepada petani di desanya.

“Kami tak mungkin terus bergantung sama AQUA. Kehadiran AQUA di kampung kami ini sungguh sangat bermanfaat kepada masyarakat dan petani. Tapi kami juga mohon kepada pemerintah untuk membina petani. Kami butuh dukungan dan bantuan pemerintah juga, tidak hanya pihak swasta. Kami siap membantu pemerintah untuk meningkatkan perekonomian di desa kami ini,” kata Jamil.

Keinginan Kelompok Tani Sehat sepertinya bak gayung bersambut. Pihak AQUA Langkat pun berkeinginan tetap terus merangkul Kelompok Tani Sehat demi kesejahteraan pertanian di desa itu.

Stakeholder Relations Manager Pabrik AQUA Langkat Jimmi Simorangkir mengatakan, pihak AQUA berkeinginan agar Kelompok Tani Sehat menjadi distributor penjualan pupuk kompos. Bahkan, jika nantinya semua dokumen kelengkapan persyaratan sudah dipenuhi Kelompok Tani Sehat dalam tahun ini, maka tahun depan pihak AQUA Langkat akan merealisasikan bantuan mesin pencacah kompos.

Jimmi bilang, AQUA selalu komitmen mendukung industri hijau ramah lingkungan, salah satunya industri pengolahan pupuk kompos. Hal ini juga demi untuk berkesinambungan lingkungan. “Begitu seriusnya AQUA Langkat terhadap kompos yang diolah Kelompok Tani Sehat, kami waktu itu membawa kompos itu ke laboratorium untuk diteliti kandungannya, apakah sudah sesuai dengan yang dibutuhkan tanah dan tanaman,” pungkas Jimmi.

Bicara soal tanaman organik dan kompos, Kepala Sub Bidang Program Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Fahri Perangin Angin mengatakan, negara-negara berkembang memang sudah harus berpikir ke arah lingkungan hijau dengan mengurangi bahan-bahan kimia. “Itu harapan kita, makanya yang kita lakukan adalah penyediaan pupuk yang sifatnya nabati sehingga kita secara perlahan-lahan mengurangi pupuk kimia tadi,” ujar Fahri saat ditemui wartawan Sumut Pos di ruang kerjanya, Rabu (11/10).

Wartawan Sumut Pos kemudian menceritakan kegiatan Kelompok Tani Sehat yang bertani secara organik, yang juga ingin membangun industri rumah kompos, serta ingin mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya bantuan mesin pencacah kompos. Fahri pun tertarik. Ia langsung menelepon Kepala Bidang Tanaman dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Rosnani. Fahri sengaja membunyikan suara speaker ponselnya agar pembicaraan mereka terdengar wartawan Sumut Pos. Ternyata, Rosnani mengenal Kelompok Tani Sehat.

“Saya tahu itu Pak Fahri. Kelompok Tani Sehat itu binaan AQUA di sana. Hubungan mereka dengan AQUA sangat bagus, Pak. Mereka belum pernah kita beri bantuan. Nanti coba saya tinjau ke lapangan ya Pak,” ujar Rosnani yang kemudian mengakhiri sambungan teleponnya.

Usai menelepon, Fahri pun menyampaikan kepada wartawan Sumut Pos dengan berjanji nantinya dari Provinsi akan berkomunikasi dengan kabupaten, untuk melihat atau meninjau lapangan seperti apa aktivitas Kelompok Tani Sehat. “Saya ingin tahu Kelompok Tani Sehat, kalau memang cukup ideal, kita akan siapkan bantuan. Tapi untuk mendapat bantuan, Kelompok Tani Sehat harus terdaftar di kabupaten atau di Kementerian Pertanian. Ya, harus ikuti prosedurnya juga,” kata Fahri.

Fahri kemudian sangat mengapresiasikan AQUA, bahkan menyatakan rasa bangganya karena AQUA menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke pertanian, khususnya pertanian yang go green. Ia berharap perusahaan swasta lainnya ikut meniru apa yang dilakukan AQUA dengan pertanian hijau ke depan. Sebab menurut Fahri, jika pertanian sehat, lingkungan sehat, mengkonsumsinya juga aman.

“Kita apresiasi AQUA, kalau bisa diperbanyak manfaat AQUA untuk masyarakat karena kita tahu produk AQUA ada di seluruh nusantara. Terima kasih kepada AQUA yang sudah hadir membantu masyarakat, petani, dan pemerintah. Salam ya buat AQUA,” pungkas Fahri mengakhiri wawancara dengan wartawan Sumut Pos. (bersambung)

Telkomsel Luncurkan Pengalaman Wisata Digital “Jelajah Nusantara 2.0” di Aplikasi MyTelkomsel

Telkomsel menghadirkan "Jelajah Nusantara 2.0", sebuah games pengalaman berwisata digital dengan skuter listrik virtual untuk melintasi 30 destinasi dengan total jarak tempuh mencapai lebih dari 18 ribu Km melalui Aplikasi MyTelkomsel.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel meluncurkan “Jelajah Nusantara 2.0“, sebuah games eksklusif untuk pelanggan Telkomsel sebagai media berwisata keliling Indonesia secara virtual yang dapat diakses dengan mudah melalui Aplikasi MyTelkomsel.

Dengan mengikuti program gamifikasi ini, pelanggan diajak melakukan perjalanan dengan skuter listrik virtual untuk melintasi 30 destinasi wisata, yang membentang dari destinasi ikonik di Indonesia seperti Masjid Raya Baiturrahman di Aceh, Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur, hingga ke Air Terjun Kiti di Papua Barat, dengan total jarak tempuh mencapai lebih dari 18 ribu Km.

Di setiap titik pencapaian titik destinasi tertentu, pelanggan berkesempatan mendapatkan beragam bonus dan promo produk dan layanan unggulan yang menarik dari Telkomsel, seperti bonus Telkomsel Poin, paket kuota data/internet, kuota telepon, dan voucher belanja yang bisa dimanfaatkan di sejumlah merchant favorit.

Vice President Customer Journey and Digital Experience Telkomsel Danang Andrianto mengatakan, “Sebagai digital lifestyle driver dengan semangat berinovasi dalam menciptakan terobosan, Telkomsel berkomitmen untuk membuka semua peluang peningkatan pengalaman gaya hidup digital masyarakat Indonesia melalui ragam solusi layanan yang melebihi ekspektasi pelanggan.

Bersama kehadiran ‘Jelajah Nusantara 2.0’, Telkomsel mengajak pelanggan untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata secara virtual melalui sebuah pengalaman interaktif di MyTelkomsel yang memungkinkan eksplorasi keindahan dan keragaman warisan kekayaan budaya, lanskap, dan landmark Indonesia secara menyenangkan dan bernilai tambah.”

Untuk meluncur ke destinasi berikutnya di “Jelajah Nusantara 2.0”, pelanggan memerlukan energi/ Km tertentu untuk melanjutkan ke kota berikutnya. Km bisa didapatkan dengan melakukan transaksi atau melakukan misi harian (daily mission) dan misi petualangan (adventure mission). Pelanggan juga dapat menambah jarak perjalanan dengan melakukan transaksi/aktivasi produk dan layanan Telkomsel melalui Aplikasi MyTelkomsel.

Untuk setiap minimal Rp 1000 tiap transaksi, pelanggan akan melaju sejauh 1 Km. Dengan begitu, semakin banyak transaksi aktivasi/pembelian produk dan layanan yang dilakukan, semakin cepat pelanggan akan mencapai destinasi selanjutnya. Informasi lebih lengkap tentang games “Jelajah Nusantara 2.0” dapat diakses melalui MyTelkomsel dan laman tsel.id/webjn2.

Danang lebih lanjut menambahkan, Telkomsel berharap program gamifikasi melalui games ini dapat melanjutkan kesuksesan ‘Jelajah Nusantara 1.0’ sebelumnya yang telah diikuti oleh hingga 2,2 juta pelanggan selama periode Februari 2022 hingga Januari 2023. Ke depan, Telkomsel akan terus mendukung hadirnya variasi pengalaman digital bernilai tambah yang inklusif dan berkelanjutan bagi para pelanggan.

MyTelkomsel sendiri merupakan layanan berbentuk aplikasi yang dihadirkan Telkomsel untuk memberikan kemudahan mengelola akun dan mengakses layanan pelanggan dengan menggunakan smartphone atau perangkat pintar lainnya. Selain dapat melakukan pembelian paket dan pengisian pulsa dengan beragam metode pembayaran favorit, pelanggan juga dapat mengecek pulsa, kuota, masa aktif, jumlah Poin, riwayat pemakaian, sampai dengan menukar Poin untuk mendapatkan berbagai promo dan diskon. Hingga September 2023, lebih dari 35 juta monthly active users tercatat sebagai pengguna Aplikasi MyTelkomsel, dengan pertumbuhan transaksi sekira 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.(rel)

Penggiat Seni Kompak Dukung Ganjar-Mahfud MD

SILATURAHMI: Ganjar Pranowo bertemu para seniman dan budayawan asal Jogjakarta di rumah Butet Kartaredjasa di Kembaran Tamantirto, Bantul, Jogjakarta, pada Senin (16/10).

SUMUTPOS.CO – PASANGAN calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dan calon wakil presiden Mahfud MD mendapatkan banyak dukungan dari kalangan artis, seniman, dan budayawan.

Hal itu nampak dari banyaknya penggiat seni yang ikut mengawal Ganjar dan Mahfud MD saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (19/10) lalu. Mereka membaur dengan para pendukung lainnya di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat.

Diantaranya, budayawan Butet Kartaredjasa yang dengan penuh semangat berjalan menuju lokasi acara meskipun harus menggunakan kruk. Ada juga Cak Lontong dan Nur Akbar, dua komedian yang banyak meramaikan acara-acara televisi nasional. Menurut Butet, pasangan Ganjar-Mahfud merupakan simbol dan semangat kebaikan untuk bangsa dan negara ke depan.

Keduanya terbukti tidak pernah melakukan tindakan yang tercela baik dari sisi perbuatan maupun kebijakan. Karena itu, dia menilai sudah seharusnya mendapat dukungan dari masyarakat. “Iya harus didukung. Wong ini mengantar kebaikan kok,” tandas Butet. Apalagi beberapa hari sebelumnya Ganjar juga menyempatkan diri untuk datang ke kediaman Butet Kartaredjasa di KembaranTamantirto,Bantul, Jogjakarta, pada Senin 16 Oktober 2023.

Malam itu, Ganjar bersilaturahmi dan beramahtamah dengan para budayawan dan seniman yang berasal dari Jogjakarta. Sebelumnya pada pertengahan tahun ini, sejumlah artis, seniman,dan pelaku hiburan tanahair yang tergabung dalam Gabungan Seniman Indonesia (GSI) juga telah mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024 di Gelora Delta Sidoarjo, JawaTimur. “Seniman sekaligus pelaku hiburan tanah air mendukung Ganjar Pranowo sebagai presiden.

Kami berharap dukungan baik juga datang itu dari rakyat dan semua kalangan. Mari dukung Bapak Ganjar Pranowo supaya nantinya bisa meneruskan estafet kepemimpinan di Indonesia,” kata Koordinator GSI Roy Marten. Sederet artis, penyanyi,dan pelaku industry kreatif tanah air bahkan telah mendirikan rumah kreatif bernama Rumah Kita Extravaganjar di Jalan Tangkas Baru,Setiabudi Jakarta Selatan, pada Minggu (27/8).

Rumah Kita Extravaganjar dijadikan tempat kreatif bagi seluruh insane seni Tanah Air untuk mengembangkan bakat dan minatnya di dalam berkesenian.

Sementaraitu,GanjarPranowomerasa senang mendapatkan dukungan dari para artis, seniman, dan budayawan. Menurut Ganjar dukungan tersebut menjadi tambahan energi baginya dalam menghadapi kontestasi pada Pilpres2024.

“Saya dan Pak Mahfud MD menyampaikan terimakasih yang setulus-tulusnya, terutama kepada partai pengusung, TPN, tokoh agama, saintis, budayawan,seniman, relawan, dan masyarakat yang mendukung kita, yang mau berjuang bersama kita demi kebaikan bangsa Indonesia.

Dari lubuk hati paling dalam kami sampaikan i love you full,” ucap Ganjar. Sementara itu, Aji Setia Wiguna, yang merupakan penggiat seni dalam bidang visual vidio documenter di Medan , mengatakan kalau pasangan GanjarMahfud MD adalah sosok yang memang layak untuk dimenangkan.

Karena menurut Aji, Ganjar bisa memberikan inspirasi dari apa yang telah dilakukannya.

“Pak Ganjar bisa menjadi inspirasi bagi kami penggiat seni, terutama Seni vidio untuk mampu mengambil hal-hal yang baik untuk dijadikan anggle dalam setiap moment” kata Aji. Aji juga mengatakan siap mendukung pasangan Ganjar – Mahfud MD. (wir/ika)

Peduli Palestina, Salimah Sumut Kumpulkan Donasi Rp225 Juta Lebih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Wilayah Salimah Sumatera Utara (Sumut) bekerjasama dengan Majelis Qur’an Sudirman, mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka Muslimah Peduli Palestina di Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (22/10).

Acara dimulai dengan pembukaan Sholawat dari Tim Nasyid Al Fityan. Peserta yang hadir merupakan pengurus dan anggota Salimah, pimpinan dan anggota organisasi wanita/Islam, pimpinan dan anggota komunitas, perkumpulan, mahasiswi, Ibu-ibu Majelis Taklim, dan masyarakat umum/muslimah.

Peserta dengan berbaju putih, diperkirakan mencapai 600 orang, memenuhi Masjid Raya Medan. Kegiatan ini juga melaksanakan Salat Ghaib dan doa untuk rakyat Palestina yang tengah berjuang membela Agama Allah. Donasi-donasi turut dikumpulkan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina yang membutuhkan bala bantuan. Lelang tas, syal, bendera pun turut dilakukan untuk mengumpulkan donasi untuk rakyat Palestina.

Pembacaan Puisi oleh Inna Sakinnah Damanik memilukan suasana. Tampak peserta menangis tersedu-sedu mengingat perjuangan rakyat Palestina. Tabligh Akbar yang dibawakan oleh Ustadah Nurjanah Hulwani sekaligus penggalangan dana mengetuk hati peserta untuk semangat menginfaqkan hartanya.

Dana donasi yang terkumpul sebanyak Rp57 juta dan masih akan bertambah lewat transfer. Update Donasi per tanggal 23 Oktober 2023 sebesar Rp225.273.700 dan masih terus berlanjut.

Ketua PW Salimah Sumut Nur Azizah Tambunan, mengapresiasi semangat peserta membela Palestina. “Berterima kasih atas kehadiran para muslimah di Kota Medan dan sekitarnya. Ini membuktikan seriusnya hadirin dalam membela saudara-saudara muslim di Palestina.

Walaupun kita tidak bisa hadir membantu mereka langsung di Palestina, namun kehadiran kita pada acara ini membuktikan kepedulian dan dukungan kita terhadap saudara-saudara kita, karena muslim ibarat 1 tubuh. Donasi yang terkumpul melalui Yakesma Sumut akan disalurkan ke Palestina melalui Adara Relief Internasional,” pungkas Azizah. (rel/adz)

Akulaku Berkomitmen Akan Penuhi Kewajiban dari Regulator

SUMUTPOS.CO – Perusahaan pembiayaan berbasis digital PT Akulaku Finance Indonesia berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini sejalan dengan langkah penyempurnaan produk yang tengah dilakukan pada Buy Now Pay Later milik PT Akulaku Finance Indonesia.

“Perusahaan berkomitmen untuk dapat memenuhi segala ketentuan yang diatur dan menjalankan bisnis sesuai dengan kerangka hukum dan kepatuhan,” ujar Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Efrinal Sinaga di Jakarta.

Akulaku Finance Indonesia diketahui memiliki produk pembiayaan dengan skema Buy Now Pay Later dan juga cicilan di dalam platformnya.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan berkomitmen untuk dapat memenuhi segala ketentuan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dilansir dari keterangan perusahaan, PT Akulaku Finance Indonesia menjalankan bisnis sesuai dengan kerangka hukum dan kepatuhan.

Hal ini merupakan salah satu misi PT Akulaku Finance Indonesia, di mana turut aktif berperan serta mendukung kebijakan dan kegiatan otoritas terkait dan pemerintahan untuk mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lndonesia.

Untuk diketahui, PT Akulaku Finance Indonesia cukup aktif untuk menggerakkan upaya peningkatan literasi keuangan di berbagai kalangan, termasuk di kalangan usia muda dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Berbagai program literasi tersebut dilakukan dengan menyelenggarakan berbagai inisiatif edukasi keuangan berkelanjutan di berbagai daerah dengan menggandeng universitas maupun kelompok komunitas.

Adapun PT Akulaku Finance Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis digital bagian dari ekosistem Akulaku Group yang menghadirkan produk Akulaku PayLater.

Akulaku PayLater merupakan solusi layanan buy now pay later (BNPL) dan cicilan yang memungkinkan penggunanya bertransaksi di berbagai platform e-commerce maupun ritel luring dengan menggunakan limit kredit yang tersedia.
Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, PT Akulaku Finance Indonesia tersedia di berbagai platform e-commerce teratas di Indonesia.(rel)

Kapolres Sergai Terima Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Sumut

AUDIT: Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK bersama Tim Audit Itwasda Polda Sumut.

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Serdangbedagai (Sergai), AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK melalui Kasi Humas Ipda Brimen, menerima Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Sumut yang dipimpin AKBP Ronny N Sidabutar di Aula Patriatama Polres Sergai di Seirampah, Senin (23/10/2023).

Kapolres AKBP Oxy Yudha Pratesta dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Sumut untuk melakukan pengecekan administrasi dan kinerja di Polres Sergai

“Saya berharap dalam pemeriksaan rekan rekan dapat memberikan data sesuai permintaan dari Tim Itwasda, dan masing-masing fungsi mampu memberikan data yang sebenarnya kepada Tim Itwasda,” ujarnya.

Ketua Tim Audit Itwasda Polda Sumut, AKBP Ronny N Sidabutar mengatakan pihaknya akan membagi beberapa tim untuk melakukan pemeriksaan administrasi

Sesuai arahan Kapolda Sumut, ia mengimbau agar masing-masing Polres membuat administrasi personelnya dengan sebenarnya.

“Saya berharap kepada rekan-rekan agar membuat data dengan sebenarnya, dan tidak diduplikasi untuk penyerapan anggaran. Apabila tim kami menemukan temuan, agar memberikan data yang sebenarnya supaya menjadi pembelajaran bagi kita kedepannya,” katanya.

Adapun Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Sumut Tahap II yang turut hadir bersama AKBP Ronny N Sidabutar antara lain, Kompol Parluhutqn Panjaitan, Kompol Fredy Parlindungan, Kompol Ramli Manurung, Kompol Suryanto, Kompol Mulyani, AKP Nova Rismalina, dan Ipda Luciana Manik.

Sedangkan jajaran Polres Sergai yang hadir mengikuti kegiatan yakni, para Kabag, para Kasat, Kasi, dan Kapolsek se-jajaran Polres Sergai serta personil Polres Sergai. Humas Polres Sergai me-RESPONS. (fad/ram)

Dosen Polmed Kenalkan QR Code untuk Absensi Siswa SMAS Muhammadiyah 01

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Medan (Polmed) kembali menyelenggarakan kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat. Kali ini, kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMA Swasta Muhammadiyah 01 Medan, Sabtu (21/10).

Menurut Ketua Tim Pengabdian, Friendly ST MT, kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu pihak sekolah dalam mengatasi masalah pengumpulan data kehadiran siswa. “Pada awalnya, absensi siswa dikumpulkan secara manual pada setiap akhir semester, sehingga komunikasi antara guru dan orangtua mengenai kehadiran siswa menjadi tidak rutin dan dapat menunda tanggap masalah siswa,” kata Friendly didampingi anggota Harizahayu SSi MSc, Santi Prayudani SKom MKom, dan Zakaria Sembiring ST MSc.

Selain untuk memantau keaktifan belajar siswa, kehadiran juga memiliki relasi yang dekat dengan nilai sekolah dan kemampuan pembelajaran. Menurut beberapa jurnal, kata Friendly, kedekatan ini telah diteliti menggunakan berbagai metode analisa data seperti product momen dan spearman correlation ratio.

Untuk melakukan pencatatan terhadap kehadiran siswa, jelas Friendly, akan dibangun dan disusun sebuah sistem informasi kehadiran. “Pencatatan kehadiran dilakukan dengan menggunakan pembaca Quick Response Code (QR Code) yang akan membaca kartu siswa. Setiap siswa akan diberikan kartu yang dapat dicetak dari sistem dengan kode qr yang unik. Kode ini akan diterjemahkan ke dalam sistem saat siswa akan hadir atau keluar dari sekolah,” bebernya.

Dengan sistem informasi ini, lanjut Friendly, maka data kehadiran siswa dapat tercatat dan terrekapitulasi dengan cepat bila dibandingkan dengan metode manual. “Peningkatan dalam efisiensi dan keterampilan dalam melakukan manajemen data siswa terutama data kehadiran siswa, memudahkan rekapitulasi data dan memungkinkan pendeteksian siswa yang memiliki kecendrungan tidak hadir di sekolah,” pungkasnya. (adz)

Jalan Penghubung Kecamatan di Nias Barat Terancam Putus, Dahan Kayu Jadi Plang

PENGHUBUNG: Jalan Penghubung Kecamatan Mandrehe Utara Ke Kecamatan Mandrehe dan Kota Kabupaten Nias Barat hampir putus karena hujan deras beberapa waktu lalu di Nias Barat.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Jalan penghubung Kecamatan Mandrehe Utara ke Kecamatan Mandrehe dan Kota Kabupaten Nias Barat tepatnya di Desa Hayo, Kecamatan Mandrehe terancam putus akibat longsor.

Untuk menghindari kecelakaan, untuk sementara warga memasang dahan kayu untuk plang waspada.

“Sudah hampir satu minggu plat duiker ini longsor saat hujan deras kemarin, hingga setengah dari badan jalan termakannya,” ujar Ama Putra Gulo yang merupakan warga setempat, Senin (23/10/2023).

Dikatakannya bahwa semenjak longsor itu terjadi masih belum ada penangan dari pemerintah setempat

“Sampai sekarang belum ada penangan dari pemerintah, pemasangan plang saja blom ada,” jelasnya

Dirinya berharap agar ada penanganan darurat dari pemerintah kabupaten sebab jalan itu adalah jalan kabupaten.

“Untuk mengantisipasi pengendara berjatuhan atau kecelakaan terpaksa warga kita disini memakai dahan kayu mengelilingi lokasi longsor sebagai plang kehati-hatian,” tutupnya. (mag-9/ram)

Freidi Nomberi Terpilih secara Aklamasi Jadi Ketua Generasi Muda Pasaribu Medan Sekitarnya

Pelantikan BPH GMP-MS 2023-2025, oleh Ketua Umum PPDB/PPRPI Wilayah Kota Medan, Dr Dompak Pasaribu, Sabtu (21/10/2023).(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Generasi Muda Pasaribu Medan Sekitarnya (GMP-MS) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) III, di Ballroom Nangroe Hotel Saka Medan, Sabtu (21/10/2023) kemarin.

Hasilnya, Freidi Nomberi Pasaribu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Badan Pengurus Harian GMP-MS untuk Periode 2023-2025. Freidi Nomberi bersama empat tim formatur lainnya, menyusun komposisi BPH GMP-MS 2023-2025.

Pengurus BPH GMP-MS 2023-2025 dilantik Ketua Umum Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB)/Punguan Pomparan Raja Pasaribu Indonesia (PPRPI) Wilayah Medan, Dr Dompak Pasaribu SE MSi CPA CACP.

Adapun Mubes III itu dibuka oleh Gubernur Sumut Periode 2018-2023, Edy Rahmayadi, dengan memukul gong sebanyak lima kali menyimbolkan lima sila Pancasila, setelah memberi arahan dan sambutan.

Freidi Nomberi yang meneruskan kepemimpinan Ummi Kalsum Pasaribu mengatakan kesiapannya melanjutkan kepemimpinan GMP-MS.

“Mohon dukungan dari orangtua kami dan kita semua anggota untuk membawa GMP ini menjadi lebih baik, lebih maju lagi,” kata Freidi Nomberi.

Ketua Umum PPDB/PPRPI Wilayah Medan, Dr Dompak Pasaribu, yang hadir bersama pengurus lainnya, Murni Pasaribu, Kisharianto Pasaribu, Bernad Pasaribu dan Boston Pasaribu, dan Tanda Monang Pasaribu, menyampaikan selamat dan sukses kepada Freidi Nomberi dan seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik.

Dr Dompak mengharapkan GMP-MS terus ikut berkontribusi mengharumkan nama besar marga Pasaribu. “Tanpa generasi muda, akan sulit bagi kita melaksanakan program-program kerja Pasaribu Medan. Mari saling bergandengan tangan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (23/10/2023).

Hal senada juga disampaikan Ketua Badan Pembina GMP-MS, Benny Pasaribu. Ia mengharapkan dengan terpilihnya ketua yang baru, dapat memberikan warna baru untuk gerakan GMP-MS ke depan.

Lebih lanjut Benny Pasaribu mengatakan, bahwa Pasaribu adalah marga yang sangat besar dan orang-orangnya berperan membangun Kota Medan, Provinsi Sumut dan Indonesia umumnya melalui bidang profesi masing-masing.

“Banyak juga tokoh-tokoh Pasaribu yang sudah membersamai pembangunan nasional dan Sumut khususnya. Kita harapkan dengan pengurus yang baru ini bisa tetap eksis,” kata Benny.

Berikut komposisi BPH GMP-MS 2023-2025:

– Ketua Umum Freidi Nomberi Pasaribu
– Wakil Ketua Umum I Agus Yunus Pasaribu
– Wakil Ketua Umum II Ummi Kalsum Pasaribu
– Sekretaris Umum Yohana Fransisca Pasaribu
– Wakil Sekretaris Umum I Rosalina D Pasaribu
– Wakil Sekretaris Umum II Molan Tiurma Purnama Pasaribu
– Bendahara Umum Surya Rumiang Pasaribu
– Wakil Bendahara Umum Tiara Auito Pasaribu

Hadir pada pembukaan Mubes III itu, di antaranya pengurus Raja Napos Medan, Toga Simamora Medan, Imabato Medan, yang mewakili anggota DPR RI Gus Irawan Pasaribu, dan Meutya Hafid diwakili Emma Siregar. (gus/ram)