Home Blog Page 1045

Badan Bocah 7 Tahun Melepuh Terbakar, Berharap Uluran Tangan Dermawan

LUKA BAKAR: Ayu Difka (7 tahun) terbaring lemah di RS Adam Malik Medan karena luka bakar yang dialaminya.

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Nasib malang sedang menimpa Ayu Difka, Dusun II, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Bocah berusia 7 tahun ini harus merasakan perihnya luka bakar yang dialaminya. Hampir separuh tubuhnya terkena percikkan api dari lampu semprong saat dirinya makan makan pada Senin (16/10/2023) yang lalu.

Kini, tubuh anak pasangan Almarhum M Yusuf dan Dewi ini masih terbaring lemah di RS Adam Malik Medan. Pihak keluarga mengaku tidak mampu untuk melanjutkan pengobatan karena kurangnya biaya.

Masyitah, anggota keluarga korban mengatakan luka yang dialami korban cukup parah, hampir seluruh bagian depan badannya terkena minyak panas dari lampu semprong.

“Usai salat maghrib, Ayu Difka makan malam. Tiba-tiba, lampu semprong yang di atas meja jatuh dan mengenai Ayu Difka. Saat itu, ibu dan beberapa masyarakat mencoba untuk memadamkan api yang ada di tubuh Ayu Difka,” ujarnya.

“Informasi saat ini Ayu masih di rumah sakit Adam Malik Medan menjalani perawatan. Saya berharap kepada seluruh dermawan atau donatur, agar bisa sudi kiranya membantu biaya meringankan perobatan adik saya itu, agar dia bisa aktifitas seperti biasa, kami ini orang susah,” tambah Masyitah dengan mata berkaca menahan tangis.

Sekretaris Desa Sei Baharu Idham, mengatakan, membernarkan peristiwa tersebut.

“Benar bang, korban warga kita, dia tercatat secara administrasi kependudukan warga Dusun II Sei Baharu. Namun dia berdomisili di dusun 1 Sei Baharu. Kejadiannya malam hari, ayah nya sudah meninggal, menurut informasi kepala dusunnya saat ini korban udah di rawat di RS Adam Malik,” ujar Idham. (mag-1/ram)

Semarakkan Hari Karantina, UPT Barantin di Belawan Gelar Q-Expo dan Pasar Murah

PASAR MURAH: Pegawai Karantina Belawan saat menunjukkan sembako yang dijual di Pasar Murah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Memeriahkan Hari Karantina, Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Indonesia di Belawan menggelar Q-Expo dan pasar murah untuk memperkenalkan komoditas ekspor asal Sumatera Utara dan memberikan akses pangan murah dan berkualitas bagi masyarakat sekitar, Rabu (18/10/2023).

Karantina Belawan membuat Stand dengan menjual buah Apel Rp20.000/kg, Pear Rp20.000/kg, Anggur Rp25.000/kg, Longan Rp15.000/kg, Bawang Merah Rp15.000/kg, Bawang Putih Rp25.000/kg. Beras dari bulog dengan Rp53.000/ 5kg, Minyak dari MM Rp14.000/kg. juga tersedia Nugget, Sosis, Susu, Ice cream dan UMKM Sumatera Utara, seperti Rendang Sayur kangkung, Arsik Kangkung, Keripik Sawi, teh Andaliman, moretea dari daun kelor dengan berbagai varian.

Pasar murah yang dibuka mulai pukul 14.00 mendapat antusiasme dari Masyarakat yang berburu sembako murah.

Desi, warga sekitar yang ikut berbelanja mengatakan rasa syukur dengan adanya pasar murah ini.

“Saya bersyukur ada pasar murah ini, harganya cukup murah dibandingkan di pasar,” ujarnya.

Selain Q-Expo dan Pasar Murah, Karantina Belawan melaksanakan aksi donor darah bekerja sama dengan PMI, Sosialisasi tentang perkarantinaan kepada civitas akademi Universitas Al Washliyah serta memperkenalkan aplikasi Q-IPAS “Sistem Informasi Perkarantinaan Terintegrasi “ yang berbasis web yang merupakan implementasi Perpres 45 tahun 2023.

Untuk membangun SDM yang kuat dan berwibawa, Karantina Belawan juga menyelenggarakan sesi pembentukkan karakter terhadap seluruh pegawai karantina belawan yang didukung oleh UPT Barantin di Sumut. (mag-1/ram)

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Kampung Narkoba, 7 Pria dan 1 Wanita Diamankan

NARKOBA: Para terduga pengedar dan pemakai narkoba yang berhasil ditangkap Polres Pelabuhan Belawan saat menggelar operasi Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Jalan Abdul Sani Muthalib, Komplek UKA, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (17/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Pelabuhan Belawan menggelar operasi Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Jalan Abdul Sani Muthalib, Komplek UKA, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (17/10/2023).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Herison Manullang ini melibatkan personel Sat Samapta, anggota Koramil, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam operasi ini, sebanyak delapan orang berhasil diamankan, dengan hasil pemeriksaan sementara yang terdiri dari satu orang penjual atau pengedar narkoba dengan inisial RES (44), dan enam orang pengguna narkoba, masing-masing R (50), MI (29), SP (43), AR (33), YS (40), dan SP (51). Selain itu, juga diamankan seorang wanita berinisial L (24) yang diduga bertugas sebagai penjaga koin di lokasi yang juga digunakan untuk perjudian tembak ikan.

Dari penggerebekan tersebut, sejumlah barang bukti berhasil disita, termasuk tiga bungkus plastik bening berisi dugaan shabu-shabu dengan total berat 1,84 gram, satu bungkus plastik bening kosong, uang tunai sebesar Rp80 ribu, yang diduga sebagai hasil penjualan shabu-shabu, satu botol air mineral lengkap dengan dua pipet bengkok, satu bungkus plastik bening bekas pakai, dan satu mesin judi tembak ikan.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Herison Manulang ketika ditemui mengatakan, seluruh tersangka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut, baik terkait tindak pidana narkoba maupun perjudian tembak ikan.

“Polres Pelabuhan Belawan akan terus mengintensifkan upaya dalam pemberantasan narkoba dan pelanggaran hukum terkait,” ujarnya. (mag-1/ram)

Kebakaran di Jalan Pancing, Medan Labuhan Hanguskan Tujuh Kios

TERBAKAR: Kios pedagang di Jalan Pancing, Lingkungan VII, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, terbakar pada Selasa (17/10/2023) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kebakaran kembali terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, tepatnya di pemukiman Jalan Pancing, Lingkungan VII, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan. Rumah semi permanen yang sehari hari dipakai untuk kegiatan usaha terbakar pada Selasa (17/10/2023) malam.

Informasi yang diperoleh Sumut Pos tujuh rumah semi permanen yang dipakai untuk usaha hangus terbakar yang dimiliki Khairizal (40), Nurhayati (60), Bili (45), Rismawati (53), Syarial (48), Hari Novina (37) dan Heri Kiswato (41).

Salman Kepala Lingkungan VII yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, api pertama kali terlihat dari kios ayam geprek milik Nurhayati dan langsung membesar.

“Tadi dari keterangan beberapa warga, api berasal dari kios ayam geprek, warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya namun api semakin membesar,” ucapnya.

Melihat api semakin membesar, dirinya langsung menghubungi Dinas Kebakaran, sedangkan api, diduga berasal dari kebocoran gas salah satu penjual ayam geprek.

“Saya langsung menghubungi dinas kebakaran bang, sementara warga masih berusaha memadamkan api. Tapi lantaran rumah dan kios ini terbuat dari papan membuat api semakin besar dan merambat ke rumah lainnya,” ucap Salman.

Sementara itu, api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah delapan unit mobil Dinas Kebakaran Kota Medan turun ke lokasi.

Terlihat di lokasi juga petugas dari Polsek Labuhan melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Muhammad Yunus mengatakan, kebakaran sudah menghanguskan tujuh rumah, karena bangunan terbuat dari kayu, jadi apinya mudah merambat kemana mana, untuk saat ini penyebab kebakaran masih dilakukan oleh tim investigasi kami.

“Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditafsir hingga ratusan juta rupiah,” tutupnya.(mag-1/ram)

DPRD Sumut Minta Pemprovsu Perhatikan ODGJ

Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Sumatera Utara mendorong dan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, memberikan perhatian khusus dalam penanganan dan melayani perobatan bagi masyarakat Sumut mengalami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Hal itu, diungkapkan oleh Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/10/2023). Ia juga meminta semua pihak menghilangkan stigma negatif terhadap ODGJ.

“Orang Dengan Gangguan Jiwa bukanlah aib. Namun itu, adalah nilai kemanusiaan yang harus menjadi tanggungjawab bersama,” jelas Baskami.

Politisi senior PDI Perjuangan itu, mengungkap harus mengubah stigma di masyarakat terhadap penderita ODGJ juga merupakan tugas semua pihak, bukan hanya pemerintah saja.

“Kita berharap stigma masyarakat terhadap ODGJ lebih baik,” tutur Baskami Ginting.

Selain itu, Baskami juga mengajak semua pihak untuk menurunkan jumlah jumlah ODGJ yang ada di wilayah ini.

“Sebenarnya yang harus kita lakukan adalah pencegahan atau antisipasi sebelum seseorang itu menderita ODGJ,” ucap Baskami.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof DR Muhammad Ildrem, Kota Medan mencatat terdapat sekitar 10.000 orang di Sumatera Utara mengalami atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan Napza 1,3 juta se-Sumut.

Hal itu, diungkapkan Direktur Umum RSJ Prof Ildrem Kota Medan, Ismail Lubis pada Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) di RSJ Prof Ildrem Kota Medan, Senin (16/10) kemarin. Kegiatan peringatan HKJS dengan mengusung tema ‘Sehat Jiwa bagi Semua Orang’.

Acara ini, dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin bersama Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin.

Ismail menyebutkan, tercatat saat ini ada 433 tenaga medis dan non medis telah diberdayakan, 100 tempat tidur untuk pelayanan rehat Napza, 300 tempat tidur untuk pelayanan disabilitas mental, dengan luas lahan RSJ 3,8 hektare.

“Sementara, tercatat 10.000 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan Napza 1,3 juta se-Sumut,” kata Ismail.

Disampaikan juga, selama ini RSJ identik dengan image menakutkan. Karena itu, di momen HKJS inilah ia bersama hospitalia ingin mengubah stigma itu. Caranya dengan berkerja sama dengan Diskominfo melakukan podcast, membuka layanan eksekutif, memberikan literasi dan layanan promosi kesehatan sejak dini ke sekolah-sekolah, dan mengadakan senam sehat jiwa.

“Kita lakukan itu agar masyarakat mengetahui gejala sakit jiwa sejak dini. Mungkin ada yang merasa cemas, tidak fokus, susah tidur, jangan malu-malu untuk memeriksakan ke sini. Apalagi mau Pilkada, pemilihan legislatif, kami siap melayani,” jelas Ismail.

Selain itu, Ismail juga menyebutkan bahwa pelayanan RSJ Prof Ildrem bukan hanya melayani kesehatan jiwa 60%, tapi juga kesehatan umum 40%. Dengan memberikan pelayanan yang maksimal, katanya, pendapatan RSJ Prof Ildrem sebanyak Rp10,86 miliar/tahun. Dari anggaran itu, 5% dikembalikan ke rumah sakit untuk memotivasi para pekerja.

“Untuk itu kami siap menciptakan Sumut hebat,” jelas mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut itu.(gus/ram)

Mahasiswa Asal Aceh Dituntut 17 Tahun Penjara karena Bawa Sabu 5 Kg

TERDAKWA: JPU membacakan tuntutan terhadap Riski Nanda, terdakwa kasus sabu secara virtual, Rabu (18/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Riski Nanda (28) mahasiswa asal Aceh, dituntut jaksa 17 tahun penjara. Dia dinilai terbukti atas kasus membawa sabu seberat 5 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/10/2023).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risnawati Ginting dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Riski Nanda selama 17 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara,” ujar JPU.

Menurut JPU, hal memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika. “Hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya,” kata JPU.

Usai membacakan tuntutan, hakim ketua Fauzul Hamdi memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip dakwaan, bermula pada 2 Juli 2023,personel Polrestabes Medan mendapatkan informasi di Jalan Gatot Subroto, Medan adanya peredaran narkotika jenis sabu.

Kemudian, personel melakukan penyelidikan kepada terdakwa di salah satu hotel di kawasan tersebut. Setelah itu, tim melakukan penggeledahan ditemukan barang bumti narkotika jenis sabu lima kiologram.

Bahwa pada saat diinterogasi terdakwa mengakui barang bukti yang ditemukan tersebut merupakan milik terdakwa untuk diserahkan kepada seseorang sesuai arahan Joel (lidik). (man/ram)

Pemprovsu Siap Sambut Roadshow Bus KPK

Inspektur Daerah Provinsi Sumut, Lasro Marbun.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara siap menyambut kedatangan atau roadshow Bus KPK ke Kota Medan, yang diselenggarakan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, sejak 26 hingga 29 Oktober 2023.

Inspektur Daerah Provinsi Sumut, Lasro Marbun mengungkapkan bus KPK akan hadir pada Kamis (19/10/2023) Pemprov Sumut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Arief Sudarto Trinugroho akan menerima kedatangan tim roadshow Bus KPK.

“Tapi, secara fisik hari ini di Inspektorat kami akan menerima kedatangan tim roadshow bus KPK. Lalu besok (Kamis) di kantor Gubernur, Pak Sekda dan kami dampingi dari beberapa perangkat daerah, akan menerima tim roadshow bus KPK,” jelas Lasro dalam jumpa pers roadshow Bus KPK di Sumut, di Lantai II, Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Rabu (18/10/2023).

Untuk diketahui, dalam kegiatan roadshow Bus KPK ini, akan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dan rangakaian acara dalam memberikan edukasi dalam pencegahan korupsi di kalangan masyarakat dan pelajar.

Didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo Sumut, Harvina Zuhra, Lasro mengungkapkan atas kehadiran roadshow Bus KPK di Sumut, memberikan semangat bagi Pemprov Sumut, terus bekerja keras mewujudkan Good Government dan Clean Government.

“Kedua bahwa kegiatan ini, merupakan rangkaian kehadiran negara dalam memberikan edukasi. Khususnya, kepada negara pemerintah yang melaksanakan amanat rakyat melalui pengelolaan APBN, APBD, dan kepada publik supaya ikut serta untuk menjaga marwah kebaikan dan kebenaran uang negara, dan daerah di Provinsi Sumut oleh jajaran Pemprov Sumut dan oleh jajaran 33 Kabupaten/Kota di Sumut serta instansi terkait,” jelas Lasro.

Ketiga, Lasro menjelaskan bahwa kegiatan ini, semakin memperkaya supaya Pemprov Sumut, dengan dukungan penuh dari Kementerian/Lembaga. Khususnya, KPK untuk meningkatkan penyadaran diri bahwa seluruh jajaran pemerintahan itu adalah untuk melayani rakyat.

“Jadi pelaksanaan program, kegiatan dan keuangan bisa diyakini sebagaimana bapak ibu ketahui hingga saat ini kita sudag 9 kali WTP tapi tidak cukup di situ. WTP itu harus bermuara kepada kebaikan yang diterima dan dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu tidak bosan-bosannya KPK RI, terus mendukung upaya Pemprov Sumut. Guna menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Karena itu juga sejalan dengan tugas supervisi dan koordinasi dari KPK,” ucap Lasro.

Keempat, Lasro mengungkapkan bahwa pihaknya, pada kesempatan itu juga akan mengadakan berbagai kegiatan. Tentu mendampingi dan juga memaksimalkan peran tim KPK melalui diskusi, pameran yang akan dilakukan.

“Sekaligus kami memberitahukan kepada seluruh jajaran Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota yang ada di Sumut bahwa dilihat, diamati, dipantau, diawasi bahkan dinilai oleh masyarakat melalui kehadiran KPK RI sebagai lembaga yang cukup kuat dan dipercaya untuk mencegah dan memberantas korupsi,” jelas Lasro.

Keenam, Lasro mengatakan roadshow Bus KPK di Sumut merupakan rangkaian dari roadshow Bus KPK, juga sebelumnya di Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu. Hal ini, pendalaman bagi pihaknya untuk kesungguhan seluruh jajaran pemerintah untuk menyadari pelayanan publik yang lebih baik tanpa terkecuali.

“Untuk itu, Provinsi Sumut dari seluruh jajaran, ada 33 Kabupaten/Kota terus berupaya meningkatkan pelayanan publik Undang-undang Nomor 5 tahun 2009 tentang pembangunan pelayanan publik dan infrastrukur. Dan pelayanan sosial hingga kita mendapatkan predikat hijau dari Ombudsman,” ucap Lasro.

Lasro menambahkan kehadiran KPK ini, akan Pemprov Sumut manfaatkan untuk memperdalam peningkatan layanan publik, supaya tidak cepat puas terhadap penghargaan tersebut.

“Dan juga masyarakat, semakin merasakan kehadiran publik yang semakin baik di wilayah yang kita cintai ini. Harapan kami, informasi ini bisa tersampaikan kepada seluruh masyarakat Sumut dalam pencegahan korupsi di Sumut ini,” tandas Lasro.(gus/ram)

Pemko Medan Klaim Perbaikan Drainase di Jalan Air Bersih Capai 74 Persen

DRAINASE: Dinas SDAMBK mengklaim telah memperbaiki drainase di Jalan Air Bersih lebih dari 75 persen.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Drainase merupakan infrastruktur yang sangat diharapkan masyarakat untuk terus dibenahi. Salah satunya, drainase lingkungan di Jalan Air Bersih Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota yang telah cukup lama diharapkan warga untuk dibangun. Pasalnya, masyarakat kerap mengeluhkan genangan air di wilayah tersebut setiap kali hujan turun.

Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan perbaikan atau pembangunan saluran sistem drainase lingkungan di Jalan Air Bersih.

Ia juga mengklaim, proses pengerjaan drainase di Jalan Air Bersih telah mencapai 74 persen. Diharapkan, pembenahan drainase di Jalan Air Bersih tersebut dapat menuntaskan masalah genangan air disana.

“Sampai dengan saat ini progres pengerjaannya sudah mencapai 74 persen. Setelah selesai, nanti kita harapkan genangan air di wilayah ini yang kerap terjadi akan teratasi,” ucapnya.

Dijelaskan Gibson, sejumlah pekerja dan peralatan terus turunkan dalam pengerjaan saluran sistem drainase itu dengan cara mengeruk saluran dengan menggunakan alat berat excavator. Selanjutnya, saluran drainase tersebut dipasang U-Ditch.

Total, sepanjang lebih dari 642 meter U-Ditch dari 870 meter yang harus diselesaikan telah rampung dikerjakan.

“Pembangunan Drainase dengan Beton Precast model U-Ditch ini sudah terbangun sepanjang ±642 meter dari 870 meter yang sudah ditargetkan,” jelasnya.

Gibson juga menerangkan, pihaknya menargetkan pembangunan saluran sistem drainase lingkungan di jalan Air Bersih itu akan rampung pada Desember 2023.

“Kita doakan pengerjaan lancar sesuai dengan target, mudah-mudahan dapat rampung pada Desember 2023,” pungkasnya.
(map/ram)

Dinas SDABMBK Beton Jalan Bunga Rinte

BETON: Jalan Bunga Rinte Gang Bangun, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan telah dibeton oleh Dinas SDAMBK.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) telah membeton Jalan Bunga Rinte Gang Bangun, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan. Saat ini, kondisi jalan tersebut telah mulus dan kokoh.

“Jalan Bunga Rinte sudah selesai kita bangun dengan sistem beton. Saat ini jalannya sudah oke dan dapat dilintasi masyarakat,” ucap Kadis SDABMBK Kota Medan, Topan O.P Ginting, Rabu (18/10/2023).

Dikatakan Topan, pembetonan Jalan Bunga Rinte tersebut dilakukan sepanjang 283 meter dengan lebar 3,5 meter.

“Panjang jalan yang kita beton 283 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 15 centimeter. Tentunya dengan mutu yang baik,” ujarnya

Dikatakan Topan, saat ini Dinas SDABMBK terus berfokus dalam membenahi jalan-jalan yang ada di Kota Medan. Mengingat, pembenahan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Pembetonan jalan ini merupakan salah satu dari banyak pembenahan insfrastruktur yang dilakukan Pemko Medan dalam melaksanan program prioritas tersebut,” katanya.

Ia pun mengatakan, dengan selesai pembetonan ini, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam menggunakan jalan tersebut.

“Sesuai instruksi pak wali, akses jalan yang yang mulus dapat merangsang peningkatan perekonomian masyarakat sekitar,” pungkasnya.
(map/ram)

Perindo Sumut: Ganjar dan Mahfud MD Pasangan Pemimpin Saling Melengkapi

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.(Ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengumumkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.

Ketua DPW Perindo Sumut, Rudi Zulham Hasibuan mengungkapkan bahwa Ganjar dan Mahfud MD merupakan sosok pasangan melengkapi sebagai pemimpin Indonesia lima tahun kedepan, sesuai dengan keinginan masyarakat di tanah air ini.

“Kita melihat Ganjar sudah pengalaman menjabat di Pemerintahan, baik sebagai Gubernur, pernah di DPR RI. Jadi, track record sudah jelas di birokrat. Kemudian, ilmu juga teruji, dengan pengalaman dilakukan,” jelas Rudi saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (18/10).

Rudi mengatakan sosok dari Mahfud MD yang sangat vokal dalam penegakan hukum. Sehingga Ganjar memiliki jejak baik dalam birokrasi dikolaborasikan dengan record Mahfud MD yang baik dalam bidang hukum di Indonesia.

“Kita ketahui, Mahfud MD menjabat Menko Polhukam, hakim , akademisi, politisi. Tentukan. Pasangan cocok dan saling mengisi sebagai pemimpin,” tutur Rudi.

“Apa lagi, Mahfud kalau dilihat sangat lugas, setiap kasus-kasus selalu vokal, seperti kasus Sambo dan lainnya. Pemimpin yang benar-benar, bukan saja memang kualitas di birokrasi, tapi berkualitas menegakkan kebenaran,” jelas Rudi.

Rudi mengklaim elaktabilitas Ganjar terus meningkat hasil beberapa survei, ketimbang dua Anies Rasyid Baswedan dan Prabowo Subianto. Elaktabilitas akan meroket atas Mahfud MD sebagai Bacawapres mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

“Ganjar terhadap perhatian kepada masyarakat cukup baik, pertemuan dengan komunitas saat ini. Semua sudah dilakukan dengan mendengarkan aspirasi masyarakat,” kata Rudi.

Rudi mengungkapkan Mahfud MD memiliki track record yang baik dalam memperjuangkan penegakan hukum. Mahfud sangat tidak bergeming dalam penegakan hukum dalam kasus-kasus yang menjadi perhatian publik, misalnya kasus yang tengah viral.

“Apa lagi, elaktabilitas Ganjar sangat bagus ditambah lagi, belakang ini benar-benar naik. Ada kehadiran pak Mahfud diterima oleh masyarakat di Indonesia,” jelas Rudi.(rel)